
Clara yang dengan santai sambil memegang tangan Martin berkata,”Aku sedang menyiram benih yang aku tanam sambil memberikan bubuk. Tapi Martin kenapa kamu ada disini, tidak mungkin hanya rindu saja. Apa terjadi sesuatu kepada kamu?.”
“Aku tidak apa-apa hanya ingin bertemu dengan kamu saja,”ucap Martin yang masih memeluk Clara dari belakang. Tapi Clara yang merasa kalau sikap Martin sedikit berbeda dari biasanya menoleh ke arahnay setelah memberikan penyiram air kepada Mori.
“Martin apa yang terjadi dengan kamu, apa kamu sakit,”kata Clara. Dimana mereka berdua sudah berhadapan satu sama lain. Tanagn Clara yang memegang wajah Martin sambil berkata,”Jika terjadi apa-apa aku akan mengatakan kepada kamu. Tapi kamu juga harus jaga kesehatan kamu juga bukan.”
“Tapi apa kamu tidak sakit Clara,”kata Martin. Clara yang mendengarnya sedikit bingung dengan apa yang dikatakan oleh Marti.
“Sakit siapa yang sakit,”kata Clara yang balik bertanyak.
“Kamu,”ucap Martin sambil memegang dahinya.
“Tapi aku tidak sakit Martin. Kamu yang sakit mungkin,”ucap Clara yang tidak tahu kenapa Martin sedikit berbeda pada hari itu. tapi di saat yang sama Martin langsung menggendong Clara didepan semuanya. Clara yang langsung di gendong oleh Martin terkejut dan berkata,”Apa yang ingin kamu lakukan?.”
Dimana Martin tidak langsung menjawab dia hanya berjalan meningalan halaman belakang.”Martin kamu mau bawa aku kemana, cepat turunkan aku,”kata Clara yang meminta kepada Martin.
“Tidak,”kata Martin yang dengan singkat. Dimana semua menatap mereka Clara yang merasakan tatapan itu sedikit malu dan langsung bersembunyi di tubuh Martin.
Tapi Martin yang melihat sikap Clara yang sedikit malu merasa senang. Martin yang masih berjalan sampai didepan pintu kamar mereka berdua. Clara di turunkan di kasur Martin yang memandangan wajah Clara.
“Kenapa dengan kamu Martin,”kata Clara yang saat sudah diturunkan mata mereka saling bertemu. Tapi di saat mereka saling memandang satu sama lain. martin mendekat ke wajah Clara dimana dia ingin memberikan ciuman. Tapi Clara yang juga hanya melihat mata mereka memandang, tidak bisa berkata lain, hingga keduanya di dalam ruangan itu saling berciuman.
Tapi tidak hanya berciumaan saja Martin yang mencoba merabah dua gunung yang dimiliki oleh Clara. Clara yang merasa nikmat saat bersama dengan Martin memeluknya. Dimana mereka saling menyatuhkan kedua tubuh mereka.
__ADS_1
Martin yang melepaskan pakaian yang dikenakan oleh Clara terlihat tubuh putih Clara. Martin yang menatap dengan penuh gairah mencium tubuh Clara yang telihat indah dan mulus. Clara yang menikmati sentuhan tangan Martin membuat dia merasa nyaman.
Dimana mereka melakukan itu sampai tengah malam. Dimana mereka tertidur bersama setelah melakukan hubungan suami istri. Tapi setelah malam telah berganti Martin yang melihat tubuh Clara yang masih terlihat olehnya dia tutup dengan selimut.
“Maaf Clara aku harus pergi jaga diri kamu dengan baik ya,”ucap Martin. Karena pada waktu itu juga dia harus segera berangkat menuju lokasi pembasmian monster. Dimalam mereka setelah berhubungan suami istri Martin pergi dengan rombongan.”Sebastian Moza jaga Cara dengan baik,”kata Martin sebelum pergi.
Martin yang menaiki kuda mulai pergi dari kastil dengan jumlah pasukan yang sudah menuggu di luar tembok. Clara yang merabah kasur disampingnya merasa kosong dia membuka matanya. Clara yang melihat sekelilingnya kalau Martin tidak ada di tempat. Tapi pada saat yang sama dia mendengar suara kuda yang pergi meninggalkan kastil. Clara yang berjalan ke arah jendela melihat keluar.
Tampak Martin yang bersama dengan ksatria yang akan melakukan ekspedisi mulai berangkat menjalang pagi hari.”Mereka sudah berangkat, hati-hati Martin kamu harus selama,”ucap Clara.
Clara yang melihat Martin yang sudah pergi hanya bisa menjalankan rencananya. “Kalian sudah pada posisi,”kata Clara.
“Semua sudah, perangkap juga sudah dipasang dengan baik. Setelah Martin keluar dari tempat ini semua keamanan sudah terpasang dengan baik dengan pasukan yang akan berjaga di setiap tempat tempok yang ada,”kata mata dari pasukan tersembunyi.
“Dimana Martin kenapa dia tidak ikut makan bersama?,”kata Clara kepada Pelayan.
“Maaf nyonya tuan sudah pergi malam tadi menjelang pagi untuk melakukan ekspedisi,”ucap pelayan disampingnya.
“Jadi hari ini dia pergi melakukan ekspedisi,”kata Clara yang sedikit kecewa. Karena Martin tidak memberitahukan kepadanya.
“Nyonya jangan marah kepada tuan. Tuan menyuruh kami untuk tidak memberitahukan kepada nyonya karena nyonya sangat kelelahan dan terlihat tidur pulas. Jadi kami tidak bisa membangunkan nyonya,”kata pelayan.
“Baiklah aku tidak akan marah,”ucap Clara. Menikmati makanannya di ruang makan sendirian tanpa ada Martin yang biasa menemaninya. Tapi setelah selesai Clara berjalan-jalan di taman untuk mengubah suasananya. Di kawal dengan oleh Moza dan Sebastian yang masih tinggal di kastil menjaga Clara.
__ADS_1
“Kalian berdua tidak ikut pembasmian monster,”kata Clara yang melihat mereka berdua.
“Kami di tugaskan untuk menjaga nyonya. Jadi kami tinggal dikastil,”kata Sebastian.
“Apa kalian tidak bosan menjagaku setiap hari,”kata Clara.
“Mana mungkin kami bosan nyonya,”kata Sebastian.
“Nyonya apa anda menyembunyikan sesuatu dari kami berdua,”kata Moza yang sedikit peka dengan kata yang diucapkan oleh Clara.
“Mana mungkin aku menyembunyikan sesuau dari kalian tapi dari pada itu. Apa Martin sudah keluar dari wilayah utara ini,”kata Clara yang sedikit sedih.
“Seharusnya mereka sekarang baru melewati perbatasan hutan telarang,”kata Moza. Tap pada saat yang sama Mori datang membawa pesan dari pasukkan tersembunyi.”Nyonya laporan hari ini sudah datang,”kata Mori memberikan pesan dari pasukan yang sedang bersembunyi.
Clara yang membaca pesan itu mendapatkan pesan kalau pasukan Martin sudah masuk ke lokasi ekpesdisi. Pasukan ratu yang sudah masuk ke wilayah utara dengan menjadi tiga bagian yang berbeda. Clara yang sudah membaca pesan itu sedikit tersenyum.
“Mori apa kamu bisa mengambil kertas dan pena aku akan membalas pesannya sekarang,”kata Clara. Mori hanya tertunduk dan segera pergi ke ruangan Clara untuk mengambil kertas dan pena untuk Clara.
Tapi Sebastian dan Moza yang tidak tahu pesan apa yang mereka dapatkan hanya diam saja. Tapi Clara yang melihat di bagian akhir surat terdapat pesan yang juga memberitahukan kalau ada kereta dari lambang duke Orben yang hampir dekat dengan wilayah utara.”Apa akan ada tamu hari ini,”ucap Clara. Sebastian dan Moza mendengar apa yang dikatakan oleh Clara.
“Seharusnya tidak akan ada tamu yang datang ke wilayah utara nyonya. Apa lagi pada musim mosnter ini,”kata Sebastian.
“Jadi itu tidak mungkin ya. Tapi jika itu paman dari Martin apa itu memungkinkan dia datang ke sini,”kata Clara. Mereka berdua hanya menatap satu sama lain sampai Mori datang membawa permintaan Clara. Clara yang menulis pesan balasan untuk pasukan tersembunyi kalau mereka harus tetap waspada dan memasang bubuk untuk berjaga-jaga mereka datang di arah yang berlawanan.
__ADS_1
Pesan yang telah di tulis oleh Clara segera diberikan oleh Mori untuk mengirimnya. Mori yang pergi datang Naton yang memberitahukan dari pintu gerbang tembok kalau duke Orben datang berkunjung ke wilayah utara. Siapa yang datang dan untuk apa mereka datang, bagaimana Clara setelah mereka datang?.