
Para musuh yang mengincar nyawa Clara terdiam sampai pimpinan musuh membuka mulutnya.”Aku akan memberitahu kamu. Asalkan berikan penawarnya untuk kami,”ucap pimpinan musuh.
Clara yang sedang memikirkannya sedang tersenyum.”Apa kalian mencoba untuk mengelabuhi aku ya, tapi maaf semua itu tidak ada artinya untukku,”ucap Clara.
“Jika kalian tidak mau mati saja bagaimana.Aku juga bisa mencari tahu sendiri,”kata Clara yang tidak peduli dengan mereka. Clara yang berdiri dan siap untuk membunuh mereka. Sampai di anatara mereka membuka mulut.”Wilayah Timur sudah hancur mereka datang ke sini. Semua itu adalah perintah dari pangeran dan putra mahkota kerajana Matahari. Tolong berikan obat penawarnya. Saya tidak ingin mati,”ucap satu bawahan musuh.
“Kamu cukup menyanyangi nyawa kamu ya,”ucap Clara yang datang mendekat.”Aku akan berikan obat penawarnya. Tapi untuk apa mereka menghancurkan wilayah timur,”ucap Clara yang tertunduk didepan bawahan yang membuka mulutnya.
“Kamu diam bodoh,”ucap pimpinan yang tidak percaya kalau ada yang membuka mulutnya.
“Sebaiknya kamu diam saja, dari pada racun itu mulai menyebar ke organ dalam kamu,”ucap Clara yang dengan tatapan tajam. Wajah kembali polos dan menuggu orang didepannya berbicara.”Saya tidak tahu apa rencana kedua putra tersebut. Tapi mereka mengirim monster tersebut ke wilayah utara,”kata bawanan musuh.
Clara yang sudah tahu informasi itu mencari informasi yang lain.”Apa ada lain yang kamu dengar dan perhatikan,”ucap Clara.
“Ada dalam misi ini tidak hanya membunuh nyonya tapi juga membunuh pemilik tanah,”kata bawahan musuh. Naton yang bersama dengan Clara sangat terkejut sampai dia bertanya siapa yang menyetuh mereka untuk menyerang.
Bawahan musuh itu terdiam dan melihat ke arah pimpinan yang terlihat lemas.”Aku akan katakan asalkan kamu memberikan obat penawar ini kepada pimpinan saya,”ucap bawahan. Clara yang melihat tatapan dari bawahan hanya diam dan berpikir kalau bawahan yang dia ajak bicara memiliki balas budi yang belum terbayarkan oleh pimpinan itu. Makanya dia membuka mulutnya untuk mnolong pimpinan yang tertelihat lemas dan tidak berdaya.
“Aku akan berikan asalkan kamu mengatakannya,”ucap Clara.
“Ini semua adalah ratu yang meminta dia ingin menguasai wilayah utara karena sebagai dari wilayah yang ada di tempat ini sudah dikuasai tinggal wilayah utara yang masih bertahan. Sementara itu untuk beberapa bulan lagi ada serangan laut yang menuju ke wilayah Timur samudra,”ucap dari bawahan musuh.
“Apa yang kamu katakan barusan wilayah Timur yang kamu maksudkan apa adalah kerajaan Timalaya,”kata Clara. Bawahan itu menganggu sementara Clara yang mendapatkan kabar itu berdiri dan segera memberikan penawar kepada pimpian.
__ADS_1
Tapi dia datang berjalan lagi ke arah bawahan yang memberikan informasi.”Makanlah,”ucap Clara.
“Kenapa kamu memberikan ini kepadaku,”ucap Bawahan.
“Karena aku masih membutuhkan kalian untuk menyelinap dan berbaur saat penaklukan wilayah Timur,”kata Clara. Tapi saat yang bersamaan Kal dan Mori kembali bersama dengan Oben.”Nyonya apa anda baik saja,”ucap Mori yang datang ke tempat Clara.
“Aku baik saja, Kal berikan penawar ini kepada mereka. Kita gunakan mereka untuk berbaur ke wilayah timur,”ucap Clara.
“Berbaur ke wilayah Timur. Menang ada apa dengan wilayah Timur nyonya,”kata Kal. Tapi saat mereka membahas wilayah timur Kay dan Goro sudah sampai dan melihat pembunuh yang sudah dikalahkan. Kay yang melihat itu segera perlari ke arah Clara karena khawatir.
Tapi Goro yang melihat situasi tersebut hanya diam dan melihat ke arah Kal.”Apa yang terjadi disini,”kata Goro.
“Seperti yang kamu lihat ada musuh yang merobos masuk tapi mereka sudah dikalahkan.Hanya tinggal yang ada didalam ruangan ini untuk dimanfaatkan untuk berbaur ke wilayah timur,”kata Kal. Kay yang mendengar itu membuka mulutnya karena dia tidak tahu maksud dari Kal berbaur ke wialyah timur.
“Aku akan jelaskan paman. Tapi sebelum itu kita duduk dulu bagaimana?,”kata Clara yang merasa lelah. Sambil berpikir apa yang akan dia bicarakan kepada Kay yang menuggu dia untuk bercerita.
“Kenapa kamu diam saja Clara. Katanya mau berbicara denganku,”ucap Kay.
“Tunggulah dulu paman. Apa kamu tidak bisa melihat keponakan kamu ini mengalami hal yang tidak terduga yang keberapa kali ya,”ucap Clara sambil berpikir. Kay yang mendengar hal yang tidak terduga dari mulut Clara dengan beberapa kata lain mengalami hal yang serupa membuat dia bingung.”Clara apa kamu mengalami hal sulit,”ucap Kay.
Clara hanya tersenyum saja sampai dia melihat ke arah Kay.”Aku akan katakan kenapa mereka bisa ada disini. Itu karena mereka ingin membunuhku dan Martin. Tapi rencana mereka gagal karena aku dan bawahanku bisa mengatasinya. Lalu kenapa aku meminta untuk melepaskan mereka karena dari informasi yang aku dapatkan. Kalau Ratu mencoba menaklukan wilayah timur. Oleh karena itu, aku ingin mereka menyelinap dan berbaur sata penaklukan terjadi,”kata Clara.
“Apa yang kamu katakan itu benar Clara,”ucap Kay yang tidak peraya.
__ADS_1
“Yang dikatakan nyonya itu benar tuan Kay,”ucap Naton yang bersamanya saat mengintograsi musuh.
“Jika seperti itu aku harus melaporkan kepada putra mahkota dan ayah. Soal ini,”kata Kay yang berdiri. Tapi ditahan oleh Clara yang menggelengkan kepalanya.”Jangan paman melIhat situasi yang terjadi saat ini apa mereka bisa kembali,”kata Clara yang memberikan masukan.
“Itu tidak mungkin dengan kekacauan yang sedang terjadi,”kata Kay yang kembali duduk. Dimana dia mencoba untuk tenang karena kondisi saat ini sedang kacau. Kembali Kay melihat Clara yang telihat santai setelah penyerangan hanya berpiki kalau Clara sudah pernah mengalami semua ini.
Kay yang tidak tahu tentang Clara ingin mencari tahu tentangnya. Tapi bagaimana dia harus bertanya.”Clara,”ucap Kay yang merasa bersalah.
“Ada apa paman. Wajah kamu terlihat tidak baik-baik saja. Apa paman khawatir dengan istri paman,”kata Clara.
“Kamu masih bisa berkata seperti itu setelah apa yang kamu alami ini semua,”ucap Kay yang melihat ke segala arah.
“Itu ma sudah biasa kali paman. Di istana aku juga mendapatkan hal yang sama, jadi aku sudah terbiasa. Apa lagi beberapa hari yang lalu aku juga mendapatkan serangan yang tidak terduga,”kata Clara yang sedikit memberitahukan kepada Kay.
“Jadi selama ini apa yang dilakukan ayah kamu itu Clara. Kenapa dia tidak memberikan pengawal atau penjaga kepada kamu,”kata Kay.
“Untuk apa dia memberikan penjaga untukku dan untuk apa juga dia memberikan uang hidup untukku. Kalau dari awal ia tidak suka dengan kehadiran diriku,”kaa Clara yang berdiri yang dimana dia berbicara kepada pembunuh yang didepan dia.
“Apa yang kamu inginkan dari kami,”ucap pimpinan yang tidak bisa berkata apa-apa atau melawan orang didepannya.
“Yang aku inginkan beritahu kepada ratu kamu kalau dua orang yang kalian bunuh sedang melarikan diri dan mendapatkan luka parah. Lalu aku ingin kamu menyelinap dan bergabung dalam penaklukan wilayah timur. Satu lagi dapatkan informasi lain tentang wilayah yang ingin ditaklukan termasuk aku ingin tahu tentang apa akan dia lakukan setelah mendapatkan ras darah naga dan wilayah utara ini,”kata Clara.
“Tapi apa ratu akan percaya soal kondisi wilayah utara ini,”ucap Pimpinan musuh. Apa yang direncanakan oleh Clara dana apa yang akan dilakukan oleh pembunuh yang menyerang kasil?.
__ADS_1