Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
I'm Coming


__ADS_3

BOOMM......, BOOOMMM....


Suara dentuman beserta ledakan keras mengarah di Markas Red Devil sisi Selatan dan Utara.


" Kita diserang, siap kan pasukan...."


" senjata...., angkat senjata...., tembak..."


DOORR..., DOORR..., DOORRRR....,


Seluruh pasukan menembak asal kesemua sisi tanpa tau posisi musuh dimana.


CLAAASSSHHH.....


BOOMMMM.....


" Aaaa...." para tubuh kekar terpontang panting meregang nyawa.


" mundur..., mundur...., pindah posisi..." teriak seseorang pada seluruh pengawal.


Beberapa pasukan yang selamat mundur serentak menuju sebuah lorong...


" kita ke Timur, disana aman...."


Diruang utama, pria berjalan .....


" Alex, dimana Queen....????"


" Dia aman di dalam..."


" apa dia sudah siuman saat ini....???"


" belum, dia masih tak sadarkan diri ...."


Pengawal berlarian ke dalam gedung utama..., " Lapor, Bos..., pintu selatan dan utara diserang, beberapa bangunan di bom hancur lebur...., banyak pengawal mati dan hanya tersisa kami Bos...."


Pria itu Panik ...., " Delta..."


" di mengerti , Bos...."


Delta mulai menghidupkan seluruh CCTV baik dalam ruang, dalam gudang atau pun di seluruh tempat diluar gedung radius tiga km.


" musuh tak nampak ...."


" kau yakin...???" Patton mengerenyitkan dahi.


tiba tiba terdengar suara tembakan....


DOORR..., DOORRR...., DOORR..., DOORR..,


lalu suara kembali bersaut sautan memecah suasana...


" Aaaa....."


" Aaa...."


Tubuh tubuh kekar tergeletak tak bernyawa.


Mereka semua memasang mata mencari sang penembak.


" Dimana musuh kita...."


" Tembakan itu dari arah sana..."


" tembak...." teriak satu pengawal.


DOORR..., DOORR...., DOORR..., DOORR...


Panah melesat....


CLLAAASSSSHHH.....


BOOMMMM....


" Aaaa....." banyak tubuh loncat lalu tergeletak mati.


" lari..., selamatkan diri kita..."


CLLAAASSSHHH.....


BOOOMMMM.....


" Aaa....."


Lagi dan lagi terdengar dentuman yang keras.


" Sial..., cari lagi seluruh layar , Delta...., bagaimana mungkin kau tak bisa menemukan gadis itu..." teriak Patton.


Sementara dari jauh diluar markas, nampak seorang gadis tersenyum senang. Gadis itu bergerak dari posisi Selatan, Utara dan kini ia di posisi Barat, berdiri tegak di atas sebuah pohon, menggunakan tangan nya mengangkat sebuah busur dengan panah yang di ujungnya sudah dipasang rakitan bom miliknya sendiri.


Gadis itu membidik sasaran...., " jika hanya pintu penjagaan beserta isi nya yang hancur, sudah pasti tak akan seru kan....???"


" kita akan lihat, bagaimana jika gudang uang mu yang hancur...."


Gadis itu mulai membidik sasaran target..., mengincar sebuah ruang kecil di tengah dekat tempat penyimpanan senjata , posisinya tepat di pintu gerbang penjagaan arah Barat. Sebuah Laboratorium kecil tempat eksekusi organ organ tubuh yang akan di jual ke seluruh pemasok milik RED DEVIL....


CLLAAASSSS.....


BOOOOMMMM.....


Gadis itu tersenyum puas, dia kini tau dimana mereka menyembunyikan Queen , melihat dari beberapa pengawal yang menuju ke arah tersebut setelah Laboratorium musnah dan hancur. Ia yakin , baik Queen ataupun Patton ada disana.

__ADS_1


Gadis itu berbicara di balik earphone nya..., " James, terlacak...., Wanita ku ada di pintu Timur tepat nya di tengah posisi gedung...."


"86...., menuju sasaran..."


" Jack..., Mark...., lakukan perisai untuk jalan James dan Dokter Rey..."


" siap , Laksanakan...."


Di dalam gedung, pengawal mendekat guna melapor..., " mereka menghancurkan gerbang Barat dan laboratorium , Bos...."


" Apa...???"


Patton bergerak maju, tapi kemudian dilarang Gamma..., " biar aku yang kesana..., aku rasa mereka mencoba mengalihkan kita semua..."


" Ya, kau benar..., Alex keluarkan Wanita itu dari sana, aku yakin mereka bermaksud membebaskan wanita itu...."


Pria itu mengangguk dan mengambil kunci di saku celana..., membuka pintu, mengeluarkan gadis yang tertidur di brangkar ber roda dengan tangan dan tubuh terikat.


Disisi luar , empat pria bergerak masuk setelah dapat info dimana Queen berada.


Mark masuk ke dalam terlebih dahulu, seorang pengawal berdiri tegak membelakangi, Mark menangkap wajahnya dan....


KRETEKKK..., leher itu patah....


Dua pengawal melihat kearah mereka..., jack maju dengan pinsol yang telah dipasang peredam suara.


BLUUPP..., BLLUUPPP...


pengawal pengawal itu tumbang, kemudian dari arah sebaliknya datang lagi beberapa pengawal...


DOORR..., DOOORR...., DOORR...DOORR...,


" Aaa....." mereka tergeletak.


" Ara..." Gadis itu tersenyum.


" kalian arah sana, aku arah sini..., mereka pasti akan mengincarku..." para pria mengangguk.


" Honey..., aku dan Daniel mengamankan arah belakang...." ucap pria di balik earphone.


" hhmmm, kita ke titik utama , bersama sama..." ucap nya pada earphone.


" oke..."


" Daniel...???" panggil David.


" Sudah diposisi , Tuan..., Aku menuju ruang tengah..."


" amankan lokasi dan bantu James selamatkan Kesya...."


" siap, laksanakan..."


Disisi lain........


Doorr....


Tembakan tertuju mendadak ke arah Gamma namun sengaja ia lakukan meleset memancing perhatian.....


" Shhiitt...., siapa itu...???" tanya Gamma.


" perlukah kita berkenalan...???" tanya pria itu tersenyum....


" David Savier...., kau...???"


" senang bertemu dengan mu , sobat..., kenalkan pemimpin pasukan yang paling terkenal dalam dunia mafia..., Lion King"


" Apa....???, kau ketua mafia....????"


" Lion King...????"


" itu artinya selama ini, musuh yang berada di belakang gadis itu, LION BLACK...???"


" Terkejut...???, atau kau mulai kagum pada organisasi kami.....???"


" Ciiihhh...., mati saja kau..."


KREKK...KREEKK.... mulai mempersiapkan senjata.


Dooorr..., Doorrr...., Dorr...


Doorr..., Doorr..., Dorrr...


tembak menembak terjadi, tak ada yang mau kalah baik itu Lion ataupun Gamma.


Lion dan Gamma saling maju dan menendang tangan yang memegang pistol


Bugh...


pistol terlempar jauh...., mereka melihat arah pistol terjatuh, lalu perkelahian terjadi....


Bugh...., pukulan mengarah ke dada Lion, tertangkis.


Baagghh....., tendangan mengarah perut Gamma, tertahan tangan.


BUGH....BUGH.... Saling meninju, dan saling mundur ke belakang....


Lion maju kembali, mengarah pukulan ke pipi..


Bugh...., berhasil..., Darah segar mengalir di sela sela bibir...


Lalu....

__ADS_1


BUGH....., Tendangan keras David ke arah perut membuat Gamma tersungkur dan mundur beberapa meter.....


Mata masing masing mengarah pada pistol yang mendekat di samping tempat Gamma terjatuh, membuat David sang Lion King berlari sambil mengambil sesuatu di belakang pinggangnya dan melempar ke arah Gamma sesaat sebelum peluru melesat.


CLASSHH...


DOORRR....


BRUGGHH....., Tubuh Gamma jatuh tersungkur tak bernyawa dengan darah mengalir dan pisau tertancap di leher.


Sedang David, terlihat menahan nafas sesaat lalu tak sadarkan diri saat peluru melesat ke arah dada.


" Tuan...,???, Tuan muda....???, are you okay , Tuan...???" pengawal mencoba membangunkan Tuannya...


David bangun , memegang dadanya yang sedikit nyeri..., " pria itu...???" David mencari sosok pria yang menembak tubuhnya.


Terlihat pria itu tergeletak tak jauh dari tempat nya pingsan, seorang pengawal mengecek denyut nadi..., " dia mati..."


David mengatur nafasnya, duduk dengan satu tangan bertumpu di kaki kiri yang sejajar dengan dada.


" kita harus ke ruang tengah..., berkumpul bersama yang lain..."


" baik Tuan..." para pengawal menuntun David yang terlihat lelah.


Sementara di posisi lain........


" Bos..., gadis itu bergerak menuju kemari..."


" bunuh gadis itu..."


" baik bos..."


Delta memanggil pengawal , dan menyuruh mereka bergerak menuju arah gadis itu kini berjalan.


" itu dia , gadisnya...." teriak salah satu pengawal...


" tembak..."


DOORR..., DOORR..., DOORR...


Aralia meliak liuk kan tubuhnya, salto ke kanan dan ke kiri, satu peluru melitas di sisi kanan memotong rambutnya....., tersenyum tipis lalu bergerak lurus memegang senjata di masing masing tangan....


Doorr..., Doorr..., Doorr.....,


" Aaa...."


BRUGH.....


Gadis itu tersenyum puas....


" kini giliran mu, sang hacker..." ucapnya memandang pria yang tersungkur tak jauh dari mayat mayat yang tergeletak.


Pria itu bangun dari posisi, menatap ke arah sang gadis....


" Well...., pertarungan cara jalanan, Atau...., dengan cara mafia....??" tanya gadis itu.


" aku lebih suka gaya jalanan..." jawabnya.


" terpenuhi...., lawan aku sekeras yang kau bisa..., atau kau akan mati dengan cepat..." ucap nya mengambil ancang ancang...


FIGHTING.......


BUGHH...., pria menyerang tertangkis tangan.


BUGHHH..., Tendangan dilayangkan, gadis menangkap satu kaki, menarik nya hingga membentuk sudut lurus.


Hap...., Pria itu menahan dengan otot tangan.Lalu berdiri dengan posisi sedikit terbang.


BUGH..., Kali ini sang gadis menendang arah dada, pria itu terpukul mundur...


" Aaaaa...." teriak pria itu maju.


BUGHH...BUGHH...BUGGHHH...


saling tendang menendang, lalu mundur, mengatur nafas...


" Aaaa....." teriak gadis berlari....


BUGGGHH...., tendangan putaran terbang di arahkan


BRUGGG....pria tersungkur....


" Aaaa...." wanita itu meloncat terbang, menarik sikut kaki mengarah ke dada pria.


BUGGHHH....


Darah menyembur dari mulut pria..., " Aa..." pria itu mati.


" Cihhh..., pergi saja ke neraka...." ucap nya seraya berdiri menatap mayat pria di bawah kakinya.


Gadis itu tersenyum iblis, menaikkan satu alis dengan pandangan lurus....


" Patton...., I'm coming....."


*


*


*


*

__ADS_1


@ara****❤


__ADS_2