Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Percaya padaku


__ADS_3

David membuka matanya dengan pemandangan yang sedikit berbeda pagi ini, jika biasanya dia akan bangun tepat pukul 5 pagi. Entah kenapa pagi ini dirinya ingin merasakan lebih lama lagi berada di tempat tidur. Pasalnya saat ini tangan nya sedang memeluk seseorang.


Aralia menggerakkan tubuh nya sedikit, membuat David berpura pura memejamkan matanya. David ingin melihat reaksi sang gadis.


Aralia merasa ada sesuatu yang sangat berat berada di atas tubuh nya. Ara membuka mata dan Mengerjapkan nya untuk menstabilkan cahaya yang masuk ke matanya.


" Tuan David...???" Aralia kaget refleks menutup mulutnya dengan tangan saat melihat David saat ini satu ranjang dengan nya dengan posisi memeluk pinggangnya.


Aralia memejamkan mata, mengingat semua kejadian semalam yang memaksa David harus berada dikamar nya.


" astaga,aku baru ingat, semua ini karena aku langsung melihat kilatan petir itu..aku jadi ingat saat orang itu menembak ayah ditaman bersamaan dengan kilatan dan suara petir yang besar."


" setelah ini apa yang terjadi...??? aku rasa aku akan di pecat...." guman nya.


Aralia menatap wajah pria yang saat ini sedang memeluk tubuhnya, wangi parfum maskulin yang keluar dari tubuh nya begitu menenangkan.Tangan nya terangkat , membelai pipi halus , turun ke dagu yang dipenuhi rambut kecil , turun ke leher. Namun tiba tiba David dengan mata masih terpejam , membalik tubuh nya memunggungi sang gadis.


Begitu tubuhnya terbebas Aralia langsung turun dari tempat tidur menuju kamar mandi, tubuhnya terasa lengket dan perutnya juga lapar. Saat Aralia sudah didalam kamar mandi dan pintu tertutup, David membuka matanya.


" shiiittt......hampir saja aku ketahuan..."


" kenapa dia tiba tiba menegang....."


"arrrgghhh...aku harus segera bertemu air dingin..."


David beranjak dari tidur menuju ke kamar mandinya , dengan segera menanggalkan seluruh pakaiannya dan menghidupkan shower , membasahi tubuhnya dengan air dingin.


"sial....cuma karena sentuhannya saja , aku bisa seperti ini...."


David keluar dari dalam kamar mandi setelah menuntaskan sesuatu yang belum tuntas...

__ADS_1


derrrttt..derrttt....


" saya sudah menyiapkan semua yang anda butuhkan dipantai. Makanan juga sudah saya siap kan di meja makan, saya akan kembali sore hari karena harus terjun langsung kelapangan dan bertemu Paman Sam guna membicarakan kelanjutan proyek ini." Daniel.


Sebuah pesan dari asisten serta tangan kanannya Daniel baru saja membuat senyum David merekah.


*************


David benar benar mengabulkan ke inginan Ara bermain air di pantai. Setelah mereka makan pagi yang di lakukan pada saat jam menjelang siang. Mereka langsung menuju ke pantai.


David mengajak Ara bermain Sebuah bola besar yang bisa dimasuki oleh Ara dan David, bola besar itu diikat di sebuah jetsky dan membawa mereka ketengah pantai.


David juga mengajak Ara mengendarai jetsky dan menaiki banana boat , mereka memutari sepanjang pantai.


Sore hari nya mereka melakukan Diving menggunakan kapal diving yang sudah Daniel siap kan beserta perlengkapan menyelam di air dan juga pelatih nya yang sangat profesional. Menyusuri pantai mencari kedalaman air yang memiliki pemandangan yang indah.


Mereka menyelam ke dalam air, melihat ikan warna warni berkeliling disekitar terumbu karang.



" kau senang????" tanya David memandang gadis yang duduk disampingnya. Dibalas senyuman yang sangat cerah dari sang gadis.


David memegang tangan kanan Aralia , menaruh di pangkuannya. Aralia tertegun menatap David. Yang ditatap diam lurus menatap kearah depan.


" jadi lah kekasihku...tetaplah disampingku, bahagialah bersamaku..."


David menoleh ke samping, menatap wajah sang gadis, seperti yang saat ini sedang Aralia lakukan.


" Aku tidak tau, kapan hati ini mulai jatuh cinta padamu, tapi perasaan ini tulus.."

__ADS_1


" ARALIA ZAHRA , aku mencintaimu..."


" Will you be my girlfriend..???"


Aralia diam , menatap David dengan mata berkaca kaca...


" kau tau Tuan, hidupku penuh dengan lika liku...bahkan aku merasa hidupku seperti sebuah perjalanan yang sudah di atur seseorang...bagaimana jika suatu saat nanti kau akan kecewa dengan diriku..???"


" bagaimana jika aku memiliki sisi lain yang aku sendiri tidak ketahui...???"


David menggenggam kedua tangan Aralia dan membawa gadis itu kepelukannya.


" jika kau merasa bahwa ada sesuatu yang salah dengan hidupmu, mari kita cari tau itu semua bersama sama, aku tak akan membiarkan kau sendiri..." ucap David.


" Tapi bagaimana jika nanti setelah Tuan tau dan ternyata tidak sesuai keinginan kita????, aku takut Tuan akan pergi meninggalkan diri ini..."


Aralia menatap David, air mata itu menetes tanpa persetujuan dipipi mulusnya. David menyeka air mata Aralia. Bibirnya mencium kedua mata basah itu, mengecup kedua pipi yang mulus, lalu mencium bibir tipis berwarna pink dengan sangat lembut.


Tangan nya menahan tekuk leher Ara, memperdalam ciuman, menggigit kecil sisi bibir Aralia mencari celah , saat bibir itu terbuka sesuatu yang lunak berlenggak lenggok di dalamnya, mengulum bagian bawah kemudian atas dan masuk kembali kedalam bertukar saliva dengan mata yang sama terpejam. Begitu merasa sang gadis terengah engah seperti kehabisan nafas, David melepaskannya. Menatap wajah ara dan menyapu bibir nya yang basah akibat perbuatannya.


" percaya padaku..., hanya percaya padaku saja" ucap David sambil mengelus pipi Ara.


Aralia menatap David , menggangukkan kepala dan tersenyum.


' kita akan tau bersama sama setelah ini' David.


*


*

__ADS_1


*


@ara ❤


__ADS_2