Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Finally fitting


__ADS_3

Sore berganti malam...., hidangan sudah tersedia..., dimeja makan sudah duduk sepasang suami istri paruh baya..., hanya tinggal seseorang yang tak ada....


" sayang..., hari ini ada yang nampak beda dirumah kita..."


" apa...???"


" pengawal menantu mu yang banyak itu sudah tak nampak batang hidung nya...., biasa nya meja makan ini saja ada dua yang berdiri di ujung sana kan...???"


" ahhh...., ia...., kenapa aku tak merasa ya...."


" tapi ke lima pelayan itu tetap disini...???"


"mungkin karena David pikir keadaan nya sudah aman...."


"yah...., mungkin saja kau benar...."


" apa hukuman putri kita masih berlaku...???"


" sepertinya begitu..."


" sudah beberapa hari dia tak boleh keluar kamar..., hanya disuruh istirahat saja..., dia pasti jenuh kan...???"


" itu semua karena putri mu sangat nakal..., dia hampir kehilangan nyawa nya dua kali..., entah bagaimana cara Kesya mu itu mendidik nya..."


Rebbeca hanya diam tanpa berkomentar apapun..., namun mata itu tak lepas memandang ke atas....


Seorang pelayan turun dari kamar atas..., menuju ke bawah ke ruang dapur kemudian tak berapa lama masuk lagi ke kamar atas...


tok...tok...tok...


" masuk...."


Tampak seorang wanita berwajah cantik dengan gaun yang tak kalah cantik sedang berdiri di balkon kamar nya....


" Nona...., makanan nya..."


" hmmm..., taruh saja seperti biasa di atas meja...."


Pelayan itu tetap setia disana...


" kau boleh keluar..., bukankah seharusnya kalian semua sudah pulang di kediaman tempat tinggal kalian....???"


" Tuan muda hanya menyuruh para pengawal saja , Nona..., kami tidak disuruh pergi dari sini...."


Gadis itu menghela nafas......, berjalan pelan menuju meja makan....


" jika ada yang bertanya baik itu orang tua ku ataupun Kesya..., bilang saja peraturan dari Tuan mu tetap berlaku..., aku sedang tak ingin di ganggu...., paham..."


" ia , Nona...."


" hmmmm....., pergilah..., aku tak butuh apa apa lagi..., kalian bebas tugas...."


" baik Nona..., permisi...."


Gadis itu diam menatap makanan nya...., bangun dari duduk dan mengunci pintu...., berjalan menuju balkon kamar tanpa meneruskan acara makan malam...


Ara bersedekap tangan di dada..., memandang lurus kedepan...., dingin nya angin malam tak membuat kaki itu goyah...., gadis itu tetap disana hingga malam semakin pekat....


Sekitar tiga jam ia berdiri, langkah kaki nya menuntun masuk ke dalam...., gadis itu tertidur menuju kasur yang empuk tanpa mengganti pakaian dan juga menghapus riasan..., dia hanya ingin tidur..., dia hanya ingin melepas beban dan rasa lelahnya...


Tapi mata itu tak jua terpejam..., ditutup nya selimut hingga menutup wajah dan tubuh itu bergetar tanpa suara...., gadis itu menangis dalam diam..., hal yang selalu ia lakukan saat dulu ia kesepian...., hanya menangis dalam diam....., berharap malam berganti pagi....hanya berharap waktu cepat berganti..., hanya berharap....


Tanpa dia sadari seseorang sedang menatap nya dari sebuah layar kecil di ponselnya..., mengelus layar itu seolah olah mengelus sang gadis....


tok...tok...tok...


Daniel masuk ke dalam membawa makan malam....


" anda harus makan Tuan...., ini sudah lewat jam makan malam..."


" dia cantik...."


Daniel hanya diam tanpa berkomentar...


" dia menangis..."


Daniel mulai menghela nafas....


" besok hari fitting baju yang kedua untuk memastikan gaun putih yang harus Nona pakai...., anda ingin kesana...???"


" kapan dia datang....??"

__ADS_1


" Nona bilang akan datang sekitar jam sepuluh...."


David diam....


" apa anda ingin kesana....???"


Daniel menanyakan hal yang sama....


" tidak...."


Daniel kembali menghela nafas,terdiam tanpa bicara, menunduk dan pergi...


Ego mengalahkan segalanya..., tapi satu hal yang tidak dapat pria itu tutupi adalah rasa rindu....., David begitu rindu senyuman dan mata indah itu......


" Aku rindu..."David


*******************


Pagi hari di kediaman Richard.....


Aralia nampak makan di meja makan dengan kedua orangtua nya.....


" aku senang akhirnya kita bisa makan bersama...."


Ara hanya tersenyum mendengar mommy nya berbicara.


" Jam berapa rencana fitting gaun mu, sayang...."


" sekitar jam 10..., mom..."


" apa dia akan datang menjemput seperti biasa...???"


" tidak, tadi malam David bilang ada metting dadakan yang tak bisa di wakilkan..., kalo di batalkan perusahaan akan merugi....dan yang lebih penting lagi ini menyangkut nama baik perusahaan..., tapi dia berjanji akan datang menjemput setelah selesai metting...."


Dan kedua pasangan paruh baya itu hanya bisa ber-Ooo ria....


" bagaimana kalau mommy antar..."


" aku rasa tidak perlu...., disana sudah pasti banyak pengawal menunggu di sekitar ruang...., aku merasa tidak nyaman kalau mommy nanti kesal karena mereka...."


" aacchhh...., kekasih mu itu sungguh benar benar terlalu...., bahkan di rumah ku sendiri dia menghukum anak ku....."


" yah...., itu jauh lebih baik daripada kau di bawa pergi jauh...." ucap nya sendu....


" lagipula apa yang pria itu lakukan demi kebaikan ku..., dia hanya ingin aku istirahat total dan tidak lelah hingga menjelang hari H....."


" ahhh..., yah..., hanya tinggal satu minggu lagi...., tidak terasa satu minggu lagi kau akan jadi milik orang lain...."


Ara hanya diam dan tersenyum....


" ahhh..., maafkan mommy...., dirimu jadi sedih kan karena ucapan mommy...., maaf ya sayang...." ucap sang mommy mengelus puncuk tangan sang gadis....


" andai mommy tau hal yang sebenarnya...., bukan aku saja yang akan sedih..., tapi juga mommy dan pasangan Mommy....." Aralia tersenyum menatap kedua nya.....


*************************


BUTIK DI PARIS.....


" Selamat datang di butik D'J , Nona Ara...."


Sambut manager butik tersebut begitu Ara datang....


" mari saya antar ke ruang VVIP kami, Nona...."


Ara hanya mengikuti langkah wanita itu tanpa mengucap apapun....


" kita akan fitting pakaian yang kemarin sudah dipilih oleh Tuan muda dan Nona Ara ya...., setelah itu untuk gaun putih khusus acara..., hari ini hari penentuan Nona ingin pakai yang mana untuk acara...."


Ara hanya diam memandang gaun yang sudah terpampang di depan nya...., membuat manager wanita itu bingung karena tidak tau harus berbicara apa....


" foto aku dengan semua gaun yang kupakai hari ini...."


" Haaa.....????, apa Nona...???"


Ara tersenyum...., " aku ingin kau foto satu persatu gaun yang aku kenakan hari ini...., setelah itu kirim pada hari dimana gaun itu kalian kirim..."


" Ooo..., begitu...,baik Nona..., maaf tadi saya sedikit tidak mendengar dengan baik...."


Ara hanya membalas dengan senyuman....


Tanpa disadari ada seseorang yang menyaksikan dari balik layar semua ucapan nya..., dan seseorang lagi yang masih setia menemaninya disamping sang Tuan Muda...

__ADS_1


Aralia memulai acara fitting gaun putihnya dengan dandanan tipis tanpa mahkota di atas kepalanya....


" foto aku tanpa wajah....."


" hanya pakaian saja Nona....???"


" Ya...."


" tapi...."


" dimana tempat sesi fotonya....???"


" itu..., itu..., tempat sesi foto nya disana Nona...."


Ara berjalan pelan menuju tempat foto di bantu para pelayan toko yang mengangkut bagian bawah gaunnya....






Satu persatu gaun dia kenakan dan tak terasa sudah empat gaun yang dia coba pakai.....


" aku lelah...."


" anda ingin break untuk makan siang...."


" ya...., tapi aku tak akan kembali nanti..., jadi kita lanjutkan saja sesi nya...."


" tapi anda nampak pucat, Nona...."


" mungkin efek make up yang terlalu putih...."


Ara diam...., menatap ujung kaki nya...., lalu kembali mendongakkan kepala...


" ada baju untuk sesi apalagi setelah ini....???"


" gaun untuk pesta taman dan juga gaun malam untuk acara party"


" mana gaun nya....???"


Ada beberapa gaun yang ditunjukkan, dan Ara tersenyum menatap gaun putih yang simple tanpa kembang di pinggang nya, ditambah lagi pasti terasa nyaman saat di ajak berlari dengan gaun tersebut....



Dan juga sebuah gaun party yang begitu elegant dan anggun dengan ataupun tanpa beberapa sentuhan aksesoris lainnya.



Sesi fitting selesai...., foto foto pun sudah..., kini Ara sedang duduk di sebuah sofa dengan mata terpejam....


" Nona..., ini minuman nya...."


Mata itu terbangun, tubuh tetap ditempat, terdiam tanpa reaksi apapun...., menghela nafas sejenak...., gadis itu mengambil tas dan bangun dari duduk nya....


" aku harus pulang......, minuman itu untuk mu saja...."


" tunggu Nona..." ucap manager butik mencegat Ara yang hendak keluar ruangan VVIP...


" ya...."


" gaun pengantinnya..., anda ingin yang mana....???"


" ke empat empat nya..., bawa saja ke empat empat nya...." jawab nya sambil berlalu meninggalkan manager yang syok dengan jawaban Nona muda nya....


" memang Nona itu ingin menikah berapa x ...???"


*


*


*


*


*


*@ara❤

__ADS_1


__ADS_2