
Pagi ini di ruang tamu yang lumayan besar , nampak berkumpul seluruh penghuni istana Richard...
Tv berukuran besar sedang disambungkan melalui sebuah ponsel yang saat ini menampakkan dua wajah tersenyum senang...
" Kakak....." teriak duo J
" bagaimana kabarmu, sayang...???"
" jauh lebih baik....."
" syukurlah...., akhirnya kau selamat...."
" maaf sudah membuat semua orang cemas..."
" jangan pikirkan yang telah terjadi, pikirkan kesehatan mu saja..., fokus pada itu dulu...."
" iya mommy...."
" Maaf karena kami belum bisa melihat mu secara langsung....."
" Ibu..., bukan nya semua itu karena kakak...???"
" ssstttt...."
" karena kakak...???"
" ah...., tidak....., mereka hanya asal bicara...."
" kami bicara benar, kakak ipar, kakak ku yg tampan itu melarang kita semua ke rumah sakit...."
Aralia menatap sendu pada pria di samping nya....
" kita akan segera pulang, jadi lebih baik bertemu mereka dirumah...., lagipula udara rumah sakit terlalu menyesakkan, ditambah lagi , mereka terlalu banyak honey...., polusi udara...."
" baiklah..., Rey sudah datang..., pasien harus di periksa secara berkala...." ucap David.
" Ya...., cepat lah sehat dan cepat lah pulang...."
" lekas sembuh....." teriak semua orang...
Tittttt......
Rey bersama dua perawat membawa rak berjalan dengan beberapa alat medis di atas nya....
Pemeriksaan Nafas, detak jantung, mata, mulut , ketukan palu di lutut, terakhir selang infus....
" semua baik..., jika terus seperti ini, kemungkinan besok bisa pulang...."
" really...???"
__ADS_1
" iya , Nona..."
Tok...tok...tok....
Setelah mendengar suara mengizinkan masuk, Tampak Daniel membawa sebuah tas , berdiri disamping Tuan nya dengan tatapan datar.
" apa kau akan pergi...???"
" tidak..., aku akan menyelesaikan beberapa dokumen di sini..., aku tak ingin jauh dari mu sebelum kau di nyatakan sembuh..."
" ahhh....., so sweet....."
Aralia melihat Dokter Rey mengambil sebuah botol kecil dan menyuntikkan cairan di botol ke dalam alat suntik itu...
" apa itu Dokter...???"
David menatap Rey sesaat, menganggukkan kepala pelan mengisyaratkan Rey agar bergerak sesuai rencana.
" Ini semacam cairan penetral racun Nona, tugas nya membersihkan racun yang masih tersisa di dalam tubuh pasien..., efek samping nya hanya sedikit mengantuk, dan kemungkinan nya pasien akan tertidur kurang lebih satu hingga dua jam, tergantung berapa banyak racun yang masih tersisa di dalam tubuh Nona..."
Aralia mengangguk..., lalu menatap David...
" aku akan tetap disini hingga saat nanti kau membuka mata..., Im promise..."
" dirimu akan jenuh..., lebih baik bekerja dan biarkan aku di jaga pengawal saja..."
" tidak..." tegas David.
" berapa lama reaksi obat itu bekerja...??"
" sekitar empat hingga lima jam, Tuan..."
" hmmm...., jaga dia selama aku tak ada..., tidak ada yg boleh datang selain dirimu atau orang orang kepercayaan ku...."
" baik, Tuan...."
David pergi meninggalkan kamar rawat kekasih nya, menuju mobil dengan Daniel sebagai sopir yang akan membawa mereka ke markas LION BLACK yang ada di Paris...
Sekitar tiga puluh menit , mobil mulai memasuki area taman yang sedikit rimbun..., ada dua markas di Kota Paris yang David buat , di bagian selatan Paris dan juga bagian hutan tersembunyi di kota Paris...
" Tuan , Bos..."
" di mana Ja*lang itu...???"
" di dalam sel, ruang bawah tanah...." ucap Jack setengah berlari mengikuti langkah David dan Daniel...
" buka pintu sel nya..." perintah David pada pengawal penjaga.
" baik, Tuan...."
__ADS_1
David tersenyum, saat melihat kondisi wanita yang terikat tangan dan kaki nya...., dan tak lupa mata dan mulut yang tertutup...
" buka penutup matanya..."
Pengawal itu kembali menurutin perintah majikan...
Sang wanita begitu tau siapa yang datang langsung meronta ronta meminta di lepas dan seperti ingin mengucapkan sesuatu..
David mencengkram rahang wanita itu dan menatap nya tajam..., karena besar nya kekuatan yang di gunakan untuk mencengkram, mata wanita itu melotot keluar menahan sakit...
" sakit...???, apa kau merasa sakit....???, perlu kau tau, sakit ini tak sebanding dengan sakit yang kuderita saat melihat nya hampir mati sekarat, melihat nya begitu menahan sakit dan juga mengeluarkan darah dari mulut serta matanya, apa tubuh ini ingin mencoba juga...???"
Wanita itu menggeleng pelan dengan susah payah....., menitikkan air mata ketakutan karena melihat pria yang selama ini menyayangi nya, kini bagai monster di depan nya...
" Tuan...."
Pria itu menengok ke belakang, nampak Jack membawa sebuah suntikan yang di dalam nya berisi sebuah cairan berwarna biru pekat...., membuat wanita itu semakin bergerak cepat, memberontak dan berwajah pucat...
David memperlihatkan sudut tipis di bibir nya...., menarik perekat dari mulut wanita itu dengan kasar... , dan menjauhkan diri dari wanita itu, melihat reaksi setelahnya.
SREEEKKKK....., Aaaaaaa", wanita itu berteriak kesakitan...
" David, aku mohon maafkan aku..., jangan lakukan ini padaku, aku mohon...., aku belum mau mati...., Aku mencintaimu David, aku melakukan ini semua karena aku mencintaimu...., aku mohon..." ucap Hana lantang dan keras.
" Mencintaiku....???"
" aku tau aku salah , aku tidak setia padamu, tapi itu semua karena aku merasa frustasi, aku merasa jenuh dengan hubungan yang hanya terjadi sepihak diantara kita..., kau membelengguku dengan banyak aturan tanpa cinta, padahal aku sangat mencintaimu..., tapi..., tapi..., dirimu sangat dingin, aku butuh kehangatan darimu, David..., bukan hanya status dalam hidupmu..."
David tertawa kencang, tawa yang begitu membuat orang begidik ngeri saat menatap nya...., kemudian ia diam dengan sorot mata yang tajam.
" ternyata hingga akhir kau tetap menyalahkan orang lain atas semua kesalahanmu....???, bodoh nya aku berharap mendengar kata maaf tulus keluar dari mulut mu....." Ucap nya dan kembali tertawa keras...
David kembali mendekat dan mencekik rahang wanita di depan nya....
" Da....da...vid...." wanita itu sulit berbicara dan bernafas...
David mendekati telinga gadis itu dan berbisik....
" jika kau berpikir aku akan langsung menghabisimu, kau salah besar...., aku bukan pria pemaaf...., dirimu mencari lawan yang salah....."
" Da..., Da..., vid........"
*
*
*
*
__ADS_1
@ara❤