
Setelah Kal dan Goro datang mereka duduk disatu tempat yang sama. Dimana Kal sudah memberikan daftar barang yang belum didapatkan. Oben yang sudah membacanya sangat terkejut dengan barang itu. Tapi bagaimana barang itu bisa sampai ke utara yang membuat keduanya bertanya.
“Semua sudah ada didalam daftar, tapi jika aku sarankan kalian bisa membantu proses pengirimannya. Apa lagi jumlahnya yang banyak dan kami juga membutuhkan jalur dagang yang bagus agar barang bisa sampai dengan cepat,”kata Kal.
“Itu bisa kami lakukan, tapi kami masih belum menemukan jalur yang tepat untuk apa yang anda katakan itu,”kata Oben.
“Saya tahu kalau kalian sedang sibuk dengann wilayah kalian untuk menghadapi musim dingin. Kami sudah menemukan jalurnya hanya saja kami ingin informasi yang lebih jelas tentang jalur yang kami temukan itu,”kata Goro mengeluarkan peta dan menujukan jalur yang mereka maksudnya.
“Apa kalian yakin ingin melewati jalur iu, jalur itu penuh dengan racun yang disebut dengan kabur beracun untuk waktu tidak pasti datangnya. Apa tidak ada jalan lain lagi,”kata Martin yang melihat jalur yang mereka temukan.
“Tidak ada memang jalur itu ada kabur beracun, tapi tempat itu juga sangat strategis untuk kami lewati apalagi monster jarang datang ke tempat itu,”kata Goro.
“Jika itu yang kalian inginkan aku akan mencari tahu lebih dulu tentang tempat yang kalian maksudkan itu,”kata Martin. Setelah itu Martin memanggil Erman yang ada diluar untuk mencari informasi tentan lokasi yang sudah ditanda silang tersebuta. Pada saat itu juga Erman segera pergi mencari informasi itu bersama dengan Goto.
Erman yang pergi meninggalkan wilayah pergi ke tempat yang dilokasikan. Sedangkan di dalam ruangaan Clara masih berbicara tentang apa yang akan mereka bahas setelah barang mereka datang.”Tapi Clara dari mana kamu mendapatkan semua itu, bukan kamu itu sudah tidak diharapkan oleh anggota kerajaan ya,”ucap Martin.
“Uang yang aku dapatkan itu dari hasil kerajinan yang aku dapatkan. Aku juga berkerja sama dengan serika dagang untuk menyalurkan dagangan dari apa yang sudah aku buat. Jadi kamu tidak usah khawatir dengan uang itu. Karena uang itu bukan dari ayah atau ibu tiriku yang ada di kerajaan Matahari. Mereka Sudah lama membuangku jadi aku tidak perduli lagi dengan mereka,”kata Clara.
Martin yang mendengar itu sedikit tidak percaya. Tapi bagaimana Clara yang seorang putri dari kerajaan Matahari bisa tidak mendapatkan apa-apa. Martin yang tidak bisa berkata lagi hanya bisa diam. Setelah itu Oben yang sudah mendapatkan apa yang dia perlukan segera pergi dari ruangan. Tinggal Goro, Kal, Martin dan Clara yang ada di ruangan tersebut.
__ADS_1
Goro melihat ke arah Clara yang masih santai saja,”Apa nyonya belum membaca amplok itu?.”
“Aku hanya membaca sekilas saja tapi belum semuanya. Tapi kenapa kamu bertanya Goro apa ada hal yang tidak baik dalam informasi yang kamu berikan itu,”kata Clara.
“Informasi apa yang kamu katakan itu?,”kata Martin.
“Itu tentang keluargaku dari pihak ibu. Apa Martin tahu tentang keluaga Bringdah yang sudah diusir,”kata Clara.
“Bagaimana kamu tahu tentang keluarga itu apa ibu kamu berasal dari keluarga Bringdah?,”kata Martin. Clara hanya menganggu dan tersenyum tentang keluarga dia.
“Clara bukan aku mau mengungkit masa lalu, tapi ada yang ingin aku tanyakan tentang kamu. Bagaimana hubungan kamu tentang keluarga kerajaan?,”ucap Martin.
“Maaf bukan aku mau ikut campur ya disini. Nyonya mungkin saja dalam beberapa hari ini ketenangan anda akan terganggu,”kata Goro yang sedikit memberikan isyarat. Clara yang tahu tentang isyarat itu hanya bisa menganggu saja. tapi di sisi lain Martin tidak tahu apa yang sudah terjadi dengan Clara.
“Kalian ini membicarakan apa sebenarnya?,”kata Martin.
“Tidak ada hanya bagaimana wilayah ini berkembang. Martin aku ingin berkeliling apa bisa kamu menemaniku sekarang,”kaa Clara mengganti topik pembicaran. Martin yang saat itu memang hendak untuk mengantarkan Clara berkeliling menganggukan kepalanya saja.
Setelah semua selesai Martin dan Clara mulai berkeliling istana dimana mereka sampai di tempat latihan para ksatria. Clara yang melihat dengan seksama para ksatria yang sedang berlatih sangat serius membuat dia sangat senang.
__ADS_1
“Apa mereka kuat?,”kata Clara tiba-tiba.
“Kamu jangan anggap mereka lemah yang Clara mereka ini bisa mengalahkan monster besar dan kecil,”ucap Martin. Clara yang mendengar itu tersenyum sampai dia mengelurkan dua bubuk racun yang selalu dia gunakan.
“Kalau begitu apa kamu bisa mencoba kedua bubuk ini bisa berfungsi kepada mereka atau tidak,”kata Clara yang tersenyum.Tapi disisi lain Martin yang tidak tahu tentang bubuk itu hanya bisa diam dan melihat. Tapi karena penasaran dia bertanya kepada Clara.”Bubuk apa ini Clara?,”ucap Martin yang penasaran.
“Itu bubuk racun yang aku buat, apa itu berfungsi untuk mereka atau tidak,”kata Clara. Martin yangs udah tahu hanya bisa tersenyum seperti meremehkan Clara dan bubuknya. Martin memanggil Derek, Sebastian dan ksatria yang lain.
“Kalian cobalah bubuk ini,”ucap Martin. Derek yang melihat bubuk itu menolah meminta hukuman saja. Martin yang tidak tahu hanya bisa memberikan hukuman larai 100 putaran dan push up 50 kali. Hukuman yang ringan untuk sekarang, tapi Derek yang menjauh dari bubuk itu berkata,”Semoga keberuntungan kamu datang ya Sebastian.”
Setelah itu Derek pergi berlari dulu sebelum push up. Sebastian yang mendengar perkataan dair Derek bertanya dalam hatinya,”Emangnya bubuk apa ini sampai Derek takut.” Sebastia dan ksatrai yang lain mencoba bubuk yang diberikan oelh Martin. Tapi di sisi lain Clara yang melihat itu hanya bisa melihat dengan santainya.
Tapi belum tiga menit berlalu bubu itu sudah bereaksi pada tubuh mereka yang mulai melepas dan tdiak memiliki tenaga. Pada waktu empat menit setelah tiga menit berlalu semua ksatrai pinsan dan tidak bergeak. Martin yang tadi meremahkan bubuk yang diberikan oleh Clara langsung melihat ke arahnya.
“Bagaimana bisa mereka langsung lumpuh bubuk racun apa yang kamu berkan Clara,”kata Martin yang tidak percaya. Clara hanya tersenyum saja sampai akhirnya dia mengeluarkan bubuk penawar untuk mereka.
“Berikan ini kepada mereka agar mereka bisa bergerak, tapi efek sampingnya butuh waktu dua hari mereka bisa beraktivitas lagi,”kata Clara memberikan bubuk penawarnya. Martin segera memberikan bubuk penawar itu kepada mereka yang sudah lumbuh dengan bubuk racun dari Clara. Sementara Derek yang sudah selesai dengan larinya melihat ke arah mereka yang sudah berbaring di tanah.
“Kasihannya mereka sudah tidak bisa apa-apa lagi,”kata Dereka yang mulai push up 50 kali. Tapi setelah itu kejutan apa lagi yang akan didapatkan oleh Martin. Bagaimana Clara bisa bertahan ditempat barunya dan rencana apa yang akan dibuat oleh artu Erlaka untuk membunuh keduanya?.
__ADS_1