
Di Sebuah hotel mewah di Jakarta telah berkumpul banyak wartawan media online maupun offline. Mereka datang untuk membantu memeriahkan prosesi Launching salah satu brand terkenal di Cina, dimana pemilik brand ternama tersebut adalah Jiang Xi yang merupakan komisaris perusahaan GG Group. Tak terkecuali para artis dari dalam dan luar negeri yang datang di hotel mewah yang ada di Jakarta tersebut.
Mereka melewati karpet merah yang ada di depan hotel, satu persatu tamu datang memenuhi undangan dari perusahaan fashion yang tengah mendunia itu.
Datanglah mobil mewah milik Jiang Xi, Jiang Xi keluar dari dalam mobil dengan sangat elegan. Dengan balutan dress hitam dengan kerah V Neck yang hampir meng-ekspose belahan dadanya, namun dapat menambah aura keanggunannya. Sangat tak terlihat bila dirinya sudah menginjak kepala lima.
Para wartawan langsung memburu foto Jiang Xi yang sangat cantik dengan penampilan yang tak kalah jauh dengan selebritis papan atas asal Cina Gong Li.
Dan tak lama setelah mobilnya berhenti, masuk mobil mewah lainnya yang ternyata ditumpangi oleh Lu Chen, Sunny Chen dan juga Aaron Lu. Para pemburu berita yang tadinya menyerbu Jiang Xi langsung beralih kepada mereka bertiga, yang mana mereka merupakan perwakilan dari Light Entertainment salah satu label terbesar di China.
Tak lama mereka ber tigapun bergabung bersama Jiang Xi untuk berpose di red carpet. Awalnya mereka berempat berpose lalu beberapa wartawan meminta agar Jiang Xi berpose berdua bersama dengan Lu Chen. Merekapun berpose layaknya Ibu dan anak yang terbiasa bersama, hingga foto ini menjadi ramai di sosial media. Karena jarang sekali mereka bisa terlihat satu frame bersama, padahal mereka adalah Ibu dan anak.
Lu Chen dan Jiang Xi pun mencoba untuk bersikap selayaknya Ibu dan anak di depan kamera. Namun begitu mereka keluar dari kejaran wartawan Lu Chen seolah melepaskan topengnya. Ia bersikap kembali acuh seperti biasanya kepada Jiang Xi.
“Lu, terima kasih!.” Ucap Jiang Xi yang menatap sendu wajah Lu Chen.
“Itu tugasku, kau tak perlu sungkan.” Terlihat dari kata-katanya Lu Chen yang sudah mulai lunak terhadap Jiang Xi.
“Jiang Xi, kami pergi duluan. Bila kamu membutuhkan bantuan ku atau Lu Chen. Kabari saja!.” (bahasa mandarin) Pinta Aaron yang bergegas ke backstage untuk mengurus artisnya.
Dan Jiang Xi pun pergi ke arah ruang konferensi pers, dan Lu Chen, Sunny Chen beserta Aaron pergi menuju backstage.
***
Zahra yang terlihat sibuk dengan semua model-model yang ada di backstage. Dan hari itu artis Indonesia yang menjadi tamu istimewa brand GG Group kali ini adalah artis kenamaan Indonesia yang sangat populer saat ini yaitu Verrel Bramasta dan Natasha Wilona. Mereka terpilih sebagai model dari kalangan artis yang akan tampil di catwalk kali ini.
Zahra saat itu terlihat sedang fokus menata baju yang akan dipakai Verrel untuk naik dipanggung catwalk.
“Apa kamu yang bernama Zahra?.” Sapa Verrel kepada Zahra.
“Oh kamu Verrel?. Baguslah aku sudah mempersiapkan bajumu untuk diukur.” Langsung saja Zahra mengukur badan Verrel yang sangat proporsional itu. Yang pastinya sangat menggoda kaum hawa yang ada di depannya, tak terkecuali Zahra yang sedikit terlihat gugup saat menangani Verrel.
__ADS_1
Tanpa Zahra sadari ada sepasang mata yang melihat keintiman mereka saat itu.
“Ehem!.” Dehaman seseorang yang sontak membuat mereka berdua sama-sama menoleh ke arah suara.
“Oh Hai!. Apa kamu Lu Chen?. Kenalkan aku Verrel!.” (bahasa inggris) Verrel yang menawarkan jabatan tangannya kepada Lu Chen.
“Hai!. Aku Lu Chen. Salam kenal!.” Verrel yang terkejut dengan bahasa indonesia Lu Chen yang fasih.
“Kamu orang Indonesia?.” Tanya Verrel.
“Bukan!. Aku hanya pernah tinggal di Indonesia.” Jawab Lu Chen yang sedikit memasang wajah tak bersahabat nya kepada Verrel.
“Oh ya kudengar ayahmu adalah Jackson Lu?. Benarkah itu?.” Tanya Verrel yang seketika membuat wajah Lu Chen menjadi suram.
Zahra yang melihat itu mencoba untuk mengalihkan perhatian Verrel.
“Baiklah sudah selesai!. Kau bisa melihat sendiri di cermin. Dan segera laporkan padaku bila ada kekurangan.” Ucap Zahra untuk segera mengalihkan pembicaraan mereka.
“Di sini area backstage. Ikut aku!.” Zahra pun membawa Lu Chen ke ruang wardrobe miliknya.
Sesampainya di sana Lu Chen memasang wajah marahnya kepada Zahra, ia tak ingin berbicara sepatah katapun sebagai bentuk dari kemarahannya.
“Kamu masih marah?. Mau sampai kapan?.” Ucap Zahra sambil menatap manik mata Lu Chen dengan lekatnya.
“Kamu tahu bahwa aku tidak suka kamu berdekatan dengan pria lain.” Ungkap Lu Chen yang tampak seperti anak kecil yang sedang merengek.
Zahra yang melihat ekspresi dari kekasihnya itu hanya dapat mengulum senyumnya. Dalam hati dirinya sangatlah bahagia melihat Lu Chen yang sedang cemburu karena dirinya.
“Aku tahu kamu cemburu, tapi bisakah kamu melihat dari sisi pekerjaanku?. Aku ini seorang Designer, dan sudah selayaknya diriku memastikan bahwa apa yang dipakainya terlihat baik. Kalau aku tidak berdekatan dengannya bagaimana aku dapat memastikannya?.” Ucap Zahra agar kekasihnya itu mengerti.
“Kamu bisa meminta Amber untuk melakukannya. Atau para asisten mu yang lain?.” Sembari menaikkan sedikit bahunya.
__ADS_1
“Sayang, Amber dan asistenku yang lain sudah fokus dengan beberapa model lainnya. Dan khusus untuk model utama adalah bagian ku.” Ungkap Zahra yang lagi-lagi berusaha menjelaskan hal itu kepada Lu Chen.
Tiba-tiba saja pintu ruang wardrobe pun terbuka, dan tampaklah wajah Verrel yang hendak menghampiri Zahra.
“Maaf, apa kau bisa membantuku untuk melepasnya?.” Verrel yang berusaha melepas busana yang dikenakannya. Dan sontak membuat Lu Chen menarik Verrel menuju ke ruang ganti, sepertinya Lu Chen lebih memilih membantu Verrel melepaskan bajunya daripada harus membuat Zahra dekat-dekat dengannya.
“Hei, apa yang kau lakukan?.” Tanya Verrel yang bingung oleh sikap Lu Chen.
“Biarkan aku yang membantumu!.” Sambil berjalan dan menarik sedikit baju Verrel menuju ke ruang ganti.
“Cck Cck!. Emang ya!. Susah kalau udah posesif!. Gituh deh!.” Goda Amber yang melihat tingkah aneh Lu Chen karena cemburu.
“Hush!. Biar bagaimana aku tetap cinta!.” Sembari melepaskan senyum bahagianya ke arah Amber hingga membuat Amber menggelengkan kepalanya.
“By the way, Ra!. Robby tidak bisa membantumu kali ini, karena untuk sementara ini ia harus menggantikan posisi Pamannya yang sedang sakit mengurus perusahaan. Tapi ia janji selesai mengurus pekerjaannya ia akan mampir untuk datang.” Ungkap Amber kepada Zahra.
“Pamannya Robby?.” Tanya Zahra yang terkejut dengan kata-kata Amber.
“Yah, begitulah yang dirinya katakan.” Jawab Amber sambil menaikkan sedikit bahunya.
“Apa Ayahnya Lu Chen sakit?.” Batin Zahra bertanya.
Dan tak lama Zahra beserta artis pendukung lainnya dipanggil oleh pihak penyelenggara untuk menghadiri konferensi pers bersama media dari beberapa belahan dunia.
Jiang Xi memperkenalkan Verrel dan Natasha sebagai Brand Ambassador yang ditunjuk untuk mewakili Brand GG Group di negara Indonesia. Dan Iapun memperkenalkan Lu Chen beserta Sunny Chen sebagai Brand Ambassador di Cina. Para wartawan pun semakin riuh dengan empat orang Brand Ambassador yang sangat cantik dan rupawan yang ditunjuk oleh GG Group saat itu. Apalagi mereka adalah beberapa artis yang memang sedang naik daun di negaranya.
Hal inipun membuat GG Group semakin melebarkan sayapnya di kancah internasional dan tak tertinggal Zahra sebagai designer utama Brand, langsung menjadi momok di perhelatan tersebut. Dengan headline, Wanita Muda dan berbakat di samping seorang Jiang Xi.
Author
Hai guys! Dukung terus karya aku dengan cara pencet tombol like, gift, vote dan jangan lupa tinggalkan Comment!
__ADS_1
Xie Xie!