Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Cinta Versi Nya


__ADS_3

Seseorang turun dari lantai atas begitu Ara meninggalkan butik tersebut....


" Tuan...."


" tunjukkan hasil foto mu...." ucap Daniel.


Manager itu menyerahkan foto foto hasil jepretannya....,Daniel menerima lalu menyerahkan nya pada Tuan muda nya. David menatap dan mengelus foto foto itu sesaat ada rasa sesal melihat baju itu hanya sampai di leher saja....


David sengaja tidak ingin melihat lewat CCTV karena jika dia melihat..., secara otomatis Daniel pun akan menyaksikan gadis nya berganti pakaian..., karena nya dari balik layar dia hanya mendengar suara gadis nya yang banyak diam dan sedikit bersuara...


"berikan ia gaun ini....." ucap David, menaruh foto itu di meja.



" untuk sesi garden party..., biar saja ia pakai keinginan nya itu...."



" tapi untuk malam hari saat acara dance..., beri ia pakaian yang sedikit tertutup..., bila perlu bakar gaun merah menyalah itu...., atau jika kau menginginkannya, kau boleh memakainya..., gratis untukmu...,tapi jauhkan gaun itu dari kekasihku......"


Mananger itu hanya menunduk dan menjawab...." baik , Tuan...."


" asyyiiiikkkk...., dapat gaun gratis....." manager itu tersenyum senang...


David meninggalkan butik di ikuti oleh Daniel...., menuju mobil dan membawa mereka membelah jalan utama kota Paris..., mereka kini tiba di Kantor anak cabang di kota Paris...


Tak berapa lama menginjak tempat parkir, ponsel Daniel berbunyi....


" hmmm...."


" Bos...., kami kehilangan jejak Nona muda..."


Daniel tampak diam tak menjawab..., menepikan mobil dan berhenti di jalur khusus....


" katakan dengan jelas...." ucap nya datar.


" Nona pergi menggunakan mobil pribadi keluarga Richard seperti biasa...., Nona tidak pulang ke istana tapi ke sebuah showroom mobil dan motor balap....., Nona membeli sebuah motor balap, dan saat kami kejar..., selang lima menit, Nona menghilang...., kami sudah mengitari tempat terakhir Nona menghilang dan berpencar sekitar lima belas menit..., tapi tetap tak menemukan petunjuk keberadaan Nona..."


" sudah telepon Paman...???"


" sudah, tapi kepala juru bilang Nona belum sampai...."


" tetap mencari..., hubungi markas, siapa tau Jack atau Mark bisa bantu...."


" baik Tuan..."


tut...tut...tut...


David diam...., menunggu penjelasan...


" Nona menghilang...."


David mengepalkan tangan nya...., diam tak bersuara...


" hubungi James...."


" baik..."


Daniel mengangkat ponsel nya tak berapa lama....


" Ya..."


Saat sudah tersambung Daniel menyerahkan pada David.....


" katakan jika Aralia ku ada disana...???"


" tidak..."


" shhiiittt....."


tut...tut...tut....


Kesya berjalan mendekat....


" siapa yang telepon James...???"


" orang salah alamat..., belakangan ini banyak yang menghubungi tapi tak ada yang ku kenal...., apa aku harus ganti no ponsel ya, sayang..."


Kesya mencubit pinggang pria nya....


" awww...., sakit , Honey...."


" selamaaaatttt....., untung dia tak curiga...." James...


Sementara di dalam gedung, David menunggu telepon dari seseorang...


tut....tut...tut....


" bagaimana Mark....???"


" jejaknya tak terlacak , Tuan...."


" shhiiiittt....."


tut...tut....tut.....


Daniel diam, tak lama dia memencet no ponsel yang tak seharusnya dia hubungi...


" kakak...."


" kau dimana...???"


" rumah...."


" dengan siapa...???"


" kak leo ..., dikamar nya...., apa terjadi sesuatu...???"


" apa Nona menghubungimu...."


" sejak kejadian sore itu kami tidak pernah bertemu lagi..."


" ya sudah..."

__ADS_1


tut...tut...tut....


Daniel menggelengkan kepalanya...


Tak berapa lama ponsel Daniel kembali berbunyi....


"Ya...., Tuan Richard..."


" Apa Ara bersama Nak David...???, tadi pagi saat berpamitan, Ara bilang Nak David tidak bisa pergi bersama, tapi Nak David akan jemput di butik...."


" anda tidak perlu cemas, Saat ini Nona ada bersama Tuan...., tapi karena terlalu lelah, Nona akhirnya tertidur pulas di dalam ruang Tuan muda..."


" syukurlah, aku dan istriku jadi tenang..., tadi kami sempat cemas sebab ponsel Ara tidak aktif hingga saat ini..., karena itu kami langsung menghubungi Tuan Daniel untuk memastikan keberadaan putri kami, Aralia....., maaf sudah menghubungi anda disaat saat waktu sibuk anda, terimakasih..."


" Sama sama , Tuan Richard...."


tut...tut....tut......


Kini baik David dan Daniel hanya bisa saling pandang.


David menatap keluar pandangan mobil...


" harus nya aku tidak semarah itu kemarin...., harusnya aku berusaha percaya...., dan seharus nya aku sadar, bahwa dia berbeda...."


Daniel diam...


Sekitar lima menit saling diam kembali, tiba tiba ponsel Daniel menyala....


Daniel mengerenyitkan kening nya....


" ABEL....???"


Daniel mengangkat panggilan ponsel itu....


"Ya...."


" apa Zahra hilang....???"


Itu suara Leo, bukan Abel....., Daniel melirik sang majikan yang masih diam menatap luar kaca mobil nya.....


" Ya...."


" bisa kita bicara.....???"


" seperti nya tidak....."


" aku tau dimana Zahra...."


Deg.......


Daniel melirik lagi posisi Tuan nya.....


" Apa....???" tanya David yang merasa di lirik.


" Tuan Leo ingin bertemu..."


" aku sedang tak ingin bicara dengan siapapun....."


Deg.....


David diam.....


" Tuan....."


" dimana.....???"


Daniel menghela nafas....


" dimana kita akan bertemu, Tuan Leo....??"


" aku ada pertemuan dekat dengan kantor kalian...., kita bertemu sekitar dua jam lagi...."


" anda sedang bercanda....???"


" tidak...., jika pria itu setuju , aku akan bertemu..., jkka tidak..., ya tidak jadi masalah untukku...."


Daniel diam.....


" baik kami tunggu...."


tut...tut...tut*....


***********


*********


Dikantor......


David geram karena ini pertama x nya dia disuruh menunggu seseorang, bahkan hingga dua jam......


BRAKKKK......


" brengg*sek....., apa pria itu sedang ingin mengerjai ku...."


" sabar, Tuan...., sisa sepuluh menit lagi..."


" dia telah membuat aku menunggu...."


" dia tau dimana Nona, Tuan....."


David mengusap kasar wajah nya...., Daniel benar....


Tok...tok......


Masuk pengawal dengan Leo di belakang nya.....


Hawa dingin menjalar saat Leo dan David bertatap mata...


" ekhemmmmm......, Tuan Leo..., silahkan duduk...." ucap Daniel sopan mempersilahkan...


Leo duduk bersebrangan dengan David....


" Ck..., disaat seperti ini saja , saat anda membutuhkan ku, anda masih bisa sombong....." Leo

__ADS_1


" Bagaimana rasanya.....???" tanya Leo.


David diam mengerenyitkan kening...


" bagaimana rasa nya menunggu dua jam lebih lima menit....???"


" rasa nya....???" tanya ulang David...


" Ya, bagaimana rasa nya.....???" ucap Leo.


" Rasanya , aku ingin menghajarmu sekali lagi..., dan mungkin x ini pukulan ku tak akan meleset....."


Leo begidik ngeri...., tapi berusaha santai....


" kau pikir, aku tidak tau klo sekarang kau sedang gugup...." David seakan ingin menertawai pria di depan nya.....


" Zahra......, dia....., Dia telah jatuh cinta...."


David diam......


" anda tau versi cinta menurut Zahra ku.....???"


" Ck...." David sudah mulai mengeluh saat pria itu menandai kepemilikan nya....., tapi biar bagaaimana pun esmosi nya harus terkontrol ...


" katakan....." ucap David


Leo tertawa kecil...., " jadi anda tidak tau...??" Leo menggelengkan kepala sambil terus tertawa kecil..


" saya mohon, langsung pada inti saja , Tuan Leo...., jika terlalu lama, saya rasa bukan hanya Tuan David yang ingin menghajar anda, tapi juga saya....." ucap Daniel datar.


" Ck....., aku bingung , bagaimana dua wanita terindah ku, bisa jatuh cinta pada pria seperti kalian....???, tidak Bella adik ku...???, tidak juga Zahra cinta pertamaku....???, Ck...."


Daniel tersenyum mengejek...., " karena kami memiliki standar diatas rata rata, Tuan...., siapa pun tidak mungkin menolak saat kami jatuh cinta...." ucap nya.


" langsung saja pada inti nya......." ucap Leo kesal setelah mendengar Daniel bicara.


David dan Daniel hanya tersenyum melihat wajah Leo yang mulai cemberut...


" tapi sebelum itu izin kan aku bercerita sebentar tentang kisah ku , kisah pahit bersama Zahra yang harus terhempas karena sebuah keadaan....." ucap Leo dengan mata sendu....


Pria itu menarik nafas sejenak sebelum akhirnya lanjut berbicara....


" Zahra, dia gadis yang unik...., dia tidak mudah jatuh cinta dan tidak mudah menaruh hati nya pada sembarang pria...."


" aku mencintai nya, tapi....saat itu tak ada pilihan lain selain aku harus pergi meninggalkan nya, demi nyawa adikku...., Abella..."


" Saat semua stabil , aku kembali, tapi...., dia sudah tak ada, dia menghilang..."


" Saat Bella cerita bahwa wanita yang selama ini ku cari telah menjadi seorang Nona muda dan akan bersuami pengusaha muda...., aku tak percaya...."


" aku ingin memastikan semua ucapan Bella...., tapi tak bisa karena seperti yang kita tau, penjagaan atas Tuan David Savier begitu ketat....., karena nya saat adikku di undang ke istana Richard, aku menyusul kesana untuk melihat secara langsung wajah Zahra ku...., dan benar...., dia Zahra yang selama ini aku cari...."


" hati ku membuncah...., aku bahagia, senyum nya, matanya, gerakan nya, dia tidak berubah....."


" tanpa sadar aku memeluk nya dengan sangat erat....." Leo tersenyum ketir....


" tapi setelah itu aku dapat bogem mentah dari anda...."


" Ck...., andai Ara tidak menyuruhku berhenti, aku rasa kini kau hanya tinggal nama...."


Leo terkekeh kecil....., tak menanggapi dan kembali bercerita....


" Zahra ku , dia syok....., aku melihat nya diam mematung menatap punggung seseorang...., jelas sekali dia ingin mengejar, tapi langkah kaki nya tak sanggup berjalan...."


David terdiam dan menunduk...., ini x pertama dia menyesali perbuatan nya....


" anda tau Tuan...."


David kembali menatap....


" saat itu sekali lagi , saya ingin memeluk wanita itu...., wanita yang begitu saya cintai, tapi begitu terluka...., ini x pertama saya melihat nya menunduk dan bersedih...., dulu sekeras apapun hidup nya, dia tak pernah menangis atau pun terluka...., dia....." Leo terdiam.....


" saat kaki saya ingin melangkah maju....,dia menatap saya....."


Flashback on


" *pulanglah....., pulanglah Leo......"


Aralia mengangkat tangan nya....., menunjukkan sesuatu yang telah lama Leo tunggu....


" aku...., aku jatuh cinta...., x pertama dalam hidupku ....aku jatuh cinta....."ucap nya sambil menunjukkan jari manis nya yang terselip cincin tunangan....


Deg.....


"Dia sudah memilih cinta nya" batin Leo...


" pulanglah Leo....."


Ara masuk ke dalam istana Richar dengan menunduk sepanjang jalan*.....


Flashback off


" Cinta bagi nya adalah hal yang sangat sederhana...."


" cinta bagi nya, saat seseorang melamar nya dan dia bersedia menyematkan cincin di jari manis nya....."


" hal yang pernah aku lakukan tapi gagal...., karena dia tidak menerima nya....."


David diam.....


*


*


*


*


*


*


*@ara❤

__ADS_1


__ADS_2