
Pagi hari datang..., Daniel melangkahkan kaki nya menuju kamar sang gadis, ini x pertama Daniel menginap di istana Richard..., pagi ini Daniel berencana menitipkan Bella pada Nona muda, sebelum akhir nya pergi menyelamatkan Leo yang dianggap kakak oleh Bella , gadis yang saat ini dekat dengan nya..
" kak..., apa aku harus menemui nya...???, lebih baik aku ikut saja kak..., bagaimana kalau nanti , Nona Aralia tidak menyukai ku...??"
Daniel menangkup wajah Sang gadis..., dan tersenyum....
" jika ingin hidup dalam pandangan mataku..., kau harus akrab dengan orang orang sekelilingku..., buat mereka menyukai mu..., karena jika mereka tidak bisa menerima mu..., akan sangat mustahil aku bisa bilang cinta padamu..."
" HAA....???"
Daniel melepaskan tangan nya, memandang sendu ke langit langit ruangan..
" aku hidup untuk mereka..., ini x pertama aku menentang aturan yang kubuat..., sebelum nya aku tak pernah berhubungan dengan wanita manapun..., cinta hanya menghambat segala nya, karena nya setiap ada wanita yang ingin mendekatiku , aku akan menenggelamkan nya hingga ke dasar yang paling dalam..., sampai wanita itu tak berani lagi menatap wajahku..., mencintai tak ada dalam kamus ku, ABELLA ABRAIL , dia wanita pertama yang bisa berdiri disamping DANIEL SAMANTHA..., karena nya yakinkan aku, bahwa kau pantas untukku..., jika mereka bisa mencintaimu dengan tulus..., tak ada alasan bagi ku meninggalkan mu..., aku akan menjaga dan membahagiakan mu hingga akhir hidupku..., apa kau sanggup dengan kata "menunggu".......???" ucap Daniel mengelus rambut sang gadis dan menatapnya dalam...
" aku tidak butuh wanita sempurna, itu hanya akan membebaniku..., aku hanya butuh seorang wanita yang tulus mencintaiku..., karena aku punya satu kekurangan yang sangat besar...."
" kekurangan...???"
Daniel tersenyum..., " aku tidak bisa dengan mudah mempercayai siapapun dalam hidup ku..., akan sangat sulit untuk itu..., satu kata sederhana tapi penuh makna..., " percaya"...., bisakah seorang Bella menunggu ku percaya....???"
Bella menatap pria di depan nya , lalu tersenyum..., " akan kubuat mereka semua menyukai ku..., kak...., aku janji...., saat nanti Kak Sam menjemputku...., aku pastikan kakak sudah jatuh cinta padaku..."
" Good girl..., Ayo...." Daniel mengulurkan tangan nya, menggenggam sang gadis dengan erat menuju ke sebuah kamar, dimana Tuan muda nya dan Nona muda ada di dalam nya....
Tok..tok...tok...
Daniel membuka pintu..., tampak dua wajah berbeda terlihat disana...
Nona muda yang tersenyum tulus dan seorang pria dengan wajah serius...
" Nona..., aku menitipkan Bella padamu..., maaf merepotkan..." ucap Daniel menunduk...
Bella ikut menunduk karena reflek mengikuti Daniel...
David melangkah menuju mereka..., melirik gadis itu sesaat , Bella yang takut , mundur teratur di belakang tubuh Daniel.
" aku antar..." ucap David sambil berlalu menuju pintu
Daniel menghela nafas..., Tuan muda nya masih belum bisa menerima gadis di samping nya...
Daniel menghadap ke arah gadis nya..., mengecup kening nya sesaat..., lalu tersenyum...
" kau tau aturan nya...???" tanya Daniel..., Bella mengangguk...
" buat aku bangga..." ucap nya
" pasti..., pergi lah kak..., Tuan galak itu akan marah nanti..."
Daniel tersenyum mendengar Bella menyebut Tuan muda nya galak...
" aku pergi..., Nona.., permisi..." Daniel kembali menunduk dan pergi...
" hati hati..." ucap Aralia...
Bella menatap sendu punggung yang berjalan tegak membelakanginya...
*************************
Dimarkas
__ADS_1
" Bos..., kami siap..." Duo JM selesai dengan segala persiapan nya...
" mereka keluarga..., apa ini sebuah penyelamatan atau hanya sebuah jebakan...???" tanya Rey
" kita akan tau begitu sampai disana..." ucap David...
" Tuan muda ikut...???"
" aku hanya menambah personil agar lebih banyak..."
" Ck..., anda menyebalkan..." Daniel kesal dan cemas menatap Tuan muda nya, tapi dalam hati senang..., itu arti nya pria di samping nya setuju dengan keputusan nya...
" lets go...."
Mereka semua memisahkan diri..., David dengan Jack..., Daniel dengan Mark dan Rey dengan beberapa anak buah terlatih...
Mereka sampai di hutan pinus tengah hari..., menatap sebuah gedung tua yang sangat besar dan benar saja , gedung itu penuh dengan penjagaan ketat dan juga senjata canggih...
Mark menatap Daniel memberi kode..., " arah jam 1..."
Nampak Leo berjalan dengan tangan terikat rantai dan di seret dengan wajah penuh lebam...
" kau utara, aku selatan..." ucap Daniel pada Rey
" aku tetap disini..." ucap David...
Semua memisahkan diri..., David dan Jack mendekat ke arah gerbang menarik perhatian..
Jack memberi kode jika ada CCTV mengintai...David mengambil senjata ciptaan Mark..., alat ciptaan Mark membuat CCTV mematikan putaran waktu selama 1jam lama nya, David menembakkan tepat ke arah CCTV tersebut....
****....
Seketika kamera CCTV itu diam tetap menunjukkan layar terakhir kali dilihat nya...
KRAK...
Satu terhunus pisau tepat di leher, satu lagi patah di bagian kepala karena leher terpelintir..
David dan Jack menyeret mayat itu ke semak semak...Mereka berdua sama sama tersenyum...,
KREEEKKK...KREEEKK..., senjata sudah di pasang..peredam suara pun sudah di setel di senjata mereka
" siiaappp...??" tanya David..
" always.." jawab Jack...
Doorr...Dorr...Doorr...
David dan Jack maju dengan beberapa pasukan terlatihnya...
sementara di sisi lain, beberapa pasukan tumbang akibat senjata Rey yang telah dipasang peredam suara...
" sebagian kesana, sebagian lagi tetap di belakangku..." ucap Rey
Mark dan Daniel tak ingin kalah, Mark langsung mengeluarkan gas berasap nya, mengecoh mata musuh...dan..
Dorr...,Doorr..., Dorr...
Didalam ruang tersembunyi...
__ADS_1
" ini sudah lebih dari dua hari.., apa mereka terlalu takut hingga tidak berani membelamu ..."
" kalian tak mengenal mereka dengan baik..." ucap Leo mengejek..
" diam kau anak sialan...., ini semua karena mu..., kalau saja kau mau di ajak kerjasama merebut semua harta Abrail..., ini semua tak akan terjadi..., semua rencana ku lenyap sudah karena pengkhianatan mu..."
" hahaha..., kau tau pak tua..., aku bersyukur saat dulu kau membuangku ke panti.., setidak tidaknya hidupku tidak akan semenyedihkan dan sehina hidup kalian...."
Bob mengambil sebuah bangku kayu..., dan memukul pria yang statusnya kini adalah kakak kandung nya...
BRAK...., " mati saja kau..."
" bob , hentikan , kau bisa membunuh nya..."
Tiba tiba seseorang berlari ke arah dalam dengan luka tembak...
" kita diserang..., Bos... , semua mat....ti..."
BRUK.., pengawal itu mati di tempat dia melapor...
" Shiittt...."
" cek CCTV..." teriak Bob...
Seseorang berlari ke arah komputer , mengecek satu persatu layar..., tak nampak hal yang aneh disana...
" mereka tak nampak dimanapun..., Bos..."
Bob berlari menuju senjata..., dan
KREEKKK..., KREEEKK...
" panggil mereka..." ucap nya seraya menaruh pistol tepat di pelipis Leo...
"apa kau pikir mereka bodoh...???" tanya Leo
" mereka kesini untuk menyelamatkan mu...., itu arti nya nyawa mu berharga bukan...???"
" panggil mereka...??"
" tidak..."
" ternyata kau sangat sulit diajak kerjasama , baiklah..., jika itu mau mu..., akan ku kabulkan..."
KREEEKKK...., " Kita lihat..., seberharga apa nyawamu itu....., kak...???"
Senjata itu mulai bergerak..., siap menembakkan pelurunya...
Dooorrr...
" akhhh...."
*
*
*
*
__ADS_1
*
@ara❤