Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 49(revisi)


__ADS_3

Di tunggu oleh Goro dan Kal sementara Moza yang dibawa ke tempat lain untuk berganti pakaian. Clara yang telah selesai memberishkan diri melihat Goro dan Kal masih duduk di kamarnya.”Kenapa kalian masih disini apa ada hal yang ingin kalian katakan kepadaku?,”ucap Clara.


“Itu banar,”ucap Goro.


“Jadi apa yang ingin kalian katakan kepadaku,”kata Clara yang masih santai.


“Nona tahu siapa yang datang ke tempat ini selain pembnuh yang menyerang nona bukan,”kata Kal.


“Soal itu aku tahu itu dari keluarga dekat Martin yang bersekongkol dengan ratu,”kata Clara.


“Jadi masalah yang terjadi hari ini apa ini ada kaitannya dengan ratu nona,”ucap Goro. Clara hanya menganggu dan duduk didepan mereka.


“Goro aku ingin kamu mencari tahu siapa saja yang ada dipihak ratu termasuk keluarga dari ratu. Cari tahu semuanya. Setelah itu kita buat rencana untuk menghancurkan mereka,”ucap Clara yang dingin.


“Tapi nona berkata seperti itu apa nona baik saja. Anda baru saja diserang oleh pembunuh dari ratu dan melawan musuh dari pihak kedua,”kata Goro.


“Kamu tidak usah khawatir aku baik saja. tapi bagaimana misi kalian apa sudah selesai,”kata Clara.


“Untuk misi sudah selesai. kebetulan saat kejadian pasukan tersembunyi kekurangan orang dan waktu yang juga tepa keluarga kakek anda datang,”kata Goro sedikit memberitahukan kepada Clara.


“Jadi waktu kalian datang keluargaku datang juga bersama dengan pasukannya,”kata Clara yang memahami apa yang sudah terjadi.


“Itu benar,tapi sekarang nona mau apa setelah semua yang sedang terjadi sudah kacau. Kita juga tidak tahu bagaimana kondisi wilayah utara ini bisa bangkit lagi,”kata Kal.


‘”Tidak usah khawatir semua ini akan cepat berlalu. Kita bisa kembali memulai dari awal lagi. Tapi dari pada itu Kal aku ingin kamu nanti bersama Mori pergi ke ruang penyimpanan untuk membawa sampel saja. Aku akan mencoba membuat sedikit hiasan untuk mengisi waktuku saat kondisi belum membaik,”kata Clara.


“Baik nona,”ucap Kal. Selesai mereka berdua berbincang Moza datang tapi waktu bertepatan Kal dan Goro juga ingin segera pergi.”Kalian mau pergi kemana aku baru saja datang ini,”kata Moza yang melihat Kal dan Goro hendak pergi.

__ADS_1


“Kami ingin melihat kondisi kastil. Kamu tinggal saja bersama dengan Clara,”kata Goro.


“Itu benar, aku juga ingin mencari Mori pelayan nona,”ucap Kal. Moza hanya menganggu dan masuk ke dalam di mana dia duduK.


“Bagaimana kondisi kamu apa kamu baik saja sekarang,”kata Clara. Setelah Moza duduk di depan Clara.


“Aku baik saja tapi kamu apa kamu tidak terluka. Aku tidak sangka kalau kamu adalah nyonya di rumah ini. Kurasa paman juga suka dengan kamu ya,”kata Moza.


“Iyakah, tapi Moza ada hal yang ingin aku tanyakan kepada kamu,”ucap Clara.


“Apa itu?,”ucap Moza.


“Bagaimana kamu bisa tertangkap oleh Martin dan dikurung di tempat itu tadi,”ucap Clara.


“Bagaimana aku bisa terkurung ya. Aku dengan senang hati menyerahkan dirku, dari pada aku tinggal di tempat rumahku yang dulu,”ucap Moza.


“Suka atau tidak aku tidak perduli selama aku diberikan makanan saja itu sudah cukup. Di sini lebih baik dari pada rumahku yang selalu di buli dan dianiyaya dan tidak diberi makanan,”kata Moza.


“Kurasa kita sama tempat ini paling aman walaupun kadang ada bahaya yang datang tidak terduga. Seperti saat ini ada tikus yang mencoba menyelinap masuk. Iya tidak,”ucap Clara. Sementara Moza yang tadi tidak tahu maksud dari perkataan Clara tersadar kalau ada tikus yang tidak duga.


“Apa perlu aku bunuh dia saja sekarang,”ucap Moza yang siap memangsa musuh yang berkeliaran.


“Tidak usah biarkan saja mungkin dia juga sebentar lagi akan mati kedinginan,”kata Clara yang sudah memberikan bubuk racun dingin disekitar luar.


Setelah Clata berkata seperti itu tikus yang bersembunyi jatuh tidak berdaya.”Moza bisa kamu bawa orang itu masuk aku ingin mencari tahu siapa dia,”kata Clara. Moza yang langsung berdiri segera membuka pintu dan melihat kalau tikus itu tidak bergerak. Saat Moza menyentuhnya ada suasana dingin disekitar tubuh tikus yang tertangkap.”Nyonya apa yang kamu lakukan dengan orang ini, kenapa tubuhnya dingin sekali. Berbeda pada umumnya,”ucap Moza yang menarikm tikus yang tertangkap.


“Aku hanya memberikan bubuk saja tidak lebih. Kenapa memangnya?,”kata Clara yang dengan santai. Sampai Moza sudah ada didepan dengan tikus yang dibawa.”Sekarang apa lagi?,”kata Moza yang menuggu perintah dari Nyonya Clara.

__ADS_1


“Kita bangunkan dia dulu dengan air panas,”ucap Clara. Moza yang mengambil air panas langusng menyiramkan ke tubuh tikus itu agar dia sadar.”Panas,”ucap tikus yang tertangkap.


“Halo tuan putri. Apa yang kamu lakukan didepan pintu kamarku,”ucap Clara.


“Bagaimana kamu masih hidup, seharusnya kamu sudah mati saat kamu masuk ke dalam kamar mandi tadi,”ucap tikus yang tertangkap.


“Ohhh masuk kamu tikus mesum itu. dia masih ada didalam kamar mandi kok berendam. Apa kamu mau lihat kawan kamu,”ucap Clara. Moza yang terkejut dengan kata itu segera berlari ke arah kamar mandi. Karena dia tadi masuk tidak melihat ada yang aneh. Setelah Moza menyelusuri ruangan di kamar mandi baru menemuakan tikus yang sudah membeku tidak berdaya.


Moza yang membawa tikus yang sudah membeku itu dihadapan Clara.”Nyonya tikus beku ini mau diapakan,”ucap Moza yang sudah membawanya. Tikus yang tertangkap tadi melihat ke arah Moza dan dia sedikit terkejut.”Bagaimana ini bisa terjadi,”ucap Tikus tertangkap.


“Bagaimana itu bisa terjadi, bukan itu tidak aneh untuk kalian yang akan gagal dalam menjalankan misi ya,”ucap Clara dengan santainya.


“Sekarang giliran kamu yang harus membuka mulutnya bukan, jika kamu tidak ingin sama dengan kawan kamu yang membeku,”kata Clara.


“Baiklah aku akan katakan apa yang kamu inginkan asalkan kamu mau melepaskan aku,”ucap Tikus tertangkap.


“Bagus jika kamu mau membuka mulut kamu. Jadi mulai dari mana ya,”kata Clara yang berpikir, tidak membutuhkan waktu yang lama dia mulai bertanya kepada tikus tertangkap dihadapanya.


“Ok aku akan memulai. Siapa yang menyuruh kamu datang ke sini untuk membunuhku,”kata Clara.


“Itu dia ratu kerajaan Matahari yang ingin membunuh kamu,”kata tikus tertangkap.


“Ratu lagi. Apa yang dia inginkan dariku yang sudah mati,”kata Clara.


“Saya juga tidak tahu saya hanya dibayar untuk membunuh nyonya dari wilayah utara yang baru saja saat kekacauan sedang berlangsung. Itu saja yang aku ketahui,yang lain aku tidak tahu. Sekarang bisa kamu lepaskan aku,”kata tikus tertangkap.


“Baiklah. Moza lepaskan dia sekarang,”kata Clara yang juga memberikan isyarat untuk membunuh tikus saat dia lari kabur. Moza yang tahu dari mata Clara hanya melaksanakan perintahnya melepaskan tikus. Tapi saat tikus sudah jauh Moza sudah siapa dengan anak pahannya untuk diberikan kepada tikus yang lari.”Matilah tikus bodoh,”ucap Moza yang melepaskan anak panah yang mengarahkan kepada tikus yang lari. Setelah tikus mati apa yang akan dilakukan Moza dan Calara setelah itu. Bagaimana kondisi Clara akan baik setelah penyerangan yang datang menghampirinya.

__ADS_1


__ADS_2