Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 60(revisi)


__ADS_3

Pimpinan pembunuh yang merasa tidak yakin dengan usul yang diberikan kepada  Clara akan bisa berhasil. Tapi resppons yang diberikan Clara hanya diam tanpa berkata apa-apa, sampai Kal membisikan kepada pimpiman.


“Kamu hanya membuat semua itu terlihat nyata. Berbohonglah untuk kebaikan kamu sendiri. Kamukan hebat dalam hal mencari hal yang tidak diketahui bukan. Menyusup ke tempat musuh dan cari tahu apa yang mereka lakukan. Jika rencana pertama gagal,”bisik Kal yang tersenyum.


“Kamu ini,”ucap Pimpinan pembunuh. Kal yang tersenyum melihat tatapan dingin dari pimpinan pembunuh yang tidak habis pikir kalau mereka harus membuat kebohongan agar bisa bergabung dengan penaklukan wilayah timur.


“Bagaimana dengan kalian yang di sini, saat monster masih menyerang,”ucap Pimpinan pembunuh.


“Jangan khawatir untuk itu, karena semua akan datang pada waktunya,”ucap Goro.


“Kenapa kalian aku lihat terlihat santai saja seperti sudah tahu kalau semua ini adalah rencana dari ratu,”ucap pimpinan pembunuh. Naton dan Oben yang ada diruangan juga merasa apa yang dikatakan oleh pimpinan pembunuh ada benarnya juga. Tapi mereka berdua tidak bisa mengatakan apa yang mereka inginkan melihat situasinya.


“Clara apa yang kamu sembunyikan dari kami lagi,”ucap Kay.


“Apa yang aku sembunyikan itu tidaK terlalu bahaya kok,”ucap Clara yang tersenyum sambil melihat ke arah lain.


“Kamu menyembunyikannya bukan,”ucap pimpinan pembunuh yang melihat sikap Clara yang sedikit menyembunyikan.


“Kamu cukup tanggap ya apa yang aku sembunyikan. Apa yang kalian khawatirkan memang benar. Aku sudah tahu akan kedatangan kalian ke sini. Termasuk bagaimana mereka bisa ada disini karena wilayah timur sudah hancur dan semua ini dilakukan oleh dua orang dari kerajaan Matahari. Tapi aku juga baru tahu tentang wilayah timur yang ingin ditaklukan oleh Ratu. Itu saja apa ada hal lain yang ingin kalian tanyakan. Apa lagi suasana ini tidak akan damai dengan mudah,”ucap Clara yang melihat ke arah lain.


“Yang nyonya katakan itu benar saat kami datang ke sini ada beberapa orang dengan jumlah yang banyak. Kurasa pihak dari ratu tahu kalau putra mahkota ada di sini, bisa jadi ini akan menjadi pertukaran yang terjadi bukan,”kata Goro.

__ADS_1


“Jika itu benar adalah musuh. Kita harus mencari tahu dulu dari mereka, mungkin saja mereka ada informasi penyerangan yang lain,”kata Kay yang melihat ke arah pimpinan pembunuh. Pimpinan pembunuh yang mendapatkan tatapan dingin dari Kay dan beberapa orang hanya bisa terdiam dan tidak bisa melawan mereka yang jumlahnya cukup banyak.


“Aku akan katakan kalau memang benar ada kelompok kedua yang akan datang. Tapi jumlah mereka bisa kita kira ada 100 orang pembunuh untuk mendapatkan wilayah utara ini,”kata pimpinan pembunuh yang terus terang kepada mereka semua.


“Jika seperti itu bagaimana ini nyonya,”kata Kal.


“Bagaimana lagi serang dan bunuh merekalah. Dari pada itu Goro apa kamu sudah melakukan tugas rahasia yang aku berikan kepada kamu saat kamu pergi mengantar bubuk es kepada Moa dan Derek,”kata Clara.


“Sudah nyonya tapi kenapa anda meminta ku untuk memberikan bubuk disekitar aku pergi,”kata Goro.


“Kamu akan tahu dari pada itu kita pergi ke pintu masuk saja untuk melihat saja,”kata Clara yang berdiri.


“Kalian akan lihat setelah sampai, tapi sebelum itu untuk kalian berdua jangan beritahu kepada Martin soal kejadian penyerangan wilayah utara ini. Sampai dia bisa menyelesaikan monster tersebut,”kata Clara. Naton dan Oben hanya mengikuti perintah dan menganggu saja, sampai mereka semua segera pergi ke pintu masuk.


Clara yang bersama dengan Kay bersama yang lain pergi ke tempok pengawasi di depan pintu gerbang. Saat mereka melihat kecuali Clara yang sudah tahu merasa terkejut dengan semua pembunuh yang dengan jumlah 100 orang sudah terkalahkan. Karena tidak percaya dengan apa yang dilihat dia melihat ke belakang dimana Clara sedang duduk melihat ke arah lain.


“Clara bubuk apa yang kamu taburkan saat itu,”ucap Kay.


“Goro apa kamu tahu soal ini,”kata Kay melihat ke arag Goro telah melihat ke arah Clara.


“Aku mana tahu, aku hanya menjalankan tugas saja,”kata Goro yang juga tidak tahu. Tapi dia menuggu Clara yang sedang menatap ke arah lain. Tapi wajah Clara yang melihat ke arah tembol timur kalau ada beberapa monster mulai tidak bergerak. Tapi melihat ke arah lain ada hawa dingin yang sama dari bubuk.”Kurasa disana sudah ditangani dengan baik,”ucap Clara.

__ADS_1


“Kamu tidak usah khawatir yang ada disana. Tapi jelaskan apa yang sedang terjadi di sini,”ucap Kay.


“Apa yang terjadi memangnya di sini. Aku saja tidak tahu,”ucap Clara yang mencoba melihat. Wajah Clara yang datar dan tidak terkejut dengan musuh yang berjumlah 100 orang sudah tidak berdaya.”Ternyata bisa digunakan juga bubuk racun level 5,”kata Clara.


“Apa yang nyonya katakan adalah bubuk level 5 itu adalah bubuk yang baru saja kita buat sebelum kita datang ke wilayah utara ini,”kata Mori.


“Itu benar Mori. Di tambah lagi bubuk yang kamu gunakan itu level 3 loh sedangkan bubuk yang aku gunakan untuk pimpinan itu level 4 berbeda dengan level 5 yang bisa langsung melumpuhkan. Jika terlambat memberikan penawar mereka bisa mati dengan sangat tidak baik,”kata Clara.


“Jika yang kamu katakan itu apa mereka sudah  mati,”kata Pimpinan pembunuh.


“Itu tepat mereka sudah mati. Jadi kita tidak bisa bertanya kepada mereka kenapa mereka datang menyerang dan apa ada kelompok lain yang datang,”kata Clara.


“Goro coba kamu kesana apa ada informasi yang berguna dari pakaian yang digunakan pasti mereka bukan dari wilayah ini,”kata Clara. Goro yang bersama dengan pimpinan segera menuju ke bawah untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi dan menemukan informasi yang berguna.


Sementara di atas Naton dan Oben yang melihat ke arahClara hanya diam saja, sampai Mori melihat sikap mereka membuka mulutnya.”Jika ada yang ingin dikatakan katakan saja sekertaris Oben dan pelayan Naton,”ucap Mori.


“Mori kamu,”ucap Naton. Tapi sikap mereka masih ada keraguan untuk bertanya karena baru beberapa hari Clara disini tapi mereka sudah melihat kejadian yang tidak terduga.


“Apa nyonya ini benar bukan membawa malapetaka wilayah utara,”ucap Oben. Clara yang mendengar itu sedikit terkejut dan jantungnya berdetang keras. Sementara Mori yang mendengarnya meresa sedikit marah dan kesal.”Kenapa kamu berkata seperti itu sekertaris Oben. Apa kamu percaya dengan ramalan itu. kalau nyonyaku membawa malapetaka wilayah utara. Kalian sama saja dengan anggota kerajaan itu,”ucap Mori yang langsung memalingkan wajahnya dan melihat ke arah Clara.


Clara yang mencoba tenang melihat Mori yang membela dirinya.”Mori tidak baik kamu berkata seperti itu. Aku baik saja jadi tidak apa-apa. Aku juga sudah merasa biasa dengan apa yang mereka katakan. Dari pada itu lihat itu mereka sudah kembali,”kata Clara yang melihat ke arah Goro dan Pimpiman pembunuh yang datang ketempat Clara. Tapi setelah ini apa yang akan terjadi dengan Clara dan Martin setelah datangnya monster dan pembunuh ke wilayahnya.

__ADS_1


__ADS_2