
“Jadi apa semua masalah yang terjadi pada masa lalu itu diakibatkan oleh salah satu dari ras darah naga yang suka dengan bangsawan dari keluraga Emirasari. Tapi apa pemuda yang bernama Alex itu bodoh apa tidak bisa membedakan mana yang setia dan tidak,”kata batin Clara.
Sementara di posisi lain Derek, Goto dan Moza hanya menatap Clara yang sedang membaca bukunya.”Apa seasik itu nyonya membaca bukunya,”kata Moza.
“Mana aku tahu soal itu dari pada itu pembunuh tadi bukan sudah dilepaskan oleh nyonya,”kata Derek.
“Itu bener tapi kenapa dilepaskan oleh nyonya,”kata Goto sambil berpikir. Tapi mata Goto masih tertuju kepada Clara yang sedang asik membaca bukunya.
Clara yang masih fokus membaca bukunya sampai dia merasa ada mata yang melihat ke arahnya.Tapi Clara mengabaikannya karena masih ingin tahu kelanjutan dari buku yang dia baca. Dimana buku itu juga mengatakan kalau jantung dari ras darah naga bisa membuat mereka kuat dan memiliki kekuatan untuk berkuasa menjadi raja. Tapi ada yang membuat Clara sedikit bingung,”Kenapa tunangan dari wanita itu mau memberikan jantung ras dari darah naga untuk di pakai oleh tunangan itu. Apa benar legenda yang dikatakan dalam buku ini jantung dari ras darah naga bisa membuat kita bisa berkuasa dimana saja,”kata Clara.
Mereka bertiga yang mendengar hanya melihat satu sama lain sampai Goto membuka mulutnta.”Itu hanya legenda saja tidak mungkin jantung bisa mengubah orang lain. Jika memang jantung bisa sikron dengan tubuh yang lain,”kata Goto.
Clara melirik ke arah Goto.”Aku juga berpikir seperti itu. Tapi kenapa cerita ini masih ada yang ganjil,”kata Clara.
“Ada yang ganjil bagaimana nyonya. Itu hanya karangan saja belum ada yang tahu kebenaran dari semua bencana yang terjadi pada masa lalu,”kata Goto.
“Apa kamu juga tahu apa yang terjadi pada bencana yang terjadi dimasa lalu Goto,”kata Clara. Goto hanya menggelengkan kepalanya saja. Clara yang kembal membaca bukunya kembali dan menemukan hal yang tidak terduga dari tulisan dari buku yang dia baca.
Clara yang kembali membaca dengan seksama tapi apa yang dia baca memang ada yang berbeda dari paragraf pertama dia baca dengan paragraf kedua. Dimana paragraf pertama masih menjelaskan tentang kematian Alex. Tapi paragraf kedua membahas tentang kematian Alex yang disebabkan oleh kutukan karena sudah melanggar larangan untuk kelur dari wialyah ras darah naga atau hubungan percintaan. Tapi di dalam paragraf tersebut juga mengatakan kalau kematian datang kutukan yang di berikan oleh Alex adalah kutukan yang membawa bencana. Karena Ales adalah putra dari keturunan asli ras darah naga. Siapa saja yang membunuh dan mengambil jantung dari keturunan asli yang penuh kebencian.
Dia akan mendapatkan karma yang setimpa.”Karma yang setimpa untuk keturunan langsung dari wanita dan pasangan kelurga Emirasari. Apa yang dimaksud kutukan itu adalah cinta mereka tidak terbalas. Lalu apa hubungan dengan keluarga Emirasari yang sekarang,”kata Clara.
Selama Clara membaca buku itu dia semakin tidak menemukan titik terang dari masalah kenapa kelurga Emirasari ingin jantung dari ras darah naga dan kenapa dia bisa bangkit dari kemunduran mereka setelah di larang masuk ke dalam wilayah Matahari.
__ADS_1
“Bagaimana mereka bisa kembali bangkit. Ada yang tidak beres di sini?,”uap Clara yang kembali pusing dengan semua teka-teki yang tidak bisa dia selesaikan. Tapi Moza yang melihat itu mengambil buku Clara.”Nyonya sampai kapan anda akan membaca buku sementara kami semua khawatir dengan anda,”kata Moza. Berani mengambil buku Clara saat dia sedang membacanya.
“Moza apa yang kamu lakukan, kembalikan bukunya sekarang aku belum selesai membacanya,”kata Clara.
“Saya tahu nyonya belum selesai. Tapi apa yang anda cari dari buku yang tidak pasti ini,”kata Moza.
“Itu benar buku itu tidak pasti kebenarannya.Tapi mungkin saja ada sedikit informasi bukan.Tapi kenapa kalian masih ada disini. Apa lagi yang ingin lakukan,”kata Clara.
“Kami hanya ingin tahu kenapa anda melepaskan pembunuh tadi?,”kata Derek.
“Jadi kalian masih di sini karena kalian ingin tahu kenapa aku melepaskan dia tadi,”kata Clara yang menghela nafas. Semua hanya terdiam saja sampai akhirnya Clara membuka mulutnya lagi.
“Aku melepaskan dia karena aku ingin dia memberikan pesan kepada ratu untuk mengirim pembunuh lain lagi. Tapi dia tidak akan bisa mendapatkan tubuhku yang mati. Itu saja apa ada lagi yang ingin kalian tanyakan. Moza kembalikan bukunya sekarang?,”kata Clara menatap ke arah Moza.
“Kami hanya ingin tahu saja kenapa nyonya bisa setegar ini,”kata Derek.
“Aku tegar. Apa kalian tidak salah mengamati,”kata Clara. Mereka bertiga hanya saling memandang satu sama lain.
“Aku tidak tegar, tapi aku mencoba menyembunyikan semuanya. Agar mereka tidak tahu apa yang aku rasakan itu saja. Aku datang ke sini juga ada maksud lain,”kata Clara.
“Apa ini masalah karena keluarga ibu anda yang mau pergi ya,”kata Moza. Clara hanya tersenyum kepada mereka saja sampai akhirnya mereka tidak bertanya lagi. Tapi disaat yang sama Mori asli datang dan melihat Derek, Goto dan Moza di tempat yang sama bersama dengan Clara.
“Apa yang sedang kalian bertiga lakukan disana?,”kata Mori.
__ADS_1
“Mori apa kamu sudah sampaikan pesanku kepada Kal,”kata Clara.
“Sudah nyonya.Tapi apa tadi ada yang datang ke tempat nyonya,”ucap Mori yang merasa ada hal lain yang tidak diketahui. Sama saat Mori datang ke sini ada pelayan kalau dia tadi sudah datang ke sini sementara dia baru saja datang dan belum datang ke dapur. Mori yang merasa aneh pergi ke tempat Clara.
“Ada,”ucap Clara.
“Siapa bukan pembunuh yang datang lagi bukan,”kata Mori dengan santainya.
“Itu pembunuh yang datang wajah mereka sama dengan wajah kamu,”kata Moza.
“Apa sama dengan wajahku. Tapi nyonya tidak tertipu oleh pembunuh itu bukan,”kata Mori.
“Mana mungkin. Apa kamu kira aku tidak tahu yang mana asli dan palsu,”kata Clara.
“Nyonya yang paling terbaik deh. Tapi Nyonya ini ada pesan untuk nyonya,”kata Mori yang memberikan pesan yang dia ambil dimeja kamar Clara.
“Pesan dari siapa yang datang hari ini,”kata Clara yang membuka surat tersebut. Dimana surat itu berisi kalau pihak ratu mulai bergerak kembali merebut organisasi dagang. Sampai ratu mencoba membuat bisnis mereka gagal. Dengan memonopoli semua barang yang ada. “Mereka sudah bergerak, tapi percuma saja jika yang dihancurkan hanya cabang saja,”kata Clara.
“Apa itu sura dari wilayah selata nyonya,”kata Mori.
“Itu benar. Tapi Mori apa kamu saat datang ke sini bertemu dengan kakek saya dan paman saya,”kata Clara. Mori hanya menggelengkan kepalanya saja. Tapi melihat raut wajah Clara yang sedikit sedih. Hanya bisa terdiam saja sementara mereka bertiga yang melihat juga tidak bisa berkata. Mereka malah mengganti topik pembicaraan.”Hai Moza sampai kapan kamu memegang buku itu,”kata Derek.
Tapi apa yang terjadi dengan pembunuh yang memberikan pesan dari Clara. Apa dia akan mati?.
__ADS_1