Cowok Cantik Milik Zahra

Cowok Cantik Milik Zahra
Melepas Rindu


__ADS_3

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu Lu Chen telah tiba, ia beserta crew telah sampai di Bandara Soekarno Hatta. Lu Chenpun bernafas lega dan menepuk bahu sahabatnya Xiao Feng lalu mengarahkan senyum manisnya ke arah manajernya itu.


“Berliburlah kawan!. Di sini aku akan membiarkanmu bernafas lega!.” (bahasa mandarin) Senyum Lu Chen yang tak henti-hentinya ia pancarkan. Tanda dirinya sangat senang telah berada di Jakarta dan itu artinya ia dapat dengan leluasa bertemu Zahra.


“Akhirnya apa yang kau inginkan tercapai juga, Lu!.” (bahasa mandarin) Ucap Xiao Feng sedikit bernada kesal karena pasti ujung-ujungnya dialah yang jadi tumbal.


Di saat Lu Chen dan Xiao Feng yang sedang bergelut, datanglah wanita cantik dari arah belakang mereka yang terlihat kerepotan dengan barang-barangnya. Wanita cantik itu adalah Sunny Chen yang terpilih sebagai model wanita pendamping Lu Chen dalam Launching GG Group kali ini.


“Dari sekian banyaknya artis yang ada kenapa harus dia yang terpilih mendampingi Lu Chen?. Bikin ku repot saja!.” (bahasa mandarin) Xiao Feng yang menggerutu dikala melihat Sunny Chen yang seperti beban baginya.


“Eh Eh!. Xiao!. Bisa tolong aku!.” (bahasa mandarin) Pinta Sunny kepada Xiao Feng yang terlihat menghindar darinya. Namun karena sebuah panggilan baru yang Sunny berikan padanya hingga akhirnya dirinya menoleh dengan cepat ke arahnya.


“Xiao Xiao!. Tolong aku!.” (bahasa mandarin) Lidah Sunny terpeleset hingga memanggil Xiao Feng dengan panggilan baru.


“Apa katamu?. Xiao Xiao?.” (bahasa mandarin) Tanya Xiao Feng yang ingin Sunny untuk mengulang panggilannya.


“Maksudku Xiao Feng, kamu salah dengar.” (bahasa mandarin) Ucap Sunny yang berbohong kalau dia tidak salah ucap.


“Jangan merasa akrab denganku hingga kau bisa mengubah nama panggilanku. Mengerti!.” (bahasa mandarin) Tegas Xiao Feng yang tak ingin Sunny sok akrab dengannya.


“Tapi bisakah kau menolongku?. Lihat aku tidak punya asisten bersamaku. Karena kalian mengajakku dalam waktu singkat, hingga aku tak bisa menyewa asisten. Kau tahu mencari asisten artis sekarang sangat sulit!.” (bahasa mandarin) Mohon Sunny agar Xiao Feng mau menolongnya membawakan beberapa barang. Dan akhirnya Xiao Fengpun mau menolong Sunny walau sedikit terpaksa.


Saat Xiao Feng dan Sunny Chen yang sibuk dengan barang-barangnya. Lu Chen sudah pergi terlebih dahulu dengan mobil pribadinya yang telah dikirim Mr. Lucas ke bandara. Dan Lu Chenpun memilih untuk langsung menemui Zahra ke kantornya saat itu juga.


***


Kantor Zahra


Zahra yang sibuk dengan beberapa designnya yang akan ditampilkan di launching brand nanti, dikejutkan dengan kedatangan Jessica beserta Jiazhen suaminya.


“Hai Zahra!.” Sapa Jessica kepada Zahra.


“Wow, sahabatku akhirnya kamu datang menepati janjimu. Dan apa ini?. Kalian datang bersamaan?. Aku pikir hanya dirimu saja Jess?.” Zahra yang terkejut dengan Jessica yang ternyata datang bersama suaminya Jiazhen.


“Kami memutuskan untuk honeymoon ke dua dan sekalian berkunjung ke rumah keluargaku di Jakarta. Yah, maklum sudah dua tahun lamanya aku tidak kemari, Ra.” Ungkap Jessica yang memang sudah dua tahun lamanya tidak mengunjungi orang tuanya.


“Baguslah kalau begitu akhirnya kita bisa mengenang masa-masa indah bersama di Jakarta. Bagaimana kalau kita mulai membuat jadwal reuni kita?. Oh ya di mana Amber?. Apa kalian bersamanya?.” (bahasa inggris) Tanya Zahra yang berpikir kalau Amber bersama Jessica dan Jiazhen.

__ADS_1


“Oh, aku menawarkan dirinya untuk bergabung bersama kami berangkat dengan pesawat pribadiku. Tapi dia menolaknya, sepertinya dia masih ada beberapa urusan yang harus dirinya urus.” (bahasa inggris) Ungkap Jiazhen yang memang sempat menawarkan Amber untuk pergi bersamanya.


“Ngomong-ngomong soal reuni, itu ide yang bagus, Ra!. Aku akan mulai membuat jadwalnya besok. Sayang, sepertinya kamu harus sedikit memberikan waktu untuk kami bertiga.” (bahasa inggris) Pinta Jessica pada suaminya agar dirinya mengerti.


“Baiklah, aku rasa aku akan sedikit mengalah.” (bahasa inggris) Lagi-lagi Jiazhen harus mengalah demi istri tercintanya, memang Jiazhen adalah suami yang sangat pengertian dan juga baik hati.


“Uhhh… mesranya!!. Apa nanti jika aku menikah aku akan seperti kalian?.” (bahasa inggris) Harap Zahra yang iri dengan kemesraan sahabat dan suaminya itu.


Hingga tak berapa lama Lu Chen datang memberi kejutan kepada Zahra saat itu.


“Ehem!. Apa aku mengganggu kalian?.” Tanya Lu Chen yang tepat berada di belakang Jessica dan Jiazhen.


“Oh, sepertinya kami yang justru mengganggu kalian.” Ucap Jessica yang seketika menjauh dari Lu Chen dan Zahra. Jessica dan Jiazhen memilih untuk melihat-lihat butik milik Zahra di depan kantor.


“Sepertinya kami permisi dulu Zahra dan Lu Chen. Kami akan ke butikmu di depan, sambil memilih-milih baju untuk reuni kita nanti!. Bye!.” Senyum Jessica untuk Zahra dan Lu Chen yang terlihat sedang sama-sama menahan rindu itu.


Tinggallah Lu Chen dan Zahra yang memandang satu sama lain dengan penuh kerinduan.


“Apa kabarmu?.” Tanya Lu Chen dengan mata yang tak berkedip melihat Zahra kekasihnya.


“Apa hanya itu yang bisa kamu tanyakan?.” Tanya Zahra yang juga menatap Lu Chen dengan tatapan yang sama.


Lu Chenpun langsung memeluk Zahra dengan penuh kerinduan. Rasanya waktu tiga bulan yang dilalui mereka untuk berpisah terasa seperti bertahun-tahun lamanya. Zahrapun kemudian mengecup bibir manis milik Lu Chen yang sudah lama tak disentuhnya itu, dan rupanya lebih terasa manis dari terakhir kali disentuhnya. Melihat Zahra yang mulai agresif itu, Lu Chenpun tak kalah agresifnya. Lu Chen mulai menyesap bibir merah Zahra yang semakin membuatnya kecanduan itu. Ia memainkan lidahnya dan mulai bertukar saliva dengan Zahra dengan lihainya. Ternyata dua insan yang tak pernah berpengalaman memadu kasih sebelumnya, sekarang sudah menjadi dua orang yang handal dalam hal tersebut. Akhirnya siang itu selama dua jam lamanya dihabiskan mereka berdua dengan saling bermesraan dan melepas rindu di dalam ruangan Zahra.


 


Author


Jangan piktor ya! Mereka cuma saling melepas rindu😁🤭


 


***


Beijing, Kantor GG Group 


Tok! Tok! Tok!

__ADS_1


Suara ketukan pintu terdengar dari ruangan Jiang Xi


“Masuklah!.” (bahasa mandarin) Suara perintah dari Jiang Xi kepada orang yang mengetuk pintunya.


Terlihat Chyou asisten Jiang Xi masuk ke dalam ruangannya.


“Maaf Bu Jiang, tadi saya mendapatkan informasi dari asisten Tuan Lu untuk memberitahukan kepada anda tentang acara peringatan satu tahun kematian Mr. Zao Lu di Jakarta. Dan mereka meminta anda untuk menghadirinya.” (bahasa mandarin) Ucap Chyou yang menyampaikan kabar dari Mr. Lucas.


“Rupanya mereka tahu aku akan ke sana. Apa sebenarnya tujuan Jackson mengundangku?.” (bahasa mandarin) Gumam Jiang Xi pada dirinya.


“Baiklah Chyou kau sudah boleh pergi!. Sampaikan pada mereka bahwa diriku akan menghadiri acara tersebut!.” (bahasa mandarin) Pinta Jiang Xi kepada asistennya untuk menyampaikan pesannya kembali kepada Mr. Lucas.


Jiang Xipun terlihat men-dial sebuah nomor di ponselnya dan mulai menghubungi seseorang.


“Halo?.” (bahasa mandarin) Jawab seseorang di seberang telponnya.


“Aar… apa kau akan datang ke Jakarta?.” (bahasa mandarin) Tanya Jiang Xi kepada orang tersebut yang ternyata Aaron Paman Lu Chen.


“Tentu saja aku akan hadir di peringatan satu tahun ayahku. Kau tahu, aku tak mungkin melewatkannya.” (bahasa mandarin) Aaron yang memastikan bahwa ia akan hadir pada acara tersebut.


“Jackson mengundangku untuk hadir, sepertinya ia tahu kalau aku akan ke Jakarta.” (bahasa mandarin) Ucap Jiang Xi yang ragu untuk ke sana.


“Aku rasa ini pasti ada hubungannya dengan Lu Chen, dan aku yakin Lu Chen belum tahu soal ini. Tapi anak itu sudah berada di Jakarta lebih awal dari jadwal yang diberikan. Kau tahu alasannya kan?.” (bahasa mandarin) Ungkap Aaron yang yakin kalau permintaan Jackson untuk hadirnya Jiang Xi adalah karena Lu Chen.


“Aku sudah berjanji untuk datang, aku hanya ingin tahu tujuan Jackson mengundangku langsung dari mulutnya. Baiklah Aar sampai bertemu di Jakarta!.” (bahasa mandarin) Ucap Jiang Xi lalu mengakhiri percakapannya dengan Aaron Lu.


“Sudah lama aku menghindarimu, akhirnya hari di mana aku harus berhadapan kembali dengan dirimu terjadi juga.” (bahasa mandarin) Sambil melepas nafasnya berat, Jiang Xi bermonolog pada dirinya.


 


Author


Akhirnya keluarga Lu berkumpul


 


Dear Readers tercintaa!! 

__ADS_1


Jangan lupa dukung othor ya! Dengan cara tinggalkan jejak like, gift, vote dan comment ya! Othor sangat menghargai kalian!. MMuuahh! 😘😘💕


__ADS_2