Cinta Untuk Ara

Cinta Untuk Ara
Menggemaskan


__ADS_3

Setelah membersihkan diri David melirik jam di kamarnya.


" sudah hampir jam makan siang. Apa aku memesan makanan saja ya sekarang..??? tapi...." ragu David begitu membayangkan wajah sang gadis yang tertidur begitu pulas tadi.


" lebih baik aku menunggu nya bangun baru memesan makanan.." keputusan akhir yang di ambil.


David keluar dari kamarnya. Duduk di sofa single yang terdapat disamping Aralia tidur. Matanya memandang wajah Aralia secara intens.


" Cantik.."


David tersenyum, tanpa sadar dia terbangun dari duduknya dan kini setengah berlutut dengan posisi jongkok disamping kepala Aralia yang sedang pulas tertidur. Tangannya menyibak rambut Aralia , mengusap pipi gadis itu, matanya menatap bibir mungil Aralia.


tiba - tiba...


David refleks mencium bibir Aralia singkat.


" manis.." David tersenyum senyum seperti orang gila disamping Aralia.


" entah sejak kapan cinta ini tumbuh , tapi sepertinya aku tidak bisa menahan diriku untuk dekat denganmu , sepertinya wajahmu itu sudah menjadi candu untuk ku..." bersuara pelan sambil terus mengusap pipi Aralia.


" aku mencintaimu Aralia.."


" apa nanti saat aku mengutarakan isi hatiku kau akan menerimanya...???"


" tolong jangan tolak aku ya...."

__ADS_1


David sudah seperti orang gila berbicara pada orang yang saat ini tertidur sambil memimpikan Le Min Ho... , bahkan sang gadis seperti tak terganggu oleh sentuhan David yang dari tadi mengusap pipinya.Apa karena kelelahan atau mungkin memang gadis itu kalau tidur seperti mayat hidup...hehehe..


David memposisikan dirinya duduk dilantai memegang telapak tangan gadis dan merebahkan kepalanya disamping tangan Aralia. Entah karena nyaman dengan posisi tersebut, akhirnya David pun ikut tertidur.


" emmm...." Aralia menggeliatkan tubuhnya. Dirinya terbangun karena merasa sedikit lapar. Tetapi tiba - tiba tubuhnya mematung ketika disamping kirinya terlihat seseorang tertidur. Posisi pria itu sedang menggenggam tangannya seolah tak ingin terlepas.


' apa aku sedang bermimpi...?'


' sejak kapan Tuan David disampingku..?'


' bagaimana ini , aku bangunkan atau tunggu dia bangun sendiri ya...?'


' apa aku pura pura menggerakkan tubuhku saja ya...?'


David yang merasa ada pergerakan di depannya membuat dirinya bangun dari tidur , melepaskan tangan yang masih menggenggam jari jemari Aralia , menggeliatkan tubuhnya yang terasa pegal karena posisi tidur yang salah. Memandang gadis didepannya yang masih tertidur , kemudian memandang jam diruang tersebut.


" sudah pukul 2 siang, aku tidur lumayan lama sekali." gumannya.


" lebih baik aku memesan makan siang yang tertunda , setelah itu membangunkan putri tidur ini..." tersenyum menatap Ara.


' siapa yang Tuan bilang putri tidur??? aku sudah bangun Tuannnnn...' teriak Aralia tapi dalam hati saja soalnya diakan lagi pura pura tidur..hehehe.


David bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah kamar menuju nakas tempat dia menaruh ponsel kemudian memesan makanan.


Aralia mendengar langkah kaki menuju kearahnya.Ara berpura pura menggeliatkan badan. Matanya mengerjap , kemudian dia duduk seperti sedang mengumpulkan nyawanya yang hilang. Merenggangkan tangan ke kiri dan kekanan.

__ADS_1


" sudah bangun..?? " seseorang bertanya dari arah belakang.


" eh ...Tuan. sejak kapan Tuan disini..?" cicit Aralia pura pura kaget.


" Basuh wajahmu, biar terlihat lebih segar... setelah itu kita makan siang.." ujar David tanpa berniat menjawab pertanyaan Aralia.


" ditanya apa , jawab nya apa...untung aja ganteng..." bangun dari duduknya berjalan menunduk menuju kamar , Aralia menggerutu pelan takut terdengar sang Tuan muda sambil menyembikkan bibirnya.


' menggemaskan...ingin memakan bibir itu bulat bulat sepertinya..' batin david tersenyum melihat tingkah Aralia.


*


*


*


*


*


*


@ara❤


@ara❤

__ADS_1


__ADS_2