Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Abella Abrail


__ADS_3

" Hanya malam ini..., ayo pergi....., aku sudah lelah...."


" tapi kaki...ku sakit..., aku tidak bisa bangun...." rengek gadis itu menunjuk kaki nya yang luka.


Daniel menghela nafas lagi...., " astaga...., mimpi apa aku...." gumam nya.


Daniel menggendong gadis itu masuk ke dalam mobil menuju penginapan tempat nya kini di Paris.


Derrrtttt....Derrtttt.......Derrrttt......


" Jessi.....???"


Tiba tiba ponsel nya berdering dan menunjukkan nama sang adik kesayangan...


" Dengar..., aku akan mengangkat VC ini, aku harap kau diam, tak bersuara ataupun bernafas kencang..., atau kau akan ku lempar keluar...., Paham...???"


Gadis itu mengangguk takut saat melihat wajah dingin pria disampingnya.


" memang nya aku patung apa,gaboleh bergerak atau bernafas..????"


Daniel mulai menghubungi balik nomor yang sudah menelepon nya tadi melalui VC.


Derrttt...derrrtt...deerrrtt.....


" hallo...."


" KAAKKAAAKKK......"


Daniel langsung menutup telinganya...


" berhenti berteriak teriak , Nona..." ucap nya tegas... , pada kedua makhluk yang nampak di layar Ponsel..., Jessi dan Jenni.


" Kakak kenapa pergi ga ngasih tau kita sih....???, kita kan kangen ...., kakak dimana...???"


" sedang ingin kembali ke penginapan, Nona..."


" kami kesana ya...???"


" tidak..., besok pagi pagi sekali, saya akan kerumah sakit dan malam ini ada beberapa file yang belum tuntas, jadi saya tak ingin di ganggu oleh kurcaci seperti kalian..."


" KAKAKKKKKK......"


" astaga , Jessi...Jenni..., kasian kakak kalian..." ucap wanita di belakang.


" malam , Nyonya..."


" malam, Daniel..., maaf saat dirumah sakit tadi aku tidak menyapa..."


" tidak apa apa , Nyonya besar, saya tau kondisinya tadi sangat tegang..."


" terima kasih sudah mengurus semua akomodasi selama kami disini...."


" sudah tugas saya, Nyonya..."


" Daniel....."


" ya, Nyonya...???"


" ah.., tidak jadi, good night ,Daniel..."


" good night....., kakak...."


tut.....tut...tut....


Daniel tersenyum, menaruh ponsel nya kembali dan mulai melajukan mobil.


" Nona....????, Nyonya....????, kakak....???"


Gadis itu menatap nya sedari tadi.


" jangan bertanya hal yang tidak penting, karena aku tak akan menjawabnya...." tegas Daniel seraya tetap fokus pada jalan.


" astaga, pria ini..., bagaimana dia bisa tau apa yang aku pikirkan....???"


Mobil telah memasuki sebuah hotel besar. Daniel memarkir mobil nya pada tulisan parkir VVIP.


" turun..., ayo kita ke atas..."


" kau tinggal di hotel...???"


" menurutmu...???"


Gadis itu diam...


" aku juga hanya pendatang di negara ini..., ini tempat ku menginap..., mau ikut atau mau tidur di dalam mobil...???"

__ADS_1


" ikut..."


" Ck..."


Daniel keluar sudah ada orang yang menyambutnya....


" Bos...., ini pesanan Tuan muda..., sudah tiba sore tadi...."


" hmmm...." Daniel mengambil Paper bag itu dan terus berjalan.


Gadis yang mengikutinya, berjalan pelan karena kaki nya terluka.


" Tuan...., jangan cepat cepat...., sebenarnya kau ingin aku ikut atau tidak...." teriak nya protes.


Daniel mengusap kepala nya menahan nafas dan menghembuskannya kasar.


" gendong wanita itu..." ucap nya pada pengawal.


" tidak mau..., aku tidak mau gi gendong sembarang orang...." teriak gadis itu lagi.


" astaga...." Daniel kembali menghampiri wanita itu, menyerahkan paper bag padanya, kemudian menggendong nya.


" diam , kau berisik...." ucap nya menatap gadis itu.


Para pengawal yang melihat pemandangan langka seorang DANIEL SAMANTHA menggendong wanita selain Nona Jessi dan Jenni , semua nya tiba tiba memasang wajah seperti orang bodoh.


Daniel sampai ke lobby hotel dan satu pengawal memencet lift khusus untuk nya.Di dalam lift ada satu penjaga dan dia memencet tombol ke atas.


" Tuan..., kenapa tombol lift ini hanya dua...???"


Pengawal di dalam lift tersenyum , tapi tak berani menengok kebelakang.


" bisakah kau diam saja dan jangan banyak bertanya....???"


TING..... LIFT sampai di tempat paling tinggi di atas.


Beberapa pengawal menunduk hormat walaupun kaget kenapa sang Tuan menggendong wanita, tapi karena masih sayang nyawa, semua diam tak ada komentar.


Pengawal depan pintu membukakan pintu untuk mereka.


" pesankan aku pakaian ganti untuk gadis ini dan langsung taruh ke dalam..., aku lelah..."


" baik Bos..."


Daniel membawa wanita itu ke kamar dan menaruhnya dikasur.


" jangan mengubah posisi apapun di ruangan ini...., handuk ada di dalam lemari itu dan jangan sentuh kemeja ku..., kalau kau ingin pakaian ganti..."


Derrtt...,derttt....


" ya..."


" pakaian ganti nona , Tuan..."


" langsung ke kamarku..."


Seorang pengawal masuk ke dalam ruang dan mengetuk pintu..., Daniel mengambil paper bag dan menyuruh pengawal itu pergi menyiapkan makan malam.


" itu pakaian ganti mu... datang...."


Gadis itu mengangguk takjub..., semua seperti sulap..., pria di depannya sangat ahli, seolah apapun yang dia ucapkan semua pasti terlaksana.


" hei..., jangan melamun..., bersihkan dirimu dan tunggu lah makan malam datang...., aku pergi..."


****** Sementara di tempat lain......


Mobil memasuki sebuah pekarangan yang luas di kota Paris, seorang pria ber Jas rapih memasuki Masion tersebut.


" Abella...., dimana kau...., kakak pulang..."


Yang datang justru seorang pengawal.


" mana adikku...???"


" Bob....???"


" Tidak ada , Tuan..."


" apa maksud mu...???"


" Saat kami menjemput Nona di bandara, Nona meminta turun di tengah jalan dan membuat keributan di dalam mobil..., Nona memaksa turun denfan alasan ingin buang air kecil dan berusaha kabur, saat kami ingin memaksa nya pulang, seorang pria datang menyelamatkan Nona..."


" MENYELAMATKAN....???"


" Betul , Tuan..., Nona muda berteriak histeris seolah kami ini orang jahat, Tuan..."

__ADS_1


" astaga..., lalu bagaimana mungkin kalian bisa kalah pada satu orang pria..., HAH...???"


" Pria itu bukan orang sembarangan , Tuan..., dia jago berkelahi...."


" astaga Bella...."


" Nona kesal karena tuan tidak menjemputnya di bandara..."


" lalu sekarang gadisku ada dimana...., BOB....???"


" Saya sudah menaruh GPS pada selipan pakaian nona tapi saat ini GPS itu shdah tak aktif...."


" letak terakhir...???"


" Hotel ****...."


" Kau sudah mengetahui pria itu siapa...???"


" sudah Tuan, bahkan kalau tidak salah, dua hari lagi kita akan bertemu pria itu dalam terder kerjasama kita di Paris..."


" Who...???"


" TUAN DANIEL SAMANTHA...."


" What....????"


" Benar Tuan..., asisten kepercayaan dari TUAN DAVID SAVIER pebisnis no.1 di negara nya..., bahkan hampir di beberapa negara sudah tidak asing lagi pada mereka...."


" tapi...., bagaimana bisa adikku bersama dengan dia....???"


" itulah kenapa saya meminta anda pulang cepat malam ini dan bermaksud mengajak anda menjemput Nona muda..., karena jika saya lagi yang harus bertemu dengannya , yang ada saya akan mati konyol , Tuan..."


Pria itu menghela nafas. ..


" ayo pergi..."


" tapi apa tuan tidak mau ganti pakaian dulu ..??"


" tidak perlu..., ayo pergi..., kau yang menyetir..."


" baik tuan...."


Mobil melaju dengan kecepatan sedang membelah jalan raya yang sedikit padat di malam hari di kota Paris.


Kini mobil sudah memasuki halaman parkir, sang asisten membuka pintu mobil dan bergerak menuju Lobby...


" kau yakin pria itu ada disini...??"


" yakin Tuan..."


Tuan nya mengangguk tanda percaya...


" selamat malam , ada yang bisa kami bantu..???" ucap seorang resepsionis.


" apa Tuan Daniel Samantha menginap di hotel ini...." tanya pria itu pada Resepsionis.


Pengawal yang merasa nama Tuannya disebut mendatangi dua pria itu....


" bisa bicara disana , Tuan...."


"Ya..." Pria itu mengikuti pengawal penjaga.


" ada perlu apa anda dengan bos kami, Tuan Daniel Samantha..."


" Ooo..., kalian pengawal Tuan Daniel..."


" bisa sampaikan pada Tuan Anda, saya Leo Abrail ingin bertemu..."


" perihal...???"


" gadis yang di bawa ke hotel bersama dengan nya, itu adalah adik saya..., Abella Abrail...."


Pengawal itu tercengang...., menatap pria itu lalu menelepon sang Tuan diatas...


" silahkan menuju lift khusus untuk sampai ke atas..."


" terima kasih..."


*


*


*


*

__ADS_1


*


@ara❤


__ADS_2