Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
RESTU YANG MENJAUH....


__ADS_3

" Zahraaaa......"


Teriakan seseorang membuat nama yang disebut menengok ke arah suara.


deg....deg....deg.....


"Zahra...., aku harus pergi...."


" kemana....???, bukan kah kau janji akan selalu bersamaku....??"


" aku tak bisa menjelaskan nya saat ini...."


" Leo...."


" Aku sangat menyayangimu...."


" Leo...."


tes...tes...tes...hikss...hikss....hikss...


" aku mohon....., jangan menangis...., aku berjanji, suatu saat aku akan kembali..., aku akan membawamu pergi...., kita akan bersama lagi..., aku berjanji...."


Pria itu pergi dengan tergesa gesa...., meninggalkan seorang gadis yang mematung menatap kepergiannya.....


" LEEEOOOOOOO........."


deg.....deg.....deg......


" Kakak....., kau disini...., bagaimana kau bisa masuk.....???"


Pria itu tak menjawab pertanyaan sang adik...., tapi semakin berjalan mendekat pada wanita yang memandang nya dengan sendu...., seorang wanita yang menggenggam nya dengan ikatan "sahabat" yang Leo salah artikan sebagai sebuah rasa "cinta".....


Pria itu tersenyum...., " aku kembali....."


" Zahra....."


" aku menepati janjiku....."


Wanita itu memiringkan wajahnya dan mengedip kedipkan mata nya yang mulai berkaca.....


" Leo....???"


" ya aku Leo...., Leo mu yang terpaksa harus pergi......, tapi kini aku kembali...."


Wanita itu menegakkan pandangan nya dan tersenyum....

__ADS_1


Tiba tiba pria itu memeluk nya....., Wanita itu seketika mematung...., tak membalas pelukan dan juga tak menolak karena terkejut.....


" Lepaskan diaaa......"


PRANG........sebuah pot bunga pecah berserakan dengan sekali tendang.....


Membuat tiga orang disana terkejut.... , bahkan kini dua wanita itu ketakutan saat pria yang sedang esmosi setengah berlari.....


BUGHHH......,


" aaaa......, David....."


BUGHHH........,


" lepaskan kakak ku.....,"


BUGH....., BUGHHH.....


Tapi pria itu tetap memukul membabi buta tanpa bisa di cegah, ingatan Raihana berselingkuh menari indah di kepala nya....


" David lepaskan Leo.... , aku mohon....." teriak Ara.


Deg....deg....deg.....


Pukulan itu terlepas....., beeganti tatapan seorang pria yang membenci nya dengan tajam.....


David berjalan meninggalkan tempat itu tanpa memandang ke belakang...., Aralia pun tak bergerak dari tempat berniat mengejar...., sedang Daniel hanya diam menatap wanita nya....., Lalu pergi....


" Kak Sam...."


Daniel berhenti tanpa menoleh..., " pulang lah...."


Daniel berlari mengikuti sang majikan, membuka pintu dan pergi meninggalkan istana Richard menuju markas....


Pintu gerbang markas terbuka, mobil berhenti, David keluar tanpa menunggu pintu terbuka...., menuju sebuah ruangan dan mulai.....


PRANGK....


PRANGK.....


PRANGK.....


Daniel menghela nafas, menunggu suasana aman, saat sudah tak ada suara...., masuk kedalam ruangan dengan membawa dua pelayan yang disuruh tunggu di depan pintu.....


" kalian tunggu disini...." ucap nya pada dua pelayan.

__ADS_1


Daniel masuk dan kembali menutup pintu....


" tempat ini sudah tak bersisa untuk di hancurkan, Tuan...., ayo kita ke kamar saya....."


David diam menangis...., duduk di antara puing puing sampah yang berserakan...


Daniel mendekat...., mengangkat tubuh nya....., mengusap wajah itu menggunakan sapu tangan...., dan menggandeng tangan keluar ruangan....


" bersihkan semua nya jangan sampai ada pecahan kaca yang tertinggal...." ucap nya pada dua pelayan yang tertunduk...


" baik Bos...."


David mengikuti arah tangan Daniel membawanya...., Daniel menutup pintu dan mulai memeluk nya....


" jika Tuan ingin menangis....., aku persilahkan..."


David memeluk Daniel dengan erat...., seperdetik kemudian dia menumpahkan tangis nya disana....., tangis yang begitu menyayat....


" dia seperti ja*laang itu...."


" dia mengkhianatiku...."


" dia masih mencintai orang lain...."


" dia....."


Daniel diam mengelus punggung pria yang kini menangis bak anak kecil dalam pelukannya...., nampak jelas raut kecewa terukir disana...


" saya sudah menyuruh seseorang memasang CCTV di kamar Nona saat ini..., Tuan muda akan bisa menilainya sendiri...,apakah saat itu Nona hanya terkejut karena baru pertama x melihat Tuan Leo kembali, atau Nona memang mencintai Tuan Leo tanpa dia sadari..., keputusan ada ditangan anda setelah nya..., CCTV itu akan lenyap dan hancur dengan sendirinya setelah empat hari...., jadi saya mohon anda bijak dalam empat hari ini....."


" tidurlah Tuan....."


Daniel melepas pelukan itu..., bergerak meninggalkan ruangan..., tapi saat baru sampai gagang pintu....


" cara aku melihatnya....?


" tersambung langsung di Ponsel anda, dan juga TV itu....., anda tinggal mengganti channel khusus Nona Aralia..."


CEKREK.......,


" Daniel....."


Daniel kembali diam.....


" Cabut semua pengawal di depan kamar atau pun wilayah Richard...., pengawal itu hanya perlu menjaga dan mengikuti Ara kemana pun dia pergi....."

__ADS_1


Daniel hanya diam tidak menjawab..., dan pergi dari ruangan, menutup pintu dan bersandar di samping tembok....


" maaf, aku tak bisa melangkah jauh jika restu itu tak ada...., ABELLA ABRAIL......" Daniel


__ADS_2