Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 35(revisi)


__ADS_3

Clara mendekat dia melihat kalau ada yang datang dari arah langit.”Itu bukan monster bersayap, kenapa dia bisa sampai ke sini. Apa para penjaga tidak menyadari kedatangan mahluk tersebut,”ucap Clara yang mencoba tenang.


Clara yang berjalan menuju pintu tapi dengan senjata yang selalu dia bawa. Tapi anehnya monser yang terbang ke arah kamar Clara tidak sedikitpun menyerang.”Kenapa dia tidak menyerang, ada yang aneh dengan monser ini,”ucap Clara yang ingin melihat lehih dekat.


Tapi saa dia melihat lebih dekat, ada sesuatu yang membuat Clara ingin mencari tahu.”Aku ingin ke sana, tapi disana berbahaya. Tapi kenapa monster itu hanya diam saja, itu membuat aku merasa penasaran,”ucap Clara yang sedang bimbang ingin maju apa mundur. Tapi setelah melihat dengan seksama kalau monster tersebut sedang terluka ditambah lagi dia membawa telur.


“Telur apa itu,”ucpa Clara. Clara yang melihat monster tersebut seperti sedang kesakitan. Tapi masih saja melindungi telur yang dia bawa. Clara yang tahu akan perasaan itu berjalan mendekat dan perlahan membuka teras kamarnya. Clara yang berjalan berhati-hati, tapi monster tersebut melihat Clara dengan gerak dan hendak ingin memangsa Clara.


“Tenanglah aku tidak akan melukai kamu. Jika kamu bisa mendengarkan perkataan dariku. Aku hanya ingin mengobati luka kamu jika kamu tidak keberatan, tapi jangan memakanaku. Aku tahu kalau kamu juga sedang melindungi telur itu bukan. Apa dia anak kamu? Tapi kamu ini apa sebenarnya,”ucap Clara yang juga tidak tahu. Clara mendekati monster yang masih melingkar dan melindungi telur.


Clara yang melihat kalau monster yang terbang tersebut terluka karena anak panah. Tapi setelah melihat anak panah yang sudah dilepaskan oleh Clara dia merasa tidak asing. Tapi Clara mengabaikan untuk sesaat dan mulai mengobati luka dari monster.


“Aku akan ke dalam mengambil obatnya. Kamu disini jangan bergerak, aku tidak akan lama,”kata Clara yang segera berlari dan mengambil obatnya yang ada di dalam kamarnya. Setelah mendapatkan obatnya Clara pergi ke luar dan mulai mengobati monster dan tidak lupa dia membalutkan kain untuk menutupinya.


“Akhirnya selesai juga. Apa kamu bisa terbang, kamu harus kembali ke sarang kamu bukan. Untuk bisa menetaskan telur itu,”ucap Clara yang tersenyum. Setelah Clara berkata seperti itu dia terbang dengan membawa telurnya. Tapi pada saat yang sama petugas yang sedang berpatroli melihat monster itu terbang. Dimana Martin yang mendapatkan kabar kalau monster tersebut terbang dari arah kamar Clara. Karena khwarir Martin segera berlari ke arah kamar Clara.


“Clara,”cuap Martin yang sudah mendobrka masuk kemar Clara. Dimana Martin melihat Clara ada di teras. Martin segera berlari ke arahnya. Clara yang melihat monster tersebut terlah terbang dan pada saat yang sama mendengar Martin dari arah belakang.


Tapi saat Clara menoleh dia sudah ada didekapan Martin yang lari dari arah belakang.”Martin bisa kamu lepaskan aku,”ucap Clara yang masih ada di pelukkannya. Martin yang sedikit melongkarkan pelukkannya melihat ke arah Clara yang tidak terluka tapi ada darah.


“Apa benar kamu baik saja, kamu tidak terluka bukan. Tapi kenapa kamu ada darah dibaju kamu,”ucap Martin yang masih gelisah.

__ADS_1


“Aku baik saja, jadi kamu tidak khawatir. Aku akan ceritakan kepada kamu apa yang sudah terjadi. Jadi bisa kamu lepaskan aku,”kata Clara. Tapi pada saat Martin memeluk Clara dia juga melihat Baned yang juga terlihat gelisah yang baru datang.


“Clara kamu tidak terluka,”ucap Baned dari belakang yang juga mendapatkan kabar kalau ada monster. Martin yang sudah melepaskan pelukkannya membantu Clara masuk. Tapi penjaga juga masih mengawasi dan mencari monster yang terbang tadi.”Kalian tidak usah mencari monster yang tadi terbang. Dia tidak melukaiku,”ucap Clara.


“Bagaimana mungkin aku bisa tenang kalau ada monster yang datang ke kamar kamu,”ucap Martin yang masih gelisah. Clara yang memengang tangan Martin mencoba menenangkannya,”Aku baik saja darah yang ada ditubuhku ini dari monster yang tadi terbang. Dia terluka karena anak panah ini dan dia juga terkena racun. Aku hanya membantu mengobati dan menawarkan racun yang ada di tubuhnya saja,”ucap Clara menjelaskan.


“Clara kamu ini tidak takut. Ini nyawa, kamu harus menyangi nyawa kamu sendiri bukan,”ucap Baned.


“Aku tahu kalau aku salah, tapi dia membawa telur dan aku merasa kasihan. Jadi aku tidak tega, melihat monster tersebut terluka. Di tambah lagi aku menemukan ini tertanjap di tubuh monster,”kata Clara yang memperlihatkan anak panah yang dia ambil.


“Ini bukan anak panah dari kerajaan Matahari. Apa mereka mulai berburu, tapi untuk apa?,”ucap Martin.


“Berburu untuk mendapatakan wilayah bukan,”ucap Clara yang berdiri dan hendak mengganti pakaiannya yang dibatu oleh Mori yang juga datang. Di dalam kamar mandi Clara berganti pakaian, tidak membutuhkan waktu yang lama Clara dan Mori keluar.


“Monster yang terbang tadi bukan jenisnya berbeda dan tidak akan datang ke wilayah utara bukan Martin. Tapi dia datang ke sini, bukan ada yang aneh dengan kejadian yang sudah ada ini,”kata Clara yang juga tidak tahu.


“Tapi apa benar monster tersebut bisa terbang Clara apa ada yang aneh dengan monster tersebut,”kata Mratin. Tapi pada saat mereka bertiga berdiskusi dengan kejadian yang menimpa Clara pada saat itu.


Pelayan Naton masuk dan membuka mulutnya.”Mungkin saja monster yang terbang itu dari ras para monster yang bisa berubah wujud,”ucap Naton.


“Apa maksud kamu Naton,”ucap Clara yang tidak paham dengan apa yang dikatakan.

__ADS_1


“Maksud kamu ras Darah naga,”ucap Martin.


“Ras darah naga. Apa mereka masih ada bukan ras ini sangat langkah dan tidak akan muncul begitu saja, kecuali kekacauan dunia terjadi,”ucap Baned.


“Ras apa itu?,”kata Clara.


“Ras yang bisa menyamar dan berubah menjadi manusia. Tapi ras ini sangat langkah dan memiliki kekuatan yang berlimpa, tidak ada yang bisa menaklukkan ras ini. Tapi jika yang kamu lihat tadi ada ras darah naga. Apa dia mengerti bahas yang kamu ucapkan?,”ucap Martin.


“Saat aku berbicara dengan baik dan hendak menolongnya dia tidak menolak hanya saja... Telur yang dibawa monster itu memiliki corak yang berbeda dengan monster pada umumnya,”kata Clara.


“Mungkin saja dia datang  ke tempat ini hanya untuk singkah saja. Bagus jika dia tidak melukai kamu,”ucap Baned.


“Tapi panah ini bagaimana bisa dijelaskan. Untuk apa kerajaan Matahari ingin mendapatkan monster tersebut,”kata Clara.


“Kurasa bukan monster yang dia inginkan tapi telurnya,”kata Naton.


“Telur, kenapa harus telurnya?,”ucap  Clara.


“Karena itu sangat spesial. Jika telur itu menetas didepan salah satau dari putra raja dia bisa menguasai moster tersebuat sebagai peliharaan atau juga bisa menjadi senjata untuk meluluhkan wilayah lain,”kata Martin.


“Apa ras itu sangat kuat sampai kerajaan Matahari ingin mendapatkannya,”kata Baned.

__ADS_1


“Itu sangat kuat dan bisa saja menghancurkan satu wilayah,”kata Martin. Apa itu ras darah naga dan bagaimana bisa Clara berani menyentuhnya siapa Clara?.


__ADS_2