Cowok Cantik Milik Zahra

Cowok Cantik Milik Zahra
Penolakan Jason


__ADS_3

Akhirnya Jason menyapa Tuan Abel dan menjabat tangannya tanda dirinya menghormati Tuan Abel sebagai Tuan Rumah. Dan Tuan Abel pun memperkenalkan Putrinya kepada Jason sebagai orang yang berulang tahun hari itu.


“Halo, kenalkan aku Isabelle. Senang berkenalan denganmu.” Ucap Isabelle sambil memberikan senyuman cantik nan imutnya ke arah Jason. Namun Jason tak memberikan reaksi sedikit pun dari senyuman yang diberikan Isabelle kepadanya.


“Bagaimana pekerjaan mu di Beijing?. Putri ku ingin sekali melihat penampilan mu saat di panggung. Benar nama panggung mu Lu Chen?.” (bahasa inggris) Tanya Tuan Abel yang ingin mendekatkan Putrinya kepada Jason dengan alasan menonton konser Lu Chen.


“Ia nama panggung saya Lu Chen, hanya saja saya baru saja mengumumkan pensiun dari dunia hiburan.” (bahasa inggris) Ucap Lu Chen yang seketika membuat Isabelle dan Tuan Abel membulatkan matanya karena terkejut.


“Kenapa?. Padahal kau sangat menawan saat di panggung. Aku mulai mengamati setiap konsermu dan suara mu sangat merdu di dengar. Aku seperti mendengar nyanyian malaikat.” (bahasa inggris) Ucap Isabelle yang menatap Jason seperti seorang malaikat yang turun dari langit.


“Maafkan Putriku, Jason. Ia sangat memuja para lelaki seperti dirimu.” (bahasa inggris) Ucap Tuan Abel yang merasa tidak enak dengan perlakuan Isabelle yang terlalu memuja dirinya.


“Semua yang saya lakukan di panggung tidak pernah saya bawa di kehidupan nyata. Karena saya ingin memisahkan antara pekerjaan dan pribadi. Jadi yang anda lihat saat ini bukan seorang Lu Chen yang di idolakan wanita di luar sana, sekarang yang anda lihat adalah seorang Jason Lu, pewaris dari JF Group.” (bahasa inggris) Tegas Jason yang tak ingin membuat Isabelle salah kaprah hingga memuja dirinya berlebihan.


“Tuan Abel, jadi apa bisa membicarakan mengenai kerja sama perusahaan kita?.” (bahasa inggris) Tanya Jackson Lu yang tak ingin berlama-lama dalam negosiasinya.


“Soal itu tergantung dari pendapat Tuan Muda Jason kali ini.” (bahasa inggris) Lirikan Tuan Abel yang seolah memberikan isyarat kepada Jason bahwa kerja sama mereka tergantung itikad baik darinya.


“Tuan Abel, saya hanyalah pendatang baru di sini masih kurang paham dengan maksud dari anda.” (bahasa inggris) Ucap Jason yang tak ingin dilibatkan dalam urusan antara Tuan Abel dan Ayahnya, Jackson.


“Jason pasti akan melakukan kerjasama ini dengan baik, Tuan Abel. Saya pastikan itu!.” (bahasa inggris) Ucap Jackson meyakinkan Tuan Abel.


“Itu menurut anda Tuan Jackson, tapi bagaimana dari Tuan Muda Jason sendiri?.” (bahasa inggris) Tatap Tuan Abel seperti peluru yang kapan saja dapat menyerang Jason.


“Maaf sepertinya saya harus mengecewakan Tuan Abel, karena sekali lagi saya tidak ingin mencampuri urusan pribadi dengan pekerjaan. Dan saya rasa, saya tidak dapat berlama-lama berada di pesta ini. Saya permisi dulu Tuan Abel.” (bahasa inggris) Jason yang langsung pergi begitu saja dari pesta tersebut.


Jackson yang melihat itu langsung membulatkan matanya, karena tak habis pikir dengan tingkah anaknya yang main kabur saat pesta tengah berlangsung. Dan Jason tidak memberikan salam perpisahan dengan benar kepada Isabelle si pemilik pesta. Namun Jason tak peduli ia pergi begitu saja, tanpa menoleh ke belakang. Ia tak mempedulikan omongan Tuan Abel maupun orang-orang di sekitarnya yang sudah melihat interaksi mereka.


“Mr. Lucas!. Ikuti dia!.” Pinta Jackson agar Mr. Lucas menuruti perintah Tuan Besarnya.


Jason yang kemudian berhenti setelah sampai di lobby Mansion milik Tuan Abel.


“Tuan, maafkan saya sebelumnya…” Perkataan Mr. Lucas yang kemudian dihentikan oleh Jason dengan tangan kanannya yang diangkat ke atas tanpa menoleh ke arah Mr. Lucas yang berada di belakangnya.


“Sudah!. Aku sudah tahu maksud dari maaf mu. Aku yang menyesal telah mengikuti perkataan mu!.” Ucap Jason yang kemudian masuk ke dalam mobilnya dengan membanting pintu.

__ADS_1


Tanpa menunggu Mr. Lucas masuk ke dalam mobil Jason langsung meminta supir tancap gas dan meninggalkan Mr. Lucas di lobby Mansion. Mr. Lucas yang melihat itu langsung menghela nafasnya, dia tahu kesalahannya yang telah berbohong terhadap Tuan Mudanya.


Mr. Lucas yang tetap berwajah datar seperti biasanya, menatap kepergian Jason dari kejauhan. Mungkin Mr. Lucas adalah mantan anggota mafia yang orang tahu seorang mafia kebanyakan berhati dingin dan tanpa belas kasihan.


Tapi berbeda dengan dirinya, ia sesungguhnya adalah seseorang yang pernah merasakan kehangatan keluarga. Namun sayang keluarganya terbunuh karena kekejaman seorang mafia berdarah dingin. Oleh karena itu dia memutuskan untuk meninggalkan dunia mafia untuk menebus kesalahannya terhadap anak dan istrinya terdahulu.


Sejak Jason remaja Mr. Lucas selalu menganggapnya seperti anak sendiri, ia selalu diam-diam membela Jason di hadapan Ayahnya Jackson. Salah satunya selalu menuruti perintah Tuan Mudanya untuk memenangkan hati kekasih tercintanya Zahra.


Mr. Lucas lah yang menanam bunga matahari kesukaan Zahra di tepi sungai tempat di mana Jason dan Zahra bertemu sepuluh tahun lalu. Bahkan dirinya berusaha mati-matian agar hubungan Jason dengan Zahra agar tak tercium oleh Tuan Besarnya.


Tapi tidak saat ini Mr. Lucas tak bisa membantu Jason untuk menghindari pesta pertemuan malam ini dengan Tuan Abel dan Isabelle, karena ia tahu pentingnya acara ini untuk kelangsungan keluarga Lu.


***


Siang Hari di Mansion Keluarga Lu, Jakarta


“Sial!. Apa yang anak itu lakukan?. Dia sudah mempermalukan ku di hadapan semua orang!. Bahkan ia telah membuat malu Isabelle di depan para tamunya.” Ucap Jackson Lu yang frustasi atas sikap Jason.


“Tuan!. Sabarlah!. Mungkin Tuan Muda sudah memiliki cara lain untuk mengatasinya.” Mr. Lucas yang masih percaya dengan Jason.


“Tuan!. Sebaiknya anda beristirahat sudah waktunya anda meminum obat anda, Tuan.” Mr. Lucas yang kemudian bergegas membantu Tuan nya berbaring di tempat tidur.


“Mr. Lucas.. apa salah ku?.” Jackson yang kembali frustasi karena sikap Jason.


“Tuan!. Percayakan hal ini kepada putra anda!. Saya yakin Tuan Muda dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik!.” Pinta Mr. Lucas sambil menunduk hormat kepada Tuan Besarnya itu.


Namun saat itu Jackson terkapar tak berdaya dan mulai lelah dan akhirnya tertidur karena efek obat yang telah di minumnya.


“Tuan!. Percayalah kepada Tuan Muda!.” Mr. Lucas yang kembali mengucapkan kata-kata itu sebelum dirinya meninggalkan Jackson yang tengah tertidur.


Tak berapa lama setelah dirinya meninggalkan kamar Jackson, Mr. Lucas pun menghubungi seseorang.


“Isaac, gantikan aku untuk sementara waktu mengawasi Tuan Muda. Aku akan berada di Jakarta beberapa hari ke depan.”


Dengan wajah datar yang seperti biasanya Mr. Lucas berjalan meninggalkan kamar Jackson setelah menutup sambungan teleponnya.

__ADS_1


***


Jiang Xi tampak mendatangi apartemen milik Jason, ia mencoba mengetuk pintunya namun tak kunjung di buka oleh Jason.


Lalu iapun memasukkan password yang diberikan Xiao Feng lalu membuka pintu apartemen tersebut. Melihat ruangan yang gelap Jiang Xi pun menyalakan lampu apartemen, ketika lampu menyala ia terkejut mendapati putranya Jason yang tengah terkapar di meja ruang tamu dan terlihat habis mabuk berat.


Melihat anaknya yang sudah tak sadarkan diri, Jiang Xi pun mencoba memindahkan posisinya ke tempat tidur dengan susah payah. Jiang Xi tahu Jason tak bisa minum alkohol, yang ia yakini bahwa ada sesuatu yang membuatnya memaksakan diri untuk meminumnya.


Jiang Xi pun berhasil membawa putranya hingga ke tempat tidur, lalu iapun mencoba untuk menutupi Jason dengan selimut namun Jason menyingkirkan selimut tersebut dengan ke dua kakinya. Nampaknya Jason meracau karena efek dari minuman keras yang ia minum semalam.


Jason terus meracau dan terkadang iapun mengeluarkan air mata di tengah racauan-nya. Jiang Xi yang melihat itupun mengusap dahi Jason seakan berusaha untuk menghilangkan mimpi buruknya.


“Lu, apa yang ada di mimpi mu, Nak?. Berbagi lah dengan Mommy!.” Ucap Jiang Xi sambil mengelus dahi Jason yang terdapat bekas luka sepuluh tahun lalu.


Jiang Xi mengingat luka tersebut di mana iapun merasa sangat bersalah atas kejadian 10 tahun yang lalu. Di mana saat-saat itu merupakan saat yang paling berat bagi Jason, Jason harus menerima kenyataan bahwa ke dua orang tua sudah resmi bercerai.


Jiang Xi berpikir bahwa itu pertama kalinya Jason melakukan pemberontakan seperti itu. Ia berani melawan ke empat anak SMA yang mem-bully-nya, padahal bisa saja dirinya menghindarinya tanpa harus melawan. Rupanya Jason ingin mencari pelampiasan atas semua kekecewaannya terhadap orang tuanya.


“Maafkan Mommy, Nak!.” Tangis Jiang Xi yang mengiringi perkataannya.


Tak lama Jason pun terbangun dari tidurnya karena air mata Jiang Xi yang terjatuh dan membasahi wajah Jason. Dengan setengah sadar Jason berusaha membuka matanya, ia sekilas melihat seorang wanita yang tengah mengelus dahi dan tangannya.


“Mommy?.” Dengan berusaha menerka-nerka siapa orang di hadapannya saat ini, karena pandangannya yang masih sedikit tidak jelas.


“Iya sayang, ini Mommy.” Jawab Jiang Xi yang kemudian mengusap air matanya agar tak terlihat oleh Jason.


“Mommy, apa yang Mommy lakukan di sini?. Bagaimana..?.” Ucapan Jason yang langsung dipotong oleh Jiang Xi.


“Xiao Feng yang memberitahunya, Mommy khawatir dengan dirimu.” Ucap Jiang Xi yang langsung membuat Jason mengerutkan dahinya.


“Khawatir?. Apa ada yang Mommy ketahui?.” Curiga Jason bahwa Mommy nya itu sudah mengetahui rencana Jackson, Ayahnya.


“Mommy baru mengetahuinya, Nak. Maafkan Mommy yang tidak bisa mencegahnya.” Sesal Jiang Xi.


“Sekarang tidur lah kembali!. Jangan buat pikiran hal itu, sayang!. Ingat kamu masih punya Mommy!.” Jiang Xi yang kembali mengelus dahi Jason lalu menidurkannya seperti sepuluh tahun yang lalu. Dan Jason pun tertidur kembali dengan pulas nya dengan diiringi tepukan Jiang Xi di bahu dan kakinya.

__ADS_1


Jiang Xi ingin membayar waktu 10 tahun yang hilang bersama dengan putra kesayangannya. Setelah mengetahui kepergian Jason ke Prancis dan rencana perjodohan Jackson ia mencari tahu keberadaan Jason melalui Xiao Feng. Dan iapun berhasil menemukan Jason di apartemennya berkat bantuan Xiao Feng.


__ADS_2