Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 15 REVISI


__ADS_3

Clara bersama dengan dua orang yang ada didalam kereta dengan suasana yang sunyi. Tapi malam itu kondisi malam agak sedikit berbeda dengan apa yang mereka harapkan. Clara yang tidak terlalu gelisah karena sudah menaburkan bubuk pengusir monster. Tapi disisi lain Mori yang melihat keluar bertanya kepada Clara.”Tuan Putri apa pangeran Cala akan selamat dari serangan monster yang datang ke rombongan mereka,”ucap Mori dengan santai.


“Aku juga tidak tahu tentang itu Mori, tapi mungkin saja akan baik saja,’kata Clara.


Disisi lain kusir kuda yang mendengarkan itu hanya bisa diam karena dia membuat rombongan berpisah. Karena suap dari pangeran Cala karena ingin selamat. Kusir kuda itu memberitahukan kepada Clara semua yang terjadi sebelum mereka berpisah. Clara yang tahu tentang itu hanya bisa diam saja saat mendengarnya.


Waktu terus berlalu saat mereka berpisah dengan pangeran Cala. Tapi di tempat lain dimana rombongan Pangeran Cala yang sudah berpisah sata kabur datang menoleh ke arah kereta Clara dengan tatapan bahagia.”Aku tunggu kematian kamu Clara,”ucap Cala. Tapi tidak ada yang tahu kalau semua rencana Pangeran Cala akan gagal saat Clara tahu semuanya.


Semua persediaan bubuk yang sudah diganti membuat monster merasa tertarik datang ke rombongan Cala dan bangsawan yang mengantarkannya. Saat itu Pangeran Cala tidak sadar akan perubahan yang terjadi sekitarnya. Awalnya hanya satu monster level kecil yang datang, tapi seiringan mereka berjalan bubuk yang sudah ditabukan oleh Mori sudah berceceran di tengah berjalanan mereka.


Monster yang lewat karena lapar mencium bubuk yang sudah berceceran itu membuat insting monster itu bangun. Segera monster itu mengikuti bubuk yang sudah berceceran tapi lama kelamaan monster lain datang karena bua dari bubuk. Awalnya bubuk itu tidak bisa mendatangkan monster dari jarak 1 meter tapi karena sudah diberikan bubuk lain dari Clara.


Monster dari jarak 20 meter akan bisa mencium bau sedap yang disukai oleh monster. Sementara pangeran Cala yang tidak sadar dengan perubahan sekitarnya. Masih pemimpin rombongan keluar dari wilayah monster tersebut. Sampai terdengar suara jeritan dari belakang membuat Cala menoleh.


“Apa yang terjadi di belakang. Kamu yang ada di sana periksa apa yang sudah terjadi dan laporan kepadaku segera,”kata Cala dengan sikap.


Tapi setelah menuggu lama ksatria yang ditugaskan oleh Cala untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi di belakang, tidak kunjung datang. Pangeran Cala sedikit kesal dan segera pergi kebelakang, tapi tidak disangka ksatria yang dia suruh memeriksa sedang bertahan dengan jumlah monster yang datang.

__ADS_1


“Apa yang sebenarnya terjadi disni, kenapa monster ini datang dengan jumlah banyak,”ucap Cala yang segera membantu para ksatria. Tapi pada saat yang sama juga dari arah lain juga muncul monster lain membuat mereka terkepung.


“Cepat taburkan bubuk pengusir monster segera,”ucap Cala yang masih tidak tahu bubuk mereka sudah diganti oleh Mori dan Clara.


Di saat bubuk sudah ditaburkan bukan mereka berkurang malam bertambah dengan jumlah yang banyak.”Bagaimana bisa malah banyak monster berdatangan,”guman Cala. Segera dia mengambil bubuk yang dibawa salah satu ksatria. Cala mencium bubuk itu ada yang aneh, setelah mencium dengan seksama dengan bubuk yang selalu dia bawa sedikit berbeda.


“Ini bubuk pemanggil monster, bagaimana mungkin,”ucap Cala. Setelah mengetahuinya Cala untuk menyimpan kembali bubuk yang mereka tabur. Karena bubuk itu sudah diganti oleh orang lain. Cala yang masih bertarung dengan jumlah monster yang banyak sambil berpikir bagaimana dia bisa lepas dari para monster.


Cala mencari cara tapi mereka sudah terkepung oleh monster, hanya menuggu mereka mati.”Sial kenapa harus rombonganku yang diserang bukan Clara gadis jelek itu,”ucap Cala dengan wajah kesal. Setelah mereka bertarung tapi monster lain datang dengan lever yang berbeda. Cala yang merasakan tekan an itu sedikit gentar dan menyuruh membuka jalan untuk mereka bisa kabur. Di depan mereka yang tidak terlalu banyak monster bisa membuka jalan.


Di saat Cala hampir saja tidak bisa menang Edwan datang dengan jumlah pasukan yang banyak setelah membasmi monster. Karena pembasmian monster sedikit ada keanehan karena jumlah monster yang tidak biasanya. Edwan yang mencari kemana monster itu pergi melihat ke arah mereka pergi.


Edwan awalnya ingin kembali karena sudah selesai membasmi monster. Tapi melihat jumlah monster yang tidak bisa membuat Edwan dan pasukannya mencari tahu. “kenapa monster ini berkumpul disini,”ucap Edwan yang sudah sampai. Edwan melihat rombongan yang dimana kerta itu lambang dari kerajana Matahari.


“Apa Cala dalam bahaya,”ucap Edwan menyuruh tim pemeriksa untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi dengan rombongan.Untuk memastikan itu Edwan tetap menuggu kabar dari tim pemeriksa.


Setalah ada kabar kalau rombongan itu adalah rombongan dari Cala yang sudah berpisah dengan Clara.”Bagaimana bisa Cala diserang oleh monster,”ucap Edwan yang tidak percaya. Setelah mengetahui kalau adiknya yang diserang Edwan dan pasukan segera membantu Cala.

__ADS_1


Di saat itu Cala yang tidak bisa bertahan lagi hampir saja terkena gigitan monster didekat dia. Tapi keberuntungan datang kepada Cala pada waktu yang tepat.”Kamu tidak apa-apa Cala?,”ucap Edwan dari belakang. Cala menoleh dan melihat Edwan sudah ada dibelakangnya.


“Kenapa kakak ada disini,”ucap Cala dengan wajah lelahnya.


“Kita bicara nanti saja untuk sekarang kita harus menghabisi monster ini dulu,”ucap Edwan. Setalah beberapa jam berlalu monster sudah mulai berkurang, tapi karena kumpulan monster datang di satu tempat.Membuat  monster dengan level yang tinggi juga datang monster yang membuat monster lain takut segera pergi.


“Kenapa mereka pergi?,”ucap Cala.


“Itu karena monster yang levelnya lebih tinggi dari monster yang kita lawan level mereka sangat redah. Takut dengan yang level yang tinggi,”ucap Edwan.


Setelah monster yang lari karena monster besar dari,tapi pada saat yang sama juga Edwan menyiapkan bubuk monster yang berbeda dari biasanya  untuk mengusirnya. Sehingga monster besar itu tidak datang ke tempat mereka. Tapi setelah monster pergi Edwan bertanya kepada Cala apa yang sudah terjadi disini. Kenapa ada banyak monster yeng menyerang mereka.


Cala hanya memberikan apa yang dia ketahui tentang kondisinya.”Bagaimana bisa bubuk yang kalian siapkan berganti dengan bubuk pemanggil monster. Apa ada mata-mata didalam kelompok kalian?,”ucap Edwan.


Tapi Cala yang juga tidak tahu dengan apa yang sudah dia ketahui hanya bisa diam saja.”Apa Clara sudah tahu tentang ini, bukan awalnya bubuk itu untuk Clara. Tapi kenapa bisa ada di kereta yang aku tunggangi,”kata Cala.


“Clara bagaimana dia bisa tahu,”ucap Edwan. Tapi setelah ini apa yang akan terjadi dengan Clara dan bagaimana dengan Cala dan Edwan mencari tahu tentang bubuk itu?.

__ADS_1


__ADS_2