Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Melanjutkan hidup


__ADS_3

Seseorang membuka mata nya setelah sempat pingsan selama lima belas menit lama nya...., memegang kepala nya yang sedikit pusing dan melihat sekitar tempat nya berbaring...., melirik sisi kiri tangan yang telah terpasang selang infus dan juga berselimut tebal.


" anda baik baik saja , Tuan...???"


" hmmmm....., dimana dia....???"


" kamar...., no.1....."


Pria itu kembali memejamkan mata....., seseorang yang sedari tadi hanya menatap...., kini bertanya....


" Dada anda sakit...., Tuan...???"


" tidak..." jawab dengan mata terpejam...


" nafas anda sessak...???"


" tidak...."


" apa anda merasa jantung anda memompa lebih cepat....???"


" tidak....."


Pria itu bernafas lega.....


" Tuan muda , baik baik saja...." ucap nya menghadap ke seseorang di sebelah nya....


David hanya memandang Daniel sekilas...


" apa yang saat ini sedang dia lakukan....???"


" JM masih bersama Nona saat ini sampai Tuan memberi perintah mereka untuk pulang...." jawab Daniel.


" Ponsel ku...." pinta nya


Daniel menyerahkan ponsel setelah sebelum nya mengotak atik sebentar...., memastikan bahwa hal yang di lakukan nya adalah ke inginan yang di minta sang majikan....


" ini Tuan...." serah nya....


" Dimana dia.....???"


" mungkin ada di kamar, Tuan...., kalau untuk akses kamera kamar..., hanya anda yang tau....."


David menekan tombol di ponsel nya, nampaklah seorang gadis cantik keluar dari ruang ganti kamar hotel.


David tersenyum...., sementara Rey sedang mempersiapkan sesuatu cairan.


" apa itu....???" lirik David


" vitamin..., Tuan...."


Rey menyuntikkan nya di lengan kanan...., melepas selang infus yang terpasang dan juga mengeluarkan dua botol kecil.


" botol pertama berguna memperbaiki sel sel dalam tubuh yang rusak atau mati, sehingga sedikit demi sedikit memar dan warna biru di tubuh anda berangsur hilang, sedang botol kedua berisi pil yang bisa menambah stamina dan metabolisme tubuh...., minum setelah makan...."

__ADS_1


" hmmm...."


David kembali melirik Daniel...., Dan memberi kode padanya.


" Rey...., biar aku antar kan dirimu ke lobby hotel..."ucap Daniel.


Rey mengangguk....., " aku beres kan semua ini dulu........"ucap nya secaya merapikan seluruh alat medis...


" biar saja JM yang antar nanti kembali ke rumah sakit...." ucap David.


" baik Tuan....." jawab Rey


"Tuan...., sebentar lagi makan malam datang..." Daniel berbicara.


" hmmm...." sudah dalam mode tak mau di ganggu...


Daniel dan Rey menunduk lalu pergi...


Daniel menutup pintu pelan...


" antar sampai lift saja...., tidak perlu ke bawah gedung...., aku rasa Tuan muda lebih butuh dirimu..."


" ya...."


Rey bergerak hendak menutup lift....


" Rey...."


" Ya....???"


Rey menjawab dengan jempol terangkat....


TINGGGG....lift meluncur turun ke bawah.


Daniel kembali ke dalam kamar dengan troli makanan di tangan nya...., entah kapan dan di mana dia temukan.


Menutup pintu pelan dan mendorong nya menuju tempat tidur sang majikan, memberi bantuan David untuk duduk dan mengambil meja kecil untuk pasien biasa makan di tempat tidur.


David memakan nya pelan dan perlahan...


" Hari ini ada beberapa pertemuan dengan klien kita dan juga rapat dewan direksi secara online...."


" ada beberapa berkas yang harus di tanda tangani juga dan....."


David menatap Daniel sesaat....


" anda yakin mempertemukan mereka ...???"


" hmmm....."


" Saya sudah mengirim lokasi tempat Nona saat ini...."


David menghela nafas...., satu lagi yang harus terselesaikan sebelum acara resmi pesta pernikahan nya di gelar.

__ADS_1


" bilang pada nya untuk tidak menemui Ara di dalam kamar hotel, aku akan membunuh nya kalau sampai itu terjadi..., tak peduli seberapa besar jasa Paman padaku di masa lalu...."


" baik, Tuan...."


Daniel menelepon seseorang....., tak berapa lama ia kembali ke samping ranjang pasien membereskan sisa makanan David.


" Temui gadis itu....."


Daniel hanya memandang saja...., diam tanpa ada niat menjawab.


" Ck....., dia gadis yang sama bukan...???"


Kembali, Daniel hanya berlalu keluar kamar, mendorong troli , lalu berjalan masuk dan menutup pintu tanpa menjawab.


David mendesah...


Daniel mendekati ranjang Tuan nya..., membersihkan sisa makanan dan juga merapikan selimut.


" Harus kah aku yang turun tangan....???"


Kini Daniel yang mendesah....


" tujuh tahun yang lalu tak akan sama dengan saat ini...., dulu saya selalu berharap ingin bertemu sekali lagi dengan nya, tapi sekarang...., entah...." desah nya.


" Saya rasa dia juga sudah melupakan nya...., entah karena banyak pria yang datang di kehidupan nya setelah itu..., atau mungkin...., karena ucapan nya di waktu itu hanya sebuah omong kosong...." timpal Daniel lagi.


" segala sesuatu tak akan jelas jika kau tidak berusaha memperjelaskan nya...."sergah David.


" Tapi...."


" aku akan katakan satu x saja, dan tak akan aku ulangi perkataan ku...., Daniel...., x ini kau akan menyesal jika dia kembali pergi....." tegas David sebelum Daniel sempat meneruskan ucapan nya.


Daniel hanya diam....


" dasar keras kepala..." kesal David.


Daniel tetap diam tak menyahut....


" suruh JM kembali ke markas...."


" baik Tuan..." x ini Daniel menjawab.


Daniel keluar dari kamar, David menatap punggung pria itu...., pria yang selama ini tak pernah mengeluh tentang apapun yang berurusan dengan nya...., tapi tentang cinta.....????, entah darimana pria itu harus memulai nya.


" Seharus nya saat aku sudah selesai dengan urusan ku...., kau juga bisa mulai melanjutkan hidup mu...." David


*


*


*


*

__ADS_1


@ara❤


__ADS_2