Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 23 REVISI


__ADS_3

Martin yang pergi dari pabrik bangkai monster bersama dengan Derek telah sampai di tempat pintu masuk. Terlihat kereta dengan jumlah tiga sudah ada di wilayah mereka. Martin yang tidak tahu siapa mereka bertanya kepada salah satu ksatria yang berjaga di pintu masuk tentang kondisi mereka.”Bagaimana kondisinya apa baik saja,”kata Martin pada bawahan.


“Menjawab tuan muda mereka sebagian terluka karena serangan monster, tapi mereka bisa selamat karena ksatria yang berpatroli saat itu,”ucap bawahan Martin. Martin yang sudah tahu segera pergi ke tempat rombongan itu berkumpul. Melihat labang dari kereta kuda yang tidak asing bagi Martin berpikir.


“Lambang ini sama persis dengan lambang keluarga Bringdah, tapi kenapa mereka bisa ada disini. Selama ini mereka ada dimana dan kenapa juga mereka ada disini. Apa yang terjadi disini?,”guman Martin. Derek yang melihat tuannya yang terdiam karena lambang itu hanya bisa menepuk bahu Martin.


“Tuan muda apa anda baik saja melihat lambang itu,”kata Derek. Martin melihat ke arah Martin yang bertanya tentang kondisi.”Aku baik saja tapi aku rasa kalau lambang ini akan bertemu dengan Clara,”ucap Martin yang menebak.


Di sisi lain Baned yang sedang melihat kondisi ksatria yang bersamanya melihat kearah lain yang datang dengan kuda. Bened melihat dengan seksama orang itu tampa berbeda dengan ksatria yang lain.”Apa dia pemilik tanah ini?,”batin Baned yang masih tidak tahu siapa dia. Tapi disisi lain Baned yang sudah sampai di utara bertanya dari mana dia akan mencari keponakan dia itu.


Baned melihat ke arah Martin yang berjalan ke arahnya ikut maju dan menyapanya berterima kasih telah mengizinkan mereka masuk.”Kalian dari keluarga Bringdah kenapa bisa ada di utara,”ucap Martin kepada mereka setelah melihat lambangnya.


“Anda tahu tentang lambang keluarga kami, bukan sudah lama lambang itu tidak ada. Tapi bagaimana anda bisa tahu tentang lambang ini, siapa anda?,”ucap Baned yang berhati-hati. Martin hanya tersenyum saja kepada Baned.


“Anda tidak usah khawatir kami tahu itu dari mana itu tidak penting. Tapi kedatangan anda ke utara ini untuk apa dan bagaimana anda bisa diserang oleh monster?,”ucap Martin.


Baned sedikit terdiam melihat sikap dari Martin yang bertanya kepada dirinya.”Kami datang ke sini mendapatkan kabar dari orangku kalau keponakan saya datang ke utara untuk menikah. Saya sebagai keluarganya ingin melihat dia dan membawa dia. Tapi tidak disangka saat kami berjalan melewati hutan kami diserang oleh monster yang lari dari sekumpulan monster lain. Kami sudah menaburkan bubuk pengusir tapi, bubuk itu tidak berfungsi sehingga kami diserang itu yang terjad dengan kami,”kata Banen memberitahukan kedatangan mereka.

__ADS_1


“Kamu mencari keponakan kamu di utara jika boleh tahu siapa nama dari keponakan anda itu. Jika kami tahu kami bisa membantu anda mencarinya,”kata Martin yang sudah tahu tentang siapa yang dicari oleh Baned. Tapi Martin menyembunyikan apa yang dia ketahui itu untuk mencari informasi lagi.


“Terima kasih tuan sudah berbaik hati untuk membantu kami. Keponakan saya itu bernama Clara Blues pras. Apa anda tahu tentang keponakan saya itu dan jika bisa dia menikah dengan siapa di wilayah utara ini,”kata Baned.


Martin mendengar namA Clara istrinya disebut oleh pimpinan rombongan hanya bisa tersenyum.”Maaf sebelumnya tapi ada ini siapa dari keponakan anda yang bernama Ckara ini?,”kata Martin.


“Saya kakak dari ibu darai Clara bisa dikatakan saya ini pamannya Baned Bringdah Blues,”kata Baned.


“Baned, tapi kenapa anda mencari keponakan anda ini disini,”kata Martin.


“Itu urusan keluarga jadi kami tidak bisa mengatakannya. Tapi anda ini siapa?,”ucap Baned.


“Anda suami dari keponakan saya?,”ucap Baned yang terkejut. Martin menganggu kepada Baned dengan santai. Tapi Baned yang mendengar itu langsung bertanya dimana Clara berada. Karena dia ingin bertemu dengan Clara pada saat itu juga.


“Anda tidak usah khawatir karena Clara istriku sekarang ada di kediaman Elsared. Jika anda berkenang saya bisa mengundang anda datang ke kediaman saya untuk sekarang,”ucap Martin yang menawarkan kepada Baned.


Baned yang mendengar itu sangat berterima kasih untuk tawaran itu segera mereka kembali ke kediaman Elsared untuk bertemu dengan Clara. Setelah urusan dengan rombongan yang datang adalah salah satu keluarga Clara yang di usir.

__ADS_1


Tapi disaat diperjalanan Martin masih bertanya kepada hatinya kenapa mereka baru mencari Clara sekarang bukan saat di istana dingin itu. Tapi Martin tidak bisa menjawab itu sampai mereka di depan pintu rumah.


Martin mempersilakan Baned masuk dan membawa dia ke ruang tamu. Setelah sampai pelayan Naton datang membawa teh dan cemilan yang ada. Martin juga memberitahukan kepada Naton untuk memanggil Clara dna Mori untuk datang ke ruang tamu.


Tapi disisi lain Mori yang sudah kembali dari mengambil kain yang dia minta bertemu dengan Naton yang ada di depan pintu.”Pelayan Naton kenapa anda ada disini?,”ucap Mori dari arah samping.


“Mori apa nyonya ada di ruangannya,”ucap Naton.


“Nyona pelayan Naton mencari anda?,”kata Mori yang sambil membuka pintu ruangannya.


Clara yang sedang dengan ide sudah dia curahkan dilembar kertas melihat Naton dan Mori masuk bersama.”Naton kenapa kamu ada disini,”ucap Clara menatapnya.


“Maaf nyonya mengganggu anda saya diminta untuk mengantarkan kalian berdua ke ruang tamu. Ada tamu yang ingin bertemu dengan nyonya sekarang,”ucap Naton. Clara yang mendengar itu melihat ke arah Mori yang meletakan kain yang dia minta.


“Siapa tamu yang datang pelayan Naton?,”ucap Mori. Naton terdiam karena dia juga tidak tahu karena orang itu dibawa oleh Martin ke sini di kediaman Elsared. Setelah melihat raut wajah dari Naton Clara mengiyakan untuk pergi bersama dengan dia. Di perjalanan Clara berpikir siapa yang ingin bertemu dengan dia.


Tapi melihat bayangan surat yang datang pagi ini dengan rombongan yang datang. Clara bisa sediekit menebak siapa yang datang ke tempat ini. Tepat di depan pintu Naton membuka pintunya dimana Clara dan Mori berjalan di belakangnya.

__ADS_1


“Tuan saya sudah membawa nyonya dan Mori ke sini,”ucap Naton yang sudah menjalankan tugas segera pergi darai ruang tamu. Clara dan Mori melihat orang lain di depan Martin tampa orang itu sudah tua. Mori melihat dengan seksama melihat lambang yang tidak asing dipakaian Baned.”Nyonya dia paman anda dari keluarga Bringdah, kurasa orang itu adalah yang mengirim surat untuk anda,”bisik Mori.


Clara mendengar itu juga sudah menebak kalau orang yang dia lihat adalah Baned pamannya. Di sisi lain Baned yang melihat sangat terkejut dengan Clara yang sama persis dengan Erina. Tapi setelah ini apa yang akan terjadi dengan mereka berdua. Tapi Martin akan menemukan kisah apa lagi dari Clara setelah Baned datang?.


__ADS_2