Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Bersiap(1)


__ADS_3

Daniel datang malam itu seperti perintah Tuan mudanya. Memasuki ruang tamu yang disambut kepala koki saat di depan pintu.


" Tuan muda...???"


" dikamar Nona muda , Tuan..." menjawab sambil setengah menunduk.


Daniel memandang kamar Nona muda yang sebentar lagi mungkin harus ia hormati seperti ia menghormati Nyonya Besar. Suatu tugas kedua setelah menghormati dan mematuhi perintah Tuan muda nya.


" Aku tunggu di ruang kerja.." berjalan menuju ruang kerja dengan tas ditangannya.


Tak berapa lama Tuan muda yang ditunggu datang.


" Daniel..."


" Diruang kerja..., Tuan..."


"hmmm, suruh orang menjaga kamar kekasihku, aku tak mau dia berkeliaran selama aku tak ada...."


" baik , Tuan..." kepala koki menunduk dan segera pamit melaksanakan perintah majikannya.


David memasuki ruang kerja, duduk di sofa panjang yang telah terdapat sang Asisten disana.


" Aralia tak pernah koma..." Daniel mengerenyitkan dahi.


" Kesya koma setelah menyelamatkan Aralia. Peluru menembus punggungnya..., karena sesuatu hal yang tidak bisa di sebutkan, James memakai data kekasihku menutupi wajah asli Kesya, tentunya dengan bantuan orang dalam..." ucap David.


" waktu terjadi, saat kita ingin memulai bertarung dengan Red Devil, sesuatu yang menyebabkan Pimpinan mafia itu menarik seluruh pasukannya..., Kudengar gudang persenjataannya terbakar dan ratusan anak buahnya merenggang nyawa..."


" aku sudah bertanya, tapi Aralia menjawab tak tau..." ucap David panjang lebar.


" Nona Ara..., apa dia tau jika Kesya pimpinan mafia...???" David mengangguk..


" Ya, dia juga mengenal James..." Daniel terkejut, entah kenapa pikirannya menjadi semakin takut melihat masa depan Tuan mudanya.


" Tuan...." David dapat melihat keresahan yang saat ini terpancar dimata Asisten serta orang yang telah di anggap kakak olehnya.


" Aku tidak bisa melepasnya sekarang..." Daniel sendu mendengar ucapan David.


" bagi saya, sekarang belum terlambat jika ingin...., Tuan..."


" beban anda terlalu berat..., Jika selama ini saya selalu menurut apapun itu walau terdengar mustahil untuk dilaksanakan, tapi untuk satu ini...." Daniel memandang Tuannya dengan tatapan yang sulit diartikan.


David diam, tak berucap apapun, matanya hanya fokus melihat ke arah Daniel.


Daniel menghela nafas...." sekarang anda ingin apa..."

__ADS_1


David tersenyum tipis menanggapi kekesalan Asistennya. David tau, Daniel tak akan tega jika semua hal berhubungan dengan dirinya, sesulit apapun itu, bahkan jika harus menembus segala sesuatu yang dirasa orang mustahil, seorang Daniel akan sanggup melewatinya jika berurusan dengan kata David.


" kita ke Paris bertemu Tuan Richard. Tapi aku ingin kau dulu yang datang mengecek keadaan disana. Setelah aman baru aku kesana membawa Aralia..." ucap David.


Daniel hanya menatap David lalu geleng geleng tak percaya, Tuan nya ini sungguh keras kepala, apapun yang di pikirkannya terkadang membuat otaknya sakit. Daniel memijat pelipisnya sambil memejamkan mata didepan David, seperti berkata, aku pusing harus selalu menuruti perintahmu...., sedang yang dipusingkan hanya terkekeh kecil menatapnya.


" Semua akan siap besok pagi, saya ke kediaman Tuan Richard sedang anda dan Nona Aralia untuk sementara akan ditempatkan di Hotel..."


" hmmm..."


" saya pamit..." membungkuk lagi pergi, menutup pintu pelan , meninggalkan Tuan mudanya yang sedang terdiam menutup mata di ruang kerja.


" Maaf, tapi kini aku tak bisa mundur..." David.


***************


***************


Seseorang berjalan tergesa gesa menuju suatu Ruang, pintu terbuka menampilkan seorang pria duduk disinggasananya.


Brakkk.....


" hei..."


" Queen masih hidup...."


" kau kira aku buta..., aku pernah melihat foto itu saat transaksi, dan aku tak pernah lupa...."


" Dia di Paris...."


Seseorang berjalan lenggak lenggok menuju kursi besar.


" Kakak ku pasti dijaga seseorang..."


" apa maksud mu.., sayang..."


Cup ...


Menghampiri gadis dan mencium pipinya dengan lembut.


" dua tahun yang lalu aku menembak tepat di jantungnya, jika ia selamat harusnya ia hanya dapat terbaring kaku disana..."


" tapi aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, seseorang memeluk nya di bandara, ditemani dua pemuda kisaran 30an tahun, jika dilihat dari tampang nya, wajah mereka tak jauh sama seperti kalian..."


Wanita itu memicingkan mata menatap pria yang sedang marah di depan kekasihnya...

__ADS_1


" Dua pemuda..., seusia ku..???, dia langsung keluar bandara atau ada yang menjemputnya...???"


" aku tak tau pasti, karena seperti nya pemuda itu menatap padaku dengan tajam..., seolah sangat melindungi Tuan nya..., seperti telah mendapat tugas..." ucap pria itu lagi...


" jangan bilang pemuda itu mengenalimu, Alex...." Pria di depan nya terkekeh geli.


" kau gila Patton..., aku bahkan tak bertemu Queen saat transaksi itu berlangsung, bagaimana mungkin mereka tau wajahku..."


" seseorang itu apakah seorang pria atau...???"


" pria dan sepertinya kau mengenalnya..."


" apakah ini pria yang kau maksud...???" Wanita itu menyerahkan foto seorang pria dari ponselnya...


" kau benar..., dia pria itu...!!" Wanita itu terkejut.


" ternyata ini alasanmu selalu menjauh dariku..." Sandra.


Ya, wanita itu Sandra adik tiri Queen.., Sandra sangat menyukai James sejak ia mengenal cinta hanya James yang ada di hatinya, tapi sepertinya pria itu tak tersentuh. Semakin Sandra mendekat, pria itu semakin menjauh. Kini ia tau alasan kenapa James tak pernah terlihat bersama wanita manapun. Queen...., alasan nya adalah wanita yang menyandang gelar kakak yang selalu dibanggakan oleh semua orang bahkan mendiang ayah begitu sangat menyayanginya melebihi rasa sayang nya pada anak kandung.


" kau terlihat sangat kesal...????, kau mengenal pria ini...???"


" dia tangan kanan ayah ku..., dari awal kemunculan Queen, dia selalu membela Queen. Saat ayah meninggal pun , ia selalu melindungi wanita itu. Berbagai cara telah aku lakukan untuk menghancurkan dan membuangnya dalam kehidupan ku, Wanita itu selalu mendapatkan perlindungan. Aku sangat membencinya....???" ucap Sandra berbohong akan isi hatinya. Jika ia bilang hal sebenarnya bahwa ia menyukai pria yang selalu ia liat di dalam foto setiap menjelang tidurnya, pria di depan nya pasti akan membunuhnya.


Patton sang ketua mafia, terkenal diseluruh kota Paris karena sikap nya yang tak kenal kompromi. Tangan berdarah yang banyak membunuh orang tanpa mengenal ampun, tak peduli tempat tak peduli keadaan, membunuh baginya sudah mendarah daging, naluri setan dalam diri nya sebagai ketua mafia.


Sandra mengenal pria itu karena mereka punya misi yang sama mencari kakak tirinya. Jika pria itu ditugaskan mencari dan menghabisi kakak tirinya, Queen.


Sandra mempunyai misi melihat kematian Queen dengan mata kepalanya sendiri. Melihat kehancuran Queen dan merebut hati James adalah pilihan dalam hidupnya.


Karena itu Sandra bersedia menjadi kekasih Patton walaupun hati nya telah terpatri nama James. Semua demi misi nya menghancurkan sang kakak. Queenny sang ketua mafia, jabatan yang tak pernah bisa diraihnya, walaupun menjadi ketua dalam klan nya, tak ada satupun anak buah serta anggota sekutu yang menghormati dan menganggap nya ada, semua itu karena Queen.


" kali ini kau harus mati...." Sandra.


*please jangan cuma dibaca, kasih koment ke aku juga yah, siapa tau ada yang perlu di perbaiki.😁


* Beri likeπŸ‘πŸ‘πŸ‘ jangan lupa


*


*


*


*

__ADS_1


@ara❀


__ADS_2