Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
satu kamar


__ADS_3

" Kenapa baru datang..???, jangan bilang Ibu ku menanyakan pertanyaan yang sama kepadamu sampai kau telat kesini..." tanya David begitu melihat Daniel masuk keruang kerjanya.


Yang ditanya hanya diam...Tidak mau menjawab, karena jika dia menjawab pertanyaan Tuan nya pasti 5 menit kemudian Tuannya akan mengerutu tak jelas.Daniel hanya menghela nafas dan membuangnya secara kasar.


" Besok saya harus ke negara Paris , Tuan...disana sudah 70% kerjasama bisnis kita dengan Tuan Richard selesai...masalahnya ada pekerjaan yang waktu nya bersamaan di kota Bali...kira - kira siapa yang akan Tuan kirim untuk masalah disana????" tanya Daniel.


" menurutmu...??" tanya balik.


" jika masalah negosiasi serta pendataan Nona Aralia jagonya , hanya saja saya takut perwakilan dari perusahaan tersebut tersinggung karena bukan kita yang datang langsung menemui mereka, tapi jika hanya Tuan yang datang seorang diri saya takut Tuan kelelahan..." jawab Daniel sambil memberikan penjelasan pada Tuan mudanya.


" Apa harus dengan nya ????" tanya David malas.


" mau tidak mau Tuan.." ucap sang asisten.


" Atur saja bagaimana baiknya, Siap kan semuanya, aku tidak ingin ada masalah disana...usahakan pekerjaan mu cepat selesai sehingga kau bisa langsung berangkat menggantikanku..." pinta David.


" Baik Tuan..." jawab Daniel sambil berlalu meninggalkan ruangan dan pulang ke rumah untuk menyiapkan semuanya.


Sepeninggalnya Daniel dari rumah David , dia menghubungi Aralia untuk memberitau jadwal keberangkatannya...Aralia hanya bisa pasrah menyetujui...sebagai bentuk profesionalitas dalam bekerja.


*******


Dikontrakan Ara sedang berbincang sambil menyiapkan semua keperluan untuk keberangkatannya besok pagi.

__ADS_1


" kau yakin ingin melakukan penerbangan dengan Tuan muda gila itu...?"


" mau bagaimana lagi...aku tidak bisa menolak lagipula itu hanya 1minggu. Kami menginap di Hotel yang dekat dengan perusahaan...menempati kamar yang berbeda jadi aku yakin Tuan David tidak akan tau...kau tidak perlu cemas..." terang nya panjang lebar.


Kesya hanya mengangguk sambil memandang Ara dengan tatapan yang sulit diartikan.


' mungkin akan lebih baik dia tak berada disampingku dulu...siapa tau Seseorang masih menyuruh orang orangnya untuk mengawasiku ??? setidaknya dia aman jika dekat David Savier...!" batin Kesya.


********


Saat ini mereka bertiga ada di bandara dengan dua pesawat pribadi yang berbeda...satu pesawat pribadi menuju ke kota Bali dimana di dalamnya ada Sang Tuan muda dan sekertarisnya...sedangkan pesawat lainnya ada Daniel yang ingin menuju Negara Paris.


Perjalanan ke kota Bali hanya menempuh 1jam saja.Turun dari pesawat pribadinya , sudah ada mobil yang akan membawa mereka langsung ke Hotel.


" Tunggu dulu...Tuan..kita satu kamar...?"


cicit Aralia.


David hanya diam, tak menjawab.


"Tuan David...???"


Kini David mulai menghela nafas.

__ADS_1


" Masuklah... ada 2 kamar tidur didalam yang dilengkapi kamar mandi dimasing - masing kamar, 1 meja makan dan 1 ruang tamu untuk bersantai sambil menonton TV..." perintah David. Ara masuk kedalam diikuti oleh Tuan muda dan 2 pengawal yang sengaja menjaga David didepan pintu.00


" itu kamarmu, dan aku disebelahnya...jangan kwatir aku akan melakukan hal yang aneh...aku bukan lelaki hidung belang yang asal celap celup kesemua gadis...aku hanya akan melakukannya dengan orang yang sudah sah menjadi istriku..." jelasnya lagi..


" tapi kenapa harus memesan kamar seperti ini Tuan..." lirihnya.


David memijit kening nya tanda mulai frustasi dengan pertanyaan wanita di depannya.


" Aku memilih kamar ini agar kau tidak perlu bolak balik keluar masuk kamarku...dan ditambah aku tidak suka membicarakan sesuatu dalam suasana ramai..."...memandang sekilas ke samping...


" ada pertanyaan lagi..???" tanya David.


"maaf Tuan.." lirih Ara.


*


*


*


*


*

__ADS_1


@ara❤


__ADS_2