Cowok Cantik Milik Zahra

Cowok Cantik Milik Zahra
Dia Yang Bersinar


__ADS_3

***Lanjutan.. ***


Ruang Tunggu Artis


“Sangat siap Xiao Feng. Ayo!!.” (bahasa mandarin) Lu Chen mengambil kacamata hitam, lalu memakainya kembali. Lu Chen terlihat sangat tampan dengan semua atribut yang ia pakai, pasti seluruh mata akan terpesona melihatnya. Lu Chenpun berjalan menuju ruang kompetisi.


***


Atas keputusan banding juri, akhirnya Zahra berhasil masuk ke Grand Final. Dirinya hanya menang selisih tipis dari lawan terberatnya, yang memiliki tema hampir sama dengan dirinya yaitu “Flower”. Hanya saja dirinya menunjukkan kemampuan yang tidak dimiliki hampir di semua designer, yaitu re-design baju rancangan. Ia berhasil mengubah rancangannya menjadi mode baju santai, dengan men-design ulang rancangannya dalam waktu yang singkat. Ini dilakukannya agar tidak terlihat mirip dengan design rivalnya.


sekarang tugasnya adalah mengukur baju untuk Mystery Guest, karena pemenangnya akan ditentukan oleh baju yang dipakai sang Mystery Guest, baju siapa yang akan dipakai Mystery Guest dialah pemenangnya.


“Lu Chen!!.” AAwww..!!.” Riuh teriakkan model-model yang ada di back stage.


DEG


Sontak membuat Zahra yang sedang fokus memilih rancangan apa yang akan dipakai sang Mystery Guest mengalihkan pandangannya. Ternyata Mystery Guest yang dimaksud adalah Lu Chen sang Idol terkenal seantero Cina itu.


Zahra masih tak bergeming sampai panggilan dari Lu Chen membuyarkan lamunannya.


“Hai.. apa kamu designer Zahra? Kenalkan aku Lu Chen.” (bahasa inggris) Dengan senyuman yang membuat jutaan wanita melting itu.


Karena Zahra masih juga tidak merespon sapaan Lu Chen, Jessica-pun menggantikan tangan Zahra untuk menjabat Lu Chen.


“Maaf, aku Jessica ini partnerku Zahra. Kamu pasti Mystery Guest itu. Saat ini Zahra sedang fokus dengan rancangannya.” (bahasa mandarin) Jessica tersenyum ke arah Lu Chen dan juga Zahra sebagai kode.


“Oh iya maaf, saya Zahra.” (bahasa inggris) lalu menjabat tangan Lu Chen. Zahra saat ini sangat gugup, entah mungkin dia kagum melihat Lu Chen atau langsung terpanah dan jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Lu Chen. Maklum jiwa jomblo akut nya sedang meronta-ronta begitu melihat cowok tampan.


Lu Chen mendatangi Zahra dengan maksud untuk mengukur bajunya yang akan dipakai saat penentuan pemenang. Dan saat ini Zahra sedang ditempatkan di posisi yang sulit karena dia harus mengukur sendiri ukuran badan Lu Chen. Perasaannya kian tak menentu antara penasaran sekaligus kaget yang luar biasa. Batin Zahra merasa bahwa Lu Chen adalah Jason Lu, namun ia tak mampu bertanya karena rasa gugupnya.

__ADS_1


DAG


DIG


DUG


Lu Chen terus menerus menatap ke arah Zahra tanpa berkutik, saat dirinya harus mengukur bagian pinggang Lu Chen. Zahra sontak kaget dengan panggilan yang diberikan Lu Chen saat itu.


“Bunga?.” Lu Chen memanggil Zahra dengan panggilan Bunga, dan tiba-tiba saja listrik di back stage mendadak mati.


JEGREKK!


Namun beberapa menit kemudian lampu menyala kembali, dan terlihat wajah Zahra yang ketakutan sambil memeluk pinggang Lu Chen. Sungguh adegan yang romantis apabila orang melihat mereka berdua kala itu.


“Kamu masih ingin memelukku berapa lama lagi?. Aku sebenarnya tidak masalah.” Lu Chen berbicara fasih dengan bahasa Indonesia. Dari situlah Zahra yakin kalau Lu Chen adalah Jason Lu si “Bunga Sekolah”.


“Hai Bunga apa kabar?. Akhirnya kita bertemu kembali.” Jason tersenyum ke arah Zahra dengan penuh makna. Dan posisi mereka masih seperti itu, sampai Xiao Feng manajer Lu Chen datang dan membuat Zahra dan Lu Chen salah tingkah.


“Ehemm!! Maaf kalau aku mengganggu kalian. Tapi acara sudah hampir mulai, kau harus ganti baju dan tampil sebentar lagi.” (bahasa mandarin) Dengan mode canggung, Xiao Feng meminta Lu Chen untuk bersiap-siap tampil.


 


Author


Zahra curi-curi kesempatan guys! Ahay!


 


***

__ADS_1


Sinar panggung membuat Lu Chen terlihat sangat bersinar, Zahra tidak menyangka Jason Lu yang dia kenal menjelma menjadi seorang idol yang sangat bersinar. Mungkin memang sudah tempatnya seorang Jason Lu di dunia hiburan seperti ini, diam-diam Zahra mengagumi sosok Jason yang sedang bernyanyi dan menari menghibur penonton di panggung catwalk.


Lantunan nada demi nada dilantunkan oleh Lu Chen, suaranya yang indah membuat Zahra semakin mengaguminya.


Wajahnya Jason yang tampan sekaligus cantik, makin menawan dikala dirinya tersenyum ke hadapan para penontonnya. Zahra tak bisa berkata-kata lagi, dirinya sudah jatuh ke dalam pesona seorang Lu Chen aKa Jason Lu.


***


Akhirnya babak grand final yang ditunggu-tunggu telah di mulai Zahra menampilkan satu rancangannya yang sangat eksentrik dengan tema "Floral". Awalnya dia membayangkan seorang “Bunga Sekolah” yang dia kenal dalam rancangan ini, siapa lagi kalau bukan Jason Lu. Tapi pada saat itu dirinya hanya membayangkan Jason sebagai inspirasi saja. Tidak disangka ternyata rancangannya ini kemungkinan akan dipakai Jason jikalau dirinya menang nanti.


Dengan sistem polling dari seluruh audience dan tentunya penambahan suara dari si Mystery Guest, Lu Chen akan menentukan pemenang dari kompetisi tersebut. Lampu pun berubah gelap, lampu sorot menuju ke sebuah kotak yang berada di tengah panggung catwalk. Zahra dan satu peserta lainnya berada di depan di antara kotak tersebut. Lampu memainkan kendali, bergerak ke sana kemari hingga akhirnya berhenti di kotak. Dan perlahan kotak pun terbuka, muncullah sosok Lu Chen yang menggunakan baju rancangan dari Zahra. Zahra pun langsung terharu dan tak terasa air matanya menetes saat melihat senyum Lu Chen ke arahnya.


Jason berlenggak lenggok di catwalk bagai seorang model professional, kemudian tak lama ia menghampiri Zahra dan menyerahkan Hand Bouquet simbol dirinya memenangkan “Beijing Fashion Competition". Setelah memberikan bunga, Lu Chen kemudian memeluk dan berakhir dengan mencium pipi kiri Zahra. Waktu saat itu terasa berhenti, tubuh Zahra membeku hal ini persis seperti saat Robby Lu mencium pipi Zahra saat di club malam.


Jessica yang memperhatikan itu dari depan panggung, membuat dirinya cemas takut Lu Chen menjadi sasaran amuk Zahra.


“Semoga saja Lu Chen 'gak jadi sasaran amuk Zahra.” Batin Jessica takut kalau nasib Lu Chen sama persis seperti Robby.


Tapi kenyataannya Zahra tidak melakukan hal seperti yang dikhawatirkan Jessica padanya. Zahra tetap berdiri seolah tidak terjadi apa-apa, namun langsung membuat para wartawan menyerbu panggung dan mengambil foto kedua insan tersebut. Karena tidak ada satupun berita Lu Chen yang sedang dekat dengan gadis manapun, walaupun hanya sekedar teman. Dan itu dikarenakan Lu Chen pintar menjaga imagenya selama ini, tapi berbeda dengan hari ini seketika pertahanannya runtuh disebabkan oleh gadis yang bernama Zahra.


Author


Bagaimana kelanjutan kisah Zahra dan Lu Chen?


Penasaran kan??


Sebelum itu tolong di like, vote dan klik tombol favoritnya yaa!!


 

__ADS_1


__ADS_2