Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 66(revisi)


__ADS_3

“Kenapa kamu diam,”ucap Azarata.


“Ada yang datang,”kata Clara. Semua yang tidak mendengar langkah kaki tapi Clara yang mengatakan itu sedikit mereka berdua tidak percaya. Sampai akhirnya pintu terbuka dimana pelayan yang diminta mengambil hasil pemeriksaan para prajurit yang terkena racun datang bersama dengan dokternya.


“Nyonya apa memanggil saja,”ucap Dokter yang merawat.


“Iya saya ingin tahu soal kondisi para prajuri. Katanya mereka mendapatkan racun dan masih belum mendapatakan penawarnya apa itu benar,”kata Clara.


“Itu benar nyonya. Ini hasil yang anda minta, jika ada yang tidak diketahui saya bisa memberitahu kepada nyonya,”ucap dokter.


Clara yang membaca hasil dianoksa para prajurit dimana mereka terdapat luka luar dan racun dimana racun ini didapatkan dari para monster. Clara yang sudah memeriksa jenis racunnya sedikit tahu obat penawarnya.”Bukan obat penawar ini ada di wilayah utara bukan,”ucap Clara.


“Itu banar nyonya. Tapi jumlah pasien yang terkena racun cukup banyak dan sementara obatnya masih kurang,”kata dokter menjelaskan.


“Apa ada kendala lain dalam membuat obat penawarnya,”ucap Clara.


“Itu tanaman rumput hairgrand yang hidup di tempat yang tinggi yang stoknya sudah habis. Kami juga meminta para ksatria yang ada untuk mencari tanaman obat tersebut,”ucap Dokter.


“Apa hanya tanaman itu yang belum ada,”ucap Clara.


“Itu benar nyonya. Tapi untuk sekarang masih belum ada ksatria yang bisa pergi jadi kami hanya bisa menghambat racunnya saja,”ucap dokter.


“Tunggu dulu kalau soal obat hairgrand seharunya di tempat Kal ada. Kamu bisa menemuai dia di pabrik monster untuk meminta rumput tersebut,”ucap Clara.


“Baik nyonya saya akan bertemu dengan tuan Kal sekarang. Saya permisi keluar nyonya,”kata dokter yang segera pergi menuju tempat Kal berada. Sementara Gland dan Azarata yang menuggu masih menatap ke arah Clara.”Bagaimana kamu bisa tahu kalau mereka akan datang ke sini,”ucap Azarata.

__ADS_1


“Bagaimana aku bisa tahu ya. Mungkin ini adalah keahlian yang didapatkan saat aku waspada saja,”ucap Clara.


“Kita lanjutkan saja pembicaraan kita yang terputus tadi. Kalau informasi yang aku dapatkan ini didapatkan oleh pasukan tersembunyi yang sudah ada dibawah kepemimpinanku. Apa ini sudah cukup,”ucap Clara yang dengan santainya.


Sementara mereka berdua yang mendengar pasukan tersembunyi sedikit terkejut.Karena mereka tidak tahu siapa pimpinan pasukan tersembunyi selama ini. Mereka yang mendengar menatap ke arah Clara karena tidak kepercayaannya sampai Clara menunjukan lambang pimpinan yang dia bawa.


Gland dan Azarata yang melihat itu terkejut dan seretak berkata.”Bagaiamana mungkin kamu bisa mendapatkannya,”kata mereka berdua.


“Kenapa tidak mungkin,”kata Clara.


“Yang aku ketahu pasukan tersembunyi tidak akan mau bekerja sama dengan seorang yang tidak memiliki keahlian. Kamu yang seorang wanita bagaimana bisa,”kata Azarata.


“Putra mahkota tidak tahu saja aku ini bagaimana. Tapi ini semua juga bukan kehendakku juga sampai aku harus bertemu dengan mereka,”kata Clara.


“Kakek tahukan setelah ayah menikah ibu selalu mendapatkan perlakuan yang tidak baik sampai keluarganya mendapatkan siksaan. Tapi karena ayah masih mencintai ibu dia hanya bisa memberikan keringanan untuk mengusir kakek dan keluarga yang tersisa. Tapi setelah kakak pergi ibu tidak tahu kabar dari kakek. Kakek juga tidak tahu apa yang terjadi dengan ibu bukan,”ucap Clara.


“Itu banar kakek ibu yang dipindahkan di vila tulip atas perintah ratu Erlaka. Katanya untuk menyembunyikan anak yang dikandung. Tapi kakek tahu tidak saat ibu ingin bertemu dengan raja disaat persalinan. Ibu berharap bisa bertemu dengan ayah tapi pelayan yang melaporkan tidak kunjung datang. Setelah aku cari tahu semua pelayan yang datang itu di perintah oleh ratu Erlaka. Ibu yang mengalami persalinan sendirian dimana keluarga yang terdekat suaminya tidak perduli. Sampai dia datang setelah pembunuh itu menusuk ibu. Ayah menyalahkan seorang bayi yang tidak tahu apa-apa karena pelindungkan ibu bersama pelayan,”ucap Clara yang mencoba menahan air mata.


“Kenapa ibu sangat ceroboh ya waktu itu, harus menikah dengan ayah yang tidak memiliki hati. Sampai anak itu hidupun dia harus menderita dibawah pengawasan ratu yang tidak memberikan makanan atau uang hidup. Anak itu harus berusaha hidup sendiri bersama pelayan tersebut. Tapi saat mata tidak melihat dia menemukan hal yang bisa membuat dia berusaha tetap hidup. Karena dia ingin bertemu keluarga ibu,”ucap Clara.


Gland yang mendengar itu langsung duduk disamping Clara dan memeluknya. Dimana Gland juga merasa bersalah baru bertemu sekarang setelah sekian lama. Clara yang tidak bisa menghentikan air matanya hanya bisa memeluk kakeknya dimana ada rasa hangat yang dia tidak bisa katakan. Penghilang rasa sedih setelah ibunya tidak ada. Azarata yang melihat tidak bisa berkata hanya berjalan ke arah teras membiarkan mereka melepaskan rindu.


Waktu terus berlalu sampai dimana Clara tertidur dipelukan kakeknya karena terlalu lelah.”Apa dia tertidur,”ucap Azarata yang berjalan masuk.


“Iya mungkin dia lelah. Biarkan saja dia tertidur,”ucap Gland yang memindahkan di kasur tamu.

__ADS_1


“Jadi bagaimana tuan Gland soal apa yang dikatakan oleh cucumua yang sudah lama berpisah,”kata Azarata.


“Cukup meperhatinkan. Tapi ada juga kejutan yang tidak terduga bukan. Tapi melihat apa yang dia katakan raja tidak perduli dengan apa yang dikatakan oleh orang lain. Clara bertahan dengan usaha dia sendiri. Anak yang habat, tapi ayahnya sendiri tidak perduli dengan semuanya,”ucap Gland yang merasa bersalah dengan mendiang Erina putrinya.


“Tapi bukan kalian sudah bertemu sekarang. Tapi untuk sekarang apa yang harus kita lakukan wilayah timur juga dalam masalah bukan,”kata Azarata.


“Yang kamu katakan itu benar. Tapi dengan bantuan pasukan tersembunyi, mungkin kita bisa menyelesaikan semuanya dengan mudah bukan,”kata Gland.


“Tidak semudah itu bukan,”kata Azarata. Sampai Martin bersama dengan kedua putra Gland masuk ke ruangann


“Dimana Clara,”ucap Martin pertama kali.


“Clara baru saja tertidur jadi kmau jangan mengganggu dia. Tapi bagaimana dengan urusan kamu sendiri Martin,”kata Gland.


“Untuk sekarang masih bisa ditangani. Tapi apa yang kalian bicarakan tadi tentang wilayah timur. Jika bisa saya juga ingin membantu,”ucap Martin.


“Dengan kondisi kamu ini apa yang ingin kamu lakukan. Tapi saya mengucapkan terima kasih untuk bantuan yang kamu berikan. Tapi kita lihat saja dulu perkembangan dari mata-mata kita,”ucap Azarata. Semua terdiam dan duduk dimana mereka menikmati teh yang disajikan sampai Gland membuka mulutnya.


“Martin apa kamu punya dendam dengan ratu,”ucap Gland.


“Kenapa anda bertanya seperti itu. Apa Clara mengatakan hal yang tidak aku tehu kepada kalian berdua,”ucap Martin.


“Itu tidak ada hanya pemikiran kita saja. Kamu tahukan soal penyerangan wilayah kamu ini ada kaitannya dengan ratu Pelayan kamu juga mendengar itu dari pembunuhnya langsung.Bagaimana kamu akan menangani semuanya,”ucap Azarata.


“Yang kalian ketahu ratu ingin wilayah utara. Tapi aku sebagai pemimpin ini tidak bisa memberikannya karena ini adalah wilayahku dan tempat asalku. Aku juga tidak tahu kenapa ratu ingin mendapatkan wilayah ini,”ucap Martin.  Apa yang di inginkan ratu dengan membuat wilayah utara dalam kehancuran?.

__ADS_1


__ADS_2