
Pagi itu Zahra terbangun dari tidurnya, ia meregangkan tubuhnya namun tiba-tiba saja ia dikejutkan dengan sebuah tangan yang memeluknya dari belakang. Zahra pun langsung memindahkan tangan itu dari dirinya dengan cepat.
Ia seakan lupa bahwa sekarang dirinya adalah wanita yang sudah menikah. Zahra menoleh ke belakang tubuhnya di mana Jason masih tertidur di sampingnya. Ia baru tersadar bahwa dirinya sudah menikah dengan Jason kemarin siang.
Zahra lalu bangkit dari tempat tidur secara perlahan karena takut membangunkan Jason, suaminya.
Zahra lalu memandangi wajah Jason dengan seksama, ia menyadari bahwa suaminya itu sangat lah tampan. Ia heran mengapa wajah setampan ini bisa menjadi suaminya?. Apakah ia harus bangga dengan ini?. Ya, dia harus bangga sekaligus bahagia karena seorang Jason Lu yang digilai jutaan wanita di luar sana sekarang sudah berstatus sebagai suami sahnya.
Zahra pun mengecup kening Jason lalu tersenyum bahagia karenanya. Lalu ia pun pergi menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya kemudian setelah itu pergi ke dapur untuk memasak menu sarapan mereka berdua.
Namun di dalam kulkas ia tak menemukan bahan-bahan masakan untuk dirinya jadikan menu sarapan.
Dengan cepat iapun memesan layanan pesan antar untuk memesan menu sarapan untuk mereka berdua. Lalu tak lama Jason sudah berdiri tepat di sampingnya.
“Lu?. Kamu mengejutkan ku!.” Zahra yang dikejutkan dengan Jason yang tiba-tiba berada di dekatnya.
“Mengapa aku tidak dibangunkan?.” Jason yang langsung memeluk Zahra saat itu, seakan pergulatan kemarin belum cukup untuknya.
“Aku takut mengganggumu.” Zahra yang kemudian membalas pelukan suaminya.
Di saat mereka yang sedang mesra-mesranya, dikejutkan dengan suara bel pintu apartemen. Sepertinya ada tamu tak diundang yang datang hendak menganggu ketenangan mereka.
Jason pun membuka pintu apartemennya, dan iapun dikejutkan dengan kehadiran teman-teman terdekat mereka. Xiao Feng, Sunny Chen, Jiazhen, Jessica dan juga Amber datang tiba-tiba untuk memberikan mereka surprise sekaligus ucapan selamat atas pernikahan Zahra dan Jason hari itu.
“Selamat atas pernikahan kalian!.” Ucapan serempak dari mereka berlima dan mereka pun memperlihatkan beberapa wine yang mereka bawa untuk merayakannya.
Dan Jason pun mempersilahkan mereka untuk masuk, Zahra yang melihat kehadiran mereka merasa terkejut. Pasalnya saat itu dirinya dan juga Jason masih menggunakan piyama tidur.
Jason pun langsung menutupi Zahra dan menariknya ke kamar karena tak ingin lelaki lain memandangi tubuhnya.
__ADS_1
Zahra dan Jason pun langsung membersihkan diri dan mengganti baju mereka untuk menyambut tamu mereka.
“Sayang!. Maaf ya karena kehadiran kami yang tiba-tiba!.” Ucap Jessica yang merasa sedikit tidak enak hati yang datang mendadak.
“Tidak apa-apa, Jess. Tapi maaf aku hanya memesan dua porsi menu sarapan karena tidak tahu kalian akan datang.” Zahra yang baru saja mengambil menu sarapan dari seorang kurir.
“Tenang saja, aku sudah membawa banyak menu makanan untuk kita.” Amber yang membawa banyak makanan karena ia tahu pastinya Zahra tidak akan ada persiapan, karena mereka pasti sibuk sehabis malam pertama.
“Aku tahu kalian pasti sibuk tadi malam.” Bisikan Amber yang langsung membuat wajah Zahra memerah.
Zahra langsung menyikut Amber yang mencoba menggodanya, melihat itu pun Jessica ikut tersenyum melihat Amber dan Zahra yang kembali kompak seperti dulu.
Semenjak Zahra harus bolak-balik Jakarta-Beijing membuat ke tiga sahabat ini mulai jarang bertemu satu sama lain, terutama Amber yang akhir-akhir ini sudah memiliki kesibukan lain selain membantu di kantor Zahra.
Amber mulai menekuni dunia modelingnya setelah sekian lama ia tinggalkan. Iapun mulai membuka bisnis, yaitu membuat agency model. Zahra pun tak pernah mengekang keinginan sahabatnya ini, karena walau bagaimana pun Zahra sangat memahami ke dua sahabatnya.
Hari itu ke lima tamu Zahra dan Jason tak henti-hentinya memberikan selamat kepada mereka. Dengan membuka lima botol wine yang telah mereka bawa sebagai hadiah pernikahan. Hingga akhirnya Amber dan Xiao Feng mabuk berat sampai pingsan.
Zahra yang tahu sahabatnya Amber memang sulit untuk menolak minuman beralkohol, karena itu adalah minuman favoritnya. Ia sudah biasa menghadapi Amber yang seperti ini.
Beda hal dengan Xiao Feng, saat itu Xiao Feng yang jarang menyentuh minuman beralkohol. Namun entah kenapa hari itu dia seperti kehilangan akal dan memilih untuk ikut mabuk bersama Amber.
Dan iapun mulai meracau tak jelas di samping Jason dan Sunny Chen. Xiao Feng mulai menyebutkan kisah Sunny Chen yang sangat menggilai Lu Chen selama enam tahun. Dan Xiao Feng yang kecewa karena Sunny sekarang sudah memiliki kekasih baru.
Dari situ Xiao Feng seakan mengakui kalau dirinya sudah jatuh cinta kepada Sunny Chen. Jason yang melihat itu, langsung menyuruh Sunny Chen untuk membawa Xiao Feng pulang ke apartemennya, karena dirinya yang tidak ada waktu untuk mengantarnya. Padahal itu hanya alasan agar Xiao Feng dan Sunny memiliki waktu berduaan.
Entah kenapa Sunny pun menuruti permintaan Jason untuk mengantarkan Xiao Feng pulang ke apartemennya. Dan kepergian Sunny juga Xiao Feng lalu diikuti Jessica, Jiazhen dan juga Amber.
“Sayangku!. Kamu sudah melupakan pacarmu ini!. Kamu lebih memilih si dingin Lu Chen ini!.” Amber yang menunjuk-nunjuk Zahra dan juga Jason karena mabuk berat.
__ADS_1
Dan Jessica pun membopong Amber dibantu Jiazhen pergi dari apartemen milik Jason.
“Akhirnya mereka pergi juga!.” Ucap Jason yang merasa terbebas dari siksaan teman-temannya.
Bagaimana tidak?. Baru saja malam pertama, sudah ada gangguan. Dan kali ini gangguan mereka sudah pergi, Jason pun kembali menatap Zahra dengan menggoda.
“Apa yang kamu pikirkan?.” Tanya Zahra curiga dengan tatapan Jason padanya.
“Apa lagi?. Aku ingin makan malam!.” Jason pun kembali membopong Zahra hingga ke kamar. Dan mereka pun mengulang kembali malam yang indah seperti kemarin.
Dua hari kemudian Zahra dan juga Jason kembali ke Jakarta bersama, mereka pun mengulang pernikahan mereka di Jakarta dengan di walikan Ayah Zahra.
Lalu seminggu kemudian, Jason dan Zahra mengadakan pesta sederhana dan mengundang para koleganya di Jakarta. Mereka berdua mengadakan pesta dengan tema bunga matahari kesukaan Zahra, saat itu mereka juga turut mengundang Tuan Forest dan juga all artist agency Light Entertainment untuk menghadiri pesta mereka. Alhasil pesta yang tadinya sederhana mendadak menjadi meriah, karena kehadiran para artis kenamaan di Cina.
Xiao Feng, Jiazhen, Robby dan Bo hadir sebagai Groomsmen, begitupun dengan Jessica, Amber dan Sunny Chen hadir sebagai Bridesmaid dari pihak mempelai. Pesta itu juga tak luput dari sorotan media baik dalam negeri maupun luar negeri. Walaupun Jason sudah pensiun dari dunia keartisan, tapi tetap saja namanya masih diingat sebagai salah satu jejeran artis ternama di Cina dan juga manca negara.
Mereka mulai saat ini dan seterusnya akan mengarungi bahtera rumah tangga yang harmonis. Penantian selama 10 tahun ini, akhirnya terbayarkan sudah. Jason dan Zahra tampak seperti Pangeran dan Putri dari negeri dongeng, sama seperti kisah cinta mereka yang seperti negeri dongeng. Sungguh suatu kebahagiaan yang tak terkira bagi mereka berdua saat ini.
-Tamat-
Author
Halo guys!. Terima kasih sudah membaca novel aku yang pertama ini. Walaupun masih belum sempurna tapi mungkin dapat sedikit menemani hari-hari kalian.
Dan jangan lupa setelah ini masih ada episode-episode special dari Lu Chen dan Zahra.
Jangan lupa juga di like, vote, kasih gift karya ini ya!.
Xie Xie!
__ADS_1