Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Suatu ajakan


__ADS_3

Untuk mengusir kecanggungan yang ada di meja makan , Daniel memutuskan membicarakan tentang proyek yang akan mereka datangi pagi ini.


" Tuan..kita akan berangkat jam 8 ke lapangan.." ucap Daniel.


"hmmm..." David menjawab santai.


Daniel kemudian beralih pada Ara....


" Nona Ara , saya sudah mengirim semua data perusahaan yang ada di Negara Paris melalui email anda...."


" baik nanti akan saya periksa.., Tuan..."


" anda bisa kan, begitu semua sudah dikerjakan, tolong Save dan Copy lalu kirim semua nya kembali melalui email saya.." ucap Daniel memandang Ara datar.


" Baik Tuan Daniel , Apa laporan hariannya juga harus saya print Tuan???" tanya Aralia.


" Ya, secepatnya..." jawab Daniel.


" Apa di meja makan ini hanya ada kalian berdua....???" David bicara ketus...


**Duuuaaarrrr**


" emmm...maaf Tuan " Ara menuduk sedangkan Daniel diam dengan wajah datar.


" Bagaimana kalau kita berangkat sekarang Tuan..." ucap Ara mengalihkan pembicaraan.


" Siapa yang menyuruhmu ikut ??? Apa kau mau membuat para tukang proyek tidak konsentrasi bekerja karena melihatmu??? lagipula bukan kah kau sudah dapat tugas mengerjakan data yang Daniel kirim????....."David menatap Ara dengan wajah kesal.


" maksud Tuan...??" Ara bertanya tak mengerti.

__ADS_1


" Ck....sudahlah..disini saja kerjakan tugas mu..!" ucap David.


' apa apaan Tuan ini...apa wajahku terlihat seperti wanita penggoda...' batin ara memandang David kesal.


" Kenapa dengan matamu...., apa ingin ku congkel....???" ucap David.


" tidak Tuan...saya hanya ingin memastikan apakah baju yang Tuan pakai sudah benar atau belum..." ucap Ara asal bicara sambil menunduk kan kepala.


Tanpa Aralia sadari ucapannya barusan membuat David tiba tiba tersenyum , ucapan Aralia terdengar seperti orang yang perhatian padanya , sedang Daniel menggelengkan pelan kepalanya dan menatap malas


pada Tuan mudanya yang ternyata bisa dengan mudah dikelabui oleh gadis didepannya.


' ternyat Tuan benar benar menyukai gadis ini...., tapi apa cinta bisa membuat orang menjadi bodoh ya...' pikirnya.


" Aku akan kembali saat makan siang, jadi kerjakan tugas mu agar aku tidak menunggumu dan menunda makan siang ku...paham???" . jelas David.


" Tuan tidak perlu balik kemari, disebrang jalan banyak restorant Tuan, dan saya juga bisa memesan makanan lewat telepon kamar ini , anda tidak perlu menemani saya makan siang disini Tuan...." ucap Ara merasa tidak enak jika membuat Tuannya harus bolak balik ke Proyek dan Hotel.


PLETAK...


" PD sekali kau ya..."


" awww...sakit Tuan.." Ara mengelus elus hidung yang habis di sentil David sambil menyembikkan bibir dan memasang wajah kesal.


" Kerjakan tugasmu dan tunggu aku kembali.." perintah David sambil menatap tajam kearahnya.


" iya Tuan..." lirih Ara


David melirik Daniel memberi kode agar asitennya tersebut keluar lebih dulu.Daniel yang mengerti tatapan David langsung melangkahkan kakinya menuju pintu luar.

__ADS_1


" Saya menunggu diluar Tuan..." ucap Daniel sebelum dirinya hilang dibalik pintu.


Setelah Daniel keluar ruangan... David kembali menatap Ara dan berkata..." Apa kau mau kepantai sore ini..???" tanya David.


Aralia menatap David seolah berkata..' apa Tuan baru saja mengajakku??' batinnya.


" Apa boleh Tuan ???? tapi... tidak usah Tuan , nanti Tuan David akan di lihat orang bingung karena mengajak saya yang berpenampilan aneh...!" ucap Aralia.


" kau boleh menjadi dirimu sendiri saat bersama ku..." ucap David meyakinkan Aralia.


Mata Aralia mengerjap beberapa kali , memandang David tak percaya, tapi setelah melihat keseriusan di wajah Tuan muda nya...Aralia kemudian tersenyum manis sekali. Membuat David tak kedip melihatnya.


" saya mau Tuan..." senyum lebar sambil memperlihatkan gigi putihnya yang tertata rapih.


" good girl" ucap David senyum sambil mengacak acak rambut Aralia. Lalu David melangkah pergi meninggalkan kamar Hotel.


Daniel berjalan di belakang David. Menatap punggung Tuannya dari belakang , kemudian dia tersenyum.


Jujur saja Daniel sangat terkejut dengan sikap Tuan mudanya yang sedikit lembut. Pasalnya setelah tragedi perselingkuhan kekasihnya 2 tahun yang lalu , David tak pernah menyentuh wanita manapun , bahkan ia terlihat sangat jijik dengan yang namanya wanita.


Dua tahun menjalin kasih dengan Raihana yang berujung putus karena perselingkuhan sang kekasih serta dua tahun menata hati untuk melupakan semua kejadian buruk itu ternyata tetap tak membuat hati David mencair dan memulai hidup nya mencintai wanita lain.


" anda membuat ke ajaiban Nona Aralia..." batin Daniel sambil samar tersenyum memandang David.


*


*


*

__ADS_1


*


@ara❤


__ADS_2