
Mori yang pergi mencari Kal, sementara Clara yang duduk dan membaca semua laporan yang dia dapatkan. Tapi dalam hatinya masih saja memikirkan tentang kepergian keluarga Bringdah. Clara sendiri tidak bisa berkata yang lain, hanya bisa melihat saja. Clara yang ingin kembali membaca informasi yang datang padanya.
Tapi saat hendak mengambil satu dokumen yang belum Clara baca dia mendengar suara langkah kaki. Clara yang melihat ke arah teras tampak Moza yang sedang berjalan menuju tempat Clara.”Nyonya sedang apa anda,”ucap Moza.
“Aku sedang membaca beberapa informasi Tapi kenapa kamu datang ke sini Moza. Apa ada hal yang ingin kamu sampaikan kepadaku,”kata Clara yang tetap mengambil satu dokumen untuk dia baca.
“Itu masalah yang kemarin, mereka semua sudah dibuang.Tapi Nyonya saya masih ingin bertanya. Kenapa mereka mengincar anda,”kata Moza.
“Aku juga tidak tahu soal itu Moza. Tapi semua ini adalah perintah ratu yang ingin nyawaku. Mungkin saja dia sekarang sedang mencari pembunuh lain yang bisa menjalankan tugasnya itu,”kata Clara dengan santainya.
“Apa nyonya tidak gelisah dengan kedatangan pembunuh tersebut. Nyonya tidak sekali saja mereka datang bukan,”kata Moza.
“Yang kamu tahu itu benar mereka tidak sekali saja datang. Tapi aku masih baik saja jadi kamu tidak usah khawatir. Aku bisa menjaga diriku sendiri,”kata Clara.
“Saya tahu kalau nyonya itu hebat. Tapi sampai kapan nyonya menyembunyikan semua ini dari tuan Martin,”kata Moza. Clara hanya melihat saja ke arah Moza.
__ADS_1
Moza yang melihat tatapan yang diberikan oleh Clara hanya bisa terdiam tanpa berkata apa. Sebelum Moza pergi dia hanya mengatakan kalau dia akan berpatroli 24 jam disekeliling tempat tinggal Clara.
Clara yang mendengar itu hanya tersenyum saja, hingga Moza pergi dari hadapannya. Clara yang kembali membaca informasi yang dia ingin ketahui tentang keluarga ratu. Dimana informasi yang dibaca oleh Clara kalau dulu keluarga ratu itu sudah membunuh salah satu ras darah naga.
Kembali Clara merasa ada hal yang membuat dia bertanya kepada keluarga ratu mencari ras darah naga. Clara yang terus membaca semua informasi yang dia dapatkan. Dimana informasi itu kalau ras dari darah naga sedang mencari pasangan hidupnya. Di mana salah satu ras darah naga tertarik dengan salah satu kelurga dari Emirasari. Tapi keluarga Emirasari tidak suka karena dia dari rasa yang berbada. Tapi saat keluarga Emirasari mengtahu kalau darah rasa darah naga bisa membuat mereka berkuasa.
Membuat rencana untuk membunuh salah saru ras darah naga yang sedang jatuh cinta dari salah satu keluarga Emirasari. Dimana ras darah naga mengetahui salah satu dari ras mereka dibunuh. Ras darah naga murka dan membantai semua manusia yang ada di kerajaan Matahari.
Tapi semua itu digagalkan oleh keluarga dari utara. Karena dengan kemurkaan ras darah naga wilayah utara mencari kacau. Semua monster yang tinggal di utara dan beberapa wilayah menjadi satu. Melihat itu mereka bekerja sama untuk menyelesaikan semua masalah yang ada. Tapi hasilnya keluarga Emirasasri di tuduh telah membuat bencana dengan membunuh salah satu ras darah naga.
Clara yang membaca informasi itu sedikit tidak mengerti dengan apa yang dia dapatkan. Karena Clara masih tidak mengerti dengan apa yang dikatakan dalam informasi tersebut. Clara yang tahu kalau keluarga Emirasari membunuh salah satu ras dari darah naga. Dimana ras darah naga tidak terima dan murka dnegan memusnakan semua manusia yang ada di wilayah kerajaan Matahari.
“Kakek paman,”ucap Clara yang tersenyum. Tapi mereka saat melihat Clara segera menghindar. Clara yang ingin menghampirinya dan melihat mereka pergi saat bertemu dengan Clara hanya bisa terdiam.”kenapa mereka pergi dariku. Apa aku melakukan hal yang salah,”ucap Clara.
Clara yang tidak tahu kenapa dengan mereka hanya bisa kembali berjalan menuju ruang perpustakan. Di ruang perpustakaan Clara mencari buku tentang ras darah naga. Setelah beberapa lama Clara mencari dibantu dengan pelayan yang mengurus buku di kastil milik Martin ini. Menemukan tiga buku yang sama dengan ras darah naga. Menemukan tiga buku yang sama dengan ras darah naga.
__ADS_1
Setelah mendapatkan buku yang sama dengan membahas ras darah naga. Clara mulai membaca buku tersebut dengan perlahan untuk mendapatkan apa yang di inginkan oleh Clara. Satu buku telah selesai Clara baca kembali dia membuka buku kedua yang hampir sama. Tapi dari kedua buku yang Clara baca di mana menjelaskan kalau ras darah naga adalah keturunan dari dewa agung para binatang. Yang memiliki wujud bintang dan setengah manusia. Clara yang mendapatkan informasi asal usul dari ras darah naga tapi hanya sebagian saja. Kembali melanjutkan membaca buku ketiga, tapi buku ketiga ini sedikit berbeda dari kedua buku yang dibaca oleh Clara.
Tapi tiba-ti dari belakang terdengar suara langkah kaki yang datang ke arah Clara. Membuat Clara melirik ke belakang dan melihat Mori. Tapi melihat sikap dan langkah Mori berbeda pada langkah yang biasa dia kenal.
Mori yang palsu datang mendekat ke arah Clara yang sedang membaca buku. Mori palsu yang membawa teh palsu kepada Clara. Teh itu berisi racun untuk Clara. Tapi melihat sikap Mori palsu yang santai dan tidak menunjukan keanehan Clara hanya bisa berkata.”Mori kenapa kamu datang ke sini,”kata Clara dengan santai.
“Nyonya saya membawakan teh untuk anda. Pasti anda haus bukan,”kata Mori dengan wajah tidak diketahui.
“Terima kasih Mori. Tapi Mori apa kamu juga mau minum teh bersamaku juga,”kata Clara. Mori Palsu dengan santai berkata iya kepada Clara. Disela Mori menuangkan teh palsu Clara melihat ke arah teh yang diberikan kepada Mori palsu.”Ini,”kata Clara yang tersenyum. Tapi Clara masih santai dan tidak terjadi apa-apa.
Hingga akhirnya Mori Palsu duduk di depannya.”Kenapa nyonya tidak meminumnya,”kata Mori palsu.
“Aku belum haus Mori. Tapi Mori apa yang kamu lakukan di sini, bukan kamu bertemu dengan Kal untuk menyampaikan pesanku bukan,”kata Clara yang sedikit mencari tahu.
“Aku sudah bertemu dengan tuan Kal Nyonya katanya dia akan bertemu dengan nyonya nanti,”ucap Mori palsu.
__ADS_1
“Kenapa dia akan bertemu denganku, bukan dia sedang bersiap-siap untuk pergi.Pasti dia akan sibuk bukan,”kata Clara. Mori palsu yang tidak tahu akan itu hanya terdiam saja.”Mori apa kamu masih haus. Jika iya kamu boleh meminum tehku,”kata Clara.
“Tidak nyonya ini sudah cukup,”kata Mori palsu yang sedikit geliash. Clara yang melihat kalau Mori palasu terlihat khawatir membuat Clara berdiri dan berjalan ke arah Mori tepat di belakang Mori Palsu. Clara memeluk Mori palsu dan berkata,”Untuk apa kamu datang ke sini, jika kamu saja tidak tahu apa yang sebenarnya Mori asli lakukan.” Dimana Mori yang asli apa Clara akan baik-baik saja setelah bertemu dengan pembunuh yang sama dengan Mori?.