
Tok....tok....tok.....
" masuk....."
" Selamat sore Nona...."
" ahhhh...., akhirnya kau datang juga...., hai..., apa kabar....??"
merasa ditanya gadis itu menjawab..., " ba..., baik Nona...."
" aiiisssshhh...., kenapa kau sama kaku nya dengan pria di sebelah mu...., apa semua orang di sini tidak ada yang normal....???" keluh nya pelan dan menunduk...
" Saya harus segera pergi Nona..., saya titip Abel disini..., permisi..." melepas pegangan dan berniat pergi...
" tunggu....???"
" apalagi sekarang..." Daniel..
" Ya..., Nona...., ada yang lain....???"
" sampai kapan kalian akan mengurungku...???, aku ingin ke taman..., hp ku di sita, dan ada dua pengawal yang berjaga di depan..., aku ingin ke taman....."
Daniel diam tak menjawab ...
" Daniel...., please...., aku hanya ingin jalan jalan sekitar taman saja...."
Pria itu menarik nafas nya...., merogoh saku menghubungi seseorang...
"Tuan...."
" hmmm...."
" Nona ingin ke taman...."
" tidak...."
Daniel melirik sekilas....
" saya akan urus keamanannya...."
Di seberang diam....
" tiga pengawal, dua pelayan...."
" hanya dua jam..."
tut...tut....tut.....
Daniel menaruh lagi ponsel di saku nya...
" saya akan atur semua nya, Nona..., anda hanya perlu bersiap siap ke taman...., tapi...., hanya dua jam, setelah itu anda harus masuk kembali ke kamar...."
" astaga...." keluh nya
" bagaimana, Nona....???"
" ya...ya..., terserah kalian saja..., yang penting aku keluar dari kamar...."
Daniel melangkah kan kaki nya , selang lima menit kembali kekamar...
" mereka akan mengawal anda selama dua jam..."
Jelas saja dua wanita di kamar itu terkejut..., " Daniel jangan gila ya..., aku hanya ke taman..., kau tau....???, TA...MAN..., buat apa mereka semua...???"
" hanya ada dua pilihan , pergi dengan mereka atau tetap di kamar..."
" astaga...., kalian semua pria egois..., aku serasa di cintai oleh mafia..., menari indah tapi di dalam sangkar...., dasar menyebalkan, aneh, menyebalkan, kalian semua menyebalkan..." ucap nya sambil berlalu meninggal kan kamar di ikuti oleh 3 pengawal dan dua pelayan mengekor di belakang nya....
Sementara mata gadis yang satu nya tetap diam di tempat seperti orang yang syok...
"apa aku akan mengalami nasib yang sama....???, di cintai pria ini tapi tidak di beri ruang untuk bernafas....???" Bella memandang pria yang berdiri di depan nya.
" kau ingin tetap disini atau keluar ....???" ucap nya mengulurkan tangan pada wanita yang saat ini memandang nya dengan tatapan cemas.
" kakak....???" tanya nya ragu....
" aku akan melakukan mu seperti wanita pada umum nya...., itu hanya berlaku untuk Nona...." seperti tau apa yang sedang di pikirkan kekasih nya.....
" aaahhhh....., lega...." gadis itu tersenyum...
" ayo...." masih mengulurkan tangan.
*******************
Sepanjang jalan menyusuri taman tak ada suara keluar dari bibir wanita itu....., membuat gadis yang disamping nya gelisah...
" aku mencintainya...." tiba tiba kalimat itu keluar....
" saat pertama x aku menatap mata nya yang memintaku percaya, aku mencintainya...."
"walau aku tau kedepan nya akan banyak aturan dan juga kejadian di luar nalar..., aku tetap mencintainya....."
" kau tau Bella..., saat pertama x kami bertemu...., aku melihat banyak kesedihan pada dirinya...., dia kesepian, hatinya begitu rapuh..., dia sendirian..., sejak saat itu..., aku ingin selalu membuat nya tersenyum...., membuat nya ceria..., walau terkadang yang kulakukan sedikit kon*yol dimata orang lain...., tapi...., hanya itu cara membuat nya tersenyum........"
Bella tersenyum menatap lurus kedepan...., " seperti nya jika aku berjodoh dengan kak Sam, aku akan menjadi cinta nya yang ketiga, bukan begitu....???"
Gadis itu tersenyum menatap Bella....
" David tidak punya tempat bernaung selain pada Daniel...."
" ya..., itu sangat terlihat jelas....., dan setiap berurusan dengan anda, kekasihku itu tetap harus repot karena berujung pada Tuan nya juga..."
Dan mereka berdua tertawa...
" itu karena mereka sama sama gila..." tawa Ara.
__ADS_1
" hanya Tuan anda saja,
Nona....., Kak Sam ku tidak gila ..."cemberut Bella..., Ara kembali tertawa...
" Bella....?" saat tawa itu berhenti.
" Ya....?"
" Leo ..., bagaimana kabarnya...???" suara nya pelan.
" kakak ku baik..., kaki nya sudah bisa berjalan normal, semua karena Kekasih anda mengirimkan Dokter terbaik nya...."
Ara melihat sebuah gazebo mini di antara bunga mawar...
" kita kesana..." Bella hanya mengangguk.
" kau bilang dia bisa berjalan normal, memang nya apa yang terjadi dengan kaki nya...???"
Bella terdiam dan menunduk....
" maaf..., kalau Bella merasa keberatan, lupakan saja...."
" bukan begitu..., bukan....,tapi..., aku hanya sedih melihat nya terluka..., apalagi ternyata yang melakukan nya adalah keluarga nya sendiri...."
" mak...maksudnya....???"
" kakak ku bukan kakak kandungku...., dia diambil dari panti tapi dimata kami, dia kakak tertua...."
Aralia terkejut..., " Leo..." lirihnya....
" Dia sudah dipersiapkan seseorang untuk mengambil alih harta kami sejak dari awal kemunculannya....., tapi ternyata rasa kasih sayang yang telah kami berikan membuat nya tidak bisa melepas harta itu untuk mereka..."
" jadi orangtua mu...???"
" mereka di bunuh....."
" maaf...."
" tidak apa Nona...., aku bahagia karena hingga kini kakak ku masih hidup, dan itu semua berkat kalian...."
******************
Flashback on
Tiba tiba seseorang berlari ke arah dalam dengan luka tembak...
" kita diserang..., Bos... , semua mat....ti..."
BRUK.., pengawal itu mati di tempat dia melapor...
" Shiittt...."
" cek CCTV..." teriak Bob...
" mereka tak nampak dimanapun..., Bos..."
Bob berlari menuju senjata..., dan
KREEKKK..., KREEEKK...
" panggil mereka..." ucap nya seraya menaruh pistol tepat di pelipis Leo...
"apa kau pikir mereka bodoh...???" tanya Leo
" mereka kesini untuk menyelamatkan mu...., itu arti nya nyawa mu berharga bukan...???"
" panggil mereka...??"
" tidak..."
" ternyata kau sangat sulit diajak kerjasama , baiklah..., jika itu mau mu..., akan ku kabulkan..."
KREEEKKK...., " Kita lihat..., seberharga apa nyawamu itu....., kak...???"
Senjata itu mulai bergerak..., siap menembakkan pelurunya...
Dooorrr...
" akhhh...."
Seseorang keluar dari sudut tembok, menembakkan peluru tepat ditangan Bob...
" Kau......???" Bob terkejut...
" Serang pria itu.....????"
Dorr....Dorr...Dorr....
Muncul lagi seseorang di sana dengan jubah hitam nya....
" maaf terlambat , Bos...."
Daniel menatap pria yang tergeletak di sana dengan kaki pincang dan juga kepala yang bersimbah darah....
" apa dirimu masih kuat....????, kakak ipar...????"
" jangan meremehkan ku...."
Seseorang mengambil senjata dan berlari menuju Leo...
Dorrr.....
" Achhhh...."
" siapa yang mengizinkanmu bergerak pak tua...???" ucap Daniel.
__ADS_1
Daniel mendekati satu orang yang tangan nya tertembak...., tapi pria itu bangun dan menendang..
Tak.....
Daniel tersenyum...., " Jadi kau ingin menempuh jalur yang lebih sulit...???"
Daniel menaruh pistol di meja...., menggulung lengan kemeja dan kancing atas kemeja nya...., bergerak mendekat dan mulai ancang ancang....
" Ready....????"tanyanya....
Seseorang memperlihatkan urat urat di dahi nya....., berteriak dan berlari...
" hiiiiyyyyyaaaaa......"
Bugh...
Bagh.....
Bugh....
tendang..., tangkis, pukul..., tangkis..., tendang....., menarik kaki dan KREEEKKK....
" aaahhhhh....." pria itu berteriak saat kaki nya sejajar dengan lantai...
Dan.....BUGH.......
Daniel menendang kepala nya dengan kencang.....
" BOOOOBBBBB......" teriak pria tua....
Brugghhhhh......., Bob sudah tak bernyawa...
" kau...., kalian membunuh putraku...., kau membuat mereka membunuh adik mu...."
Pria tua itu berteriak teriak pada semua orang.....,termasuk pada Leo yang kini telah di papah Jack..., Leo berjalan mendekat dan.....
Dorrr......
BRUGHHH......
Pria tua itu mati dengan kepala tertembak....
" kalian bukan keluarga ku...." lirih seseorang memegang senjata...
Daniel menatap seluruh ruangan...., Rey dan Mark masuk setelah Jack memberi tanda...
" Rey...., kau bertanggung jawab hingga pria itu sembuh...." ucap Daniel berlalu pergi meninggalkan tempat itu...
" Jack...., Mark...., hancurkan tempat ini, luluhlantahkan semua yang ada di dalamnya...., lakukan dengan bersih..., dan kembali ke markas dengan segera..." perintah Daniel kembali....
Daniel menuju mobil yang di dalam nya telah menunggu seseorang dengan tidak sabar...
" terlalu lama..."
" maaf , Tuan...."
" cepat pulang...., aku ingin bertemu wanitaku...., dia terlalu lama kutinggal...."
Mobil melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan markas musuh...., menuju istana Richard....
Flashback off
************************
" Saat itu terjadi insident penyerangan dan para pengawal mengantar Nona kerumah sakit...., Tepat saat Dokter Rey membawa kakak saya di ruang yang sama...."
" anda tau..., Dokter begitu panik saat tau yang di dorong dalam bangkar itu anda, Nona...."
" Dokter Rey langsung meminta Kak Jack menemani saya pulang kerumah dengan kakak saya Leo karena takut Tuan muda mengamuk di tempat...."
" Setelah itu...., tiga hari berikut nya Kak Sam datang dan mengabarkan anda sudah jauh lebih baik...."
" dan sekarang saya disini menemani anda karena permintaan Tuan muda..."
Ara hanya tertawa kecil...., " maaf ya..., gara gara aku..., romantis romantisan kalian jadi tertunda...."
" Nona....." tersipu....
" bagaimana dengan hubungan kalian....???"
" Kak Sam...., dia...."
" Dengar...., ini x pertama pria itu merajuk saat tau aku meminta mu datang...., kau tau artinya....???" Gadis itu menggeleng...
" dia sangat takut kalau kalau aku membuat aksi buruk dan melibatkan mu..." Ara tertawa lagi..
" aksi buruk...???, melibatkan ku...???"
" jadi Bella tidak tau...???" ucap nya kaget.
gadis itu menggeleng....
" Daniel takut hubungan kalian tak direstui Tuan muda nya...."
" direstui....??" lirihnya...
*
*
*
*
@ara❤
__ADS_1