Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Putri ku


__ADS_3

Langkah kaki Aralia berjalan menuruni tangga, membuat seseorang menatap tak berkedip dari tempatnya duduk. Senyuman itu terlihat jelas di wajah pria.


" cantik..."


Seorang pelayan menarik kursi mempersilahkan Aralia duduk.


" silahkan , Nona..."


" trima kasih..."


Beberapa pelayan datang membawa makanan yang David pesan. Menghidangkan tepat di depan Aralia.


"ini...???"


David tersenyum..." spagetty dengan banyak keju di atasnya..."


" bagaimana kau bisa tau...???"


" Memangnya hanya Kesya yang bisa tau, apa yang kekasihku ini suka...???"


Gadis itu mengerenyitkan dahi , membuat David tertawa kecil saat melihat wajah kebingungan kekasihnya.


" cobalah..." Aralia tersenyum, kemudian memakan menu di depannya.


" ini enak.." ucapnya.


David memotong Steak yang ada di piringnya, memberikan suapan pertama pada gadis nya..." coba yang ini juga..." Aralia membuka mulutnya, mengunyah daging kedalam mulutnya.


" ini juga enak, daging nya sangat lembut..., aku mau lagi...aaaa" mulutnya menunggu suapan daging masuk kedalamnya.


" Tubuh mu itu mungil tapi penampungan nya sangat besar ya...!!!" David terkekeh geli sambil menggelengkan kepala pelan. Aralia mengerucutkan bibirnya begitu mendengar ucapan David.


" besok pagi kita akan berangkat ke Paris..." Aralia diam menatap kekasihnya.


" kita akan menemui Tuan Richard salah satu klien kita di Paris..." Aralia hanya mengangguk dan ber- Ooooo ria.


" setelah makan, kita akan berkeliling , mengenalkanmu seperti apa rumah yang akan kau tempati nanti...."


" ya...??" Aralia bingung.


" setelah kita menikah..." bisik nya ke telinga....


BLUUUSSSHHH......


Melihat wajah kekasihnya merona, David tersenyum geli. Semua orang diruang makan sempat menunjukkan ekspresi aneh, tapi kemudian tersenyum dalam diam. Suatu pemandangan yang sangat langka dapat melihat Tuan mudanya tersenyum dan bercanda lepas tanpa beban , bahkan hal itu tak pernah terjadi saat bersama mantan cinta pertamanya dulu.


" Semoga..." ucap semua orang yang ada diruangan tersebut.

__ADS_1


***************


***************


Di Paris


tap...tap...tap...


Melihat siapa tamu yang berkunjung di pagi hari di tempat kediamannya. Memakai nama lama saat ia masih menyandang status Nona baru dalam keluarga Richard tentu mengundang perhatiannya. Saat semua orang hanya mengenalnya sebagai Nyonya Richard, orang tersebut menyebut nya Nyonya Rebbeca.


" Selamat pagi..."


Seseorang tersenyum menatap calon besannya. Ya, dia adalah ibu dari David Savier, Nyonya Maya. Datang ke Paris atas permintaan sang anak yang ingin meminang putri tunggal dari Pengusaha terkenal di Paris , Tuan Willy Richard.


" Pagi, salam kenal, namaku Maya..., anda pasti Nyonya Emilly Rebbeca mantan model terkenal di Paris..." menghampiri dan memeluk lalu berbisik.


" tetap seperti ini , Nyonya. Aku datang atas permintaan anakku yang saat ini menjadi kekasih putri mu..." melepaskan pelukan dan melihat reaksi sang Nyonya yang tadi di peluknya.


Maya memeluk lagi sang Nyonya,..." bicara ditempat lain, hanya bertiga bersama suami mu, ada sesuatu yang harus aku sampaikan..."


Rebbeca menatap nya tak percaya, namun kemudian sang Nyonya Savier mengeluarkan ponsel nya dan berkata...


" ah , iya nyonya, aku ingin sekali anda mencarikan aku, pakaian yang seperti ini, aku dengar, pakaian ini sangat langka..." menunjukkan ponselnya dimana tertera foto seorang wanita dan gadis nya sedang berpelukan.


Rebbeca terkejut, hampir saja ia menjatuh kan ponsel itu, tapi secepat mungkin berusaha menguasai tubuhnya. Rebbeca memulai drama nya sama seperti yang Nyonya Maya lakukan.


" ah..iya, ini keluaran lama. Dan aku hanya memproduksinya beberapa pasang saja..."


" begini saja, aku akan tunjukkan beberapa koleksi pribadiku, bagaimana...???"


" boleh, tentu boleh..., aku sangat ingin melihatnya...."


Sang suami yang melihat wajah istri begitu bahagia menjadi curiga..., mendekat dan menyapa sang tamu sekedar basa basi.


" wawww..., pagi ini cerah sekali seperti nya..." istri nya tersenyum.


" sayang kenalkan ini, Nyonya maya. Beliau datang dari jauh untuk melihat koleksi pribadiku..., bisa kau temani aku menunjukkannya juga..." Willy melihat mata istrinya seperti seseorang yang setengah memohon, membuat Willy yakin telah terjadi sesuatu.


" tentu..., mari, Nyonya..."


Mereka berjalan menuju koleksi pribadi Rebbeca..., ruangan yang tak pernah di injak lagi setelah kejadian malam itu.


Pintu terbuka, menampilkan banyak barang pribadi istrinya yang telah lama tersimpan. Maya duduk di sebuah sofa panjang , mengeluarkan sesuatu di dalam tas nya. Sebuah surat yang lumayan tebal, kemudian menyerahkannya pada Rebbeca. Lalu memberi isyarat dengan tangan menyentuh mulut yang artinya, tak boleh bersuara selama membaca. Rebbeca yang mengerti hanya mengangguk sedang suami hanya diam berusaha mengerti.


Rebbeca membaca surat itu, tangannya bergetar...., matanya berair, dia memeluk suami dan berbisik...


" anak ku..., anak kita..." menyerahkan surat itu ke tangan suami serta foto Kesya bersama putrinya yang telah dewasa, juga seorang pemuda yang sedang memeluknya di tengah sunset.

__ADS_1


Willy membuka surat itu, membaca tulisan yang membuat istrinya menangis.


Salam kenal.


Maaf jika harus mengirim ibuku langsung kesana, karena jika saya yang langsung datang, anda dan istri pasti akan syok.


Saya David Savier, kekasih putri anda Aralia Zahra, wanita yang telah dirawat dan dibesarkan di bawah asuhan Kesya atau kami lebih senang menyebutnya Queen sang mafia.


Dua hari yang lalu ada dua orang yang mengikuti putri anda, walau orang itu telah saya bereskan, tidak menutup kemungkinan akan ada lagi kejadian serupa. Jika orang tersebut sudah mengetahui jati diri kekasihku, itu artinya, istana anda tak aman untuknya.


Sebelum saya ke Paris saya akan mengirim seseorang untuk memastikan bahwa istana anda aman, karena tidak menutup kemungkinan bahwa ada orang dalam yang sengaja ingin mencelakai Aralia ku, saat nanti ia disana. Karena nanti saat di Paris saya tidak mungkin selalu bersama putri anda.


Setelah anda menerima surat ini,ada baiknya anda bakar langsung agar tak ada barang bukti disana.


Salam hangat ,


calon putramu.


Rebbeca semakin memeluk suaminya, ia tak percaya penantiannya akan berakhir sebentar lagi. Sesuatu yang membuat nya tetap harus hidup, sesuatu yang membuat nya tetap harus tersenyum, sesuatu yang membuatnya tetap harus melangkah dan berfikir.


Putri nya akan kembali. Tangan nya akan memeluk seseorang yang telah lama dinanti. Rasa yang membuncah, senang tak terkendali,...Putriku...Putriku... itu yang terus ada dibenaknya saat ini.


Rebbeca menatap Maya, memeluk dan berbisik.." kapan dia datang , Nyonya..." masih menangis tanpa suara, tangisan yang tak bisa keluar walaupun dipaksa , namun kini tumpah saat mendengar putri nya pulang..


" kapan putri ku kembali, Nyonya..."


Maya hanya dapat memeluk dan menenangkannya..." bersabarlah, sedang di usahakan..."


" ku mohon, jangan ada kata bersabar lagi,..." tangis itu semakin pecah...


" aku lelah..." bisik nya lagi sambil menangis...


Maya hanya bisa terus menopang tubuh yang setengah lemas. Wanita itu dapat merasakan beratnya menjadi seorang ibu..., jika ia di posisi Rebbeca , ia pun tak akan sanggup untuk menahannya. Kehilangan anak bagai kehilangan separuh nafasnya. Itu tak akan mungkin dapat dilakukan oleh ibu manapun di dunia. Jika boleh memilih, seorang ibu akan lebih mengorbankan nyawanya daripada sang anak yang tak tau apa apa. Tapi disini tak ada pilihan hanya ada keharusan.


" anakku selalu menepati janji, itu prinsip nya..., percayalah..., Nyonya. Hapus airmatamu, anak mu akan kembali..., kau harus kuat. anak mu berada ditangan yang tepat..." melepas pelukan menghapus airmata wanita didepannya, wanita itu tersenyum dan mengangguk.


" aku tak akan kalah, sudah sejauh ini, aku pasti bisa...aku kuat..., putriku akan kembali..., dia akan kembali..." ucap nya pelan sambil memegang dada yang terasa sangat sakit.


" putriku..." Willy.


*


*


*


*

__ADS_1


*


@ara❤


__ADS_2