
Kay yang mendengar pembicaraan itu sedikit marah. Tapi mendengar itu Mori membela Clara merasa lega. Tapi saat dia melihat wajah Clara yang sedikit sedih, mereka ingin membawa Clara kembali ke wilayah timut bersama dengan kakek. Tapi Kay tidak tahu bagaimana membujuk Clara agar dia mau pergi.
Kay yang sedang berpikir tidak menemukan solusinya tapi merasa ada hal yang selalu mengganjal dirinya.”Kenapa dia terlihat biasa saja saat bawahan dia menyebut Clara malapetaka. Clara tidak melawan tapi diabaikan saja. Setelah Clara berkata kalau dirinya sudah terbiasa dengan omongan mereka. Apa yang selama ini dialami oleh Clara di istana,”ucap Kay dalam diam.
Goro dan Pimpiman pembunuh yang sudah samapi di tempat dengan membawa lambang yang mereka dapatakan. Clara yang tidak tahu apa yang mereka berikan hanya mengamati lambang yang diberikan.”Apa kalian serius mendapatkan lambang ini, di pakaian mereka,”ucap Clara yang merasa tidak asing. Pimpiman dan Goro hanya menganggu saja sampai pimpinan pembunuh berkata kalau memang benar ada lambang itu di baju mereka semua.
Clara yang tidak tahu lambang yang dia pegang. Hanya berpikir apa sama dengan apa yang dia pikirkan.Karena tidak tahu Clara hanya bertanya kepada Kay yang ada dibelakangnya bersama dengan Oben. Oben yang melihat sikap Clara yang santai saja merasa bersalah dengan apa yang dia katakan barusan dan hendak ingin meminta maaf. Tapi melihat situasi yang ada dia hanya mencari waktu yang tepat saja.
“Paman Kay, Oben apa kalian mengenal lambang ini,”kata Clara yang menunjukan lambang tersebut kepada mereka berdua.
Kay dan Oben yang melihat dengan seksama lambang tersebut. Tapi mereka merasa tidak asing dengan lambang yang ditunjukkan. Tapi mereka berdua tidak terlalu ingat lambang yang dibawa oleh Clara. Jadi respons mereka berdua adalah tidak tahu. Tapi kami akan mencari tahu lebih jelaskannya. Clara yang juga tidak ingat dengan lambang tersebut juga hanya bisa menyimpan saja.
“Lalu bagaimana dengan mereka,”ucap Goro sambil menunjuk ke arah mayat yang sudah tidak berdaya. Clara yang juga tidak tahu hanya bisa diam saja.
“Buang saja mereka ke tempat asalkanya,”ucap Naton.
“Itu sih bagus hanya saja dimana mereka berasal,”kata Kay.
“Bukan itu sangat mudah dari mana mereka. Siapa yang membayar mereka berikan saya tubuh itu kepada mereka,”kata Naton.
“Yang kamu katakan itu benar hanya saja. Jika itu diberikan kepada ratu bukan rencana awal kita untuk memberitahukan kepada ratu bisa gagal bukan,”kata pimpinan pembunuh.
__ADS_1
“Kurasa tidak juga, Ratu tidak akan menyangka kalau ada orang lain yang membantu wilayah utara ini bukan. Di tambah lagi tidak ada luka di tubuh mereka bukan,”kaa Clara.
“Yang nyonya katakan itu benar. Tapi apa mungkin akan bisa berhasil,”ucap pimpinan pembunuh yang sedikit ragu dengan apa yang dikatakan Clara. Setelah semua berpikir mereka menyepakati untuk mengirim pembunuh tersebut ke tempat ratu. Setelah beberapa jam selesai dan Clara melihat Moza dan Derek yang ke arah mereka. Melihat pembunuh yang sudah tidak bernyawa.”Apa yang sebenarnya terjadi disini,”ucap Derek yang sudah sampai ditempat Clara.
“Apa yang terjadi adalah mereka semua adalah pembunuh bukan,”kata Moza.
“Itu banar mereka adalah pembunuh yang sudah dikalahkan. Tapi kalian bisa ada disini apa monster itu sudaH dikalahkan,”kata Goro.
“Mereka sudah kalah dan ada juga yang berlari ke arah lain,”kata Moza.
“Bukan itu bagus tapi kenapa kalian bisa bersama dengen Sebastian dan Goto,”kata Clara yang tidak tahu.
“Kami bertemu di jalan saat ada getaran,”kata Derek.
“Lambang yang didapatkan di tubuh mereka.Apa kalian mengenal lambang ini,”kata Clara. Sebastian yang mengambil lambang tersebut dan mulai memperhatikan lambang yang tidak asing baginya.
“Lambang ini bukan sama dengan lambang ke kerajaan barat ya,”ucap Sebastian.
“Kerajaan barat,”kata Clara. Clara yang merasa teringat dengan dokumen yang tidak lama ini baca. Kalau ada tambang pertama yang sudah tidak terpakai di wilayah barat. Kerajaan barat yang merasa dana yang dikeluarkan semakin banyak membentu satu atau dua organisasi dibawa kerajaan yang disebut dengan Kejbar dengan jumlah yang direkrut adalah sekitar seribuh orang setiap tahunnya. Mereka juga ahli dalam bidang mereka masing-masing. Di setiap organisasi ada sepuluh bidang yang tidak diketahui.”Jika informasi ini benar kemungkinan saja ada 10 atau 50 orang yang bisa kabur dari jebakan bubuk racun ini bukan. Jika di antara mereka adalah ahli dalam bidang medis dan obat,”batin Clara.
“Ada apa Nyonya kenapa wajah kamu terlihat pucat. Apa anda merasa sakit,”ucap Mori.
__ADS_1
“Tidak hanya saja kenapa kerajaan Barat ada di wilayah utara kenapa orang itu memiliki koneksi dengan kerajaan matahari,”ucap Clara yang tiba-tiba.
“Apa yang anda maksud semua ini ada kaitannya dengan kerajaan Matahari,”ucap Goto.
“Aku juga tidak tahu pasti. Tapi Goro apa kamu tadi menghitung jumlah mereka ada berapa,”kata Clara.
“Ohhh iya sampai lupa nyonya ada 60 orang yang tewas tidak sampai 100 orang yang dikatakan oleh pemimpim pembunuh ini. Apa benar informasi yang dia sampaikan itu adalah 100 orang bukan 60 orang,”ucap Goro yang menatap ke arah pimpinan pembunuh.
“Kenapa kamu melihat aku seperti itu. Itu yang aku dengar jangan menuduh seperti itu,”ucap pimpinan pembunuh. Clara yang mendengar informasi dari Goro hanya bisa menghela nafas.”Aku tahu kamu masih tidak percaya dengan orang itu karena telah berencanan membunuhku. Tapi apa kamu tahu dengan ke istimewaan dari kerajaan Barat kenapa mereka bisa ada di sini,”kata Clara.
Kay yang mendengar kata Clara mengingat sesuatu.”Keistimewaan dari kerajaan itu ada dua organisasi dibawan naungan anggota kerajan barat, bukan. Jika tidak salah nama organisasi itu adalah organisasi KejBar,”kata Kay.
“Itu banar memang ada organisasi itu di kerajaan barat. Tapi apa hubungan dengan jumlah yang tidak sesuai itu,”kata Goro.
“Kerajaan Barat dengan organisasi KejBar dibawah naugannya itu memiliki sepuluh kelompok yang berbeda yang akau ketahui kelompok mata, penyusup, pembunuh, medis, farmasi atau obat, untuk yang lain aku tidak tahu. Jika yang dikatakan ada 100 orang tapi hanya ditemukan 60 kemungkinan 40 lain mereka sudah tahu kalau ada jebakan atau juga mereka tahu kalau itu adalah racun. Makanya mereka segera pergi dari wilayah utara ini dan meninggalkan rekan mereka bukan,”ucap Sebastian sedikit menjelaskan.
“Jadi maksudnya 40 orang yang tidak ditemukan ini sudah lari dari jebakan sebelum terkena dan membunuh dan meninggalkan rekan mereka begitu,”ucap Goro yang paham.
“Sekarang jelan bukan kalau ada 40 yang kabur. Tapi apa mereka benar bisa lolos ya,”ucap Clara yang tersenyum.”Kurasa tidak akan bisa lolos,”kata Kal.
“Kenapa kalian yakin kalau mereka tidak akan bisa lolos,”ucap Goto.
__ADS_1
“Ya jelas kami yakin, bukan ini adalah wilayah kalian. Tentu saja kalian mengenel empat ini dengan baik bukan sementara yang kalah adalah orang yang bisa bertarung dan yang kabur adalah orang yang lemah dalam bertarung,”ucap Goro. Tapi setelah mengetahui kerajaan Barat menyerang bagaimana sikap Clara untuk menghadapi ratu?.