Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 13 REVISI


__ADS_3

Clara kembali dengan kondisi tubuh terluka lagi setelah bertemu dengan Ratu Erlaka. Di dalam ruangannya Mori yang sudah menuggu dengan obat yang akan dia oleskan. Karena setia harinya Mori tahu kalau Clara kembali dari tempat Ratu Erlaka dia akan terluka. Clara yang melihat Mori sudah datang di kamarnya tidak bisa menahan rasa sakitnya. Dimana Clara segera menghampiri Mori yang sudah menuggu.”Lepaskan pakaian anda putri, bair aku bisa mengoleskan obatnya,”ucap Mori yang mencoba menahan rasa sedihnya.


Clara melepaskan pakaian yang dia kenakan, Mori yang melihatnya sangat terkejut dengan tubuh majikannya yang terluka banyak. “Tuan putri,”ucap Mori setelah melihatnya. Setelah itu Clara berbaring untuk mengoleskan luka yang ada di punggung. Setelah selesai baru di paha kaki Clara yang terkena air panas.


Mori yang telah selesai mengobati meninggalkan Clara di dalam kamarnya. Tapi hati Mori tidak bisa menahan rasa sakit yang didapatkan oleh Clara. Di luar pintu Mori tertunduk menangis karena melihat tuan putri yang sudah dia rawat. Mendapatkan perlakukan yang tidak baik kepada ratu Erlaka. Tapi setelah itu Mori kembali pergi ke dapur untuk dia bisa membuat makanan untuk Clara.


Didalam kamar Clara yang tertidur tidak terlalu waspada dengan mereka yang akan datang. Tapi pada saat yang sama Martin yang penasaran dengan Clara datang ke istana. Tapi melihat tempat tinggal Clara yang ada di vila tulip merasa tercengang dengan kondisinya. Setelah tahu dimana posisi Clara tidur dia membuka jendela terasnya.


Tampak Clara sedang tertidur pulas, tapi melihat sikap Clara yang tidur dengan cara yang tidak biasa membuat dia bertanya.”Apa dia nyaman tidur seperti itu?,”ucap Martin yang mendekat. Martin yang ingin melihat wajah dari Clara tampak terlihat sedih dan kesakitan.


Martin yang melihat itu sedikit bertanya,”Apa yang sedang terjadi sini?.” Martin melihat tubuh Clar yang tertutup kain tapi terlihat sedikit bercak merah. Membuat Martin bertanya dalam hatinya lagi.”Apa dia disiksa atau ada hal yang aku tidak ketahui dari pasanganku ini,”ucap Martin. Yang kembali ke tempat dia menginap, di perjalanan menuju penginapan.


Martin masih saja bertanya dengan apa yang dia lihat.”Kurasa sudah waktunya memanggil Derek,”ucap Martin. Setelah Martin sampai di penginapan bertemu dengan Erman yang menuggunya.”Dimana Derek, bawa dia ke hadapanku sekarang. Ada hal yang ingin aku cari dari Derek,”ucap Martin masuk ke dalam kamarnya.


Erman segera pergi mencari Derek yang sedang berkumpul dengan ksatria yang lain.”Hai Derek taun Martin mencari kamu sekarang dia ada di kamarnya menuggu kamu,”kata Erman. Derek segera berdiri dan menuju kamar Martin. Derek sudah sampai didepan pintu hendak masuk ke dalam, belum sempat mengetuk pintu Martin sudah berkata untuk masuk.

__ADS_1


Derek masuk ke dalam dimana Martin sudah duduk di kursi dekat jendela.”Tuan muda kenapa anda mencari saya?,”kata Derek yang tidak tahu dia dipanggil.


“Aku ingin kamu jelaskan apa yang sudah terjadi dengan tunanganku. Apa yang sudah kamu temukan tentang dia selama satu setengah tahun ini,”ucap Martin. Derek segera memberitahukan kepada Martin tentang kehidupan Clara. Dimana Clara selalu di incar oleh ratu sampai mengirim pembunuh untuk mengirimnya. Jika ada kesempatan ratu juga menghukum Clara dengan hal yang tidak ada.


Semua finansial Clara juga disita oleh ratu termasuk uang tunjagannya.Di sita karena untuk mempersiapkan pernikahan dia. Tapi saat seperti ini Clara pasti akan mendapatkan hukuman karena kelas tata krama pernikahan.


“Jadi maksud kamu Clara selalu disiksa oleh ratu, bagaimana dengan raja apa dia membiarkan saja semua itu terjadi,”kata Martin.


“Raja tidak pernah perduli dengan tuan putri setelah kematian permaisuri tuan muda,”kata Derek.


“Luka yang aku lihat saat ini apa itu karena ratu Erlaka. Tapi kebencian apa sampai ratu Erlaka melepaskan semua kebencian itu kepada Clara,”batin Martin. Derek yang melihat tuan muda Martin terdiam sesaat sampai dia membuka mulutnya.”Apa ada lagi yang ingin anda katakan kepada saya tuan muda,”ucap Derek. Martin hanya bisa diam saja tanpa berkata hanya dengan satu sinyal saja dia Derek pergi.


Pagi belum menampakan dirinya Clara yang terbangun karena suara bising yang membuat dia membuka matanya.”Mori apa yang sedang terjadi disini?,”ucap Clara yang dengan tubuh masih sakit.


“Tuan putri barang ini dari ratu dan Raja untuk pernikahan anda,”kata Mori.

__ADS_1


“Apa untuk pernikahan yang akan dilakukan 6 satu tahun lagi bukan. Kenapa mereka sudah memberikan sekarang,”ucap Clara.


“Itu tuan putri sebenarnya ada surat untuk ada dari raja,”kata Mori memberikan suratnya.Clara membuka suratnya dan membacanya dimana isi dari suratnya memberitahukan kalau pernikahan akan diadakan pada akhir pergantian tahun. Clara yang membacanya sedikit berpikir,”Bukan, jika diakhiri tahun ini aku masih 16 tahun kenapa waktunya diajukan.”


Clara membaca suratnya lagi tapi tetap tidak ada pemberitahuan tentang alasannya. Clara hanya bisa menerima saja, tapi dalam hatinya dia juga sangat senang. Jika pernikahannya bisa diajukan lebih cepat dari apa yang dia ketahui.”Nona apa kamu akan baik saja dengan semua ini,”kata Mori dengan mata melihat ke arah kotak dari raja dan ratu.


Clara melihat itu sedikit aneh jika mereka akan memberikan hadiah untuk dirinya.”Apa mereka akan mengeluarkan uang sepeserpun untuk aku,”ucap Clara yang tidak berharap tinggi. Setelah pelayan itu pergi Clara berjalan ke arah kotak itu. Mori yang melihat itu hanya terdiam, walaupun dia penasaran dengan apa yang dipikirkan oleh Clara.


“Mori apa kamu bisa membuka semua kotak ini semua,”ucap Clara. Mori tidak tahu kenapa Clara ingin dia membuka semua kotak ini. Tapi dia hanya bisa menjalankan perintahnya saja. Mori yang membuka kotak satu persatu sangat terkejut dengan semua isi yang ada didalamnya.


“Apa semua ini,”kata Mori yang tidak habis pikir dengan apa yang dia lihat. Mori langsung melihat ke arah Clara yang sedikit saja tidak terkejut.”Tuan putri,”ucap Mori yang menoleh ke arah Clara yang ada dibelakangnya.


“Buang saja yang tidak berguna kita isi dengan barang milik kita saja, hanya untuk tiga kotak saja. Selain itu biarkan saja isi dari kotak itu, tapi sebelum itu Mori bisa kamu ambil bubuk yang ada di dalam kotakan itu,”ucap Clara.


“Bubuk apa ini tuan putri kenapa terlihat aneh apa lagi bubuk ini ada di semua kotak,”ucap Mori yang penasaran. Clara yang sudah mencium bubuk itu tersenyum dan berkata,”Apa kalian ingin membunuhku, tapi sayang aku tidak akan mati ditangan kalian.”

__ADS_1


Mori yang mendengar perkataan dari Clara menatapnya.”Ini adalah bubuk pemanggil monster,kamu tahukan dari apa yang aku katakan,”ucap Clara. Tapi apa yang akan dilakukan oleh Clara dan Mori setalah tahu tentang bubuk yang ada didalam kotak itu?.


__ADS_2