Cowok Cantik Milik Zahra

Cowok Cantik Milik Zahra
Serangan Jackson


__ADS_3

“BRaAkk!.” Suara orang terjatuh.


“AKkhhh!.” Suara teriakan banyak orang.


Zahra seketika berlari menuju asal suara, dengan tergesa-gesa akhirnya ia sampai di tempat Jason berada.


Ia melihat seseorang sedang terkapar di hadapan Jason saat itu. Seorang wanita muda yang sepertinya pingsan usai menerima CD dan tanda tangan dari Lu Chen.


“Wah!. Lihat wanita itu pingsan!.” Ucap beberapa orang yang ada di sekitarnya.


“Siapa dia?.” Dan sebagian lagi bertanya soal identitas wanita tersebut.


Dan petugas keamanan dan medis pun bergerak menghampiri wanita yang terkapar itu. Kemudian mengangkat tubuhnya dengan tandu menuju ambulance berada. Dan wanita itu segera dilarikan ke klinik yang berada di stadion itu.


Zahra berusaha menerobos tanda batas yang dibuat penyelenggara agar orang luar tak sembarangan masuk melewati batas itu. Namun langkahnya dihentikan oleh Xiao Feng yang melihat Zahra berlari tergesa-gesa ke arah Jason.


“Apa yang kamu lakukan?.” (bahasa inggris) Tanya Xiao Feng sambil menarik lengan Zahra.


“Kamu tidak lihat wanita itu pasti sedang berusaha melakukan sesuatu!.” (bahasa inggris) Zahra yang masih berusaha melawan Xiao Feng.


“Wanita itu hanya pingsan karena ia terlalu histeris bertemu Lu Chen. Dan sepertinya memang ia sedang tidak enak badan, bisa jadi karena perutnya kosong sedari pagi.” (bahasa inggris) Ucap Xiao Feng yang menerangkan apa yang sebenarnya terjadi di sana.


Zahra yang mendengar itu langsung tertunduk lemas seolah tulangnya menjadi lunak saat itu. Iapun terjatuh di pelukan Xiao Feng saat itu.


“Kamu tidak apa-apa Zahra?.” (bahasa inggris) Cemas Xiao Feng yang melihat Zahra yang tak berdaya.


“Tidak, hanya saja aku sudah memikirkan hal yang mengerikan. Dan aku melihatnya di dalam mimpiku, Lu Chen di tusuk oleh seseorang hingga bersimbah darah.”  (bahasa inggris) Ucap Zahra sambil berkaca-kaca.


“Sudahlah!. Kamu hanya terlalu khawatir padanya. Ini tak seperti yang kamu pikirkan. Tenanglah!.”  (bahasa inggris) Xiao Feng pun membawa Zahra kembali ke back stage.


Melihat Zahra yang di bopong oleh Xiao Feng, Jiang Xi pun menghampiri mereka.


“Ada apa denganmu Zahra?.” Tanya Jiang Xi Yang melihat Zahra lunglai tak berdaya.


“Tante, dia shock melihat kejadian di depan.” (bahasa mandarin) Ucap Xiao Feng mewakili Zahra.


Xiao Feng pun merebahkan tubuh Zahra di ruang Lu Chen. Dan Jiang Xi akhirnya memutuskan untuk menemani Zahra di ruangan tersebut.


“Ada apa dengan mu?.” Tanya Jiang Xi kembali setelah melihat Zahra sedikit lebih baik.


“Oh tidak Mommy, aku hanya merasa shock dengan kejadian itu. Ini persis seperti yang ada di dalam mimpiku.” Jawab Zahra sambil memegangi kepalanya yang masih terasa pusing.


“Mimpi?. Mimpi apa?.” Tanya Jiang Xi yang penasaran dengan yang ada di mimpinya.


“Beberapa waktu lalu aku sempat memimpikan waktu yang sama dengan kejadian ini. Lokasi dan suasananya sama persis seperti hari ini. Dan kejadian itu tepat saat pembagian CD berlangsung.” Ucap Zahra yang masih merasa semua persis seperti mimpi yang dialaminya.

__ADS_1


“Tapi apa kejadian persis seperti yang ada di sana?.” Tanya Jiang Xi sambil memberikan teh hangat untuk Zahra minum.


“Tidak, di mimpi ku Lu Chen tertusuk oleh wanita tak di kenal dan bersimbah darah.” Ucap Zahra sambil mengerutkan dahinya.


“Ternyata kejadiannya tidak sama kan sayang?. Kau hanya terlalu khawatir saja. Ingat Lu di sana sudah berada di tangan yang profesional. Kau tidak perlu khawatir.” Ucap Jiang Xi sambil mengelus bahu Zahra untuk menenangkannya.


“Ya, aku mengerti hanya aku masih merasa de javu saja, My.” Ucap Zahra yang sudah mulai tenang lalu meminum teh hangatnya.


“Sudah untuk sementara istirahatlah di sini, biar Mommy yang mengawasi Lu di sana.” Pinta Jiang Xi lalu meninggalkan Zahra di ruang Lu Chen.


Zahra merasa semua kejadian yang terjadi antara dirinya dan juga Jason seperti sebuah skenario yang dibuat Tuhan padanya. Hingga saat ini rasanya ia masih tak percaya bahwa dirinya sudah melalui banyak bala rintangan di hadapannya. Dan semua ia dapat lewati dengan mudahnya bersama Jason.


Namun sesungguhnya masih ada rintangan lain yang harus ia lalui bersama dengan Jason. Ia tentunya masih harus mendapatkan restu dari Jackson Lu, Ayah Jason. Setelah kejadian pesta di Prancis lalu, Jason tak pernah menghubungi Mr. Lucas. Ia pun seolah lepas kontak dengan Perusahaan di Jakarta.


Untuk masalah di Beijing ia kembali meminta bantuan Xiao Feng sebagai asistennya. Jason masih merasa kesal atas sikap Mr. Lucas yang sengaja membohonginya atas kejadian di pesta ulang tahun kala itu. Seakan menghukum Mr. Lucas, Jason bersikap tak peduli dengan dirinya dan perusahaan keluarga Lu.


Namun Mr. Lucas tak pernah berhenti mengawasi Tuan Mudanya itu, ia sengaja menugaskan seseorang bernama Isaac yang bertugas di kediaman Mr. Zao Lu untuk melindungi Jason.


***


Di sisi lain Jackson sedang sibuk mengamati sebuah berkas yang ada di tangannya. Ia meneliti satu per satu dan terlihat sebuah foto istrinya Niki bersama seorang pria di sebuah hotel.


“Tok!.Tok!. Tok!.” Suara ketukkan pintu terdengar di ruangan Jackson.


“Masuk!.” Teriak Jackson.


“Suruh Jal**ng itu masuk!.” Ucap Jackson dengan lantangnya.


“Baik, Tuan!.” Ucap Mr. Lucas yang langsung menuruti perintah Jackson.


Di ruang tamu kediaman keluarga Lu, tampak Niki sang artis yang terkenal lewat banyak perannya di sinetron besar Indonesia. Ia duduk dengan cantiknya sembari menebalkan bibirnya dengan lipstik berwarna merah maroon.


Niki tampak terlihat sensual ditambah dengan busana yang di kenakan nya yang seperti kekurangan bahan itu.


Mr. Lucas terlihat menuju ke arahnya, dan Niki yang melihat itu langsung memancarkan senyuman palsunya. Ia mengira hari ini Jackson sengaja memanggilnya karena dirinya yang sudah sadar betapa berarti kehadirannya selama ini.


“Nona, Tuan Besar menyuruh anda masuk!.” Pinta Mr. Lucas yang kemudian mengarahkan Niki untuk mengikutinya.


“Oh baiklah!.” Niki yang kemudian bangkit dari duduknya dan melenggang dengan anggun mengikuti langkah kaki Mr. Lucas.


Niki memasuki ruangan Jackson sambil membuka sedikit jaket kulitnya. Seolah menggoda suaminya itu, ia ingin menunjukkan gaya sensualnya kepada Jackson.


Namun ia tak mengira sambutan apa yang di dapat dari Jackson untuknya.


“SraAKK!!.” Sebuah bukti-bukti perselingkuhannya dengan seorang lelaki di berbagai tempat. Bahkan Jackson juga mempunyai bukti video perbuatannya dengan lelaki itu di dalam hotel.

__ADS_1


“Apa ini. Jackson?.” Reaksi Niki yang seolah tak mengetahui semua itu.


“Cih!. Sudahi sandiwaramu!. Aku sudah muak!.” Ucap Jackson yang tak ingin melihat sandiwara Niki.


“Sungguh aku tak mengerti, sayang!.” Ucap Niki kembali masih dengan nada lirihnya seolah dia adalah korban.


“Belum puas kau melihat foto-foto itu. Aku akan perlihatkan aksi bejatmu yang lainnya.” Jackson yang kemudian memutar video adegan mesum antara Niki dan selingkuhannya di sebuah hotel.


Niki pun yang melihat itu hanya bisa membelalak tak percaya dengan video tersebut. Pasalnya dari mana Jackson mendapatkan semua bukti itu?.


“Dari mana video itu?. Pasti itu editan, sayang!. Sungguh aku tak melakukannya!.” Niki yang masih berusaha mengelak atas semua bukti yang ada.


Kemudian Jackson pun memperlihatkan sebuah rekaman suara percakapan antara Niki dengan lelaki itu. Di mana Niki bertemu dengannya di sebuah Club saat itu, dan ia memberitahu bahwa dirinya hanya mengincar harta Jackson.


Niki tak dapat menghindar lagi dari bukti terakhirnya, Niki merasa ia seperti sebuah kelinci yang terjebak di kandang macan kali ini. Ia tak menyangka bahwa dirinya dapat terjebak oleh jebakan suaminya Jackson.


“Heh!. Ternyata kau menjebak ku, Jackson!.” Ucap Niki yang kemudian memperlihatkan wajah aslinya.


“Yah!. Eric kekasih gelap mu sudah bekerja sama denganku untuk menjebak mu. Kau yang terlalu bodoh mempercayainya!.” Ucap Jackson yang merasa menang dari Niki.


“Kau pikir aku akan diam saja?. Aku masih menyimpan bukti pelecehan mu waktu itu. Kau lupa?.” Ancaman Niki yang selalu sama dari satu tahun yang lalu.


“Mr. Lucas. Masuklah!.” Jackson yang meminta Mr. Lucas masuk untuk membawakan sejumlah bukti lagi untuk ditunjukkan kepada Niki.


Lalu Mr. Lucas pun memutar adegan yang ada di CCTV di mana terlihat Niki yang sengaja masuk ke ruangan Jackson dengan membawa minuman yang sudah dicampur obat perangsang.


Niki pun tak dapat berkutik lagi, Niki langsung tertunduk lesu melihat semua bukti itu.


“Apa kau puas!.” Teriak Niki yang mulai seperti kehilangan akal.


“Apa kau puas!.” Teriak Niki berulang kali dan kali ini benar-benar seperti orang gila.


“Mr. Lucas bawa dia keluar!. Dan pastikan ia menandatangani berkas perceraiannya!.” Pinta Jackson kepada Mr. Lucas yang tak ingin lagi melihat wajah Niki.


“Apa kau puas!. Hahaha!.” Teriak Niki sambil mengacak-acak bibirnya yang kini sudah tampak memudar seiring air mata yang meleleh dari pelupuk matanya.


Niki tak menyangka Eric kekasih gelapnya telah mengkhianatinya, Eric adalah satu-satunya laki-laki yang ia cintai dengan segenap hati bahkan hartanya hampir habis dikuras olehnya.


Niki tahu Eric tidak mencintainya tapi hanya mengincar hartanya, karena rasa cinta yang sangat besar kepadanya Niki rela di jadikan alat olehnya.


Namun siapa sangka setelah bertahun-tahun menjalin cinta Niki justru di khianati olehnya. Niki rela mengaborsi anak hasil benih dirinya dengan Eric sampai yang ke dua kalinya untuk meluluhkan hati kekasihnya itu agar mau kembali padanya. Bahkan ia berkorban dengan menjadikan dirinya wanita simpanan pria untuk mendapatkan lembaran uang untuk kekasihnya itu.


Namun apa yang ia dapatkan?. Pengkhianatan yang di dapatkannya kali ini dari Eric kekasih gelapnya yang kini sudah pergi entah ke mana?. Jackson membuat Eric pergi jauh dari Niki, dan menjanjikannya sebuah kehidupan yang layak untuknya di sebuah negara jauh dari Indonesia.


Jackson tak peduli dengan semua penderitaan Niki, yang ia inginkan saat ini adalah bercerai dari wanita ja**ng itu. Ia tak peduli bagaimana pun caranya, karena Niki selalu mengancamnya dengan bukti pelecehan yang ia dapatkan dari seorang bell boy di hotel di mana tempat dirinya dan Niki menghabiskan malam.

__ADS_1


Jackson tak ingin meneruskan sebuah pernikahan toxic yang ia jalani selama setahun ini dengan Niki. Ia tak ingin pernikahan ini nantinya akan membawa pengaruh yang buruk bagi keluarganya terutama Jason, Putranya. Ia tahu akhir-akhir ini Niki mencoba bermain dengan keponakannya Robby dan juga Jason, anaknya.


Mungkin Niki tak mengetahui hal itu, tapi mata-mata Jackson berada di mana-mana. Apalagi ada Mr. Lucas yang mengawasinya tak sedikit pun yang dapat lepas dari pandangannya terkecuali soal Zahra yang masih Mr. Lucas sembunyikan sampai saat ini.


__ADS_2