Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Laut


__ADS_3

" Dua tahun yang lalu...., sebelum aku pergi...., aku mengajukan dua pertanyaan...."


" Apa cinta menurut versi nya...."


" dia hanya diam....., sekitar lima menit berbicara..., aku akan jatuh cinta saat seseorang melamarku....."


" tapi...."


" saat aku ajukan pertanyaan kedua....."


" maukah kau mencintaiku....???, jawaban nya diluar ekspetasi...., dia menolak ku..., dia bilang, aku tidak sedang jatuh cinta..."


Flasback on......


" apa arti cinta bagimu...., Zahra....???"


" hei...., pertanyaan macam apa itu....??"


Leo hanya terkekeh.....


" aku hanya ingin tau...., kita sudah lama kenal tapi sejauh mata ku memandang, tidak ada pria berputar di sekitar hidup mu...., atau jangan jangan....???"


" apa....???" ucap nya mengerenyitkan kening...


" Zahraku ini ada kelainan...."


Plak......" kau ini...." Ara menggelengkan kepala dan tersenyum setelah memukul bahu Leo pelan....


" katakan...."


" apa....???"


" Ck...."


Ara tertawa pelan.....


" hmmmmm....., apa ya....???"


Berpura pura berpikir....


" Zahra......" Leo mulai merajuk...


Ara kembali tertawa....


Membuat leo menatap nya tanpa kedip...


" apa....???" sadar sedang di tatap...


" kau cantik saat tertawa...." jawab Leo


Ara hanya tersenyum....


" Cinta ya....??"


Ara berdehem pelan....


" Cinta menurutku adalah...., saat seorang pria melamarku dan aku menerima nya, menyematkan cincin di jari manis ku dan aku tersenyum menatap cincin itu...."


Leo mengerenyitkan Dahi....


" kenapa....??"


" apa....???"


" kenapa dahi mu berkerut....???"


" aneh...."


" aneh....???, apanya...???"


" jawabanmu...."


" dari mana aneh nya....???"tanya Ara bingung...


" bukan kah saat seseorang wanita menerima pria sebagai kekasih nya itu arti nya wanita itu sedang jatuh cinta....??"


Ara tertawa...


" kau itu lucu Leo..."


" aku...??" menunjuk dirinya.....


Ara mengangguk...


" aku lucu....???"


Ara mengangguk lagi....


" darimana nya...???"


" kau bertanya , aku menjawab tapi kau tidak terima jawaban ku...." Ara menggelengkan kepala nya...


" tapi aku benar kan...???, masa kau akan menerima cinta seseorang dan menjadi kekasih nya tanpa dasar "Cinta"....." ucap Leo sambil mengangkat kedua tangan di samping kepala membentuk kata kutip.


" Jika aku menerima seseorang yang jatuh cinta pada ku , itu arti nya aku dalam tahap berusaha percaya...., aku berusaha percaya pria itu dan diriku akan selalu bersama...."


" aku berusaha percaya jika hidup ku kedepan nya akan bahagia...."


" aku berusaha percaya jika aku tak akan kesepian dan sendiri saat bersama nya...."

__ADS_1


" tapi......, saat seseorang melamar ku....."


" disitulah aku sudah yakin dan percaya, aku jatuh cinta dan menyerah kan hidup ku sepenuh nya dalam genggaman nya...."


" saat itu...., bukan hanya berusaha percaya..., tapi aku yakin..., kalau aku akan selalu bahagia, aku yakin aku tak akan sendiri di sepanjang hidup ku karena ada tangan yang selalu menggenggam jemariku..., dan aku yakin akan hidup bersamanya hingga menutup mataku...."


Ara menjelaskan teori Cinta nya panjang lebar....


" sudah jelas....???"


" belum...."


" apalagi yang tidak jelas Leoooo......" ucap nya kesal.


" dirimu belum menjelaskan posisi hati ku...."


Ara yang sekarang berganti mengerenyitkan keningnya....


Leo berjongkok, merogoh saku dan menunjukkan cincin di dalam kotak berudu yang kini ada di tangan nya....


" bagaimana kau menempatkan hati ku, Zahra....????, di jalan percaya atau jalan Yakin seperti katamu tadi....???"


Ara terkejut menutup mulut nya....


" Leo....???"


" Zahra...., apakah kau bersedia berada di samping ku selama sisa hidup mu....???"


Ara menatap mata itu intens......


" Tidak....."


" tidak....???" tanya Leo meyakinkan lagi pendengaran nya.....


" Ya....., aku tidak menerima mu, baik dalam posisi percaya ataupun kata Yakin...."


" kenapa....???"


" karena aku sedang tidak jatuh cinta, dan saat ini aku sedang tak ingin menjalin hubungan dengan pria manapun...."


" tapi....???"


" jangan memaksa atau aku akan menjauh...., kau tau konsekuensi nya...."


Deg.....


" Zahra....."lirih Leo


" maaf...., hanya itu yang dapat aku berikan...., Maaf...."


Ara berlalu pergi meninggalkan tempat itu.


Leo tersenyum...., menatap wajah pria di depan nya....


" itulah Zahra yang ku kenal...., keras kepala tapi lembut...., kadang gila, namun banyak cinta di hati nya...., dia akan tersenyum saat sakit hati dan akan pergi berlalu saat terluka....,tapi...., pantang bagi nya mengeluarkan air mata...."


" karena nya...., saat kata pisah keluar dari mulut orang yang di cintai nya...., itu x pertama aku melihat nya kecewa..., aku melihat nya mengepal jemari nya erat, dan..... aku melihat nya menitik kan air mata...."


" Dia...., sangat terluka...., ini x pertama aku melihat nya begitu terluka....."


" dan itu karena sebuah kata yang selama ini aku tunggu...." Cinta"....., Zahra ku...., dia jatuh cinta...."


David diam....., menatap ke arah tempat nya kini duduk tapi tak tau apa yang di tatap...., pandangan nya kosong....


Daniel menepuk punggung Tuan mudanya pelan...., David menengok ke arah Daniel sesaat lalu balik kembali pada Leo , pria di depan nya....


" Lalu...., dimana dia....???" kini David memulai suara nya dengan berat.


Leo tersenyum.....


" aku tidak tau dia dimana....." jawab nya.


" WHAT.....???, ARE YOU CRAZY....????" kesal David bangun dari tempat nya....


Daniel menahan punggung itu agar tak kembali melangkah dan menghajar pria di depan nya....


" lepaskan aku..., aku rasa pria ini benar benar ingin mati....., lepaskan aku, Daniel....."


Leo sudah bangun berusaha menjauh....


" Tuan..., tenang...."


" bagaimana bisa aku tenang..., HAAH...., dia mempermainkan ku....."


" Tuan....." teriak nya menatap tajam


David balas menatap mata itu..., dan kembali tenang lalu duduk....


Daniel berbalik posisi...., kini mata nya menatap tajam pada pria yang membuat Tuan muda nya marah marah tadi.


" Kami menunggu kalimat anda selanjutnya, Tuan Leo....., dan saya harap kalimat berikut nya adalah jawaban...., atau....." Daniel diam menahan esmosi....


" Saya rasa, saya sendiri yang akan mengakhiri hidup anda dan membuang mayat anda x ini....." sorot nya tajam.


David diam berusaha mengatur nafas nya...., menatap kesembarang arah menahan amarah...


" Zahra...." Leo diam menatap kedua pria itu bergantian...


Daniel menatap nya tajam bersedekap tangan didada, dalam radius jarak satu meter.....

__ADS_1


" hei...., jika wajah mu seperti itu aku jadi tidak bisa meneruskan cerita ku karena takut kan....???"


David mendengus kesal....


Daniel mengatur nafas nya, bergerak kembali berdiri di belakang Tuan muda nya.....


" lanjutkan...." ucap Daniel...


Leo mengangkat kedua tangan nya ke depan sambil berkata...., " aku akan lanjutkan tapi kalian harus dengarkan cerita ku sampai selesai dulu , jangan esmosi sebelum aku selesai bicara...."


Daniel kembali menarik nafas...., memegang bahu Tuan nya yang mulai meninggi....


" baik..., katakan...." ucap Daniel....


" itu...., Zahra....."


Leo bingung harus menjelas kan dari mana...., dia takut pria di depan nya benar benar memukul nya..., dan dapat di pastikan x ini dia pasti mati jika pria itu memukul nya....


" saya menjamin nyawa anda, selama anda bisa di ajak kerja sama...., Tuan Leo...."


Leo diam menatap David, lalu tak berapa lama David bicara....


" katakan..., aku akan diam hingga kalimat mu selesai....." ucap nya berusaha tenang.


Leo kembali meneruskan ucapan nya.


" aku memang tidak tau dia ada dimana, tapi..., kau pasti tau dia ada dimana kini...."


David mengerenyitkan Dahi.....


" Zahra ku...."


" Ck...." David sudah mulai kembali terpancing esmosi nya.....


" oke...., oke...." ucap Leo meralat kalimat nya dengan kedua tangan ke atas....


" Aralia mu..., Selama hidup nya tidak pernah mengajak pria manapun berkencan...., Berdua...."


" Bahkan saat kami dekat , kami tidak pernah berada di tempat sepi..., Berdua...."


" karena itu...., jika kau benar benar pria pilihan Aralia...., kalian pasti pernah berkencan bukan....???, Berdua....???"


Deg....


David diam dan mulai mencerna....


" jika kalian pernah berkencan, itu arti nya , gadis itu ada disana...., di tempat pertama x kalian menghabiskan waktu satu hari selama berkencan, atau mungkin tempat teraman dan ternyaman baginya saat dia sedang ingin sendiri...., ingat lah lagi, dimana tempat itu..., karena hanya anda yang tau, langkah kaki nya kini berpijak dimana, hanya anda...."


" Tapi.....???" David menatap Daniel....


" oh....sshhiiiiitttt......, Daniel..., ayo pergi...." ucap nya terburu buru....


Sepanjang lorong dia terus menggerutu...., merengut tak habis pikir...., bagaimana bisa dia tidak mengenal kekasihnya...., jelas jelas wanita itu bercerita...., saat dia sedih atau pun saat bahagia dia pasti akan mencari tempat itu...., tempat yang memberi nya ketenangan hanya dengan mendengar suara deburan air laut dan awan nya yang indah bergelombang....


" Tuan..., aku yang menyetir...." ucap Daniel saat David hendak bergerak di pintu kemudi....


" tapi...."


" dia masih ada disana..., yakinlah , Tuan...."


" Ck...." David melempar kunci mobil ke arah Daniel dan berjalan memutar ketempat Daniel membuka pintu penumpang...


"usahakan Cepat...."


" baik...." jawab Daniel seraya menutup pintu


Daniel meninggal kan tempat itu dengan kecepatan penuh sambil menghubungi seseorang yang dia percaya di markas....


" Mark, Jack....., amankan kawasan laut di wilayah dekat sini dengan cepat...., Nona ada disana...."


" Laut....????" belum juga selesai bertanya


tut...tut...tut....


Daniel mematikan ponsel nya....


****(((((((Sementara di markas...


" Mark..., periksa laut terdekat dengan wilayah Nona tinggal saat ini..., sekarang..."


" kenapa...??"


" Nona ada disana, kita disuruh mengamankan wilayah tersebut sebelum Tuan muda datang....." teriak Jack


" ohh..., shhiiittt...." Mark langsung berselancar di dunia maya, mengarah kan komputer nya ke arah Jack dan segera pergi dari sana sebelum Tuan muda nya sampai , karena jika Tuan muda nya bergerak lebih dulu...., dapat di pasti kan mereka hanya tinggal nama besok pagi....


Daniel mendapat pesan Dari Mark..., tempat yang mereka tuju dan segera meluncur ke sana....


" Maaf...., maaf kan aku....." David


*


*


*


*


*

__ADS_1


@ara❤


__ADS_2