
Tapi saat Clara hendak mau melangkah terdengar suara auman monster. Membuat Clara menoleh ke belakang kalau monsterr tersebut belum masuk ke ruangan Moza. Tapi tidak terduga dia melihat Derek yang muncul.”Nona,”ucap Derek.
“Derek kenapa kamu bisa ada disini kamu datang dengan siapa,”ucap Clara.
“Ini nona saya juga ikut bersama dengan Derek. Tapi saat kami datang kesini kastil sudah diserang,”ucap Kal.
“Nanti saja Derek, kamu jaga pintu sampai aku selesai membuka rantai dari Moza. Jangan sampai Monster tersebut tahu keberadaan kita,”kata Clara. Derek yang melihat Clara yang ingin melepaskan rantai dari Moza berkata dengan keras.”Jangan nona dia seorang pembunuh tuan muda. Makanya dia di rantai disini. Jika dia lepas dia akan kabur dari tempat ini,”kata Derek yang langsung mengatakan kebenarannya.
Tapi Clara yang melihat dengan sengaja memasukan kuncinya dengan tersenyum santai dia berkata kalau aku sudah tahu. “Tapi aku rasa dia tidak akan kabur dari kastil ini,”ucap Clara.
“Siapa kamu sebenarnya kenapa Derek memanggil kamu Nona,”ucap Moza. Clara tidak berkata sampai dia melepaskan rantainya dan dimana dia menyuruh Kal untuk masuk ke dalam ruangan yang dia temukan. Derek yang juga sudah selesai ikut dengan Clara dari belakang sampai didalam ruang rahasia. Clara mencari tombol pintu lain untuk menutup pintunya.
Setelah beberapa lama dia mencari dia menemukan tombol untuk menutup pintu dinging. Yang tiba-tiba pintu tertutup sementara Moza yang masih melihat Clara karena dia ingin tahu siapa dia.”Siapa yang sebenarnya,”ucap Moza.
“Aku Clara istri dari Martin. Apa itu sudah cukup untuk kamu tahu siapa aku. Tapi ini tempat apa Derek,”kata Clara yang melihat sekelilingnya.
“Kamu nyonya dari kastil ini. Aku tidak tahu kalau pamanku sudah menikah,”ucap Moza.
“Paman emangnya kamu ada kaitanya dengan keluarga besar Martin, Moza,”ucap Clara yang merasa melihat kalau ruangan yang dia temukan ini ruangan rahasia. Ruang rahasia dengan berbagai informasi musuh dari keluarga Martin dan beberapa keluarga yang mendukung ratu. Clara yang membaca informasi ini tersenyum licik.
“Nona Clara anda harus istirahat jangan memikirkan hal aneh lagi,”kata Kal yang merasa tatapan dari Clara sedikit berbeda.
__ADS_1
“Maaf hanya saja informasi ini menguntungkan diriku. Kamu tahukan kalau aku tidak suka dengan ratu. Tapi Kal kalau kamu ke sini apa sudah bertemu dengan Goro,”ucap Clara.
“Sudah nona dia juga berpesan kalau Mori baik saja. tapi kalau sekarang saya tidak tahu bagaimana dengan Mori, melihat kalau monster ada di dalam kastil,”ucap Kal.
“Aku tahu, tapi Derek kenapa kamu bisa ada disini,”ucap Clara yang melihat ke arah Derek.
“Saya diminta tuan untuk memindahkan Moza ke tempat lain karena serangan ini. Tapi bagaimana nona bisa ada di ruang bawah tanah ini?,”ucap Derek.
“Aku bisa ada disini karena suatu hal. Tapi sebelum itu kamu bisakan tidak mengatakan kepada Martin kalau aku ada disini. Tadinya aku mau keluar tapi ada monster yang muncul dan aku kembali ke sini. Tapi malah di ruangan ini malah berbahaya karena bersebelahan dengan ruang monster dikurung,”kata Clara yang tertunduk.
“Maaf nona saya tidak bisa merahasiakan kalau nona ada disini bertemu dengan Moza. Saya akan sampaikan kepada tuan saat kondisi sudah baik,”kata Derek yang setia dengan Martin. Clara yang mendengar pernyatan setia dia kepada Martin, tidak bisa berkata yang lain.
“Baiklah katakan apa yang kamu lihat kepada Martin. Tapi bagaimana dengan monster itu bagaimana dia bisa ada di dalam kastil. Apa kamu mau jelaskan Derek,”kata Clara yang juga ingin tahu.
“Seberapa kacau kondisi ini. Apa kamu bisa jelaskan?,”ucap Clara yang juga ingin tahu situasi yang sedang terjadi. Derek terdiam untuk sesaat karena dia juga tidak tahu harus bagaimana mengatakan kepada Clara.
“Baiklah aku tidak akan memaksa kamu tapi bagaimana dengan pamanku Baned apa dia juga ikut serta membantu Martin melawan para monster,”kata Clara. Derek hanya menganggu saja kepada Clara.
“Kalian terlihat santai ya apa lagi diluar sana ada banyak mosnter yang mengamuk,ucap Moza yang ikut membuka mulutnya didalam kecauan.
“Diam kamu Moza. Kamu tidak berhak ikut bicara,”kata Derek yang dengan nada keras. Tapi pada saat itu Clara berpikir tertang pembunuh yang dia lepaskan. Kalau sebelum mereka pergi dia berkata berhati-hati ada musuh lain yang bukan dari ratu juga ikut menyereng.
__ADS_1
“Kal apa kamu membawa alat komunikasi sihir itu. Coba kamu hubungi Goro sampai mana dia,”kata Clara. Kalau kondisi ini serangan kedua dari pihak lain, tapi setelah dia membaca informasi yang dia temukan di dalam ruang rahasia ini.
“Hai Derek apa kamu tahu ruangan apa ini,”ucap Clara yang mencari tahu dari Derek.
“Saya tidak tahu ruangan apa ini. Tapi mungkin Sebastian tahu ruangan apa ini karena dia dan tuan yang selalu masuk. Aku hanya ada di depan pintu masuk saja untuk berjaga. Saya juga pertama kalinya ada di sini,”ucap Derek yang berkata jujur kepada Clara.
“Moza apa informasi yang tertulis ini kamu yang memberitahukan kepada Martin,”kata Clara yang memberikan satu lembar informasi yang terkait Moza. Moza hanya menerima lembaran kertas tersebut dan membacanya langsung mengangguk.
“Jadi informasi ini benar dari kamu. Apa informasi ini bisa terpercaya kalau ada kelurga dari Martin yang berpihak kepada ratu,”ucap Clara.
“Itu yang aku ketahu. Tapi kenapa kamu bertanya seperti itu apa kamu ada kaitannya dengan ratu,”ucap Moza.
“Tidak hanya saja aku benci kepada ratu. Kalau jalurnya seperti ini bisa jadi informasi itu benar bukan,”kata Clara yang menyimpulkan kalau pihak kedua ini dari kaluarga Martin yang berpihak dengan ratu.
“Tapi kenapa dia ingin mencelakai Martin dan wilayah ini. Apa rencana yang disembunyikan ratu itu untuk mengusai wilayah dan menjadi nomor satu di dunia,”batin Clara yang sedang berpikir.
“Kenapa kamu diam saja,”ucap Moza.
“Tidak hanya sedang berpikir saja. Apa ada tikus lain yang masih ada di kastil ini melihat kekacauan ini,”kata Clara. Tapi di tempat lain Kal yang sudah terhubung dengan Goro kalau mereka baru saja sedang dalam persiapan menuju wilayah Utara.
Kal datang ke tempat Clara dan berbisik kalau Goro sedang menuju wilayah utara dengan pasukan tersembunyi.”Beritahu kalau ada pihak lain yang kabur, tangkap mereka dan intograsi mereka untuk mendapatkan informasi,”bisik Clara.
__ADS_1
Kal yang menganggu kembali mencari tempat lain untuk memberiahukan kepada Goro ada misi lain. Tapi sementara itu Derek yang melihat sikap Kal yang aneh hanya sedikit curiga. Saat Derek melihat Kal Clara juga melihat ke arah Derek.”Kamu tidak usah curiga aku hanya meminta Kal menghubungi Goro saja,”ucap Clara. Tapi Derek masih sedikit curiga dengan mereka berdua apa lagi Derek juga harus mengawasi Moza disampingnya. Apa yang akan terjadi setelah ini apa Clara bisa keluar atau malah ada musuh datang lagi selain monster?.