Clara Putri Yang Diabaikan

Clara Putri Yang Diabaikan
CBP 95(revisi)


__ADS_3

Mori palsu yang masih berakting terdiam saja.”Apa yang nyonya katakan saya tidak tahu,”ucap Mori palsu. Clara yang tersenyum masih ada di belakang Mori palsu.


“Kamu masih sanggup untuk berakting dengan saya. Jika itu mau kamu saya bisa ladeni kamu sampai akhir. Tapi Siapa juga yang mau tertipu oleh dirimu dari ratu,”kata Clara.Mori palsu yang merasa kalau dirinya telah terpbongkar penyamarannya dengan cepat berdiri. Mori palsu itu dengan segera mengambil pisau dan menuju ke arah Clara.


Tapi Clara bisa menahan pisau yang datang ke arahnya itu. “Apa yang ingin kamu lakukan dengan pisau itu,”ucap Clara yang dengan santai berjalan ke arah Mori palsu.


“Bagaimana kamu bisa tahu kalau aku bukan pelayan kamu,”kata Mori palsu.


“Kamu bertanya kenapa aku bisa tahu. Sejak awal kamu datang kamu sudah berbeda, tapi aku hanya mengikuti kamu saja,”kata Clara yang tersenyum.


“Apa kamu kira kamu bisa membunuhku dengan mudah dengan mengubah penampilan kamu menjadi orang lain yang dekat dengan diriku. Tapi maaf saja, kamu tidak bisa mebodohiku,”kata Clara yang dengan cepat segera mengambil pisau yang di milik pembunuh didepannya.


Segera mendapatkan pisau Clara dnegan cepat berpindah ke posisi di belakang  pembunuh. Dengan gerakan yang sudah teralihkan dia mengarahkan pisau kepada pembunuh. Tapi pembunuh itu juga dengan cepat menghindar. Tapi saat pembunuh itu menghindar Clara sudah menaruh bubuk es yang akan membuat pembunuh yang menyamar itu tidak bisa bergerak.


“Apa kamu masih akan melawan,”ucap Clara didepan wajah pembunuh.


“Sekarang giliran aku untuk berkata kepada kamu. Apa ratu yang membayar kamu untuk datang ke sini,”ucap Clara.


Tapi mulut dari pembunuh itu masih terdiam. Sampai Clara berkata kalau dia akan dibebaskan asalkan mengantarkan pesan kepada ratu. Clara yang menuggu pembunuh itu menjawab hanya kembali duduk.”Jadi apa keputusan kamu ingin hidup apa mati dengan tubuh kamu yang sedikit demi sedikit membeku,”kata Clara.


“Aku akan melakukannya. Tapi pesan apa yang ingin kamu sampaikan kepada ratu,”kata pembunuh yang menyamar.


“Pesan itu sangat mudah kamu ingat kok. Katakan kepada ratu aku siap menuggu pembunuh yang lain datang. Tapi nyawaku tidak akan diberikan kepada pembunuh Erina,”kata Clara. Setelah itu pembunuh yang sudah diberikan obat penawar meninggalkan Clara. Sementara teh yang sudah beracun itu Clara buang di luar jendela dari ruang perpustakaan.


Setelah tidak melihat ada orang yang ada dibawah jendela, dengan pelan Clara menuangkan teh yang beracun tersebut. Tapi di tempat lain Kay dan Baned yang tidak sengaja melihat Clara dengan wajah seriusnya dan dingin.

__ADS_1


“Apa yang dilakukan Clara disana,”kata Kay. Baned yang melihat ke arah mata Kay tertuju.


“Clara,”ucap Baned.


“Kakak apa kita tidak memberitahukan kepada Clara kalau kita akan kembali. Kita selalu menghindar dari Clara. Apa ini akan baik-bai saja,”ucap Kay.


“Aku juga sedang memikirkan itu Kay. Tapi mau bagaimana lagi, kita sudah bersalah dengan Clara tidak mencari dia dan malah menyalahkan dirinya yang tidak tahu apa-apa ini,ucap Baned.


“Tapi setidaknya kita memberitahukan kepada Clara bukan. Aku melihat dia sedikit frustasi, aku tidak tahu hal apa yang dia sembunyikan dari kita melihat wajah yang dingin itu penuh dengan hal yang bersembunyi,”kata Kay setelah melihat Clara di jendela perpustakaan.


“Kenapa kamu berkata seperti itu Kay. Emangnya apa yang disembunyikan oleh Clara,”kata Baned.


“Aku tidak tahu,”ucap Kay yang tidak ingin mengatakan apa yang dia ketahui. Segera itu Kay berjalan pergi meninggalkan Baned. Sedangkan Baned yang masih menatap Clara hingga Clara masuk ke dalam ruangan.


“Moza kenapa kamu ada disana,”ucap Clara.


“Kenapa kamu tidak berterika kalau ada pembunuh nyonya,”kata Moza.


“Sejak kapan kamu tahu kalau aku diserang Moza,”kata Clara yang berjalan santai.


“Nyonya,”ucap Moza yang meninggikan suaranya.


“Aku tahu apa yang membuat kamu kesal Moza. Tapi mau bagaimana lagi sampai ratu mati aku tidak bisa hidup dengan tenang. Tapi dari pada itu Moza apa kamu bersama Derek,”kata Clara yang menyadari kalau tidak hanya Moza saja yang melihat semuanya.


“Itu banar. Kalian berdua keluarlah kalian sudah ketahuan oleh Nyonya,”kata Moza kepada Derek dan Goto. Yang saat itu sedang berjaga bersama dengan Moza.

__ADS_1


“Nyonya apa anda baik-baik saja,”kata Goto.


“Aku baik saja. Tapi kenapa kalian ada disini, bukan hari ini adalah jadwal Moza yang berjaga bukan kalian berdua,”kata Clara.


“Itu kami tidak ada kerjaan jadi kami datang bersama dengan Moza,”kata Derek yang sedikit berbohong.


“Kalian tidak usah berbohong,”ucap Clara duduk dan merahi buku yang ingin dia baca.


“Kami tidak bermaksud untuk berbohong nyonya.Tapi mereka yang datang barusan itu bukan Mori-kan. Tapi kenapa dia datang ingin membunuh nyonya. Sebenarnya siapa yang menginginkan nyawa nyonya,”kata Goto.


“Derek menurut kamu siapa?,”kata Clara yang bertanya kepada Derek. Derek yang terdiam tidak berkata, sampai akhirnya Clara fokus membaca dan tidak mengatakan apa-apa. Di sela Clara membaca buku Derek membuka mulutnya.”Ratu yang ingin membunuh kamu bukan Nyonya. Tapi kenapa?,”kata Derek yang sedikit ragu.


“Kamu bisa menebak lagi setelah melihat kehidupanku bukan Derek,”kata Clara yang masih membaca bukunya. Ditengah membaca dia mendapatkan informasi kalau dulu ada satu dari ras darah naga yang keluar dari kehidupan biasanya dan bertemu dengan seorang wanita bangsawan.


Tapi di cerita yang dibaca Clara ras daah naga itu jatuh cinta dengan wanita bangsawan itu. Yang dimana wanita bangsawan itu sudah bertunangan, tapi tunangan itu tidak suka dengan wanita bangsawan tersebut. Karena merasa ada kesempatan pemuda dari ras darah naga itu mendekati wanita bangsawan yang dia sukai tersebut.


Tapi tidak terduga wanita bangsawan itu juga sudah mengincar nyawa dari pemuda dari ras darah naga. Karena identitasnya sudah ketahui oleh keluarga dari wanita bangsawan. Tunangannya tadi yang tidak suka memanfaatkan wanita tersebut untuk mendapatkan hati dari pemuda ras darah naga.


Wanita itu yang dimana dia memiliki maksud tujuan yang jahat membuat pemuda ras darah naga itu masuk perangkap. Pemuda itu tidak tahu yang dia tahu kalau wanita itu sedikit suka dengan dirinya.  Malam tiba wanita itu mengajak pemuda itu untuk datang ke taman. Pemuda tersebut tidak sama sekali curiga dengan wanita bangsawan yang dia kenal tersebut.


Wanita bangsawan itu datang dan menawarkan makanan dan minuman untuk pemuda itu.Tapipemuda itu merasa tubuhnya lemah dan tidak berdaya. Pemuda itu dibawa ke satu tempat dimana jauh dari warga didekat hutan. Tapi masih satu wilayah dengan kerajaan Matahari.Pemuda itu tersadar dari pinsannya dia melihat wanita bangsawan itu bersama dengan laki-laki yang pemuda itu tahu kalau dia adalah tunangan wanita itu.


“Kenapa mereka bisa bersama, bukan mereka tidak saling suka,”kata pemuda dalam hatinya.


“Terima kasih Alex karena kamu aku bisa menikah dengan tunangan yang aku sukai. Dengan jantung kamu sebagai maharnya,”kata wanita bangsawan. Pemuda yang bernama Alex itu sangat terkejut kalau dirinya dimanfaatkan oleh wanita bangsawan tersebut. Melihat itu Aled tidak terima dan mengutuk mereka berdua dalam penderitaan dengan semua apa yang mereka miliki lenyap. Bagaimana setelah Clara membaca kisah itu apa dia menemukan sesuatu yang berharga dari ras darah naga?.

__ADS_1


__ADS_2