
Setelah sore dimana Clara di hukum oleh ratu Erlaka. Clara yang tidur berbalik karena punggung dan kakinya yang terluka. Malam itu Clara yang tidur dengan rasa sakit tidak tahu kalau Derek datang ke tempat dia berada. Derek yang diam-diam masuk ke dalam kamar Clara melihat ia sedang tertidur. Derek tidak ingin membangunkannya, tapi mencium bau obat Derek sedikit curiga dengan Clara.
“Apa yang terjadi dengan tuan putri?,”kata Derek. Derek yang tidak berani membuka baju Clara untuk melihat hanya bisa pergi mencari Mori. Saat itu Mori sedang ada di dapur untuk melepaskan rasa kesalnya dia menumbuk kentang yang sudah dia rebus.
Derek mendengar suara tumbukan di arah dapur. Derek segera pergi ke arah dapur untuk melihatnya. Terlihat Mori sedang membuat sesuatu, Derek yang penasaran segera menghampirinya. Tepat di depan dia Derek berkata,”Apa yang sedang kamu buat Mori?.”
Mori yang sudah mencium bau dari Derek dan langkah kakinya hanya bisa melihat dan langsung fokus dengan kentang yang dia tumbuk.”Untuk apa kamu datang ke sini bukan seharunya kamu tidak datang ke sini lagi,”ucap Mori.
“Itu benar awalnya, tapi aku ingin memberikan informasi kepada lara soal calonnya. Tapi aku lihat dia sedang terluka, sebenarnya apa yang sudah terjadi kepada dia,”kata Derek. Mori yang tidak ingin memberitahukan kepada Derek hanya bisa diam saja. Tapi Derek tahu dengan sorotan tatapan diam itu Derek menebak.
“Apa itu karena ratu yang melakukannya, tapi kenapa?,”ucap Derek. Mori tetap saja diam, Derek yang tidak menemukan apa-apa hanya bisa diam saja. Setelah itu Derek pergi meninggalkan Mori. Mori yang melihat Derek pergi hanya diam dengan kentang yang dia tumbuk.
Di tempat lain Derek yang sudah kembali ke penginapan tempat Martin berada.”Tuan muda kurasa sudah waktunya bukan kita kembali ke markas,”ucap Sebastian.
“Untuk apa kembali pembasmian sudah selesai kita tangani. Tapi apa tidak bisa aku menikmati malam ini dengan santai,”ucap Martin dengan dingin. Di sisi lain Derek yang sudah kembali terlihat cemberut.
“Kenapa kamu Derek kembali dengan wajah tidak enak dipandang,”kata Sebastian.
__ADS_1
“Bagaimana tidak enak dipandang, kalau saja tunangan anda saja sedang terluka,”kata Derek.
“Tunanganku, apa yang kamu maksudkan Derek. Apa kamu bertemu dengan tunanganku?,”kata Martin sedikit melirik ke arah Derek dengan tajam.
“itu saat saya mengirim surat dan difitnah saya di selamatkan oleh tunangan anda. Tapi kelihatannya kondisi dia dengan gosip yang beredar sangat berbeda tuanku,”ucap Derek.
“Apa yang kamus maksudkan berbeda,”ucap Martin.
“Saya juga tidak tahu yang pasti saat saya melihatnya kondisi tunangan anda itu dalam kondisi sederhana dengan finansial yang buruk. Seperti rumor kalau putri mahkota itu diabaikan oleh ayahnya sendiri,”kata Derek.
Martin mendengar itu sedikit terdiam dan tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Derek.”Tapi kenapa kamu bertemu dengan dia Derek,”kata Martin dengan dingin lagi.
Derek yang mendengar itu hanya bisa tersenyum dan berkata,”Tidak tuanku aku hanya bercanda saja. Jangan bawa saya ke tempat itu, itu sangat tidak enak.” Setelah Derek bertemu dengan Martin dan sedikit membicarakan tentang Clara.
Di tempat lain di pagi hari setelah di obati oleh Mori. Clara kembali bertemu dengan Ratu untuk mengikuti kelas setiap hari selama satu tahun Clara harus merasakan rasa sakit dihukum oleh Ratu Erlaka. Setelah satu tahun berlalu dengan siksaan yang diberikan oleh ratu Erlaka untuk Clara.
Derek yang diberikan tugas oleh Martin untuk mencari tahu tentang kondisi sebenarnya putri Clara menemukan hasil yang tidak terduga. Kalau selama ini Clara mendapatkan uang dari hasil jualan renda dan sulaman yang dia buat. Raja Ezan sebagai ayahnya sudah tidak perduli lagi dengan Clar apa lagi Ratu Erlaka yang selalu menyiksa Clara.Di balik tata krama pernikahan Clara selalu dihukum oleh ratu untuk memuaskan amarahnya.
__ADS_1
Waktu terus berjalan sampai akhirnya semua kerja keras Clara yang mendapatkan kerja sama dengan Kal. Saat itu Clara yang bersama dengan Mori dan Goro menemui Kal yang seorang pedagang dari kerajaan Prastika yang ada dibelahan dunia lain. Setelah hari itu penjualan Clara sudah mencapai pusatnya. Apa lagi dengan bantuan pasukan tersembunyi yang sudah mau berkerja sama dengan Clara.
Tapi semua itu tidak memungkinkan dirinya bisa lepas dari Ratu Erlaka sebelum dia meninggalkan istana ini. Tapi ada bayangan yang membuat Clara berpikir kenapa ratu Erlaka tidak suka dengan dirinya. Apa yang sudah ibunya lakukan sampai ratu Erlaka tidak menyukainya hingga dia menginginkan Clara mati.
Mori datang dengan makan malam yang sudah disajikan didepan meja Clara.”Tuan putri waktunya kita makan malam,”ucap Mori. Clara segera menghampiri Mori yang sudah duduk, dimana mereka makan bersama saat itu.
“Bagaimana tuan putri apa sudah enak, karena aku baru saja mencobanya hari ini. Aku tidak tahu sesuai dengan lidah tuan putri apa tidak,”kata Mori yang tersenyum.
“Ini sangat enak Mori, tapi ini dari kentangkan,”kata Clara. Mori menganggu kepada Clara sampai akhirnya mereka menikmati malam itu bersama. Di suasana malam yang hening Clara bertanya kepada Mori.”Mori ibuku itu seperti apa?,”kata Clara. Mori mendengar itu sempat terdiam untuk sesaat,”Kenapa anda menanyakan tentang ibu anda tuan putri?.”
“Aku hanya ingin tahu saja dia itu seperti apa dan kenapa ratu sangat tidak suka dengan diriku. Apa salahku?,”ucap Clara. Mori yang tidak tahu harus cerita dari mana bertanya lagi kepada Clara.
“Tuan putri ingin tahu ibu anda dari mana dulu,”ucap Mori.
“Apa benar ibuku dari keluarga Bringdah. Kalau iya kenapa keluarga Bringdah tidak ada di kerajaan ini sekarang. Apa yang sudah terjadi dengan keluarga ibuku Mori,”ucap Clara.
“Itu karena keluarga Bringdah sudah di usir oleh raja terdahulu dan putra mahkota yang sekarang adalah raja Ezan yang juga setuju untuk pengusiran itu. Mereka di usir karena sudah berkhianat kepada kerajaan Tuan putri,”kata Mori.
__ADS_1
“Lalu bagaimana dengan ibuku apa dia punya masalah dengan ratu Erlaka sampai ratu memiliki dendam denganku,”ucap Clara dengan topik pembicaraan lain.
“Sebenarnya ibu adan permaisuri tidak memiliki masalah dengan ratu Erlaka. Tapi Ratu Erlaka yang tidak suka dengan ibu anda karena dulu memiliki kasih sayang dari ayah anda. Tapi setelah ibu anda mengandung anda raja Ezan mengalami perubahan dan menjauhi ibu anda. Saya tidak tahu apa yang terjadi saat itu, tapi yang saya tahu ibu anda itu cantik dan anggun dan pintar dari segi apapun,”ucap Mori. Clara yang telah mendengar cerita itu hanya bisa diam karena tidak menemukan titik terang dari kebencian Ratu Erlala yang pasti dan pengusiran keluarga Bringdah. Jadi apa yang akan dilakukan oleh Clara setelah itu?.