Cowok Cantik Milik Zahra

Cowok Cantik Milik Zahra
Identitas Robby Lu


__ADS_3

Ruang Keluarga di sebuah Apartemen Mewah


Tampak TV menyala menayangkan acara gosip yang mengangkat skandal kisah percintaan antara Lu Chen dan Zahra. Dan terlihat dari belakang seorang pria sedang menonton acara gosip tersebut, tangan lelaki tersebut memegang sebuah foto yang tak lain dan tak bukan adalah Zahra. Ya, lelaki tersebut adalah Robby Lu lelaki tampan yang selalu ditolak Zahra. Robby memandang foto Zahra dengan penuh arti, terlihat guratan kesedihan dibalik wajahnya saat menatap foto Zahra.


“Kenapa kamu selalu menolakku, Ra? Kenapa harus memilih dia?.” Terlihat air mata mulai mengalir dari mata Robby Lu.


Dan Tiba-tiba terdengar suara ponsel milik Robby.


Robby lalu mengusap air matanya dan mengangkat ponselnya…


“Halo?.” (bahasa mandarin) Robby menjawab dengan keadaan setengah sadar karena mabuk.


“Ada apa denganmu Rob?. Pasti kau sedang mabuk? Hah?.” (bahasa mandarin) Terlihat wanita paruh baya di seberang telepon.


“Tidak my, aku hanya sedikit lelah. Kepalaku sedikit pusing karena banyak pekerjaan yang harus aku urus.” (bahasa mandarin) Robby berbohong pada wanita paruh baya tersebut.


“Kalau tidak enak badan kamu harus segera beristirahat! Karena mommy gak mau lihat kamu kenapa-kenapa. Kamu itu calon penerus perusahaan keluarga Lu! Dan sudah waktunya kamu harus segera bawa calon istrimu ke hadapan mommy! Mau sampai kapan kamu main-main terus?.” (bahasa mandarin) Wanita itu berkata dengan nada kesal terhadap Robby.


Dialah nyonya Summer Lu, dia adalah kakak tiri dari Jackson Lu ayah Lu Chen. Wanita itu selalu saja iri dengan kesuksesan Lu Chen, dan nyonya Summer Lu lah yang mengintimidasi Lu Chen saat Gala Dinner perusahaan JX. Karena Summer Lu tidak ingin kekayaan keluarga Lu beralih ke Lu Chen sebagai anak laki satu-satunya dari Jackson Lu pimpinan perusahaan raksasa milik keluarga Lu.


Nyonya Summer selalu membatasi Robby Lu dalam segala hal termasuk pekerjaan yang dia lakukan. Pada dasarnya Robby Lu adalah General Manager di Perusahaan milik keluarga Lu. Namun ia selalu mengaku kepada Zahra dan teman-temannya kalau dia hanyalah seorang Fotografer. Karena tekanan dari ibunya itu yang selalu mengharuskan dirinya menjadi orang yang perfect, menjadikan Robby Lu seperti lelaki playboy. Ya, begitulah image yang di dapat oleh Robby saat bersama wanita-wanitanya.


Padahal yang sebenarnya Robby tidak pernah memperlakukan mereka lebih dari sekedar pacar belaka. Robby tidak pernah melampiaskan nafsunya kepada wanita-wanita yang bersamanya. Ia hanya menganggap mereka teman minum ataupun teman disaat dia butuh seorang pasangan untuk dibawa ke acara-acara perusahaan. Itu semua karena Robby tidak ingin mommy nya itu mengoceh padanya dikarenakan dirinya belum juga memiliki kekasih. Hingga Robby selalu membawa wanita yang berbeda-beda hampir setiap acara kantor, jadi mengesankan dirinya adalah seorang playboy. Dan rumor ke *playboy-*an itu sudah menyebar ke seluruh kolega bisnis bahkan teman-temannya di Indonesia termasuk Zahra.

__ADS_1


Dan di saat dirinya ingin mendekati seorang wanita dengan serius, justru wanita tersebut sedang terlihat dekat dengan sepupunya sendiri. Betapa pedih hati seorang Robby Lu, yang harus menerima kenyataan bahwa Zahra wanita yang ia sukai selama hampir satu tahun ini dekat dengan Lu Chen.


 


Author


Koko Robby Sabar yaa..


 


“Bagaimana Robby mau bawa calon my… calonnya udah dibawa kabur!!.” (bahasa mandarin) Ketus Robby menjawab pertanyaan mommy nya itu.


“Hei, Rob kamu itu kan playboy! Ngapain memusingkan satu cewek! Mati satu tumbuh seribu! Kamu jangan mulai ngaco ya! Mommy gak mau tahu acara launching brand perusahaan GG nanti kamu datang bawa pasangan! Mommy mau pamer sama wanita tua itu, kalau anak mommy lebih hebat dari anaknya!.” (bahasa mandarin) Langsung saja Nyonya Summer Lu menutup teleponnya dengan kesal.


Robby yang mendengar ocehan mommy nya itu langsung membanting ponselnya dengan keras ke arah dinding apartemennya. Begitulah nasib keseharian seorang Robby Lu yang selalu diatur oleh sang mommy. Bahkan ia tak bisa menjadi dirinya sendiri di kehidupan pribadinya.


Terlihat nama Amber di layar ponsel milik Robby


“Halo Amber, ada apa menelpon ku?.” Tanya Robby to the point kepada Amber.


“Ya ampun Rob, segitunya kamu ngangkat telpon dari aku? Aku cuma mau ngasih tahu kalau aku akan berangkat ke Beijing besok pagi. Karena hari berikutnya aku akan menghadiri launching brand-nya perusahaan GG. Kamu bisa temenin aku?.” Tanya Amber yang sangat ingin Robby mau menemaninya sebagai partner.


“Apa Zahra ikut bersamamu?.” Tanya Robby kembali tanpa basa basi kepada Amber.

__ADS_1


“Iya donk, kan Zahra saat ini sedang di Beijing dan Zahra adalah designer utama di perusahaan GG saat ini. Tentunya kamu juga harus datang melihatnya Rob.” Robby yang mendengar itu terlihat senang sekaligus kesal karena dia tahu kalau Lu Chen pasti ada di sana bersama Zahra.


Robby tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan, ia ingin menanyakan langsung ke Zahra soal kedekatannya dengan Lu Chen. Di pikirannya saat ini, ia berharap semua itu hanya gosip belaka karena ia tahu Zahra belum pernah dekat dengan lelaki manapun. Sekaligus ia ingin membuat mommy nya kesal begitu melihat dirinya datang bersama dengan Amber. Apa yang akan dikatakan oleh mommy nya melihat Robby anak satu-satunya dekat dengan sesama jenis. Robby tersenyum sumringah dikala membayangkan wajah kesal sang mommy.


***


Light Entertainment


Terdengar suara pintu di paksa buka oleh seseorang


BRAkkk!!


“Apa ini Lu?.” Kenapa kamu tiba-tiba terlibat skandal?.” (bahasa mandarin) Terlihat seorang lelaki paruh baya yang masih terlihat tampan diusianya terlihat melempar majalah yang terdapat berita skandal Lu Chen dan Zahra tepat di meja tempat Lu Chen duduk.


Lu Chen yang sedang asik bermain game pun terpaksa menghentikan kegiatannya saat itu karena pertanyaan dari lelaki paruh baya tersebut yang merupakan pamannya sekaligus bosnya di Light Entertainment yaitu Aaron Lu.


“Skandal apa? Aku rasa itu permasalahan biasa terjadi oleh dua pasang insan yang sedang menjalin kasih dan itu sangat wajar.” (bahasa mandarin) Lu Chen menanggapi pertanyaan dari pamannya dengan sangat santai.


“Kamu serius dengan perkataan mu? Aku tidak habis pikir dengan apa yang ada di kepalamu saat ini Lu?. Kamu tahu kamu itu dari keluarga apa? Mungkin kamu tidak perlu mencemaskan para fansmu, tapi setidaknya kamu tahu siapa ayahmu?. Dia tidak mungkin tinggal diam dengan ini, kamu harus segera klarifikasi.” (bahasa mandarin) Aaron Lu berusaha membuat Lu Chen agar mengklarifikasi perihal skandalnya saat ini karena faktor dari keluarga mana Lu Chen berasal.


“Paman tenang saja, aku akan memberitahukan semua kepada media di saat wanita itu setuju dengan permohonan ku. Dan aku tidak akan tinggal diam dengan keluarga kita yang akan macam-macam nantinya. Karena kejadian dulu tidak akan terulang kedua kalinya.” (bahasa mandarin) Wajah Lu Chen terlihat sangat serius dengan perkataannya, sampai Aaron Lu tak dapat berkata lagi. Mungkin Lu Chen sudah tahu konsekuensi menjadi bagian dari keluarga besarnya.


 

__ADS_1


Author


Lu Chen apa Koko Robby nih guys??


__ADS_2