Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Lion King


__ADS_3

Dua orang bersembunyi menutupi wajahnya dengan majalah yang terdapat di ruang tunggu Hotel.


David dan Daniel keluar dari hotel menuju mobil yang telah disiapkan di depan Lobby.


" mereka keluar..."


" kita ikuti...???"


" bos hanya bilang untuk membawa gadis di foto itu..."


" gadis itu tak akan keluar jika tidak bersama kekasih nya..."


"Jadi bagaimana...???"


" kita tunggu gadis itu keluar..."


" bagaimana kalau kita tunggu di toko depan...???, perutku lapar..."


" oke.., aku juga.."


kedua pria itu berjalan keluar Hotel menuju restoran cepat saji yang ada disebrang jalan. Saat hendak mendekati Restoran, sebuah benda menempel di pinggang mereka.


" mati atau ikut..."


" siapa kalian...???"


" lurus kedepan , masuk ke mobil..."



Saat mereka berdua masuk ke dalam , ada dua orang di belakang mereka membekap mulut dengan saputangan yang telah dibubuhi obat bius.


" bawa ke markas yang ada di sini..., tunggu perintah selanjutnya dari bos..."


" jangan lupa ikat mereka, agar saat siuman tidak merepotkan.., jika mereka kabur, kalian berdua.. MATI..." seseorang memperagakan seperti menebas leher, membuat yang di dalam mobil menelan ludah nya.


"ba.. baik , Tuan.." ucap mereka berdua ketakutan.


derrrttt...derrrttt... ponsel Daniel bergetar.


" musuh sudah di amankan, 2 orang , mereka di kirim ke markas yang ada disini.."


" dihabisi sesuai perintah atau.....????"


Diseberang telepon diam tampak berpikir....." bawa ke markas , jangan habisi dulu..."

__ADS_1


" kami kesana siang ini..."


tut..tut..tut...


Daniel menghampiri David yang sedang melihat 85% proyek yang sudah hampir selesai.


" apa anda ingin makan siang ..., Tuan???"


" dimana mereka.." David seperti tau maksud Daniel.


" markas.."


" kita kesana..."


" Tuan..." Daniel terlihat kesal.


David hanya terkekeh kecil..." Restoran di depan sepertinya menggiurkan..."


Daniel menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah Tuan mudanya yang menyebalkan.


Setelah selesai menyantap makanan, David beranjak dari duduknya diikuti Daniel menuju mobil yang akan menggiring mereka ke Markas.


Daniel melihat Tuannya sedikit gelisah..., sedari tadi Tuannya memainkan ponsel menghubungi seseorang tapi tak ada jawaban. sekita 15 menit ponsel Tuannya tersambung, mendengar siapa yang membuat Tuan mudanya gelisah dari tadi Daniel hanya menggelengkan kepala nya pelan tak percaya.


" kenapa baru angkat teleponku..."


" Ck, memangnya kamar mandimu seberapa luas sampai harus begitu lama mengangkat telepon..???"


"......"


" kau sudah makan...???, pelayan itu sudah mengirim makanan ke kamar kan???"


"......"


" bagus..., setelah ini istirahatlah, nanti sore dandan cantik, kita kerumah Paman..."


"....."


" kau gila..., aku tak suka penolakan..."


"......"


" tidak usah banyak alasan, nanti sekitar jam 5 akan ada seseorang mengantarkan gaun dan asesoris yang harus kau kenakan..., saat kujemput kau harus sudah siap..."


tut...tut...tut...

__ADS_1


David mematikan ponsel sepihak , menampilkan wajah yang ditekuk, serta bibir yang maju karena kesal....."menyebalkan...apa yang dia khawatirkan sebenarnya...???"


Mobil sampai di sebuah gedung tua. Seseorang membuka gerbang besar yang menjulang tinggi. Mobil masuk ke dalam, tampak beberapa penjaga menunduk hormat saat melihat mobil Tuan mudanya datang. Daniel membuka pintu belakang, Tuan mudanya keluar dari mobil masih menggunakan setelan jas yang dipakainya tadi pagi.


" Selamat datang Tuan..."


" dimana mereka...????" daniel yang menjawab.


" di dalam ,Tuan. Ruang eksekusi..." jawab penjaga disana.


" hmmmm...." Daniel dan David menuju keruangan yang telah di tunjukkan oleh pengawal mereka.


Di dalam ruangan , tampak dua orang dalam posisi terikat di atas kursi dengan mata dan mulut tertutup. David menatap Daniel sebelum menjatuhkan bokongnya disalah satu kursi di depan mereka.


" buka penutup mereka..." perintah Daniel.


CLASSSHHH


SREKKK...


SREEKK...


Mata mereka mengerjap menyesuaikan dengan cahaya yang ada di dalam ruang itu. Mulut itu menjerit kecil karena kesakitan perekat di mulutnya dibuka paksa.


" selamat datang, di markas kami.... MARKAS...THE LION BLACK..."


David menyeringai menatap ke dua penjahat di depannya.


" dia...????"


" LION KING...?????"


*


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


@ara❤


__ADS_2