Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 24 REVISI


__ADS_3

Baned dan Martin di ruang tamu menuggu Clara dan Mori untuk datang ke tempat mereka. Martin yang bersama dengan Bened sempat bertanya tentang dimana keluarga Bringdah berada. Baned yang memberitahukan kalau keluarga Bringdah sudah berpindah ke tempat lain di samudara lain belahan laut dari kerajaan Matahari.


Terdengar langkah kaki disaat Baned belum menyelesaikan ceritanya. Baned melihat ke arah pintu yang terbuka tampak pelayan yang tadi menyajikan teh datang bersama dengan dua orang. Baned melihat kedua wanita itu tampat tidak asing. Wajah yang sama dengan Erina dan wajah yang dia pernah lihat saat di istana dulu dimana mereka belum diusir.


Baned berdiri saat melihat Clara yang tampak sama dengan Erina. Melihat Clara Baned berjalan melangkah ke arahnya. Baned yang ingin segera memeluk Clara dihentikan oleh Mori yang berjaga.”Anda siapa?,”ucap Clara dibelakang Mori yang di depannya.


Baned tahu kalau Clara sediki waspada dengan dirnya apa lagi mereka baru pertama kali bertemu setelah sekian lama.”Aku paman kamu Baned Bringdah Blues kakak dari ibu kamu permaisuri Erina,”ucap Baned yang memperkenalkan dirinya.


“Pamanku, setahuaku aku tidak memiliki keluarga kenapa anda mengira aku adalah keponakan anda. Jika iya kenapa anda baru mencariku sekarang, apa lagi tidak menganggap aku keponakan kalian karena ramalan itu,”ucap Clara yang sedikit ragu untuk menyentuk pamannya itu. Apa lagi setelah dia membaca informasi yang dia dapatkan. Hati Clara masih sakiit hati kalau mereka tidak mencari dirinya karena ramalana itu.


Baned yang terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Clara tidak  bisa berkata apa-apa hanya dia tertunduk meminta maaf karena kesalahan mereka. Clara yang mendengar itu hanya bisa menghela nafas.”Paman mencariku setelah aku menikah tapi sebelum itu kemana paman dan kakek apa dia juga mencariku?,”ucap Clara.


“Mereka mencari kamu Clara, kami tahu kalau kami salah. Tapi bisakan aku diberikan kesempatan untuk memperbaikinya,”kata Baned yang berusaha mendapatkan hati darai Clara. Melihat dar raut wajah Baned hanya bisa melepaskan rasa sedih dan penyesalannya. Apa lagi Claa juga berpikir rasioanl kenapa mereka tidak mencarinya saat itu.

__ADS_1


“Aku memaafkan paman,”ucap saa kecil yang dimana Clara juga bisa merasakan kasih sayang yang selama ini dia inginkan. Tanpa berpikir panjang Mori memberikan jalan untuk mereka bisa melepaskan rindu. Martin dan Mori yang ada didalam ruangan melihat keduanya sedang berpelukan hanya bisa meninggalkan mereka saja. Di depan pintu mereka masih berdiri menuggu hingga mereka mendengar pembicaraan keduanya.


Clara yang tahu itu hanya bisa bersikap biasa saja. Keduanya langsung duduk setelah melepaskan rindu antara keponakan dan paman.”Bagaimana keadaan kamu selama ini apa ayah kamu melakukan kamu dengan baik Clara?,”kata Baned yang menayakan kondisinya.


“Aku baik dengan kondisi ayah mengabaikan aku. Jika paman tahu kondisi aku di istana tidak baik. Istana yang dingin dengan semua orang mengabaika aku. Tapi paman tidak usah gelisah karena aku bisa menjaga diriku sendiri. Aku juga bisa menghasilkan uangku sendiri untuk memenuhi kebutuhan kehidupan aku di vila tulip,”kata Clara.


Baned mendengar itu sedikit tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Clara. Tapi mendengat kata vila tulip yang agak jauh dari istana utama membuat Baned bertanya.”Clara apa maksud kamu vila tulip apa kamu tinggal disana bukan di istana utama sebagai tuan putri,”ucap Baned yang tahu kalau kondisi Clara akan baik saja jika tidak mencari dia.


“Itu benar aku dan Mori tinggal di vila tulip berdua saja, tapi kenapa paman sediki kaget. Apa paman tahunya aku tinggal di istana utara bersama dengan ibu, tidak semua itu salah paman,”ucap Clara.


“Apa yang sudah dia lakukan kepada anaknya sendiri. Setelah dia menikah dia mengurung Erina disana vila tulip, pantas aku tidak menemukan Erina saat peristiwa itu terjadi,”batin Baned yang melihat dengan tatapan kasihan untuk Clara.


Clara yang melihat ke arah Baned hanya bisa diam saja dengan pikirannya itu.”Clara jika selama ini kamu tidak dianggap oleh ayah kamu tapi kebutuhan kamu apa juga diberikan kepada ayah kamu. Untuk keperluan hidup kamu, tadi kamu berkata kamu sudah mendiri mencari uang untuk kehidupan kamu sendiri. Lalu dimana uang yang diberikan oleh ayah kamu itu?,”ucap Baned yang sedikit berhati-hati.

__ADS_1


“Uang apa yang paman katakan. Uang yang seharus aku dapatkan selama ini diberikan kepada kedua kakakku. Apa lagi semua kebutuhan ku di berikan kepada ratu Erlaka yang sudah tidak suka denganku. Jadi uang hanya angin lalu saja, uang tunjanganku saja untuk keperluan menikah, tapi tidak sesuai dengan ekspentasiku. Jadi paman bisa bayangkan apa yang sudah mereka lakukan bukan,”kata Clara.


“Apa jadi mereka tidak memberikan sepersenpun untuk kamu,”kata Baned yang merasa harga diri adiknya sudah dijatuhkan setelah dia menikah. Clara hanya bisa menganggu saja kepada Baned saat dia tidak memiliki apa-apa.


“Tapi bagaimana kamu bisa baik saja jika kamu selama ini diabaikan total Clara. Paman tidak tahu kalau kamu akan semenderita ini. Jika paman tahu dna tidak percaya dengan ramalan itu, aku akan datang mencari kamu lebih awal. Paman sudah bersalah dengan ibu kamu dan  kamu Clara, maafkan paman,”ucap Baned yang merasa bersalah dengan apa yang dia lakukan selama ini.


“Itu sudah berlalu Clara tahu kalau paman juga sedang mengalami kesulitan. Tapi dimana paman tinggal jika diusir dari kerajaan Matahari,”kata Clara yang bertanya kepada Baned.


“Paman tinggal di kerajaan Timalaya di belahan laut yang lain,”kata Baned.


“Kerajaan Timalaya aku baru tahu ada kerajaan lain di belaha laut sana. Tapi bagaimana paman bisa sampai kesini,”kata Clara.


“Paman berlayar selama seminggu di laut lepas Clara untuk bisa sampai ke Kerajaan Timalaya dari kerajaan Matahari. Setelah kami sampai disana kami juga berusaha dari nol Clara jadi belum sempat mencari tahu kondisi kerajaan Matahari. Setelah kami bangkit dari yang dasar sampai kami memiliki kedudukan yang layak kami mencari kamu tapi kami mendapatkan kabar kalau putra mahkota sudah menaklukan para monster dan pengeran yang sukses dalam bidang pendidikan dengan peringkat pertama. Tapi kami sama sekali tidak mendengar tentang kamu hingga setelah kambar dari kedua putra ratu Erlaka aku dengar kabar dari orangku kalau kamu akan menikah dengan seorang dari utara. Makanya aku datang ke sini untuk mencari kamu,”ucap Baned menjelaskan panjang lebar.

__ADS_1


Tapi bagaimana dengan Clara setelah mendengar kabar itu. Tapi dibalik pintuk Martin dan Mori mendengar kabar itu hanya bisa menggenggap tangannya dengan erat. Dimana Martin tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Clara apa yang selama ini dia lakukan di istana dan keluarganya ini?.


__ADS_2