Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 91(revisi)


__ADS_3

Azarata dan Martin yang masih menuggu untuk Clara memberitahukan apa yang sedang dia dengar tentang orang di balik pintu. Tapi Clara yang masih terdiam saja tidak membuka mulutnya.”Kenapa dengan mereka,”batin Clara yang tidak tahu dengan sikap mereka berdua.


Tapi di saat sedang berpikir Martin membuka mulutnya.”Clara ada hal yang ingin aku tanyakan kepada kamu,”kata Martin.


“Apa yang ingin kamu tanyakan sampai serius itu,”kata Clara.


“Begini  Clara bagaimana kamu bisa mendengar orang di balik pintu jika kamu bukan seorang pengalaman,”kata Azarata.


“Jadi itu yang ingin kamu tanyakan tadi Martin sampai meminta izin kepadaku,”ucap Clara dengan lembut.


“Itu benar. Tapi apa yang sudah terjadi dengan kamu Clara,”kata Martin yang ingin tahu apa yang sudah terjadi dengan Clara.


Clara hanya diam untuk sesaat sampai akhir dia membuka mulutnya.”Baiklah aku akan cerita sebuah kisah kepada kalian berdua. Tapi kalian tidak boleh terkejut atau bertanya siapa orang itu,”kata Clara dengan senyum yang bersembunyi dari sebuah penderitaan.


Tapi mereka hanya diam saja sampai akhirnya Clara bercerita tentang dirinya. Dulu ada seorang gadis yang tidak di sayang oleh ayahnya. Tapi dia juga tidak memiliki ibu karena ibunya telah mati terbunuh oleh orang lain. Ayahnya yang tidak perduli itu menikah lagi dengan istri barunya. Yang ternyata anak gadis itu menyadari kalau ada yang aneh dengan sikap ibu tirinya.


Gadis utu mencari tahu tentang ibu tirinya itu. Tapi tidak disangka pada malam mereka bersama ada kejadian yang tidak terduga pada gadis itu saat hendak jalan-jalan keluar. Tapi gadis itu bertemu dengan pembunuh yang hendak membunuh dirinya. Gadis itu berlari dan mencari bantuan. Tapi yang dia dapatkan adalah tempat yang sepi. Gadis itu takut dan ingi berterik tapi pembunuh itu berkata.”Mati saja kamu dengan kematian kamu kami bisa mendapatkan uang dari misi kami. Salahkan dirimu lahir dari wanita itu,”ucap pembunuh itu.


“Apa yang kalian katakan aku tidak mengerti. Siapa yang ingin aku mati,”kata Gadis itu. Karena itu adalah permintaan terakhir dari gadis itu. Pembunuh itu menjawab untuk terakhir kalinya kalau yang menyuruh dia membunuh gadis ini adalah ibu tiriku.

__ADS_1


Gadis itu sangat syok kalau wanita yang dia hormati ternyata adalah wanita yang tidak baik. Tapi kenapa ayah suka dengan wanita itu. Karena mendengar itu gadis itu juga tidak ingin mati saat pedang yang akan menusuk ke tubuhnya. Gadis itu mencoba menghindar dengan mengambil tanah yang ada di bawahnya. Dia langsung menghampurkan tanah yang ada di tangan itu kepada pembunuh itu. Di saat ada kesempatan datang dia mencoba lari dan bisa kabur.


Tapi tidak hanya itu saja yang dia dapatkan hari demi hari dia selalu di datangkan oleh pembunuh lain di saat malam hari. Gadis itu yang lemah sudah terbiasa dengan kedatangan pembunuh yang datang setiap malam karena ibu tirinya. Tapi karena itu juga gadis itu memiliki ketrampilan dengan pendengaran yang bagus karena pembunh yang ingin nyawanya.


“Jadi bagaimana menurut  kalian kisahnya,”kata Clara. Martin dan Azarata yang mendengar itu hanya bisa terdiam.”Jadi apa gadis bisa mendengar suara langkah itu karena dia waspada dengan kedatangan seorang yang tidak terduga,”kata Martin yang menyimpulkan cerita dari Clara.


Clara hanya menganggu saja dengan wajah  tersenyum.”Aku tidak tahu kalau ibu tirinya itu ingin membunuh gadis yang dari istri pertama. Apa ibu tiri kamu ini iri dengan kamu,”kata Azarata.


“Mana aku tahu soal itu akukan bukan gadis itu,”ucap Clara. Azarata yang mendengar itu tahu maksud dari apa yang dikatakan Clara. Kalau dirinya ingin menyembunyikan semua dari siapa yang mendengarnya termasuk Martin. Tapi Martin yang juga sadar akan cerita yang dibuat oleh Clara tersebut.


“Lalu bagaimana dengan gadis itu Clara,”kata Martin.


“Gadis itu dengan diam-diam mencari kekuasaan untuk menghancurkan ibu tirinya. Sampai akhirnya dia tahu rencana jahat ibu tirinya. Karena itu gadis itu dengan diam yang memiliki sedikit koneksi dengan pembunuh dari ibu tirinya yang sudah berganti memiliki dengan gadis itu. Membuat jebakan untuk ibu tirinya,”kata Clara.


Clara hanya tersenyum kepada putra mahkota. Tapi Martin yang melihat sedikit tidak suka. Yang dengan spontan dia langsung merangkul Clara dari samping. Clara yang melihat Martin melirik ke arahnya.”Ada apa dengan kamu Martin tiba-tiba merangkulku,”ucap Clara.


“Tidak ada,”ucap Martin yang sedikit berwajah lusuk. Tapi Clara yang melihat itu sedikit anah yang tiba-tiba mata Clara tertuju ke arah Putra mahkota.”Apa dia cemburu karena aku tersenyum kepada putra mahkota,”batin Clara.


Tapi karena itu juga pembicaraan mereka berakhir karena sudah malam. Dimana mereka pindah  ke tempat ke ruang makan. Tapi Clara tidak melihat keluarga Bringdah.”Kenapa aku tidak melihat kakek ya,”ucap Clara dalam hati. Sampai Mori berbisik memberitahukan kepada Clara kalau kakek dan pamannya sedang sibuk dengan wilayah timur karena ada laporan yang masuk.

__ADS_1


Clara yang sudah mendapatkan kabar itu sedikit lega. Tapi hati Clara masih saja ingin bertemu dengan mereka bertiga.”Apa yang membuat kamu terdiam Clara. Apa ada hal yang membuat kamu kepikiran,”ucap Martin yang melihat dari wajah Clara yang gelisah.


“Aku baik saja,”ucap Clara. Dimana mereka berdua kembali melanjutkan makanan mereka. Tapi tiba-tiba putra mahkota berkata,”Apa kamu ingin bertemu dengan kakek kamu?.”


Putra mahkota melihat ke arah Clara  yang hanya  diam saja. Tapi putra makhota tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Clara.”Kamu tidak usah gelisah kakek kamu dan paman kamu itu sedang menyelesaikan masalah yang ada di timur. Karena pada waktu dekat ini kami akan segera kembali ke timur,”kata Azarata.


“Apa yang kamu katakan putra mahkota,”ucap Clara yang sedikit terkejut mendengar kabar itu dari Azarata.


“Apa kamu tidak tahu kalau kami akan segera kembali ke wilayah timur Clara,”kata Azarata.


“Aku tidak pernah mendengar itu sama sekali dari kakek atau pamanku sendiri. Martin apa kamu juga sudah tahu soal ini,”kata Clara yang melihat ke arah Martin.


“Aku sudah dengar tapi aku tidak tahu kalau kakek kamu dan paman kamu belum memberitahu kamu,”kata Martin. Clara hanya bisa terdiam saja tapi mata kedua laki-laki itu hanya juga melihat Clara terdiam dan termenung.


“Apa kamu baik saja Clara,”kata Martin.


“Aku kenapa Martin,”kata Clara yang seperti tidak terjadi apa-apa.


“Apa benar kamu baik saja Clara,”kata Azarata.

__ADS_1


“Kalian berdua kenapa sih. Aku baik saja jadi tidak usah khawatir dengan diriku,”kata Clara yang menyembunyikan perasaan hatinya. Sedangkan Azarata dan Martin hanya bisa ikut terdiam saja dan melanjutkan makan malamnya.


Selesai makan malam Clara yang kembali ke kamar besama dengan Mori. Di perjalanan hati Clara yang masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari putra mahkota. Kalau kakek dan pamannya tidak memberitahukan kepada dirinya kalau mereka akan kembali ke wilayah timur.”Tapi kenapa mereka tidak bilang kepadaku. Apa mereka masih marah denganku,”ucap Clara dalam hati kecilnya. Apa mereka apan pergi tanpa berpamitan dengan Clara, bagaimana perasaan Clara saat dia tahu tentang mereka pergi dengan diam-diam?.


__ADS_2