
Di dalam sebuah kamar
" Kesya, kau dimana...???" Aralia memandang keluar jendela.
CEKLEK...
Ara menoleh ke pintu, David disana, Pria itu berjalan menghampirinya. Memeluk pinggang nan mungil milik Ara.
" belum tidur????" tanya David, Ara menggeleng.
" memikirkan sesuatu...hmmm???" tanya lagi, Ara mengangguk.
" Apa...??? "
" Kesya..." jawabnya.
David memutar tubuh Aralia, menarik dagunya dan memiringkan wajah mencium bibir itu.
Cup...
Melepaskannya dan menatap mata itu kembali.
" David..., aku rindu padanya.." ucap nya lirih.
" aku pastikan besok sore Kesya akan datang.."
Ara memandang David tak percaya, membuat David terkekeh kecil.
" aku selalu menjanjikan sesuatu yang aku yakini bisa ku tepati..." ucap nya tersenyum.
" tidurlah..." David menuntun Aralia ke tempat tidur.Menarik selimut dan membaringkan tubuh Ara disana lalu menutup nya dengan selimut kembali.
__ADS_1
David mengecup kening, kedua pipi dan bibir Aralia.
" aku akan disini hingga kau tertidur.." ucapnya.
Aralia tersenyum dan memejamkan mata. David mengelus kepala Aralia pelan. Tak berapa lama terdengar suara dengkuran teratur tanda sang gadis sudah memasuki alam mimpi.
David tersenyum menatap wajah tenang itu.
Derrrttt....derrrrttt....
" Nyonya itu sudah sampai". Pesan masuk ke ponsel David.
David bangun dari posisi duduknya, menutup pintu kamar Aralia tanpa suara.
David keluar dari kamar denganlangkahnya yang panjang menuju pintu tertulis no.1 di atasnya. Didepan pintu terdapat 2 penjaga yang sengaja telah David siapkan guna menjaga dirinya dan sang kekasih.
" jangan biarkan kekasihku keluar dari kamar..." perintahnya pada 2 pengawal itu.
**********
David membuka pintu dengan tulisan angka 3. Di dalam nampak seorang wanita yang selama 4 harii ini coba Ara hubungi.
Dia duduk di sofa dengan posisi L dan meja kecil ditengahnya , sedangkan Daniel berdiri disamping David.
" bagaimana perjalananmu..???"
" Luar biasa, aku mendapat pelayanan terbaik dan pesawat dengan luas serta peralatan tercanggih..."
David tersenyum menatap wanita itu. Sementara wanita itu hanya menunjukkan wajah datar.
" Langsung ke inti saja Nyonya, aku sudah sangat lelah hari ini..." ucap David masih tetap tersenyum.
__ADS_1
Kesya menatap David intens, " Apa kau mencintai nya..????, tulus atau hanya sebagai mainan saja..???" tanya Kesya dengan mata yang tajam.
Daniel ingin maju dan menghajar wanita di depan nya , tapi tangan David terangkat mengisyaratkan nya untuk tetap di tempat.
" jawaban apa yang ingin kau dengar , Nyonya..????" ucap David.
" hahaha....sepertinya rencana ini berhasil ya..., benarkan Tuan David..???" ucap Kesya senang.
" Katakan saja maksud dan tujuan mu, kenapa kau menjadikan Tuan ku sebagai target mu untuk menjadi tameng gadis itu, siapa dia????" Daniel kesal dan tidak bisa mengontrol emosi juga cara bicaranya.
" Ck,.. anda jauh lebih pintar dari perkiraanku ya, Tuan Asisten....???, tapi sayang , cinta itu sudah lebih dulu datang sebelum kau tersadar." ucap Kesya mengejek.
" cukup sudah basa basinya, kembali ke awal...siapa gadis itu, kenapa kau memilihku, dan apa yang membuatmu harus jauh dari singgasanamu, Nona Kesya, atau aku harus memanggil anda Nona Quennn salah satu mantan ketua mafia di Paris dan saat ini menempati urutan ke 3 di sana???" Ucap David datar tapi tegas.
Kesya membetulkan posisi duduknya, meminum air yang telah disediakan didepan meja, menghela nafas panjang kemudian menatap David dan Daniel bergantian.
Kedua pria itu diam tak bereaksi seolah tetap sabar menunggu Guru bercerita.
" harus mulai darimana cerita ini,..." Kesya menarik nafas dalam lagi.
" Gadisku..., dia putri pasangan suami istri yang kau kenal di paris. bayi yang lahir dari seorang ibu bernama EMILLY REBBECA atau dunia lebih mengenalnya, Nyonya EMILLY RICHARD istri dari Tuan WILLY RICHARD.." jelas Kesya membuka pembicaraan. David dan Daniel sama sama terkejut.
" Tuan Richard..." jawab mereka bersamaan yang di benarkan oleh Kesya dengan sebuah anggukan.
*
*
*
*
__ADS_1
@ara❤