
Tampak sebuah mobil melewati pintu gerbang, pintu terbuka dan wanita paruh baya yang masih terlihat cantik turun dan berjalan memasuki kediaman Daniel Samantha....
" ibu...."
" dimana kakak mu....???"
Tap....tap....tap....
David menggandeng ibu nya menuju sebuah kamar, Daniel masih berada di ranjang nya.
Maya syok melihat putra nya terdiam disana.
" apa yang terjadi.....???"
" seseorang berusaha meracuni nya , Nyonya...." jawab Bella....
Maya menatap David sesaat...
" Jangan menatapku seperti itu , Bu....."
David merasa serba salah...., dia tau ibu nya terlihat marah karena David tidak bisa menjaga Daniel...., ibu nya selalu berpesan agar mereka saling menjaga satu sama lain, saling menyayangi dan saling membantu.
" dia sudah jauh lebih baik, Bu...."
" Kalau kakak mu sudah jauh lebih baik, bagaimana bisa kulit wajah nya sepucat itu...."
"andai kan ibu datang lima jam sebelum nya, ibu akan lihat urat nya menonjol dan kulit nya membiru menahan sakit....."gerutu David samar samar.
" apa....???, kau bilang apa....???"
Maya mendekati putra nya dan memukul..
" Awww...., sakit , Bu....."
"kenapa pendengaran ibu dari dulu selalu bagus ya, padahal aku hanya mengerutu..."
Maya kembali berjalan ke arah Daniel....
__ADS_1
" Saya baik baik saja, Nyonya...." ucap nya.
" Maaf , jika saya lancang meminta anda datang...."
Maya membelai rambut putra tertua nya itu....
Wanita itu sangat hafal dengan semua putra putri nya...walaupun Daniel bukan dari rahim nya, dia yang ttelah membesarkan Daniel dan juga anak anak nya.
" katakan...., apa yang ingin kau bicarakan....???"
" itu...." Daniel menatap ibu nya.
" aku tau dirimu...., kau putraku....., seperti hal nya David, aku begitu sangat mengenalmu....., jadi katakan...., ada apa....??"
Daniel menatap wanita paruh baya di depan nya dengan berkaca kaca....
Yah..., walaupun Nyonya Maya bukan ibu nya...., saat dulu kecil, dia pernah memanggil Maya dengan sebutan ibu...., sebutan itu hilang sejak Daniel masuk sekolah..., Ayah nya menyuruh Daniel agar tidak menjadi anak yang songong, Maya bukan ibu nya..., Maya adalah seorang majikan...., itu yang ayah nya bilang...., dan semenjak itu, panggilan Nyonya ia gunakan...., hingga saat ini....
Daniel memposisi kan tubuh nya bersandar, dibantu Maya dan Bella...
" ada apa....??" tanya Maya.
" Maukah Nyonya memeluk ku.....???"
Maya menatap nya, ia tersenyum...., dan memeluk putra nya....
" kau tau, aku sangat menyayangimu...., terlepas kau putra ku atau bukan, kau yang paling tau, seberapa penting tempat mu dihati ku....., bagaimana mungkin ingin memeluk harus meminta....???, aku ibu mu...., bukan kah sudah berkali kali aku bilang begitu....???"
Daniel hanya mengangguk dalam pelukan....
" aku menyayangimu, Bu....."
Maya melepas pelukan nya....
" barusan kau bilang apa.....???" ucap nya terkejut.
Daniel tak bisa membendung nya lagi...,rasa yang selama ini selalu ingin ia ungkapkan....
__ADS_1
Daniel kembali memeluk Maya....
" aku menyayangi mu...., Bu...., sangat...., aku sangat ingin memanggilmu dengan sebutan ibu...., tapi ayah melarangku..., tapi....aku sangat ingin , Bu....."
Maya menangis...., memeluk putra nya dengan sangat erat...
Lalu melepasnya, dan memukul bahu nya...
" aku memang ibu mu..., anak bodoh...., seharus nya kau jangan dengar kan ayah mu itu...., kau putraku...., putra sulung di keluarga Savier, hanya karena sebuah kata Samantha di belakang namamu, tak akan merubah apapun yang ada di hatiku....., selama nya kau putraku....., aku yang merawat mu dari bayi merah, aku membesarkan mu, aku juga memberikan sepenuh nya rasa sayang ku , pada mu....., bagaimana mungkin, bagaimana mungkin kau bisa sangat ragu memanggilku dengan sebutan ibu...."
" maaf , Bu...."
" maaf, Bu....." Daniel tetap diam dan hanya memita maaf saat Maya dengan terus terusan memukul bahu nya sambil mengeluarkan isi hati nya.....
Baik David maupun Bella hanya dapat memandang dengan wajah berkaca kaca , melihat tontonan live di depan nya.
Maya mengelus pipi sang putra..., ia duduk di samping ranjang...., menatap putra nya yang berlinang air mata.
" katakan....???, apa yang kau ingin kan dariku...???" tanya Maya lagi setelah ia bisa mengontrol esmosi nya.
Daniel memegang telapak tangan ibu nya....
" berjanjilah bu...., apapun yang ingin aku dengar, ibu akan menceritakan semua nya, tak ada lagi kebohongan..., tak ada lagi rahasia yang ibu tutup tutupi...."
Maya menatap putra nya intens.....
" rahasia.....???, rahasia apa....???" tanya Maya menyelidik....
" siapa itu...., Ruby Samantha....."
*
*
*
*@ara❤
__ADS_1