Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Melelahkan


__ADS_3

Pagi menjelang, seseorang meringkuk di atas tempat tidur yang empuk namun merasa sesak karena entah kenapa ia seperti memikul beban yang berat di tubuhnya.


Ara melirik ke bagian pinggang, disana sudah ada tangan kokoh yang memeluk dan juga tangan yang jadi bantalan tepat dikepala nya dengan cincin berinisial nama pemilik nya....


" honey...., lepaskan..., kau berat...." ucap nya seraya melepas tangan pria itu....


Bukan melepaskan pelukan, pria itu justru semakin mengerat kan pelukan nya...., David mencium tengkuk Ara dan berbisik....


" aku harap setelah ini, tidak ada lagi Leo ataupun Diego lain dalam hidup mu....., karena jika masih ada, aku rasa mereka tak akan selamat untuk yang kedua x nya..., ah ya..., apa aku sudah bilang untuk mengatur senyum itu hanya padaku...."


Ara terdiam dan memikirkan kata terakhir...


" senyum....???"


"Bahkan seorang pelayan hotel bisa dengan mudah melihat senyuman mu...., membuat kesal saja...." oceh nya.


" jangan lakukan apapun pada pelayan itu..." pinta nya...


" kenapa....???, hak ku seratus persen ingin membuang siapa saja, termasuk orang yang merusak pandangan ku...."


" pria ini....."


Ara membalik tubuh nya menghadap ke arah David...., mengusap wajah pfia itu dan tersenyum...


" lepaskan pelayan itu....., oke....???"


" tidak..."


" baik...., kalau begitu menjauhlah...." ucap Ara ingin bangun.


" bahkan kau lebih peduli pada orang lain daripada aku....???"


" terserah...., aku malas berdebat..."


David mendekat ingin memeluk tapi ditepis tangan nya oleh Ara.


" kau tau aku benci penolakan....." kesal David.


" aku kesal karena pria yang aku cintai begitu egois...."


Ara melirik sedikit ke dalam selimut, tubuh pria itu sedikit membiru...., karena penasaran, dia membuka selimut yang David kenakan.


" Honey...., ada apa dengan mu...???, apa kau habis berkelahi dengan seseorang....???, apa karena itu kau pulang larut malam dan menyuruhku tak usah menunggu..., HAH....." kesal Ara dengan segudang pertanyaan...


"bagaimana mungkin gadis ini bisa hilang ingatan setelah menghajarku habis habisan kemarin....." David


" Katakan...., kenapa diam...." kesal Ara naik setengah oktaf....


" Ck...., aku bingung harus jawab apa...., mau jawab salah mu, tapi kau marah karena aku..., mau jawab salahku..., tapi jelas jelas ini semua karena dirimu...."


" hei...., kenapa aku....???, memang apa yang sudah aku lakukan....???" tanya Ara.


" kau itu lupa atau pura pura lupa.....???"

__ADS_1


" aku...." Ara diam dan berfikir...., seingat nya dia hanya sedikit bertengkar dan sedikit memberi pelajaran..., tapi.....


Ara kembali menatap pria di samping nya....


" apa sakit.....???" ucap nya pelan...


" harus jujur atau bohong....??"tanya David.


" isshhh...., sudahlah...., ayo pulang...., aku takut mommy dan ayah Richard mencari...."


Saat tubuh nya beranjak bangun, kemudian ia terduduk dan memegang kepala....


" David...."


" Hmmm...."


" mobil ku...., aku lupa taruh mobilku dimana....., astaga...., mobilku...., aku bahkan menaruh kunci nya di dalam mobil...."


" Apa setiap marah atau esmosi otak mu itu akan selalu seperti ini....???" tawa David.


" Apa...???" tanya Ara mengerutkan Dahi...


" tidak ada..., tidak jadi...." ucap David kembali menutup wajah nya dengan selimut.


" Honey..., bangun...."


" honey...., bantu aku...."


" David...."


" motor balap....???"Ara kembali dibuat berpikir.


" astaga...., aku ingat...., itu..., aku menggunakan kartu blackcard yang kau beri untuk membeli motor itu..." ucap Ara tersenyum manis.


" Ck..., untung saja , sekesal apapun, otak mu itu tidak pernah lupa kalau aku itu kekasih mu....., tunangan dan calon suami mu...."


Ara tertawa...., " itu tidak mungkin..., karena dalam otak ku, semarah dan sekesal apapun selalu ada wajahmu..., disini..." ucap Ara menunjuk dada nya...


David tersenyum..., mendekat....


" aku ingin lihat wajah ku saat di dadamu..., mana...???" ucap nya semakin mendekat...


Ara tertawa dan menjauh..., saat David ingin memeluk nya...


" David..., kau gila...., aku mau mandi...., jangan ganggu aku...."


David bangun dan mengejar...


" David..., awas..., aku mau mandi...."


" perlihatkan dulu wajah ku itu...." ucap David di sela pengejaran nya.


*****(((((((()))))*************

__ADS_1


Daniel sudah masuk ke dalam ruang kamar no.1....., tapi saat ingin mengetuk pintu , sayup sayup dia mendengar suara tawa dari dalam kamar utama..., membuat nya tak jadi mengetuk pintu...


Daniel menghubungi seseorang....


" Tuan David sedang ada acara dadakan...., saya akan wakilkan rapat nya pagi ini..., suruh mereka siap siap..., satu jam lagi saya sampai..."


Tut...tut...tut....


Daniel meninggal kan kamar dengan menghubungi beberapa pengawal dengan earphone kecil di saku nya...


" Tuan ada di ruang kamar no.1...., jaga seluruh jalan menuju kesana..., dan dilarang siapapun untuk bertemu..."


" baik, Bos...."


" aku sudah meminta pelayan mengirimkan makanan ke kamar Tuan...., begitu sampai lift bawah...., cegat dan kalian bawa makanan itu sendiri ke atas...."


" siap..., Bos...."


" hmmm...., pastikan tidak ada sesuatu yang terjadi selama aku tak ada...."


Daniel menutup panggilan nya...., bergerak menuju mobil dan mengendarainya membelah jalanan yang padat.


*Tut....tut.....tut....


" apa yang sedang kau lakukan...."


" tidak ada...."


" kita bertemu siang ini...., aku jemput...."


tut...tut...tut*....


Seseorang nun jauh disana menggerutu....


" kenapa sangat sulit mendengar kata maaf dari nya..."


Sementara mobil Daniel sudah sampai di kantor yang di tuju....


Dua jam melakukan sedikit negosiasi setelah mendengar penjabaran yang panjang....


Kini sudah di mobil menuju tempat berikut nya dimana klien sudah menunggu...


"hari yang melelahkan......., aku juga ingin pelukan dan ciuman pagi hari kan....???" Daniel...


*


*


*


*


@ara❤

__ADS_1


* *atuh nikah bambang*🤭*


__ADS_2