Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 121(revisi)


__ADS_3

Di tempat lain kerajaan Timur dikediaman Keluarga Bringdah yang masih dipimpin oleh Gland. Sedang melakukan rapat bersama dengan anggota kaluarga dan wilayah lain. Tapi tiba-tiba Gland mendengar suara Clara. Yang membuat Gland menoleh hingga akhirnya Bened yang merasakan hal aneh.


“Ayah ayo kita bertemu dengan Clara,”ucap Baned.


“Itu benar ayah kita harus meminta maaf kepada Clara yang sudah kita abaikan bukan,”ucap Kay.


“Ayo kita pergi ke utara,”ucap Gland yang saat itu tidak tahu kenapa dia ingin bertemu dengan Clara. Hati Gland yang merasa kalau dia tidak bertemu sekarang dia akan menyesal. Apa lagi Gland merasa ada perasaan tidak enak di utara.


“Apa kalian akan  pergi ke utara lagi,”ucap Azarata yang datang.


“Putra mahkota,”ucap Gland dengan semua orang yang ada di ruangan itu berdiri.


“Kalian ingin pergi bawalah pasukan untuk ke utara. Untuk berjaga-jaga. Kami kerajaan timur akan membantu utara jika dalam masalah,”kata Azarata. Gland yang tertunduk mengucapkan terima kasih. Setelah semua persiapan di hari itu juga mereka segera pergi ke utara.


Di sela perjalanan menuju utara yang melewati lautan lepas Gland selalu memandang langit. Saat malam taib Gland yang sedang tertidur bermimpi bertemu dengan Erina.”Ayah tolong jaga Clara ya saat aku tidak ada,”ucap Erina dimana pertemuan itu di penjara.


Gland yang membuka matanya langsung duduk dan berjalan mencari udara segar. Tapi Gland bertemu dengan Kay dan Baned yang juga sedang mencari angit.”Kenapa kalian berdua ada diluar,”kata Gland dari belakang mereka berdua.


Serentak mereka berdua berkata,”Ayah.”Gland yang berjalan ke arah mereka sampai disamping keduanya.”Ayah sendiri kenapa ada disini,”kata Bened.


“Ayah hanya ingin menghirup udara segar saja,”kata Gland.


“Tapi bukan ini sangat aneh kalau kerajaan Matahari sudah berubah dan ratu sudah mati,”kata Kay.


“Menurut kamu semua ini siapa yang melakukannya,”kata Baned. Sehingga semuanya terdiam saja. Di tempat lain wilayah utara Clara yang masih belum pulih masih sedang melakuan perawatan setelah anak panah sudah dijabut.


Leo yang bertanya kepada penyusup menuggu jawaban dari pembunuh Clara.”Aku akan katakan, tapi jangan bunuh aku,”ucap pembunuh itu. Melinda yang terkejut dengan perkataan orang suruhan itu mencoba untuk membunuh diam-diam. Tapi kakak ketiga yang tahu lagat dari Melinda menangkis jarum yang aka mengenai penyusup.

__ADS_1


“Nona kenapa anda ingin membunuh penyusup ini,”ucap Kakak ketiga.Penyusup itu mendengar perkataan kakak ketiga yang sedang memengang jarum ditangannya yang sudah ditangkisnya.


“Nona kenapa ada mau membunuh saya. Saya sudah melakukan tugas saya,”ucap penyusup yang tiba-tiba berucap. Dimana semua kebenaran sudah terungkap. Mata semua orang melihat ke arah Melinda.


“Itu bukan aku,”ucap Melinda yang ragu berjalan mundur. Tapi di belakang sudah ada kakak kedua yang ada di belakangnya.”Nona untuk apa anda berjalan mundur,”ucap kakak kedua.


Melinda melirik ke belakang dimana mata tajam sudah tertuju ke arah Melinda. Melinda yang tidak tahu harus bekata apa berlari ke arah Martin.”Martin tolong percaya denganku, bukan aku yang mencoba membunuh Clara. Aku difitnah di sini,”kata Melinda yang tidak mau mengangku kesalahannya.


Tapi Martin yang tidak perduli lagi langsung menghempaskan tangan yang dipegang oleh Melinda.


“Melinda sudah aku peringkatkan kamu untuk tidak mengganggu aku dan istriku bukan. Apa kamu mengabaikannya,”ucap Martin yang marah. Sementara kakak pertama yang berjalan ke arah keduanya.


“Karena sudah ketahuan siapa yang melakukannya bukan dia harus dibunuh juga,”ucap kakak pertama. Dimana kakak pertama memeringkatkan Melinda dengan memenggal kepala penyusup itu didepan semua orang termasuk Melinda.


Melinda yang melihatnya sangat terkejut dan segera berlari ke luar ruangan.”Percuma saja kamu ingin kabur,”kata Delen sebelum dia pergi. Tapi pada saat yang sama Melinda yang pergi dan memberitahukan pasukan yang sedang bersembunyi.


Mori yang melihat Melinda pergi segera memberikan sinya kembang cahaya untuk memberitahukan pasukan dari kerajaan Barat menyerang utara.”Mori apa yang kamu lakukan,”kata Kakak kedua yang melihat Mori melepaskan kembang api cahaya.


“Aku tidak tahu kalau Clara melakukannya sampai sekarang,”kata Martin yang menyuruh semua pasukan yang masih ada untuk bertarung untuk menjaga wilayah utara.


“Martin kamu tidak usah khawatir kami akan membantu kamu,”ucap Delen. Martin yang tidak tahu kenapa, kalau orang yang mendukung Clara ternyata banyak. “Clara kamu memiliki kelurga yang menyangi kamu. Jadi kamu harus bertahan,”ucap Martin yang memengang tangan Clara yang masih berbaring.


“Mori pasukan yang lain  pergi kemana. Jika mereka tidak ada diwilayah utara,”kata Leo.


“Pasukan yang dipimpin oleh Goro sedang menuju ke barat,”kata Mori.


“Itu ada berapa orang yang pergi ke barat,”kata Delen.

__ADS_1


“Semua ada jumlah 5000 pasukan yang siap menyerbu wilayah barat,”kata Mori.


“Apa yang kamu katakan Mori  5000 pasukan. Bagaimana kalian bisa mengumpulkan 5000 pasukan yang di pimpin oleh Goro,”kata Martin yang terkejut.


“Maaf tuan sebenarnya, bisa dikatakan nyonya ini memiliki pulau yang dia kuasai saat dia menjadi pasukan bayaran,”kata Mori.


“Jadi Clara menggunakan pasukan itu untuk melawan ratu tapi tidak jadi karena aku sudah maju lebih dulu. Sekarang pasukan itu datang ke barat karena di barat adalah salah satu sekutu ratu yang juga ingin mengambil ahli kerajaan Matahari. Tapi bagaimana bisa Clara tahu semuanya,”ucap Leo.


“Ada kalanya kita berteman dengan banyak orang disaat orang terdekat tidak mendukungnya,”kata Mori yang tersenyum melihat ke arah Clara. Tapi di saat pasukan yang datang ke utara karena Melinda memberikan sinyalnya.


Pasukan dari tersembunyi yang digabungkan dengan pasukan kerajaan Matahari yang menghalangi masuknya pasukan musuh dari kerjaan Barat datang. Dengan semua dukungan yang ada pihak Clara unggul untuk memenangkan perang ini. Mereka yang hampir kalah mundur. Tapi tidak terduga ada pasukan dari keluarga Bringdah dan kerjaan timur yang akan berkunjung.


“Kurasa kita kedatangan tamu yang tidak terduga,”kata Jesi yang ada di belakang sata perintah penyerangan di kibarkan oleh Mori.”Anda bukan kakek Gland dari Clara dan kedua pamannya bukan,”ucap Jesi yang sedang mempertahankan bagian belakang dari wilayah utara. Musuh sehingga tidak bisa pergi kemana-mana.


“Anda wanita itu bukan. Kenapa anda ada di sini. Lalu apa yang sedang terjadi di sini,”kata Gland.


“Untuk jelasnya nanti saja, dari pada itu kita basmi mereka saja. Jika kalian merasa bersalah telah meninggalkan Clara sendirian,”kata Jesi.


“Aku tidak tahu apa yang terjadi. Tapi mereka musuh bukan yang kabur itu,”uca Gland. Jesi hanya tersenyum saja sampai akhirnya pasukan Bringdah dan kerajaan Timur bergabung dengan pasukan Jesi dari pasukan tersembunyi.


Setelah beberapa lama perang berakhir kabar dari Goro datang dengan kemenangan yang sangat memuaskan. Raja dan semua pasukan dari organisasi sudah dibasmi semua. Gland dan kedua putranya segera pergi ke kastil. Dimana Gland, Baned dan Kay melihat banyak orang yang berkumpul.


“Tuan Gland, Baned dan Kay selamat datang di utara,”ucap Leo.


“Leo,”ucap Gland yang terkejut kalau cucu dari Elsa masih hidup. Leo hanya diam saja dan melihat mereka bertiga masuk. Tapi saat yang sama Gland merasa berdebar dengan suasana yang ada. Gland segera pergi ke tempat Clara dimana dia melihat Clara berbaring. Gland segera berlari ke tempatnya dan memanggil namanya.


“Cucuku Clara apa yang terjadi dengan kamu,”ucap Gland. Tapi semua orang hanya tertunduk saja, sampai akhirnya Clara yang membuka mata melihat semua orang. Martin yang mendengar suara kecil melihat ke arahnya bersama dengan semua orang.Semua serentak memanggil Clara karena Clara masih hidup.

__ADS_1


“Kakek, Martin, semuanya kenapa dengan kalian semua,”ucap Clara yang tidak tahu apa yang sedang terjadi. Martin yang segera memeluk Clara kakeknya yang ada disampingnya juga menangis didepannya. Dimana kakeknya senang bisa bertemu dengan Clara dan meinta maaf. Semua berakhir dengan Clara kembali siuman.


Tamat


__ADS_2