Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
cinta sedikit tua


__ADS_3

Daniel terdiam sesaat menatap semua orang dalam ruangan....., Saat tadi ponsel berbunyi Daniel sengaja menyalahkan suara nya, kini ketiga pria disana terdiam , David dan Jack menatap Daniel yang masih tertunduk....


" kau harus menyelesaikan yang belum selesai...., x ini..., kau harus pastikan dengan tangan mu sendiri kalau masalah ini selesai hingga ke akar nya...." David x ini memulai pembicaraan.


Daniel menghapus air mata yang sedikit menggenang di sudut mata. Dia mengangkat telepon dan menghubungi seseorang...


Tut....tut....tut....


" Rey...., aku membutuhkanmu...." ucap nya saat di telepon.....


"......."


" aku menunggu...."


Tut...tut...tut....


Daniel tau sekarang Rey pasti sudah bergerak mengikutinya...., Tatapan akhir saat itu mengisyaratkan Rey tetap ingin bersama Daniel....


Begitu pula Rey, pria itu begitu yakin Daniel akan menghubungi nya, karena itu dia kembali kerumah dan mengambil ponsel cadangan nya. Daniel membutuhkan nya..., Daniel satu satu nya keluarga bagi Rey..., tak peduli apapun perkataan Daniel, Rey yakin Daniel tetap kakak nya.


" aku akan menyusulmu kak....., tunggu aku...." ucap nya.


Jack diam....., jika di bilang terkejut itu pasti...., tapi sejujurnya ada hal yang selalu ingin dia tanyakan...., bagaimana seorang Daniel bisa mengetahui itu semua. Bagaimana seorang Daniel dapat meraba mana musuh mana teman...???


Saat mata itu bertemu..., Daniel hanya terdiam tak menjawab, tak ada satu pun kalimat yang keluar dari bibir nya....., membuat Jack enggan bertanya karena situasi tak mengizinkan...., yang sekarang harus dia lakukan, diam, tenang , fokus dan mempersiapkan tenaga untuk segala kondisi ke depan nya.


***************


Disebrang sana....


Mark sudah sampai ketempat tujuan, bukan markas yang di tuju, tetapi rumah tua peninggalan kedua orang tua nya. Mark menatap seluruh pasukan...


" kalian berjaga jaga...., dan tetap awasi semua hal yang mencurigakan...."


" baik, Bos..."


Mark masuk ke dalam rumah tersebut..., seorang pelayan tua menyambut nya...


" Tuan muda..., apa benar ini anda...???"


" Ya bi...., perkenal kan ini Jenni dan ini Jessi, mereka akan tinggal sementara waktu disini...."


" ach...., mereka berdua cantik..., jadi mana yang akan menjadi nyonya muda, Tuan...???"


" Aaaa, itu...., Aaa???" JJ saling mangap syok...


Mark tersenyum..., " mereka berdua majikan ku, Bi...., tidak ada yang akan menjadi nyonya muda..., lagipula derajat mereka terlalu tinggi..."


" kakak ini bicara apa, derajat siapa yang tinggi...???, kita ini adik kakak yang cantik.., derajat kita sama..." ucap Jen bergelayut manja...


Deg...deg....


" maaf , Nona..., aku rasa Tuan muda akan segera menebas leher ku begitu tau kau mengayunkan tangan mu seperti ini..." ucap Mark seraya berusaha melepas.


" kakak ga asik..." keluh Jen


Jes hanya tersenyum..., dia tau Jen menyukai Mark, tapi untuk perasaan Mark..., masih abu abu tak teraba...


" jangan ganggu kakak..., dia pasti sibuk..., pergi saja kak, biar kami disini..." ucap Jes pada Mark.

__ADS_1


Mark menatap Jen yang cemberut dan menjauh, lalu menatap Jes yang kini ada disebelah nya.


" jaga adik mu..., dia agak sedikit bar bar..., aku kawatir pada nya..." ucap Mark mengacak acak rambut Jessi


Jes mengangguk..., " pergilah, Jen aman bersamaku..."


Mark segera melangkah pergi meninggalkan tempat itu tapi saat dia hendak masuk ke mobil, Jen berlari memanggil nya dan karena terlalu tergesa gesa, ia terjatuh....


" Jen...." teriak Mark spontan...


Mark berlari mendekati Jen..., " Mana yang sakit..., apa kaki mu baik baik saja...???"


" aaawww...." Jen berteriak kecil saat Mark memegang mata kaki nya.


" Ck....., kenapa setiap kali kau berlari, kau pasti terjatuh , Nona....???" tanya Mark kesal, Dia mengangkat tubuh Jen dan membawa masuk ke sebuah kamar.


Jen menatap sekeliling ruang sementara Mark mengambil sesuatu..., Mark Datang membawa kotak obat...., sementara Jes jangan di tanya, dia cukup pintar untuk tidak mencampuri urusan percintaan seseorang...


Mark mengobati luka Jen..., " aaawww, pelan pelan kak...."


" ini sudah pelan , Nona...." jawab Mark...


" sudah....." Mark menutup luka nya dengan teliti.


" jangan sampai terkena air dulu..., jika ingin mandi angkat kaki anda tinggi tinggi seperti ini...." ucap Mark sambil mempraktekkan.


Jen melihat aksi Mark dan mengangguk.


" apa kakak akan kembali kesini....???"


"tentu, Nona...., bagaimana kalian bisa pulang jika tidak di jemput...."


" kenapa kakak terlalu sibuk ....., semua orang terlalu sibuk...., bahkan kini Jessi juga sibuk dengan kekasih nya..."


Mark tersenyum, mengelus rambut wanita di depan nya, dan mengecup kening gadis itu sesaat...., mata itu saling menatap....


" kakak..." Jen terkejut...


" aku tau perasaan mu, tapi...., sangat sulit untuk mendapatkan restu itu...., bukan karena kau majikan dan aku anak buah, aku tau bukan itu masalah nya, tapi...., umur kita terpaut lumayan jauh...., aku kawatir kakak mu tak akan memberi izin...., kau berhak bahagia di masa muda mu saat ini..., dan yang pasti itu tidak ada pada pria matang sepertiku...."ucap Mark menjelaskan semua secara pelan.


" Jadi kakak sudah tau...???" Jen menatap Mark.


" hmmm..., aku tau semua nya..., aku selalu mengecek semua yang kalian kerjakan secara teliti karena itu memang tugasku..."ucap Mark menjelaskan lagi.


" dan kakak diam saja....???"


" kau ingin aku berkata apa...???, aku tak bisa melihatmu menagis, kau tau itu kan...???"


" kakak jahat..." Jen memukul dada Mark


" kakak jahat...." masih terus memukuli...


Mark mengambil kedua tangan dan memeluk tubuh kecil itu....


" aku harus pergi, ada nyawa yang harus di selamatkan...." Mark masih terus memeluk tubuh yang merinta ronta...


" aku mohon jangan menangis...., aku akan kembali..." tubuh itu terdiam...


" aku akan kembali menjemput mu , Tuan putri...., aku mohon tetap lah disini , tetaplah dikamar ini..., ini kamarku..., saat aku seusia mu..., aku tinggal disini..., tapi semenjak masalah orang tua ku berdatangan dan mereka meninggal..., aku tak pernah kembali....."

__ADS_1


Mark menatap Jen...., " jadilah Tuan putri yang penurut, aku akan datang menjemputmu setelah semua selesai..."


" tidak mau..., aku tidak mau jadi tuan putri..."


Mark mengerutkan Dahi..., biasa nya gadis itu senang Mark panggil tuan putri..., apa karena dia sedang marah...???


" kenapa...???" tanya Mark


" aku tidak punya pangeran..." jawab Jen asal.


Mark tertawa keras...., jadi itu masalah nya, karena penolakan Mark dia marah...


" jangan tertawa kak...."


" aku akan carikan anda pangeran nanti...."


Tiba tiba Jen memeluk Mark...


Deg...deg...deg...


Mark membeku..., " sial tubuh ku tak bisa di kendalikan...." batin Mark...


" aku suka kakak...., jika Bibi kesya bisa bersama Paman James hingga tua..., kenapa aku tidak boleh suka pada pangeran ku yang sudah sedikit tua....???, pastikan saja kakak mendapat restu itu..., urusan cocok atau tidak, nanti akan di ketahui setelah kita saling mengenal...."


Jen melepas pelukan nya....., Mark masih di posisi patung nya....


" kak..., kenapa diam, katanya ingin pergi....???, sana pergi..., aku akan disini saja menunggu..."


Mark masih terdiam...., Jen tersenyum, mencium pipi pria itu..., membuat mata Mark berkedip syok...


Mark menatap gadis di depan nya..., gadis ini sangat berbahaya...., segala cara sudah dia lakukan agar menjauh, bahkan tugas dari Tuan nya berkeliling Dunia pun akan dia lakukan agar bisa menghindar dari gadis satu ini..., tapi....


" acchhh...., shiiittt......, aku rasa aku benar benar mencintainya....." ucap Mark dalam hati.


" kak...." Jen mengangkat tangan nya berdada dada di depan Mark...


" kak....???"


Mark tersadar dan bangun....., " aku harus segera pergi..., tetap disini...." teriak Mark setengah berlari keluar...


Mark masuk kemobil dan menutup pintu mobil...., dia menetralkan jantung nya....


" Ya Tuhan...., aku sudah gila...." ucap Mark....


Iringan mobil dan kendaraan di belakang Mark pergi meninggalkan tempat itu dengan seseorang nenatap keoergian nya dari balik jendela....


" aku menunggu....."


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


@ara❤


__ADS_2