
Jam 5 pagi , Ara sudah bangun...mandi dan berpakaian serta berdandan aneh seperti biasanya.
Duduk di depan cermin. Menghirup udara dengan kasar dan melepasnya pelan pelan.
" sampai kapan aku harus melakukan penyamaran ini..." lirihnya.Kemudian keluar kamar untuk sarapan karena Tuan david sudah memesan nya.
Di meja makan hanya ada suara sendok dan garpu yang saling bersautan.Sementara dua insan yang sedang duduk berhadapan hanya hening sambil menikmati makanan.
Setelah selesai sarapan mereka turun kebawah, menuju ruang khusus yang sudah di reservasi untuk membahas kerjasama dengan rekan bisnis Tuan David di kota Bali.
Meeting berjalan 2jam , dilanjutkan pergi memantau langsung proyek di lapangan. Sekitar jam 1 siang , mereka makan disebrang proyek .Kebetulan di sana ada sebuah cafe yang menyediakan beberapa menu yang bisa masuk dilidah orang indonesia. David memesan ruang VVIP agar makan nya tidak terganggu. Setelah selesai makan siang mereka kembali ke proyek...
Baru 1 jam mereka di proyek setelah makan siang. Awan yang tadinya bersahabat tiba - tiba berubah mendung, tanpa aba - aba langsung menyemburkan titik air yang deras dari langit. Ara yang panik langsung berlari mencari perlindungan tanpa disadari ada sebuah balok didepannya dan ia terjatuh. David yang spontan melihat kejadian itu langsung menggendong Ara dan membawanya ke dalam mobil.
" turunkan saya Tuan, saya bisa jalan sendiri..." cicit Ara.
" jangan kamu pikir saya menolong kamu dengan maksud tertentu...kaki kamu terluka, tidak mungkin kamu bisa berjalan seperti biasa..ditambah hujan yang sangat deras.lebih baik kamu menurut agar kita cepat sampai di hotel..." ucap David seperti sebuah perintah.
Mereka berdua masuk mobil dan melesat ke hotel tempat mereka menginap, dengan David yang kembali menggendong Ara hingga ke kamar mereka...Sesampainya dikamar...David menyuruh Ara langsung mandi dan ganti pakaian agar tidak sakit.
Sementara Ara mandi....David memesan makanan dan menyuruh pelayan agar menaruhnya di depan pintu saja. setelah memesan makanan David masuk ke kamar , mandi dan ganti baju.
David keluar kamar dengan pakaian rumahannya. Menunggu Ara namun tak muncul juga...mengetuk pintu namun tak ada jawaban.karena khawatir, langsung masuk kedalam...tapi tidak ada siapa - siapa di kamar...samar - samar terdengar suara orang menangis dari kamar mandi.
David membuka pintu...
__ADS_1
Ceklek...
Diam memperhatikan orang yang duduk ditepi bathup sambil menangis memegangi lututnya yang berdarah. Memandang aneh pada seorang gadis yang hanya memakai jubah mandi ...
' siapa gadis itu, apa itu Ara??? tapi...' batin David.
Ara yang kaget langsung spontan berdiri. karena gugup , dia hilang keseimbangan.hampir ia tercebur lagi ke dalam bathup jika saat itu David tidak menarik tangan nya.
David menggendong Ara dan meletakkan tubuhnya pelan ke atas ranjang.
" diamlah disini...aku akan mengambil kotak obat..." perintahnya. Seketika tubuh Ara mematung mengikuti perintah David.
David kembali ke kamar Ara setelah mendapat kotak obat. Duduk ditepi sambil membuka kotak obat...mengambil kapas dan membasahinya dengan alkohol...Menatap wajah ara sebentar..,
Ara hanya mengangguk...David mengangkat sedikit kaki ara dan menjatuhkan nya disamping kasur. Sekarang posisi David setengah bersimpuh dibawah sementara Ara duduk di tepi ranjang.
Mengobati luka tersebut, sesekali wajah cantik itu meringis menahan sakit nya alkohol yang mengenai luka,
lalu menutup luka itu dengan perekat, kemudian memberikan Ara obat penurun panas. David takut Aralia demam karena terkena hujan deras.
" minum obat ini agar tidak demam...istirahatlah..." perintahnya.
Kemudian setelah David selesai mengobati Ara..dia bangun dan meninggalkan Ara dikamar..sebelum sampai di depan pintu Ara ..." terima kasih, Tuan.."
David hanya diam dan terus melangkah keluar kamar Ara menuju kamarnya.
__ADS_1
dag...dig...dag...dig...
" jantungku.....kenapa berdetak sangat cepat..ya Tuhan...wajahku sangat panas..apa karena habis terkena hujan..???" ucapnya pada diri sendiri.
Sementara di kamar yang berbeda...
" Dia Ara....????, tapi....???" David hanya tersenyum...., tunggu ...., dia tersenyum...???.
*
*
*
*
*
*
*
*
@ara❤
__ADS_1