Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 38(revisi)


__ADS_3

Di tempat lain Oben yang sudah sampai di tempat latihan memanggil Goto dan Sebastian. Merek berdua yang saaT itu sedang berlati bersama menoleh dan menghampir Oben.”Ada apa Oben kamu memanggil kami,”ucap Goto.


“Tuan mencari kalian berdua segera kalian berpakaian dan temui Tuan sekarang juga,”ucap Oben yang telah selesai menanggil mereka berdua. Oben berjalan perlahan Sebastian dan Goto mulai berpakaian dan segera menyusul Oben yang sudah pergi dulu. Tapi tepat di depan pintu ruang kerja Martin mereka sudah bersama.”Tuan saya sudah membawa Sebastian dan Goto,”ucap Oben di balik pintu.


“Biarkan mereka masuk,”ucap Oben yang masuk dulu dan disusul oleh mereka berdua.


“Tuan mencari kami berdua ada apa ya,”kata Sebastian.


“Aku ingin laporan tentang wilayah ini apa benar monster di wilayah ini selalu muncul setiap bulannya,”kata Martin.


“Segera kami akan mencari tahu, tapi apa ada hal lain yang harus kami cari tahu lagi,”kata Sebastian.


“Tidak ada, untuk sementara hanya itu saja. Kalian boleh pergi untuk mempersiapkan untuk pergi ke wilayah tersebut. Ohhh satu lagi aku hampir lupa carikan wilayah untuk rute perjalanan pendagangan,”kata Martin.


“Baik tuan kami laksanankan,”kata mereka berdua. Setelah mendapatkan tugas mereka berdua segera pergi dimana mereka berdua melihat peta yang diberikan oleh tuan mereka.


“Apa kita pernah pergi ke wilayah ini sebelumnya,”ucap Goto.


“Kurasa kita belum pernah pergi ke wilayah tersebut. Tapi kenapa tuan ingin mencari tahu wilayah ini. Apa ada hal yang aneh,”ucap Sebastian. Mereka yang tidak tahu hanya menduga saja. Sampai mereka mulai pergi ke wilayah yang sudah ditandai.

__ADS_1


Setelah Sebastian dan Goto pergi kembali di ruang Martin yang membahas hal lain.”Kurasa aku harus memperketat penjagaanku di wilayah ini,”ucap Martin.


“Tapi ada hal yang ingin saya sampaikan soal pedagangan ini apa kita juga bisa bekerja sama dengan pihak wilayah Timalaya,”kata Kal.


“Bisnis dagang yang kamu kerjakan bersama dengan keponakan saya Clara,”kata Baned.


“Bisnis yang kami kerjaan dalam bidang kerajinan tangan dan hiasana pakaian. Untuk yang lain kami harus membicarakan dengan nona Clara,”ucap Kal.


“Baik aku mengerti dengan apa yang kamu katakan. Tapi sejak kapan kalian berdua menjalin kerja sama ini denga Clara,”kata Baned.


“Kalau saya sejak saya tertangkap oleh nona Clara sata hendak membunuhnya,”kata Goro.


“Apa yang kamu katakan membunuh Clara?,”ucap Baned yang sedikit terkejut.


“Kontra kerja sama apa yang di inginkan oleh Clara dari seorang pembunuh yang gagal seperti kamu,”kata Martin yang dingin.


“Tuan jangan marah saya. Melakuan ini juga memiliki keinginan lain untuk mengubah nasih. Kalau soal yang di inginkan oleh nona Clara saat itu... untuk mengetehui keluarga dari ibunya dan mencari relasi kerja sama yang lain termasuk informasi yang menguntungkan nona Clara tentunya,”kata Goro.


“Jadi kamu sudah melakukan kontrak lebih dulu sebelum Kal,”kata Baned.

__ADS_1


‘Pertemuan saya dengan nona Clara saat itu saat sedang mencari bahan yang bagus untuk saya jual di wilayah saya. Tapi di wilayah Matahari tidak ada yang menarik sampai saya bertemu dengan Mori yang sedang menjual hiasan pakian dan kerajinan tangan. Disana ada satu kain yang sangat indah saat saya melihat teksturnya itu dari bahan dari wilayah Utara. Saya lalu bertanya kepada Mori kain tersebut dia menjawab kalau kain tersebut memang benar dari wilayah Utara. Karena saya tertarik saya membelinya dan pulang membuat satu pakaian yang dibuat oleh pekerja saya dengan memberikan hiasan yang saya beli dari Mori saat itu.


“Baru selesai dibuat dan dipajang di toko ada salah satu bangsawan yang tertarik dan membeli dengan harga tinggi tidak hanya itu saja pakaian yang dibuat oleh nona Clara juga sudah terjual habis. Dari situlah ada yang meminta kami membuat pakaian pribadi bagi mereka. Sejak saat itulah saya ingin bekerja dengan Nona Clara. Pada hari yang ditentukan saya juga melihat Goro bersama dengan Mori dan Nona Clara,”kata Kal.


“Jadi karena itu kalian berdua menjalin kerja sama,”kata Baned.


“Iya karena nona Clara juga sedang mencari relasi untuk bisa dia ajak kerja sama untuk menjual hasil karyanya saat dia tinggal di wilayah Utara,”kata Kal. Baned dan Martin yang tahu kalau Clara juga sudah menjalin kerja sama dengan para pendagang.


“Jadi kalian sudah menjalin kerja sama saat ada di kerajaan Matahari. Jadi sudah berapa lama kalian mendapatkan keuntungan dari kerja sama ini,”kcya Baned.


“Itu baner kami menjalin kerja sama ini saat ada di kerajaan Matahari dan soal untung atau tidak, tentu saja kami mendapatkan hasil yang memuaskan dengan hasil dan kerja sama yang kami lakukan,”ucap Kal yang tersenyum bersama dengan Goro.


Martin dan Baned yang melihat mereka tersenyum hanya bisa menebak kalau bisnis yang merka lakukan berjalan denga baik.”Bagus jika kalian melakukan dengan baik. Tapi kalian ingin melakukan perluasan dagang ke wilayah Timalaya apa bisa berkembang dengan hanya kerajinan saja,”kata Baned.


“Untuk soal itu kami juga sedang melakukan riset soal kondisi di wilayah Timalaya yang ada tinggali. Tapi sebelum itu kenapa aku merasa ada suara bising,”kata  Kal yang melihat ke arah pintu. Tapi ternyata suara bising tersebut terjadi karena salah satu dari para prajurit sedang terluka dan racun itu sangat jarang ditemukan obat penawarnya.  Martin yang juga mendengar suara bisik itu pergi ke arah pintu tapi belum dia membuka pintu dari luar. Oben datang dan memberitahukan kalau kondisi dalama masalah kawat.


“Tuan kita dalam masalah besar,”ucap Oben yang telah masuk ke dalam.


“Masalah besar apa sampai kalian berlarian seperti itu. jelaskan apa yang terjadi biar aku tahu apa yang sudah terjadi,”ucap Martin.

__ADS_1


Oben yang mencoba tenang  mulai menjelaskan apa yang sedang terjadi. Kalau para prajurit yang sedang berpatroli diserang oleh para monster dimana monster tersebut sangat langka akan muncul pada musim ini. Para prajurit yang hendak melawan mendapatkan serangan racun dimana sebagian dari para prajurit sudah di bawa masuk ke wilayah. Tapi para mosnter masih mengikuti, sementara para ksatria juga terluka karena mendapatkan serangan tiba-tiba dari wilayah lain.


Martin yang sudah mendengarkan itu terdiam.”Suruh mereka yang ada diluar tembok untuk masuk ke dalam tembok. Jika mereka sudah masuk tutup pintunya,”kata Martin yang segera pergi dari ruangan.Monster dari mana itu samapi mereka harus menutup pintunya apa yang akan terjadi dengan Clara setelah ini.


__ADS_2