
Clara yang berhadapan dengan pembunuh didepan matanya setelah Mori pergi untuk berlibur. Jadi dia hanya sendirian di vila tulip tapi saat pagi datang dia ditemani dengan pembunuh yang dia tangkap. Pembunuh itu hanya bisa menatap ke arah Clara yang ada didepan matanya.
“Kamu ingin selamat, aku bisa kabulkan keinginan kamu itu,”ucap Clara. Pembunuh itu yang tidak percaya hanya diam menatap saja dengan wajah sinisnya dengan memalingkan wajahnya kearah lain. Setelah itu pembunuh itu berkata,”Bunuh saja aku dari pada kamu membebaskan aku dan gagal membunuh kamu. Ratu juga akan membunuhku juga. Apa gunanya aku hidup karena kamu melepaskan aku, lebih baik kamu bunuh aku saja.”
Clara yang mendengar itu mengambil salah satu dokumen berisi tentang pembunuh yang disewa oleh Ratu Erlaka. Setelah di cocokkan dengan informasi yang dia dapatkan Clara berkata kepada pembunuh itu.”Apa kamu yakin ingin aku membunuh kamu, tapi apa kamu tidak sayang dengan adik kamu yang sakit di rumah?,”ucap Clara.
Pembunuh itu yang mendengar kata adiknya sedikit terkejut dan tidak percaya.”Bagaimana dia tahu tentang adikku yang sakit,”batin pembunuh itu.
“Kamu tidak usah terkejut seperti itu. Aku sudah tahu semua kamu melakukan semua itu karena membutuhkan uang untuk pengobatan adik kamu dan melunasi utang orang tua kamu, bukan,”kata Clara.
“Aku bisa membantu kamu dan juga kamu bisa lepas dari kontrak jiwa bersama dengan ratu,”kata Clara lagi.
“Bagaimana aku bisa lepas dari kontrak jiwa itu, aku akan melakukannya tapi kamu harus menjamin keselamatan aku dan adikku,”kata pembunuh.
Clara dengan tersenyum memberikan sebuah kontrak kerja sama antara keduanya. Setelah Clara melepaskan pembunuh itu Clara berkata,”Tanda tangani kontrak kerja sama ini. Jika kamu ingin selamat.”
Pembunuh itu tanpa berpikir panjang langsung menadatangani kontrak kerja sama. Clara yang sudah melihatnya memberikan satu batu kristal untuk membatalkan kontrak jiwa dengan ratu. Dimana ratu tahu kalau kontrak kerja sama jiwa yang dibuat telah putus. Pembunuh itu sudah mati di tangan Clara.
__ADS_1
“Setelah ini apa yang harus aku lakukan,”ucap Pembunuh.
“Goro sebagai hadiah kamu bisa menjual dua benda ini kepada bangsawan. Tapi kamu bisa menjual ini di luar dari kerajaan Matahari, kamu bisa mematok harga lebih tinggi untuk kamu sendiri,”ucap Clara sambil memberikan dua benda dari kain utara.
Goro melihat kedua kain yang diberikan oleh Clara sangat terkejut. Kalau kain itu dari utara, apa lagi setelah dibuat renda dan hiasan itu sangat indah dan menawan.”Lalu uang yang aku dapatkan dari menjual kedua barang ini bagaimana?,”kata Goro.
“Uang itu bisa kamu ambil untuk melunasi utang orang tua kamu dan menyembuhkan adik kamu, untuk sisa kamu bisa membeli rumah dan keperluan lainnya,”kata Clara dengan santai kalau dua benda yang diberikan oleh Clara menghasilkan banyak uang.
Goro yang sedikit ragu hanya bisa percaya setelah selesai dia pergi dari tempat Clara berada. Goro yang sudah pergi Clara pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan sendiri. Tapi sebelum dia pergi Clara pergi ke ruang bawah untuk melihat Derek.
Jadi Clara harus bisa menyelesaikan semua sendiri karena tidak ada pelayan yang membantu dia. Semua kehidupan Clara hanya bersama dengan Mori saja. Setelah ibunya Erina pergi karena melahirkan dirinya.
Tapi Clara masih tidak percaya dengan kematian ibunya karena melahirkan dirinya. Tapi kecurigaan itu dia urungkan untuk sesaat saja. Karena kondisi dirinya yang masih bertahan hidup di istana yang dingin ini. Malam tiba dimana Clara melihat ke arah taman dengan buku yang dia ambil di ruang bawah tanah.
Buku tentang keluarga Bringdah yang dipimpin oleh seorang yang bijaksana dan bertanggung jawab. Keluarga Bringdah yang dengan kejayaan wilayahnya selalu mendukung anggota kerajaan secara netral. Anggota kerajaan yang menerima itu selalu mendapat dukungan yang baik. Ratu yang kedua dari keluarga Bringdah terus berlanjut dengan pemilihan yang adil dengan semua bangsawan yang ada.
“Keluarga Bringdah dengan luas wilayah yang baik, tapi aku tidak pernah melihat keluarga itu. kemana mereka?,”kata Clara. Tapi disaat Clara sedang membaca terdengar suara ledakan yang kerasa dari gudang senjata.
__ADS_1
Clara yang membaca buku sempat terkejut dengan ledakan itu dan mata dia melihat ke luar jendela.”Apa yang terjadi di sana?,”ucap Clara. Tapi Clara yang tidak bisa keluar untuk melihat hanya bisa diam saja. Setelah satu jam berlalu terdengar langkah kaki membuat Clara menoleh ke belakang.
Dimana sata Clara melihat ke belakang pintu terbuka datang pangeran Cala dan ksatria yang sedang mencari penyusup. Clara yang dengan santai berdiri sampai pangeran Cala berkata,”Apa ada orang asing atau yang mencurigakan datang ke sini?.”
Clara terdiam untuk sesaat dan membuka mulutnya.”Tidak ada, tapi apa yang sedang pangeran Cala ke sini bersama dengan ksatria,”ucap Clara.
Pangeran Cala memberikan isyarat kepada ksatria yang bersama dengan dia untuk menggeledah vila tulip.”Ada penyusuk yang sudah membakar gudang senjata. Tapi dimana pelayan yang bersama kamu kenapa dia tidak kelihatan,”kata pangeran Cala.
“Mori sedang liburan dan dia sedang berkunjung ke rumah orang tuanya untuk tiga hari saja. Tapi Pangeran Cala aku dengar dari surat yang ayah kirim kalau putra mahkota yang mengantarku saat pernikahanku nanti. Apa itu benar?,”ucap Clara mengganti topik pembicaraan.
“Itu benar awalnya, tapi karena kakak Edwan ada pembasmian monster jadi tidak bisa mengantarkan kamu. Jadi aku yang akan mengantarkan kamu, tapi kamu akan aman kok adik kecilku,”ucap Cala dengan wajah senyum palsu dengan menyembunyikan sebuah rencana. Clara yang melihat dengan matanya hanya bisa diam saja.
Selesai penggeledahan penyusup yang tidak ditemukan di tempat Clara mereka pergi. Clara melihat kepergian mereka hanya bisa diam dengan semua barang berserakan. Clara menghela nafas dan kembali duduk membaca buku yang dia pegang. Tapi disaat membaca buku dia berpikir tentang apa yang dikatakan oleh Cala.
“Dia yang akan mengantarkan aku pergi, tapi kenapa aku memiliki firasat yang buruk ya tentang ini semua,”ucap Clara dengan nada kecilnya. Suasana malam yang tidak damai setelah Cala datang terlihat pembunuh yang datang masuk ke dalam kamar Clara. Karena jebakan belum dipasang oleh Clara pembunuh itu hampir menusuk Clara.
Tapi tusukan pedang itu bisa dihindari oleh Clara. Setelah pembunuh itu gagal Clara mendapatkan kesempatan untuk membunuh balik dengan belatih yang sudah diolesi racun tepat mengenai tubuh pembunuh yang datang. Tapi setelah itu apa yang akan terjadi dengan Clara dan pembunuh yang dikalahkan oleh Clara akan diapakan oleh dia?.
__ADS_1